Zahra Syariah zalza Bila adalah seorang anak broken home, ia anak yg di besarkan oleh ibunya sebatang kara, akibat orang tuanya yang berpisah di usia dimn anak lain masih mendapatkan peran kedua orang tua nya, Zahra harus mencari peran itu dari orang² terdekat nya, namun sifat Zahra yang selalu susah di atur dan selalu membuat masalah bagi ibunya di tambah ibu nya juga yg sudh tua, ibunya pun harus menikah kan Zahra dengan seorang duda yang bernama Ansar zuliyan kerna menurut nya Ansar akan mampu mendidik Zahra di dalam proses menuju dewasa.....
di bacaa ya teman teman biar tau Gimn kelanjutan kisahnya Zahra dan Ansar.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bini pond, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17.
mobil ansar berhenti di depan rumah Zahra .
"makasih om"ucap Zahra berlalu dan pergi
"ya sama sama "balas Ansar lalu pergi
Zahra yg berjalan masuk ke rumah meliat kakek nya yg duduk di kursi teras.
*mampus lah aku*Zahra mencoba untuk masuk begitu saja, namun suara kakek nya menghentikan langkahnya
"Dari mana kamu raa"tanya kakek
"Zahra habis main sama Aira kek"jawab Zahra yg duduk di sebelah kakek Hasan
"main apa sampai larut seperti ini dan juga pakaian siapa yg kamu pakai itu"tanya kakek Hasan
*jawab apa aku ini *
"emm ini baju nya Aira kek "jawab Zahra yg berbohong.
"Zahra gak liat hp kek jadi gak liat jam berapa sekarang "
"ya sudah sana masuk"
"iya kek"
Zahra pun masuk, ia melirik sana sini mencari ke beradaan nenek Siti.
"cari apa Ra "tanya kakek Hasan yg entah sejak kapan ada di belakang nya
"nenek mana kek"
"nenek ga enak badan sedang beristirahat di kamar "jawab kakek Hasan ap ada nya, kerna memang nenek Siti sedang sedikit tidak enak badan.
"aku mau liat nenek bentar ya kek"
"ee jangan nak, kamu tidur aja sana "
*ada apa dengan kakek tak biasanya kakek melarang ku buat ketemu sama nenek*
"ini sudah malam nak, jadi kamu tidur saja besok sekolah kan"ucap kakek Hasan
"emm kalo gitu Zahra ke kamar ya kek "
"iya nak selamat malam ya"
Zahra pun pergi naik ke kamarnya, ia mencuci kaki dan muka nya sebelum tidur.
Ansar yg baru saja pulang mengantar Zahra pulang, merasa bosan kerna ia tinggal sendiri di rumahnya,
kakeknya di rumahnya sendiri tempat biasa banyak orang yang selesai ngantar sawit ke pabrik.
mau ke rumah orang tua nya saja dia gak mau, kerna pasti akan di ceramahin habis habisan kerna ia bercerai dengan zizah.
Ansar memutuskan merebah badannya di kasur ia melamun menunggu ngantuk menghampiri nya.
Saat dia melamur, entah kenapa wajah Zahra yg melotot itu membuat nya merasa lucu
*gemes banget sih bocil oon itu*
Menyadari ada yg salah dengan nya ia pun memukul wajahnya sendiri.
"ngomong apa sih aku ini"ucapnya lalu memeluk bantal guling.
…………
Pagi hari yg cerah, Zahra sudah siap dengan seragam sekolah yg berada di badannya.
"kakek Zahra mau berangkat, nenek mana "tanya Zahra yg dari semalam tidak melihat nenek Siti
"nenek masih di kamar nak nenek kamu itu sedang tak enak badan dari semalam "ucap kakek Hasan
"kalo gitu Zahra berangkat ya kek, salam buat nenek"ucap Zahra menyalin kakek Hasan
Zahra berangkat ke sekolah dengan keadaan yang gelisah "nenek sakit apa ya dari semalam aku belum bertemu dengan nenek"gumamnya.
Tak terasa Zahra sudah sampai di sekolah dan mengikuti pelajaran seperti biasannya, ia mengikuti pelajaran dengan hati yang gelisah.
Hingga saat Bu kepsek masuk ke kelas nya dan mencari, membuat nya bertanya tanya.
"selamat siang anak anak"ucap Bu kepsek yg masuk ke kelas Zahra
"siang bu"jawab seluruh siswa-siswi
"Apa di sini ada siswa dengan nama Zahra Syariah zalza Bila "
"ada Bu "jawab Aira
Zahra yg merasa di panggil pun merasa gelisah, Bu kepsek mendekat ke Zahra dan memberi kan nya kabar tentang nenek Siti.
"Zahra, kamu pulang ya nak, nenek kamu masuk rumah sakit"ucap guru yg mengusap kepala Zahra
Degg
hati Zahra terasa sangat nyeri mendengar kabar neneknya itu masuk rumah sakit.
Tanpa menunggu lama ia berlari ke luar dan mencari ojek di depan pagar sekolah nya...