A twins sebutan mereka di keluarga, kembar nakal salah satu gelar yang mereka dapat dari banyak nya tingkah laku kebersamaan mereka sedari kecil.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmida Yuliyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30.
...Hallo Selamat datang di Queen house, aku mau ngucapin terima kasih karna kalian udah mampir dan menjadi pembaca setia aku. Aku gak tau harus say thank u kaya gimana lagi yang jelas berkat kalian aku ada di sini di novel terbaru aku dan semoga aku selalu mendapat ide-ide baru biar bisa selalu update....
...Oh ya, sebelum itu apakah kalian udah baca semua cerita aku?...
...1. Kesayangan Tuan Muda Mafia...
...2. Arcella Queenzie...
...3. The Little Devils...
...4. Geral Kane...
...5. Xaviora Kenanya...
...6. Askylla Rain...
...7. Aluna, Gadis Gila Yang Kejam...
...dan kalian di sini ⬇️...
...➡️8. The Evil Twins⬅️...
...Kalau belum kalian bisa baca juga sembari menunggu aku update, terutama cerita yang no.1 itu karna itu cerita pertama aku dan karna itu yang pertama banyak sekalii typo dan ya bisa di bilang baku banget bahasanya....
^^^Buat kalian jangan lupa Favorite kan, Like dan Komen jika ada kritik maupun saran atau ide-ide kalian buat cerita ini kedepannya bisa langsung komen atau mau chat pribadi bisa chat ke instagram nya ( @arcellaqueenzieg ) cari aja pasti ada dan aku bakal jawab hehe.^^^
...Terima kasih dan selamat membaca...
...****************...
...****************...
"Kenapa?" tanya Thea yang menghentikan langkahnya di depan kelas sebelum mereka pulang.
"ha?" Alka tak tau apa yang Thea tanyakan
"gak ada"
"yang benar?"
"iya, ayo gue udah gerah" ucap Alka.
Alka hanya ingin cepat-cepat ke kantornya, karna dia tak akan tenang jika belum memastikan semua ada dalam kontrolnya.
Apalagi sekertarisnya tadi menghubungi lewat chat dan mengatakan kalau pihak lain ada yang mencoba membobol website mereka.
Sepulang mengantar Thea, Alka bergegas pergi menggunakan motor sport nya. Tak ada rencana berkumpul bersama temannya karna mereka punya kesibukan masing-masing ada yang mau syuting dan ada yang bimbel dan golf banyak kegiatan mereka yang mana tak bisa selalu berkumpul.
"Bagaimana?" tanya Alka
"mereka tak bisa masuk ke web kita, dan sekarang saya sedang menutup semua akses ke web kita di semua negara"
"mereka mencoba membeli senjata dengan memaksa dan jumlahnya cukup banyak, sepertinya bukan pihak pemerintah tapi oknum di dalam pemerintahan yang membocorkan web kita. Dan lebih parahnya lagi mereka mencoba mengetahui siapa kita melalui web itu"
"jadi menurut lo kita semua terancam?"
"tidak, kecuali mereka benar-benar gila untuk mencari kita"
"tutup web kita sementara sampai waktu yang tidak di tentukan" Sekertaris Alka menatapnya Alka seakan tak percaya yang di ucapkan bosnya.
"Itu keputusan gue, demi keamanan kita semua"
Alka hanya tak ingin hal yang tidak di inginkan terjadi, lebih baik dirinya mencegah dari pada terjadi.
Mengadakan rapat dadakan dengan semua pekerja untuk memberitahu semua yang terjadi agar mereka juga dapat waspada. Dan Alka membuka kan usaha lain agar mereka tetap bisa menghasilkan uang.
Menghubungi daddy nya untuk menerima beberapa pegawai Alka di perusahaan daddy dan mami nya sebagai satpam penjaga, dan Alka meminta agar daddy nya dapat membuka lowongan di kantor pengawalan atau penjagaan milik Daddy nya.
Alka mendapatkan ijin itu, setelah membereskan semuanya. Alka memilih untuk ke basecamp mereka yang ada tak jauh dari kantor Alka.
Keluar dari kantor ternyata hari sudah gelap mungkin sekitar jam 8 malam,
Alka kira base tak ada orang ternyata ada Nael yang tengah tiduran di sofa tengah, mendengar ada yang membuka pintu Nael pun bangun.
"sial" gumam Nael bukan kesal karna Alka dagang dia hanya tak mengira kalau akan ada temannya ke base.
"bukannya lo mau nemenin bokap lo ke Bekasi"
Nael tak menyahut dia hanya melamun, Alka juga merasa Nael cukup aneh saat ini.
"Woi Nathanael" panggil Alka sembari menepuk bahu Nael.
"eh? Ya Al kenapa?"
"lo yang kenapa?"
"gue? gue gak kenapa-kenapa cok. Dah ah gue mo balik dari tadi gue di sini" Alka hanya menatap Nael yang berjalan keluar.
...****************...
"Keluar lo Anj"
"SMA BNGST"
"KELUAR GAK LO SEMUA BAJENGAN!!!"
"PENGECUT SAMPAH!!!"
"WOI ANJ"
jam pelajaran ke empat, gerbang sekolah di datangi oleh geng motor dari sekolah Garuda. Semua murid yang tengah belajar langsung ke arah jendela untuk mengetahui apa yang terjadi.
Para guru kaget dan meminta mereka untuk tenang dan kembali ke kursi mereka masing-masing.
"ANJ KELUAR LO!!!"
Beberapa kakak kelas berjalan ke arah gerbang,
"Heh, anj mana Ryan Nugraha"
"Ryan Nugraha? Mau apa lo nyari dia?"
"gue gak minat ngomong sama lo anj, bawa aja si bjingan itu ke sini!!"
Kegilaan itu semakin menjadi pagar besi itu di robohkan para geng Garuda, terjadi adu pukul antara mereka. Melihat kakak kelas mereka kalah jumlah para murid laki-laki lain ikut turun dan terjadi perkelahian hebat di situ. Sebagian ada yang menjaga koridor karna banyak murid perempuan.
kepala sekolah menghubungi polisi, namun karna jarak yang cukup jauh dari kantor polisi sangat memakan waktu.
"Kita gak ikutan?" tanya Teo
Kelas Alka tak ada yang keluar sesuai perintah Alka tidak ada yang boleh keluar kelas sampai polisi tiba karma guru-guru sudah mengatakan kalau kepsek sudah menghubungi polisi.
Alka memilih menjaga teman dan guru nya di dalam kelas bisa saja mereka Alka ikut ke bawah tapi dia tak ingin lepas pandangan dari sang adek. Alka sedikit takut kalau ada orang yang memantau atau stalker perkara web itu.
Mendengar sirena polisi, semuanya kocar kacir melarikan diri, murid Pancasila yang berada di lapangan sehabis melawan mereka itupun terduduk dan merebahkan tubuh mereka di lapangan.
"sialan"
"sebenarnya kenapa si cok?"
"gila muka gue kena tampar"
"arghhh cape anj"
Kepala sekolah di mintai keterangan, kakak kelas yang turun ke lapangan lebih dulu di mintai keterangan.
Ryan Nugraha di panggil ke kantor kepala sekolah untuk di mintai keterangan dan di minta menjelaskan apa yang membuat dirinya terlibat dengan geng motor itu.
Ryan tak merasa bersalah karna memang dirinya tak pernah melakukan kesalahan bahkan berkelahi saja dia tidak, Ryan itu anak kutu buku bisa di bilang karna dia kerjaannya belajar dan membaca di perpus makanya para guru juga membela nya karna tau kalau Ryan tak mungkin macam-macam.
Murid-murid semua di pulangkan karna kejadian hari ini, dan di liburkan selama dua hari itu keputusan kepala sekolah dan saran dari kepolisian karna perkelahian ini cukup parah menurut pihak polisi banyak murid yang terlibat dan harus di obati.
"Gue males banget pake motor" kesal Thea karna supir mereka tak bisa menjemput, supir Thea di minta mengantarkan pesanan dari butik mami ke konsumen.