Luna di nikahi Keanu dua tahun yang lalu. Berharap mendapat keluarga baru yang baik dan penyayang. Siapa sangka mulut manis sang mertua berubah seratus delapan puluh derajat setelah beberapa bulan pernikahannya.
Begitu juga dengan suaminya begitu mendengarkan apa yang mamanya katakan. Rumah tangga Luna menjadi tak sehat karna ada campur tangan mertua. Luna di perlakukan tak lebih seperti babu gratisan mereka, hingga Luna mendapat kabar jika kedua orang tuanya menjual tanah. Tanpa memberi tahu suaminya tentang penjualan tanah orang tuanya, Luna berencana membuka usaha untuk masa depanya dan membahagiakan orang tuanya.
Perlahan Luna mulai membalas perlakuan suami, mertua dan iparnya satu persatu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33
Mirna yang masih mual diam - diam membeli test pack agar keraguannya terjawab. Dengan jantung berdebar - debar menunggu hasil apakah garis satu ataukah dua.
Mata Mirna seakan meloncat dari cangkangnya karna saking kagetnya. Mulutnya ikut ternganga dengan tangan gemetar.
"Ga, ini ga mungkin." tepisnya sambil memperhatikan test pack yang ada ditangannya. Berkali - kali ia memejamkan matanya tetap saja garis dua itu tidak berubah. Meski pun warna tidak terlau terang tapi yang pasti hasilnya tetap mengejutkan.
"Aku harus bagaimana? Apa Dion mau bertanggung jawab? " gumam Mirna seorang diri. Dengan berbagai pertimbangan Mirna mengirim foto test pack itu ke nomor Dion, sang kekasih.
Cukup lama ia menunggu jawaban dari Dion, meski centang dua tapi tak kunjung di baca. Entah sudah kali ke berapa ia mengirim pesan tapi tetap saja tak kunjung ada balasan hingga ia tertidur.
Sementara itu Luna kembali disibukan oleh usaha yang tengah ia geluti. Rezeki mengalir deras berkat promosi dari Robby. Ada beberapa orang atau perusahan yang memesan catering dari warung makanya.
"Gimana warung hari ini?" tanya ayah pada Luna saat makan malam.
"Alhamdulillah lancar yah."
"Catering bagaimana?" tanya ayah kembali.
"Lumayan masih ada untuk beberapa hari kedepanya. Sebenarnya aku agak keteter menghendel catering tapi sayangnya kalau di lewatkan. Hasilnya jauh lebih besar dari pada warung makan."
"Apa kamu mau nambah karyawan lagi?" tanya ibu.
"Belum kayanya, bu. Untuk saat ini cukup segitu aja dulu. Tapi ga tau juga jika pesanan makin banyak, kemungkinan aku perlu tambahan tenaga."
"Jangan terlalu capek, nak. Ingat kesehatan, boleh bekerja keras tapi harus perhatiin juga diri sendiri."nasehat dari sang ibu lembut.
"Iya, bu."
Begitulah keluarga Luna mereka selalu menyempatkan diri untuk bertukar pikiran walau hanya sebentar. Luna bersyukur masih bisa berkumpul bersama kedua orang tuanya.
"Yah, bu. Gimana kalau minggu depan kita pulang kampung." Luna merasa kangen dengan kampung halamannya sekalian melihat rumah barunya.
Luna merenovasi rumah mereka yang ada di kampung. Meski mereka tak tinggal di sana tapi sebulan sekali mereka usahakan untuk mampir kesana.
"Mantan suami kamu masih ganggu kamu?" tanya ayah.
"Ya begitulah, tapi aku sudah menyewa seseorang untuk menang aku, bu. Mas Keanu di jamin tak akan pernah bisa lagi mendekati aku."
"Syukurlah kalau gitu, ibu senang mendengarnya. Gimana jika kamu jadian saja sama nak Robby." celetuk sang ibu membuat Luna kaget.
"Ibu ini ada - ada aja, ga mungkinlah bu. Mas Robby itu pemilik sebuah perusahan, ga mungkin tertarik sama anak kampung kaya aku. Apalagi ia juga tau jika aku ini berstatus janda." ungkap Luna dengan wajah sendu.
"Kan kalau jodoh kita tak pernah tau, nak. Lupakan Keanu, buka hati kamu untuk yang baru." tambah sang ibu sambil membelai tangan putrinya lembut.
"Aku belum kepikiran kearah sana dulu, bu. Rasa trauma itu masih membekas di hati. Agak sulit memulai rasanya akan kembali berakhir yang sama." Wajah Luna berubah sendu, nampak kesedihan terpancar dari matanya. Bayangan penghianatan kembali berputar di kepalanya. Akankah hati Luna terbuka kembali?
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Assalamualaikum kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 👍🙏😘
lagian luna gak sopan deh bentak petugas pengadilan.
semangat menulis thor, gak ada salahnya baca novel2 penulis lain lho buat nambah ilmu, yg penting gak plagiat ...semangaaat
setelah berhasil cerai semoga luna dpt pasangan yg lebih baik dari keanu 🤭