Harap bijak dalam membaca.
IG. Ar_Inthan99
FB. Fia than.
Pernikahan yang dilakukan atas perjodohan kedua orang tua mereka.
Membuat persahabatan yang sudah lama mereka lalui berubah seketika menjadi hancur..
Arka yang dulu baik,ramah perhatian saat masih menjadi sahabat Afifah.
kini berumah menjadi arogan,egois dan dingin ketika mereka sudah menikah.
Dan Arka menggagap Afifah hanya sebagai "Istri Diatas Kertas"nya
Bagaimana kah Nasib pernikahan mereka . .
apakah Afifah akan bertahan dengan perlakuan Arka yang terus menyakitinya dengan sikapnya terhadap Afifah..?
atau Afifah akan meninggalkan Arka?
Akan kah takdir mengubah mereka..?
Ikuti Kelanjutannya.
Jangan lupa dukung karyaku.
Like,comen dan Vote.
Terimakasih.
By.Naffia Inthan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naffia Inthan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 32
" Mbak...bangun ini sudah malam...!!"Ucap Dini sambil menggoyangkan bahu Afifah.
"Emmmm..." Afifah menggeliat. Lalu mengucek-ngucek matanya perlahan.
"Jam berapa ini Din..?" Ucap Afifah.
"Ini sudah jam 9 malam lewat Mbak.."Jawab Dini.
"Astagfirullah, Din kenapa kamu gak bangunin mbak dari tadi..!!" Ucap Afifah dengan wajah panik dia membereskan meja kerjanya, lalu mengambil tas,ponsel dan kunci mobilnya.
"Maaf mbak, Dini gak tau kalau mbak masih disini,kirain Dini mbak sudah pulang."Ucap Dini sambil menundukkan kepalanya.
"Makasih ya Din sudah membangunkan saya,untung kamu masih disini,kalau nggak saya bisa tidur sampe pagi disini." Ucap Afifah tersenyum sambil memegang bahu Dini.
"Iya mbak sama-sama. Tadinya maksud Dini masuk keruangan mbak itu mau mematikan lampu ruangan mbak,karna tadi pas Dini selesai tutup butik,Dini lewat ruangan mbak lampunya masih menyala.Kirain Dini mbak sudah pulang.Maafin Dini juga ya mbak sudah lancang masuk keruangan mbak." Ucap Dini.
"Sudah lah Din,ayo kita pulang sudah malam."Ucap Afifah sambil beranjak dari ruangannya dan dini membuntutinya dari belakang.
"Saya duluan ya Din."Ucap Afifah lalu masuk kedalam mobilnya.
Dini mengangukan."Iya hati-hati mbak."Ucap Dini sambil melihat kearah mobil Afifah yang meninggalkan butik tersebut.
Afifah mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedikit tinggi, memang jalanan yang terlihat lenggang karna mungkin sudah larut malam.
"Kok aku bisa ketiduran sampai semalam ini sih aduuuhhh.."gerutu Afifah sambil terus mengemudikan mobilnya.
sekitar 30 Menit,Afifah akhirnya sampai dikediamannya.
Lalu Afifah masuk kedalam rumahnya.Namun nampak didalam rumah gelap karna lampu-lampu sudah dimatikan.
"Akhirnya sampai juga.." Lirih Afifah.Lalu dia menyalakan lampu ruangan tersebut .
"Dari mana kamu jam segini baru pulang.."Ucap Arka yang sudah ada dibelakang Afifah, entah kapan Arka datang tiba-tiba dia sudah ada dibelakang Afifah sontak Afifah pun terkejut melihat Arka yang sudah ada dibelakangnya.
"Astagfirullah..."Ucap Afifah terkejut lalu membalikan tubuhnya kebelakang melihat kearah Arka.
"Ma..s Arka.." Ucap Afifah masih dengan wajah terkejutnya.
" Kenapa kamu istigpar ,kamu pikir saya setan hah.."Ucap Arka melihat kearah Afifah dengan tatapan tajam.
"Maaf..."Lirih Afifah lalu menundukkan kepalanya.
"Bagus ya, larut malam begini baru pulang. Dari mana kamu hah..? Dasar istri gak berguna, Oh...iya saya tau pasti kamu bersenang-senang dengan selingkuhanmu itu kan,Afifah..Afifah ternyata kamu tidak sepolos yang aku kira, wanita munafik.." Ucap Arka penuh amarah.Lalu tersenyum sinis menatap Afifah .
Afifah yang mendengan ucapan Arka merasa begitu kesal dan marah.Afifah tidak bisa menahan antara sakit hati dan emosi yang kini terasa sesak di dadanya. Apalagi saat Arka menuduhnya berselingkuh sungguh membuatnya meresa terhina.
"Maksud kamu apa Mas ,siapa yang berselingkuh hah..?Dengar ya Mas Arka,walau pun kamu tidak memperlakukan ku dengan baik,dan menggapku hanya istri Diatas kertas mu,tapi aku tak serendah itu. Tidak ada sedikit niat pun dalam hati ku untuk berselingkuh dari kamu.." Ucap Afifah penuh amarah sambil menunjuk kearah Arka.
Arka tersenyum sinis. " Sudah berani kamu marah-marah kepada saya hah?" Ucap Arka sambil menggenggam tangan Afifah dengan kasar.
"Sakit mas lepasin tangan aku.."Ucap Afifah sambil berusaha melepas cengkraman tangan Arka.
Afifah terlihat sangat kesakitan.Sambil menangis dia terus berusaha melepaskan cengkraman tangan suaminya tersebut.
" Sudah berani kamu melawanku hah, mau jadi istri durhaka kamu hah..? Dengar ya Afifah kamu jangan sok suci.Dasar wanita munafik.."Ucap Arka. Sambil terus mencengkram tangan Afifah dengan kuat.
Perkataan Arka begitu sangat menusuk kedalam hati Afifah , Dadanya begitu sesak mendengarkan perkataan suaminya tersebut bahkan sakitnya melebihi tangannya yang kini sedang Arka cengkram kuat. Afifah sudah tidak bisa menahan amarahnya.
Dengan sekuat tenaga Afifah melepaskan cengkraman tangan Arka,akhirnya cengkraman tersebut pun lepas. Dengan napas yang memburu menahan amarah.
"Apa kamu bilang aku istri durhaka."Ucap Afifah sambil tertawa sinis.."aku ini memang istri kamu, tapi kamu harus ingat kamu sendiri yang bilang bahwa aku hanyalah istri Diatas kertas mu. Bukan kah kamu selama ini tidak memperdulikan ku,jadi apa maksud sikap mu sekarang ini..? Hanya karena aku pulang malam,kamu bisa seenaknya menuduhku yang tidak-tidak.Sudah cukup tuan Arka yang terhormat kamu merendahkanku dan memfitnahku.."Ucap Afifah menangis lalu berlari kecil menaiki Anak tangga meninggalkan Arka.
Arka terlihat begitu emosi,dia tidak terima di bentak-bentak oleh Afifah.
"Sialan sudah berani dia.."Ucap Arka ,menyusul Afifah lalu menarik tangan Afifah dengan kuat.
"Lepaskan aku..." Teriak Afifah.
Namun Arka tidak menghiraukan Afifah yang kesakitan akibat perbuatannya tersebut.Arka terus menarik tangan Afifah dengan setengah menyeretnya.
" Diam kamu..."Bentak Arka.
"Mas tolong lepasin aku.."Lirih Afifah dengan nada memohon.
Arka masih tidak menghiraukan Afifah dia terus menyeret Afifah masuk kedalam kamar tamu yang ada dirumah tersebut.Setelah sampai dikamar Arka mengunci pintu kamar tersebut.Lalu menyeret tubuh Afifah keatas ranjang.
Afifah yang tersungkur mencoba untuk bangun."Mas kamu mau ngapain..."Ucap Afifah sambil menangis ketakutan.
Arka menatap tajam kepada Afifah lalu tersenyum sinis..."Kau mau aku anggap istrikan.."Ucap Arka sambil membuka kancing bajunya.Lalu mendekat kearah Afifah.
"Mas sadar mas... Astagfirullah mas Arka sadar mas.." Ucap Afifah dengan penuh ketakutan melihat Arka yang mendekatinya dengan amarah dan nafsu yang ada ditubuhnya.
Afifah memejamkan matanya, saat Arka mendekatkan wajahnya ke wajah Afifah.
"Ya Allah tolong sadarkan mas Arka .."Lirih Afifah berdoa dalam hatinya.
****
Ayo kira-kira Arka mau ngapain ya..!!?😅😅😅
maaf guys ceu-ceu baru sempat Up.😁
c baby rewel guys..😂😂
Jangan lupa atuh like, comen sama Votenya.
biar ceu-ceu semangat lagi buat nulisnya.
😉😉😉
semoga kalian sehat selalu ya sayang”ku🤗🤗🤗🤗😘😘😘😘
wlo udh jd saudra tiri.tpi masih bisa nikah kok.
kan gk ada hub darah.
ya semoga afifah klo gk sama angga ya sama indra.
msih bnyak typo yg harus di benahi semangat berkarya thor