NovelToon NovelToon
Dead As A Human, Reborn As The Heir

Dead As A Human, Reborn As The Heir

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Kelahiran kembali menjadi kuat / Perperangan / Summon / Dunia Lain / Tamat
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: ANWAR MUTAQIN

aku tak pernah menyangka memiliki kesempatan kedua untuk kembali hidup

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWAR MUTAQIN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Volume II — The Weight of Survival Chapter 20 — The Calm Before the Storm

Sub-Bab 1: Kota yang Sunyi

Setelah malam panjang penuh pertempuran, reruntuhan kota barat terasa sunyi. Sisa-sisa pasukan Antares telah mundur atau hancur, meninggalkan medan tempur yang hening, namun masih menyisakan bau asap, debu, dan medan yang rusak parah. Daniel, Aurelia, dan Selena berdiri di tengah reruntuhan, tubuh mereka lelah, napas masih tersengal-sengal, tetapi aura biru guntur dari Segel Kedua Daniel masih berdenyut stabil, seolah menegaskan kekuatan dan tekadnya.

Daniel menatap Aurelia, yang duduk di salah satu puing dengan pipi memerah dan mata berbinar. “Kau baik-baik saja?” tanyanya lembut.

Aurelia tersenyum, menaruh tangan di lengan Daniel. “Aku… aman karena kau, Daniel. Aku tahu kau tidak akan membiarkan apa pun terjadi padaku.” Sentuhan itu menimbulkan getaran hangat di dada Daniel, dan gelombang energi segel terasa lebih stabil, lebih kuat.

Selena menaruh tangannya di pinggang, tersenyum tipis. “Aku rasa kita berhasil menahan semua ancaman malam ini… tapi ini baru permulaan.”

Daniel mengangguk, menyadari kebenaran kata-kata Selena. Pasukan Antares pasti akan kembali, lebih kuat dan lebih terorganisir, dan ancaman yang menunggu mereka masih jauh lebih besar daripada apa yang baru mereka hadapi.

Sub-Bab 2: Refleksi dan Pelajaran

Daniel duduk di reruntuhan, menarik napas dalam-dalam. Gelombang energi guntur mengalir di tangannya saat ia menyentuh katana. Segel Kedua telah membantunya melindungi Aurelia, mengalahkan pasukan elite, dan mengendalikan medan tempur dengan presisi. Tetapi yang paling ia sadari adalah apa yang ia pelajari tentang koordinasi, strategi, dan ikatan emosional.

Segel Kedua bukan sekadar kekuatan fisik. Ini adalah pengendalian, pemahaman, dan hubungan. Semakin aku mempercayai timku, semakin kuat segel ini.

Aurelia duduk di sampingnya, menatap langit malam yang dihiasi kilatan guntur samar dari tangan Daniel. “Kau telah banyak berubah, Daniel. Lebih kuat… tapi juga lebih tenang,” katanya lembut.

Daniel tersenyum tipis. “Aku belajar dari kalian… darimu. Energi kita bersinergi. Aku rasa… segel ini akan lebih kuat jika aku selalu menjaga ikatan itu.”

Selena menambahkan, “Aku selalu bilang, tim yang sinkron adalah tim yang tak terkalahkan. Dan malam ini, kalian membuktikannya.”

Sub-Bab 3: Puncak Penguasaan Segel Kedua

Dengan malam yang sunyi, Daniel merasakan perubahan dalam Segel Kedua. Gelombang energi biru dan kilatan guntur terasa lebih stabil, lebih responsif, dan lebih kuat dari sebelumnya. Setiap gerakan katana memunculkan ledakan energi yang bisa menahan dan memecah formasi musuh, bahkan jika mereka datang dalam jumlah besar.

Daniel menatap tangan dan aura biru yang berdenyut di sekitarnya. “Ini… ini mungkin puncak penguasaan Segel Kedua untuk saat ini,” gumamnya.

Aurelia menatapnya kagum. “Daniel… kau sungguh luar biasa.”

Daniel tersenyum, pipinya memerah samar. “Aku hanya bisa melakukan ini karena kau bersamaku,” katanya, menatap Aurelia. Momen itu singkat, namun ikatan mereka terasa semakin kuat, bahkan dalam keheningan reruntuhan kota.

Sub-Bab 4: Ketenangan dan Ikatan

Mereka bertiga duduk di reruntuhan, mengamati kota yang sunyi. Angin malam membawa aroma debu, asap, dan reruntuhan, tetapi juga membawa ketenangan sementara yang jarang mereka rasakan. Daniel menoleh ke Aurelia, tersenyum samar.

“Aku berjanji, apa pun yang terjadi… aku akan melindungimu.”

Aurelia menatapnya, tersenyum lembut. “Aku percaya padamu, Daniel. Dan aku… akan selalu bersamamu.”

Selena tersenyum tipis, menambahkan, “Kalian berdua… energi kalian saling menguatkan. Ini yang membuat tim ini unik.”

Daniel menatap langit malam, kilatan petir dari segel menari lembut di udara. Ia sadar, Segel Kedua dan guntur bukan sekadar kekuatan, tapi simbol tanggung jawab, strategi, dan ikatan emosional yang membuatnya siap menghadapi badai yang lebih besar.

Ancaman Antares akan kembali. Lebih kuat. Lebih berbahaya. Tapi aku siap. Aku akan melindungi mereka yang kucintai, tidak peduli apa yang terjadi.

Sub-Bab 5: Foreshadow Volume III

Malam itu memberikan ketenangan sementara, tetapi Daniel tahu itu hanyalah sejenak sebelum badai yang lebih besar datang. Antares pasti akan kembali, membawa pasukan yang lebih besar dan strategi yang lebih kompleks.

Daniel merasakan aura gelap yang jauh, seperti bisikan dari kegelapan, mengingatkannya akan kekuatan besar yang belum ia hadapi—bahwa musuh sejati belum menunjukkan seluruh kekuatannya.

Ia menatap Aurelia, memegang tangannya, dan tersenyum tipis. “Kita akan menghadapi apa pun bersama. Aku janji.”

Aurelia menatapnya dengan keyakinan, tersenyum hangat. “Aku percaya padamu, Daniel. Dan aku… akan selalu bersamamu.”

Selena menaruh tangan di bahu Daniel. “Aku tahu kalian akan mampu. Energi kalian saling menguatkan, dan itu… membuat segel bekerja lebih optimal. Kalian siap menghadapi apa pun yang datang.”

Daniel menatap langit malam, kilatan guntur yang menari di udara menjadi simbol tekadnya. Malam itu, di reruntuhan kota yang sunyi, mereka bertiga menyadari satu hal: ini bukan hanya pertarungan kekuatan, tapi juga tentang ikatan, strategi, dan tekad yang tak tergoyahkan.

Volume II berakhir dengan ketenangan sementara, tetapi badai Antares menunggu… dan Volume III akan menjadi ujian terbesar mereka sejauh ini.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!