NovelToon NovelToon
Sistem Dewa Kekayaan Tanpa Batas

Sistem Dewa Kekayaan Tanpa Batas

Status: sedang berlangsung
Genre:System / Sistem
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: KenzieAR

Mengisahkan seorang pemuda tampan yg sering dihina sama keluarga sendiri. Hingga suatu hari memutuskan untuk kabur dari rumah karena sudah capek dengan hinaan dari keluarganya, dan mendapatkan sistem yg akan merubah nasibnya.

Bagaiman kisah nya setelah mendapatkan sistem?

Ikuti Kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KenzieAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30: Perang Kosmik Pertama dan Rahasia Sistem Dewa

Di tengah luasnya alam semesta.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia...

Mereka menghadapi ancaman yang bukan berasal dari bumi.

Bukan dari negara lain.

Bukan dari konflik antar manusia.

Melainkan dari sebuah kekuatan yang telah menguasai banyak wilayah galaksi.

Void Empire.

Di dalam Galactic Nexus.

Suasana yang sebelumnya penuh kehidupan berubah menjadi tegang.

Ribuan makhluk dari berbagai peradaban mulai bergerak.

Pusat perdagangan kosmik yang biasanya menjadi tempat diplomasi kini berubah menjadi pusat komando.

Di ruang strategi.

Kael berdiri di depan layar holografik.

Data armada musuh muncul.

━━━━━━━━━━━━━━━

Void Empire

━━━━━━━━━━━━━━━

Jumlah Kapal:

87.000+

Kelas:

Kapal Tempur Kosmik

Kekuatan:

Tidak diketahui

━━━━━━━━━━━━━━━

Beberapa perwakilan peradaban terlihat takut.

Karena mereka tahu.

Void Empire bukan ancaman biasa.

Selama ribuan tahun.

Mereka telah menaklukkan planet demi planet.

Mengambil teknologi.

Mengambil sumber daya.

Dan menghancurkan peradaban yang menolak tunduk.

Salah satu perwakilan bertanya:

"Berapa lama sampai mereka tiba?"

Kael menjawab.

"Delapan jam."

Ruangan menjadi sunyi.

Delapan jam.

Itu terlalu cepat.

Elena melihat data kapal mereka.

"Kekuatan kita tidak sebanding."

Kael mengangguk.

"Itulah masalahnya."

Lalu semua mata tertuju kepada Alviano.

Karena meskipun manusia masih peradaban muda...

Mereka memiliki teknologi yang membuat banyak pihak penasaran.

Kael bertanya:

"Alviano."

"Apa kemampuan militer peradabanmu?"

Ruangan diam.

Karena ini pertama kalinya seseorang bertanya tentang kekuatan manusia.

Alviano berpikir beberapa detik.

Lalu membuka sistem.

━━━━━━━━━━━━━━━

Pusat Peradaban Dewa

━━━━━━━━━━━━━━━

Kategori:

Pertahanan Kosmik

━━━━━━━━━━━━━━━

Teknologi:

• Planetary Shield

• Star Guardian AI

• Quantum Defense System

━━━━━━━━━━━━━━━

Namun sebagian besar masih terkunci.

Sistem menunjukkan:

━━━━━━━━━━━━━━━

Syarat:

Ancaman Tingkat Kosmik

Status:

Terpenuhi

━━━━━━━━━━━━━━━

Alviano sedikit terkejut.

Ternyata sistem baru membuka teknologi ini ketika manusia benar-benar menghadapi ancaman.

Ia memilih.

━━━━━━━━━━━━━━━

Planetary Shield

Harga:

100.000 Poin Peradaban

━━━━━━━━━━━━━━━

Gunakan.

DING!

━━━━━━━━━━━━━━━

Teknologi Berhasil Dibeli

━━━━━━━━━━━━━━━

Dalam sekejap.

Data besar masuk.

Bukan hanya ke pikirannya.

Tetapi ke seluruh sistem Aether Dynamics.

Elena menerima informasi baru.

Dan matanya langsung membesar.

"Ini..."

"Alviano, dari mana teknologi ini?"

Alviano hanya menjawab:

"Anggap saja hadiah."

Elena terdiam.

Ia sudah terbiasa dengan kejutan dari Alviano.

Perintah langsung diberikan.

Aether Dynamics bersama Galactic Nexus mulai membangun pertahanan.

Di luar Galactic Nexus.

Ribuan kapal mulai bersiap.

Namun berbeda dari kapal biasa.

Kini beberapa kapal mulai dilindungi lapisan energi.

Planetary Shield aktif.

Salah satu komandan alien melihat perubahan itu.

"Kapal siapa yang menggunakan teknologi itu?"

Analis menjawab.

"Peradaban baru."

"Manusia."

Komandan itu tertawa.

"Peradaban baru?"

"Mereka berani melawan Void Empire?"

Sementara itu.

Armada Void Empire semakin dekat.

Di dalam Stellar Voyager.

Aurelia berdiri di samping Alviano.

"Kau tidak takut?"

tanyanya.

Alviano melihat ruang angkasa.

"Dulu aku takut."

Aurelia menoleh.

"Saat aku tidak punya apa-apa."

"Tapi sekarang..."

Ia melihat ribuan kapal di kejauhan.

"Aku punya sesuatu untuk dilindungi."

Kalimat itu membuat Aurelia diam.

Karena ia tahu.

Alviano bukan lagi pemuda yang dulu diusir keluarganya.

Sekarang ia membawa harapan sebuah peradaban.

Delapan jam berlalu.

Armada Void Empire tiba.

Langit luar angkasa dipenuhi kapal perang.

Jumlahnya sangat besar.

Sebuah komunikasi masuk.

Sosok muncul.

Makhluk dengan armor hitam.

Pemimpin armada.

━━━━━━━━━━━━━━━

Komandan Void:

Zarkon

━━━━━━━━━━━━━━━

"Kalian yang berada di Galactic Nexus."

"Kalian memiliki dua pilihan."

"Tunduk."

"Atau hancur."

Tidak ada yang menjawab.

Kemudian Zarkon melihat data manusia.

"Menarik."

"Peradaban baru?"

"Dan kalian memiliki teknologi yang tidak seharusnya kalian miliki."

Tatapannya tertuju pada Alviano.

"Aku ingin tahu..."

"Siapa yang memberi kalian kekuatan itu?"

Alviano menatap layar.

Tenang.

"Kami membangunnya."

Zarkon tertawa.

"Mustahil."

"Peradaban seperti kalian membutuhkan ribuan tahun."

Alviano menjawab.

"Mungkin."

"Tapi kami tidak menunggu ribuan tahun."

Kalimat itu membuat Zarkon terdiam.

Lalu perang dimulai.

Ribuan kapal Void Empire bergerak.

Energi senjata memenuhi ruang angkasa.

Namun Galactic Nexus tidak tinggal diam.

Pertahanan aktif.

Planetary Shield menyala.

Sebuah lapisan energi raksasa melindungi kota kosmik.

Ledakan terjadi di berbagai titik.

Namun sistem pertahanan bekerja.

Untuk pertama kalinya.

Void Empire menghadapi perlawanan yang tidak mereka perkirakan.

Di pusat komando.

Kael melihat data.

"Pertahanan mereka menahan kita."

Salah satu komandan Void berkata.

"Bagaimana mungkin?"

Karena teknologi manusia yang baru saja muncul...

Mengimbangi kekuatan yang sudah berusia ribuan tahun.

Namun tiba-tiba.

Sistem memberi peringatan.

DING!

━━━━━━━━━━━━━━━

Analisis Ancaman

━━━━━━━━━━━━━━━

Void Empire

Level:

Peradaban Tingkat 2.7

━━━━━━━━━━━━━━━

Manusia:

Level:

0.9

━━━━━━━━━━━━━━━

Alviano sedikit mengernyit.

Perbedaan level terlalu besar.

Mereka masih kalah.

Kemudian sistem memberikan informasi tambahan.

━━━━━━━━━━━━━━━

Rekomendasi:

Aktifkan

Star Guardian AI

━━━━━━━━━━━━━━━

Alviano membuka fitur itu.

Namun harga membuatnya berhenti.

━━━━━━━━━━━━━━━

Star Guardian AI

Harga:

500.000 Poin Peradaban

━━━━━━━━━━━━━━━

Ia memiliki cukup.

Namun ini adalah salah satu teknologi terbesar yang pernah ia beli.

"Gunakan."

DING!

━━━━━━━━━━━━━━━

Star Guardian AI Aktif

━━━━━━━━━━━━━━━

Dalam sekejap.

Sebuah kecerdasan buatan tingkat tinggi terhubung ke seluruh pertahanan.

Mata semua orang membesar.

Karena sistem pertahanan mulai bergerak sendiri.

Lebih cepat.

Lebih akurat.

Ribuan drone pertahanan muncul.

Kapal musuh mulai dihentikan.

Komandan Void terkejut.

"Apa ini?"

Untuk pertama kalinya.

Void Empire mengalami kerugian besar.

Namun...

Tiba-tiba.

Sebuah kapal yang jauh lebih besar muncul di belakang armada.

Ukuran:

Setara planet kecil.

Kael melihatnya.

Wajahnya langsung berubah.

"Tidak..."

"Itu..."

Alviano bertanya.

"Apa?"

Kael menjawab pelan.

"Pemimpin Void Empire."

Sebuah suara memenuhi seluruh ruang angkasa.

"Kalian berhasil menarik perhatianku."

Sosok baru muncul.

Lebih kuat.

Lebih tenang.

Dan auranya berbeda.

━━━━━━━━━━━━━━━

Void Emperor

Level:

???

━━━━━━━━━━━━━━━

Semua terdiam.

Karena bahkan Galactic Nexus takut pada sosok itu.

Namun saat Alviano melihat data tersebut...

Sistem tiba-tiba berbunyi.

DING!

━━━━━━━━━━━━━━━

Rahasia Sistem Terdeteksi

━━━━━━━━━━━━━━━

Pemilik Sistem Lain

Terdeteksi

━━━━━━━━━━━━━━━

Mata Alviano membesar.

Pemilik sistem lain?

Berarti...

Ia bukan satu-satunya?

Void Emperor tersenyum.

"Jadi akhirnya aku menemukanmu."

Alviano menatap layar.

Untuk pertama kalinya sejak mendapatkan Sistem Dewa Kekayaan Tanpa Batas...

Ia menemukan seseorang yang memiliki kekuatan serupa.

Dan perang ini mungkin bukan hanya perang antar peradaban.

Tetapi perang antara...

Pemilik Sistem.

[Tamat Bab 30]

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!