NovelToon NovelToon
Mafia Penyejuk Hati Season 2

Mafia Penyejuk Hati Season 2

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Komedi / Mafia / Persaingan Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Roman-Angst Mafia / Beda Usia / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:15.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rosma Yulianti

VANO SALVATRUCHA
Putra dari Vino Salvatrucha dan Vira Laurent. pria yang mengambil hampir seluruh sifat ayahnya itu kini tumbuh dewasa, Vano mengambil alih seluruh kekuasaan Salvatrucha dari tangan orangtuanya. Sebagai pewaris satu satunya Vano harus bekerja keras untuk mengembangkan seluruh perusahaan Salvatrucha namun disamping itu sifat gilanya terhadap senjata senjata tajam dan berbahaya memang sudah tidak bisa dihilangkan oleh karena itu selain menjadi pemimpin Salvatrucha Group vano adalah pemberantas mafia terbesar dinegara nya.

Vallen
Gadis delapan belas tahun yang sudah mendapat gelar sebagai pembunuh tanpa ampun, Valen adalah gadis bermata dingin dan tajam. Valen tidak memiliki hati ketika membunuh seseorang, sekali saja dia tahu dirinya dibohongi oleh musuh maka orang itu akan habis ditangan sang mafia unik ini, namun karakter yang dimiliki Vallen berbeda beda. ada saatnya dia menjadi kucing kecil penurut namun ada saatnya dia menjadi gadis tangguh yang membunuh seluruh musuhnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma Yulianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 33

Beberapa hari ini Vira memberikan perhatian lebih terhadap Vallen untuk dikarenakan lukanya masih belum kering dan harus dibantu untuk membersihkan diri.

"Bagaimana hari ini? Sudah baikan?" Tanya Vira sembari meletakkan makanan disamping Vallen.

"Sangat baik umi hanya saja tubuh Vallen sakit gara gara Vano sama sekali tidak mengizinkan Vallen berdiri atau bergerak, Vallen mengalihkan arah tangan saja dia marah umi Vallen benar benar frustasi disini" jawab Vallen putus asa dengan wajah kusut.

Vira tersenyum tipis mendengar jawaban Vallen, ini baru awal belum terlihat sisi lain dari Vano jika sudah nyaman dengan seseorang.

"Baiklah jika sudah merasa baikan ayo kita keluar jalan jalan" ajak Vira.

"Kemana umi??" Tanya Vallen antusias.

"Ke tempat yang sangat kau sukai"jawab Vira sembari menyiapkan pakaian untuk Vallen.

Vallen berjalan menghampiri Vira lalu memeluknya merasakan kasih sayang dari seseorang yang entah siapa namun kehangatan Vira berhasil membuat Vallen merindukan sosok ibu yang entah siapa dan dimana.

"Umi tau apa yang kau rasakan sayang, umi akan berusaha" bisik Vira ditelinga Vallen.

Vallen mengangguki ucapan Vira walau ia tidak mengerti maksudnya.

Beberapa saat kemudian Vallen dan Vira keluar dari kamar menuju lantai bawah untuk berangkat.

"Vallen!! Berapa kali kukatakan jangan berani bergerak kenapa sekarang kau berjalan!!" Teriak Vano menggebrak meja didepan abinya.

Vallen bersembunyi dibelakang Vira yang menggunakan pakaian serba tertutup, mata Vano terus menajam kearah Vallen walaupun gadis itu bersembunyi.

"Jika umi yang mengajaknya kau mau apa!" Saut Vira menyilangkan kedua tangannya didada.

"Umi aku tidak bercanda dia masih sakit, kau masuk sekarang!" Titah Vano pada Vallen.

"Tidak bisa! Umi akan mengajak nya pergi sekarang, suami ayo pergi!!" Ucap Vira menggenggam lengan Vallen keluar dari pintu utama.

Vino tersenyum lalu mengikuti istrinya keluar dari rumah, sebenarnya Vino sudah tau situasi didalam rumah itu hanya saja dia belum mengambil langkah.

"A,,abi jangan turuti mereka"

"Cih kau siapa berani memerintah ku!" Ucap Vino ketus.

"Aaiihhh!!!" Vano terpaksa mengikuti keluarga nya membawa Vallen pergi.

Diperjalanan menuju tempat yang dijanjikan Vira, seperti biasa Vallen selalu memperhatikan arah jalan hingga ia hafal seluruh seluk beluk jalan yang ia lewati.

Namun karena Vano ikut, mobil mereka terpisah dan Vino juga tidak ingin satu mobil dengan Vano karena itu pasti akan menyebabkan perang.

"Vano itu apa?" Tanya Vallen ketika melihat gedung unik dengan tulisan DBF ditempat paling tinggi salah satu gedung.

Vano melihat kearah mata Vallen, sebenarnya tidak ada niat menjawab karena Vano masih kesal Vallen meninggalkan kamar.

"Itu gedung Ferrero namun gedungnya sudah berubah nama menjadi DBF yang artinya David Bela Ferrero" jawab Vano datar.

"Kenapa bisa begitu?" Tanya Vallen heran.

"Bisa saja karena itu bukti cinta tuan David pada istrinya"

"Apa tuan David sangat suka memberikan makanan pada istrinya?" Tanya Vallen semakin bingung.

"Makanan?" Ujar Vano mengeryitkan dahi.

"Iya umi mengatakan cinta itu kata lain dari makanan" ucap Vallen.

Vano menggelengkan kepala mendengar ucapan Vallen, bahkan hal seperti ini saja tidak ia ketahui bagaimana dengan hatinya.

"Baiklah itu makanan skrng diamlah" kata Vano lalu menyandarkan tubuhnya dan memejamkan mata agar Vallen tidak selalu bertanya.

🌿🌿

like komen and vote yak makasihhh

terimakasih sudah menunggu 😁😁🙏🙏

1
int.mi
rumah ny keren😅
int.mi
penasaran, tapi seru😷
Nabila zaskia
Biasa
Nabila zaskia
Kecewa
Hilda Nur mashumah
rengkarnasi nya Umi Vira
Febri Ana
galak amat thor jadi ngeri sama vira
Febri Ana
lanjuuttt
Febri Ana
masih agak lupa sesion 1 seru lanjuutt
Edwinsyah
Luar biasa
lidya Fransiska
❤️
Rehan 14
baguss banget q sukaaaaaa.... 😚😚😚😚😚😚😚
runma
polos bener
runma
wah telat baca aku
jumriati
thor novel untuk anak² nya Vallen and vano gak ada ?
Maulana Akbar
Biasa
Listia Dewi
😭😭😭😭😭😭😭 sakiiiiit thor ga mau brenti nangis q d eps ini 😭😭😭😭😭😭🤦
Listia Dewi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kelakuan vino
minyoongi
sayang
nor hidayah
hahahahah...pergi berlibur hanya utk kentut sebentar...
Daffodil Koltim
sdah agak lupa season 1, krn udah lma bacanya,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!