NovelToon NovelToon
Sang Pengantin Bayaran

Sang Pengantin Bayaran

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Nikahkontrak / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:46.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Vey Vii

Aaron Conan Drax, seorang pengusaha muda serta anak tunggal dari keluarga kaya yang terpaksa menikahi seorang wanita sederhana, Hayley Marshall, sebagai pengantin bayaran demi menyelamatkan hubungan dirinya bersama sang kekasih.

Namun, tidak di sangka jika kekasihnya berkhianat darinya. Aaron memilih untuk melepas dengan ikhlas, namun kini dirinya terjebak dengan perasaan yang membingungkan kepada istri bayarannya.

Aaron sudah kalah start, Hayley sudah menjatuhkan hatinya pada laki-laki lain yang tidak lain dan tidak bukan adalah rekan bisnis Aaron.

Akankah kontrak pernikahan mereka berakhir begitu saja, hanya waktu yang akan menjawabnya.

Happy reading 🖤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vey Vii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cerewet

Hayley duduk tenang di sofa berwarna abu dengan lapisan kain berbulu putih empuk, ia mengamati setiap inci kamar ini, memang kamarnya lebih luas dari kamar yang ia tempati, namun penempatan barang-barang dan setiap hiasan sukses membuatnya terkagum-kagum.

Hayley mengelus alas duduknya yang lembut dan empuk, kini pikirannya beralih ke ibunya yang sendirian di rumah, jika ia sudah mendapatkan uang yang cukup, ia akan segera membeli sebuah rumah yang layak bagi ibunya, ia berjanji pada diri sendiri.

"Hayley," sapa Aaron.

"Eh, iya, Mr. Ice." Hayley kembali menatap laki-laki berkaos putih polos dengan celana hitam selutut, tangannya sibuk menggosok rambut basahnya dengan handuk.

"Setelah makan malam nanti, kita keluar sebentar," ujar Aaron.

"Kemana?" tanya Hayley, ia masih memperhatikan dengan seksama gerakan Aaron, laki-laki itu tampak lebih cool dengan pakaian santai.

"Ketemu Kathrine, kamu nggak keberatan kan?"

"Nggak, kok. Cuma mau ngomongin itu?" tanya Hayley lagi.

"Ya, besok aku ke kantor, kamu masih libur kan? biar Breanda main kesini, kalian bisa belanja," lanjut Aaron. "Dia paling pinter urusan fashion."

"Oh, belanja apa?" tanya Hayley lagi dengan bingung.

"Belanja kebutuhanmu, beli baju-baju baru, seragam kerja baru, make up atau apa saja yang kamu perlukan."

"Tapi ..." Hayley menggaruk kepalanya.

"Kenapa? nggak punya uang?" Aaron menatap Hayley sambil tersenyum miring. "Sesuai dengan janjiku, selama kau menjadi istriku, maka semua kebutuhanmu akan aku penuhi."

"Tapi, nggak di potong gaji kan?" tanya Hayley sambil nyengir kuda.

"Nggak, gajimu tetap utuh 50 juta. Kenapa? kurang?" Aaron melirik Hayley, kemudian meletakkan kembali handuknya di dekat pintu kamar mandi.

"Cukup kok, cukup banget, Mr. Ice."

"Lusa kamu sudah mulai kerja di kantor pusat, ya. Bantu-bantu Alex," ujar Aaron. "Ayo, aku ajak jalan-jalan keliling rumah."

"Emm, kenapa harus lusa sih? aku kan belum siap." Hayley mendesah. "Lagipula kenapa harus bantuin si rambut putih sih? aku sama dia itu nggak bakalan bisa akur, Mr. Ice."

Aaron tidak memperdulikan keluhan Hayley, ia sudah merencanakan hal ini dari awal, jika Hayley harus ada dalam pengawasannya, mungkin tidak banyak orang yang tau jika Hayley adalah istri Aaron, namun akan ada banyak bahaya di luar sana yang mengintai jika Hayley tidak pandai menjaga diri.

Dulu, saat pertama kalinya media tau tentang hubungan Aaron dan Kathrine, banyak pesaing bisnis dan mafia yang bekerja untuk menculik bahkan menyekap Kathrine demi bisa menguasai Aaron, mereka menggunakan Kathrine sebagai alat untuk membuat Aaron bertekuk lutut dalam permainan bisnis mereka, maka Aaron tidak mau hal itu pula yang akan di alami oleh Hayley.

Sepasang pengantin baru bohongan itu kini menaiki anak tangga menuju lantai tiga.

"Rumahmu besar banget, ya, Mr. Ice," ujar Hayley lirih. "Kapan ya, aku punya rumah sebesar ini?" tanyanya pada diri sendiri.

"Selama kamu jadi istriku, ini juga rumahmu," jawab Aaron. "Anggap saja rumah sendiri."

"Emm, kalau ini juga rumahku, artinya aku boleh dong menjualnya?"

Aaron menghentikan langkahnya di pertengahan anak tangga, ia menoleh pada wajah polos Hayley yang asal bicara tanpa di pikir.

"Kau mau menjual rumah ini?" selidik Aaron. "Apa sudah menyiapkan brangkas untuk wadah uangnya?"

"Hehehe, aku kan cuma bercanda, Mr. Ice. Jangan tegang gitu kenapa," seloroh Hayley, ia terkekeh pelan sambil terus mengedarkan pandangan pada setiap tempat yang ia lewati.

"Rumah ini murni dari hasil kerja kerasku, dari keuntungan perusahaan yang aku jalankan selama lima tahun terakhir," jelas Aaron.

"Wah, lima tahun aja udah bisa jadi milyader, ya. Keren!" puji Hayley sambil bertepuk tangan kecil. "Oh ya, apa si rambut putih juga nanti pulang kesini?"

"Dia punya nama, Hay. Namanya Alex." Aaron menghembuskan nafas pelan. "Kalau dia lagi pengen pulang ya pulang, kalau nggak ya dia biasa tidur di hotel atau kadang di apartemennya sendiri," lanjut Aaron.

"Aku udah tau namanya kok," ujar Hayley. "Nggak suka aja sama dia, sok kecakepan!"

"Aslinya dia baik kok, nggak usah terlalu di pikirin," saran Aaron, ia mengajak Hayley berkeliling ruang olah raganya, lalu menuju kolam renang di luar ruangan.

Kolam renang dengan luas 4x10 meter ini memiliki tingkat kedalaman yang beragam, di bagian dasar kolam tidak menggunakan keramik, namun memakai kaca sebagai pijakan. Jadi, setiap ada yang berenang disini, bisa di lihat dari ruang tengah di lantai dua karena kaca yang transparan.

Berbagai bunga hias yang tertata rapi menghiasi setiap pinggir kolam, beberapa tempat duduk dengan payung-payung besar khas suasana pantai ikut menyempurnakan tempat ini, satu pohon palem berukuran lumayan besar menghiasi pojok kolam.

Dari tempat ini, bisa melihat langsung suasana kota Jakarta yang padat dan ramai, gedung-gedung menjulang tinggi menjadi pemandangan yang khas kota metropolitan ini.

"Ah, aku suka berenang, Mr. Ice," ujar Hayley girang, ia sudah memikirkan untuk menghabiskan hari-harinya yang membosankan dengan berenang.

"Benarkah? kok sama kayak Alex, dia juga suka berenang," timpal Aaron.

"Hah, nggak deh. Aku nggak jadi suka renang." Hayley mencebik, ia tidak suka di sama-samakan dengan Alex. Bagaimanapun, ia menganggap Alex adalah musuh bebuyutannya.

Aaron menanggapi ucapan Hayley dengan hanya menggeleng pelan, gadis itu sukses membuat Aaron merasa berbeda sejak kehadirannya.

"Airnya jernih banget ya," gumam Hayley pelan sambil mencelupkan kakinya di pinggir kolam. "Eh, tapi kok dasarnya kaca sih, nanti kalau aku renang, ada yang ngintip di bawah dong," imbuhnya.

"Siapa juga yang mau ngintipin kamu," ledek Aaron.

"Itu, si rambut putih, wajah-wajahnya emang polos, tapi aku yakin kalau dia itu mesum!" seru Hayley.

Aaron hampir terkekeh mendengan celotehan gadis muda itu, setiap kali Hayley berbicara, ia seperti tidak punya saringan untuk mengontrol kalimat yang dia ucapkan, itu yang membuat Aaron merasa Hayley sangat menghibur, berbeda dengan wanita-wanita di luaran sana yang biasanya terlalu jaga image, yang malah membuat suasana berteman terasa asing.

"Hayley," sapa Aaron lagi, sambil memperhatikan kaki gadis itu yang di ayunkan ke depan berulang-ulang di dalam air.

"Ya, kenapa?"

"Nanti kalau ketemu Kathrine, tolong jaga bicaramu, ya. Dia nggak suka orang yang terlalu banyak bicara," ujar Aaron.

"Oh, begitu. Oke!" Hayley mengacungkan jari jempolnya. "Emang aku cerewet ya?"

"Iya," jawab Aaron singkat.

"Oh, maaf ya, Mr. Ice. Lain kali aku bakalan lebih menjaga bicaraku," ujar Hayley.

Setelah mengetahui dirinya di nilai terlalu cerewet oleh Aaron, Hayley langsung diam seribu bahasa, ia hanya mendengarkan penjelasan Aaron tentang rumah ini, tentang beberapa pelayan bagian kebersihan dan koki yang bertugas memasak setiap menu makanan.

🖤🖤🖤

Bersambung ...

1
Susy Hermaningshih
Gimana kisah kehamilan Hayley, baik2 sajakah???
Susy Hermaningshih
Ibu sih pilih kisah Alex dengan putrinya ...😍
Vey Vii: Ada kisah Alex juga loh Bu. Baca Ex Mr.playboy itu kisah seru Alex
total 1 replies
Susy Hermaningshih
Ibu ada di klompok ArLey-Aaron Hayley...kan sdh sah sbg suami istri 😍
ZrLee Darman
ceritanya bagus 😍 tidak nyesal bacanya 🥰
ZrLee Darman
lagian nama knp jga harus sekeren itu MARKO 🤣🤣🤣🤣
ZrLee Darman
🤣🤣🤣🤣🤣
ZrLee Darman
kuncir? sekalian dikepang 🤣
Rita Juwita
luar biasa.. ..
Ida Rodiah
Luar biasa
Nofriyanti Vivi
ayuuuny visualny meneduhkn
Naja Naja nurdin
Alex kau datang di waktu yang kurang tepat bro
ermi haryono
Luar biasa
nobita
hmmm Alex si cassanova... tapi lucu tingkahnya...
nobita
Alex si mulut pedas... seperti bon cabe level tertinggi...
nobita
penulisannya rapi... bahasanya mudah di mengerti... mantap
nobita
hmmm kok menolak Aaron sih Kathrine... ya udh kalau kamu gak mau Aaron biar sama akuuu aja... gimana??
Nadav effendy
tidak membenarkan wanita salah selalu dibela & dibenarkan ibu SHIFA BURHAN... tapiii dunia ini sangatlah luas jika anda lupa. apa saja bisa saja terjadi, termasuk istri yg berselingkuh didepan mata kepala suaminya yg menyaksikan dengan sangat2 sadar tapi si suami masih memaafkan & mau menerima bahkan sperti tidak terjadi apapun. om serta adik kandung saya sendiri yg mengalami hal tersebut. 7th istri om saya selingkuh didepan mata kpalanya bahkan dilakukan terang2an dirumah mereka sendiri, istrinya berpacaran dgn selingkuhan nya diruang tamu sdgkan om saya hanya bisa berdiam diri dikamar tanpa melakukan apapun saking cinta nya pd istri gilanya tersebut begitu juga dgn adik laki2 saya yg sering kali diselingkuhi istrinya tapi dgn tangan terbuka masih slalu memaafkan memeluknya dgn hangat.. ckckck, dunia tidak sesempit yg ada di pikiran anda buuu
Nadav effendy
04 Januari 2025 baru mampir.. gak terlambat kan kalau mau baca 😊😁 semoga menarik
aryuu
rame
aryuu
harusnya albern ini namanya pak Broto deh.... trus Samantha namanya ibu aminah/Grin//Pray/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!