NovelToon NovelToon
Warisan Sembilan Naga : Sang Penakluk

Warisan Sembilan Naga : Sang Penakluk

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nugraha

**INI ADALAH BOOK KE 2 DARI SEMBILAN GULUNGAN NAGA LEGENDARIS.**

Ketika seluruh semesta terancam, satu pemuda harus memilih: menjadi monster yang menyelamatkan dunia, atau tetap manusia dan membiarkan semua musnah.

Lin Tian, kehilangan segalanya, karena invasi entitas misterius yang melahap dimensi. Kini, sebagai pewaris teknik "Orkestrasi Sembilan Naga," ia melintasi batas dimensi untuk berburu Master mereka: Pemangsa Dimensi yang mengancam 30 dimensi sekaligus.

Di Dimensi Asura, dimensi pejuang brutal, Lin Tian menemukan kekuatan... tapi hampir kehilangan kemanusiaannya. Antara latihan mematikan, pertarungan melawan entitas cerdas, dan persahabatan yang tak terduga, ia belajar kebenaran paling sulit: kekuatan tanpa hati adalah tirani, tapi hati tanpa kekuatan adalah kehancuran.

Bisa kah ia menyelamatkan alam semesta tanpa kehilangan jiwanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nugraha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 : Serangan Mendadak

Tanpa memberi musuh kesempatan bereaksi, Lin Tian menjadi orang pertama yang bergerak.

"Domain Fusi Jiwa! Jangkauan Maksimal!"

Ledakan energi spiritual meletus ke segala arah. Dalam sekejap, Domain Elemental miliknya menyelimuti area seluas dua kilometer.

Jangkauannya hampir dua kali lipat dibanding sebelumnya.

Seluruh Entitas yang berada di dalam domain langsung merasakan tekanan luar biasa.

Kekuatan mereka menurun. Pergerakan mereka melambat dan Kebingungan mulai menyebar di seluruh kamp.

Kelima Komandan langsung berdiri dengan ekspresi terkejut.

"Domain?! Bagaimana mungkin jangkauannya sebesar ini?!"

Namun mereka sudah terlambat.

Tim Lin Tian telah bergerak.

Zhen'ar muncul seperti bayangan di belakang Komandan Alpha.

"Badai Sunyi, Bentuk Ketiga Belas."

Tiga belas serangan presisi menghantam titik vital secara beruntun.

Sebelum sempat bereaksi, inti energi Komandan Alpha hancur.

Tubuhnya roboh seketika dan komandan pertama itu gugur.

Di sisi lain medan perang, Mira'tok bergerak secepat kilat.

"Langkah Kilat: Badai Pedang!"

Puluhan tebasan muncul hampir bersamaan.

Komandan Beta bahkan tidak sempat mengangkat pertahanannya. Inti energinya hancur berkeping-keping dan komandan kedua pun tumbang.

Khor'sal melompat tinggi ke udara.

Seluruh energi spiritualnya terkumpul di kedua tangannya.

"Runtuhan Gunung!"

Pukulan raksasa menghantam Komandan Gamma seperti meteor.

Ledakan besar mengguncang tanah dan Saat debu menghilang, tubuh Komandan Gamma telah lenyap.

Kemudian Lin Tian langsung mengarahkan serangannya kepada Komandan Delta.

"Kesatuan Sembilan Naga!"

Avatar Sembilan Naga muncul hampir seketika.

Sembilan elemen berpadu menjadi satu serangan yang menghancurkan.

Komandan Delta berusaha melawan, tetapi tidak mampu menahan kekuatan tersebut.

Tubuhnya hancur dalam ledakan energi.

Melihat empat rekannya terbunuh dalam hitungan detik, Komandan Epsilon langsung berbalik untuk melarikan diri.

"Kita harus melapor kepada Master!"

Namun Zhen'ar sudah menunggunya. "Kau tidak akan pergi ke mana pun."

Tombak di tangannya melesat seperti kilat.

Serangan itu menembus inti energi Komandan Epsilon dengan akurasi sempurna.

Tubuhnya membeku sebelum jatuh ke tanah.

Komandan kelima tumbang.

Dalam waktu kurang dari Lima Menit, seluruh Komandan berhasil dieliminasi.

Tanpa para Komandan, seluruh pasukan Entitas kehilangan koordinasinya.

Prajurit Entitas mulai bergerak tanpa arah.

Prajurit Prajurit yang sebelumnya terorganisasi berubah kacau.

Tim Lin Tian tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.

Mereka bergerak secara sistematis dan menghancurkan setiap musuh yang tersisa.

Sepuluh menit kemudian, medan perang telah sunyi.

Lebih dari seratus Entitas berhasil dimusnahkan.

Setelah memastikan area aman, Lin Tian mendekati mayat para Komandan.

Ia menutup mata dan menggunakan indera spiritualnya untuk menelusuri sisa energi yang tertinggal.

Seketika, berbagai gambaran muncul di benaknya.

Puluhan dimensi.

Pasukan Entitas yang terus bertambah.

Rencana invasi besar-besaran.

Nama-nama dunia yang menjadi target berikutnya.

Kemudian satu informasi membuat jantungnya berdegup lebih cepat.

Tiga puluh dimensi.

Master menargetkan tiga puluh dimensi sekaligus.

Dan Dimensi Kekosongan menjadi target berikutnya.

Penglihatan itu menghilang.

Lin Tian membuka mata dengan wajah serius.

Ancaman sang Master jauh lebih besar daripada yang pernah mereka bayangkan.

Mereka segera kembali dengan kecepatan penuh.

Mira'tok masih dipenuhi semangat.

"Kita berhasil! Lima Komandan dan lebih dari seratus Entitas!"

Khor'sal mengangguk, tetapi ekspresinya jauh lebih serius.

"Kemenangan ini penting. Namun informasi yang kita dapatkan jauh lebih mengkhawatirkan."

Zhen'ar menambahkan,

"Guru harus mengetahui semuanya secepat mungkin."

Lin Tian memandang ke arah cakrawala.

"Master tidak hanya mengincar Dimensi Asura. Ada tiga puluh dimensi yang menjadi targetnya. Dan Dimensi Kekosongan kemungkinan akan diserang berikutnya."

Semua orang terdiam.

Skala ancaman itu terlalu besar untuk diabaikan.

Malam hari, mereka langsung melapor kepada Kharos.

Kepala Perang mendengarkan seluruh laporan tanpa memotong sedikit pun.

Setelah semuanya selesai, suasana menjadi hening.

"Lima Komandan dieliminasi. Kamp musuh dihancurkan. Informasi penting berhasil diperoleh."

Kharos mengangguk perlahan.

"Kalian telah melakukan pekerjaan yang luar biasa." Namun ekspresinya segera berubah serius.

"Invasi dalam dua bulan. Upaya pembunuhan terhadapku dan ancaman terhadap seluruh dimensi."

Ia mengepalkan tangannya.

"Kita harus segera mempersiapkan pertahanan."

Lin Tian kemudian menyampaikan informasi terakhir.

"Pemangsa Dimensi menargetkan tiga puluh dimensi. Dimensi Kekosongan kemungkinan menjadi target berikutnya."

Mata Kharos langsung menyipit. "Tiga puluh dimensi..."

Ia menghela napas panjang. "Skalanya jauh lebih besar daripada yang kami perkirakan."

Kemudian ia segera mengambil keputusan. "Aku akan mengirim peringatan ke Dimensi Kekosongan. Kepala Perang Xian'thor adalah sahabat lamaku. Mereka harus bersiap mulai sekarang."

Setelah itu, Kharos memandang keempat muridnya.

"Kalian sudah menjalankan misi dengan sangat baik. Sekarang istirahatlah, karena besok adalah hari terobosan Lin Tian. Dan setelah apa yang kalian tunjukkan hari ini, aku tidak meragukan keberhasilannya."

Di kediaman mereka, keempat sahabat itu kembali berkumpul.

Mira'tok masih tidak bisa menyembunyikan antusiasmenya.

"Hari ini benar-benar luar biasa! Domain milikmu sangat mengerikan, Lin Tian!"

Lin Tian tersenyum kecil.

"Itu bukan keberhasilanku sendiri. Tanpa koordinasi tim, kita tidak mungkin menang secepat itu."

Khor'sal tertawa.

"Kerja sama tim yang sempurna dan kemenangan besar sehari sebelum terobosan. Kurasa tidak ada cara yang lebih baik untuk membangun kepercayaan diri."

Zhen'ar mengangguk.

"Pengalaman hari ini sangat berharga. Sekarang saatnya fokus pada tujuan berikutnya."

Ia menatap Lin Tian.

"Besok kau akan berubah sekali lagi."

Malam semakin larut. Lin Tian duduk sendirian di kamarnya.

Misi hari ini telah membuktikan banyak hal. Tekniknya semakin kuat. Koordinasi tim mereka hampir sempurna dan Kepercayaan dirinya berada di titik tertinggi.

Namun yang paling penting adalah satu hal. Ia berhasil mempertahankan keseimbangan yang selama ini ia perjuangkan.

Besok ia akan mencoba menembus Lapisan Kelima.

Lin Tian menatap langit malam dari balik jendela.

"Yeye..." Senyuman tipis muncul di wajahnya. "Besok aku akan berhasil."

Ia memejamkan mata nya perlahan.

Terobosan menuju Lapisan Kelima sudah berada di depan mata.

Dan kali ini, ia benar-benar siap menghadapinya.

1
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
Mat
seru, semangat thor💪
Rinaldi Sigar
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!