Season 1 dan Season 2
Sinopsis S.1 : Mita dan Reano adalah musuh bebuyutan. Mereka bermusuhan sedari mereka duduk di bangku sekolah dasar. Kemana pun mereka sekolah, pasti saling bertemu diantara satu sama lain.
Suatu hari, Mita dan Reano di kejutkan dengan kabar, bahwa mereka akan di jodohkan oleh kedua orang tua mereka. Mereka tidak bisa menolaknya.
Mari kita simak bagaimana hari-hari pernikahan mereka, apakah akan seru? menegangkan? lucu? atau malah menguras emosi?
sinopsis S.2 : ada di bab "S.2 Perkenalan tokoh" Silahkan baca ya
Penasaran? yuk baca novelnya!
Jangan lupa selalu dukung author dengan memberikan komentar, serta saran-saran kalian agar novel perdana author ini lebih baik lagi. Tentunya jangan lupa like, Vote, Tip dan jangan lupa tambahkan ke favorit kalian agar gak ketinggalan updatenya 😘
Author :
●Kim Jaenni●
Note : Jika bab perjodohan (part 2) ada 11, baca aja satu ya. Yang bener itu babnya yang judul Perjodohan #2 bukan Perjodohan (part 2), waktu itu ada kesalahan teknis makanya babnya diulang 11 kali dan gak bisa di hapus, jadi jangan bingung lagi yaa
Follow Ig : @kim_jaenni
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Jaenni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Terasa Aneh
20 Jam kemudian mereka pun kembali ketanah air dengan selamat. Mereka pun turun satu persatu. Saat semuanya sudah turun mereka pun berjalan sambil menyeret koper mereka menuju pintu keluar bandara untuk pulang ke rumah masing-masing.
Tak terasa liburan sekolah telah usai, semua siswa kembali memasuki sekolah mereka. Ada yang senang dan ada yang sedih karna akan bergelut dengan tugas dari guru mereka.
Di kelas Mita..
"Selamat kan lo, gak ada yang minta oleh-oleh!" ucap Verly
"Alhamdulillah!" ucap Katya
Saat mereka bertiga tengah mengobrol, datang dua orang cewe dan langsung memukul meja mereka dengan kuat.
"Apa-apaan lo? kenapa lo datang-datang langsung mukul meja kita!" ucap Mita marah
"Heh Mita, seharusnya kita yang marah sama lo! kenapa lo dekat-dekat sama Reano hah?! Maksud lo apa?!" ucap cewe yang memukul meja mereka tadi.
"Terserah Mita lah! Apa hak lo marah-marah sama Mita kayak gini hah!" ucap Katya kesal.
"Heh lo diam aja ya! gue ngomong sama Mita bukan lo!" ucap cewe itu.
"Udahlah Zi" ucap seorang cewe di sampingnya
"Gak bisa kayak gini Cik! Jelas-jelas dia yang ganggu hubungan lo sama Reano harus di labrak lah!" ucap cewe itu yang bernama Zizi.
"Maksud lo apa? Ganggu hubungan Reano?" tanya Mita.
"Masa lo gak tau hah?! atau pura-pura polos?!" ucap Zizi berhenti sejenak lalu melanjutkan kembali kalimatnya. "Masa lo gak tau kalau Cika sama Reano pacaran?! Kurang Update sih lo jadi cewe!" ucap Zizi
****** lo Mita batin Cika.
"Hah? sejak kapan?" tanya Verly.
"Kalian bertiga kurang update apa?!" ucap Zizi mulai kesal.
"Kami jadian dua minggu lalu!" jawab Cika
"Tap.. !" belum selesai Katya berbicara, Mita sudah mengangkat tangannya, pertanda kalimat Katya tidak usah di lanjutkan.
"Apa buktinya?!" ucap Mita.
"Ini, Reano kasih ini sama Cika!" ucap Zizi memberikan boneka berbentuk beruang sedang memegang permen berbentuk love.
Mita pun mengambilnya dan melihatnya secra teliti.
"Hanya dengan boneka ini kalian percaya?!" ucap Katya
"Ada suratnya!" ucap Zizi sambil memberikan sebuah surat. Mita pun membacanya dentan seksama.
"Ini tulisan Reano" ucap Mita lemas.
"Hah! sudah ku bilang mereka pacaran. Jadi lo jangan coba-coba merebut Reano dari Cika. Paham?!" ucap Zizi sambil memukul meja lalu pergi.
"Kenapa gue gak percaya sama mereka?" ucap Verly
"Gue juga, gak mungkin Reano gitu. Secara dia kan udah ada lo, kenapa cari yang baru?" tany Katya
"Saat istirahat nanti kita bicarakan!" ucap Mita. Entah kenapa dari tadi jantungnya terus-terusan berdetak cepat dan hatinya juga serasa pedih mendengar kabar yang di sampaikan Zizi dan Cika. Ingin menangis tapi ia tak tau kenapa harus menangisi musuhnya sedari SD itu. Entah kenapa hati Mita seperti ini, ia tak tau apa yang ia rasakan. Seperti perasaan yng asing baginya. Ini terasa aneh.
•••
Jam istirahat...
Saat bel istirahat berbunyi, mereka pun dengan cepat ke kantin untuk menemui Reano, untuk memint penjelasan.
Mereka pun menemukan Reano dan kedua temannya di kursi biasa mereka duduk. Mita, Katya dan Verly pun menghampiri mereka.
"Re!" panggil Mita
"Hm?" jawab Reano.
"Apa maksud surat ini?!" ucap Mita sambil memberikan surat yang di beri oleh Zizi tadi.
"Itu tulisan lo kan?!" ucap Mita. Reano pun masih membaca dengan seksama surat itu.
"Itu memang tulisan gua, tapi ini bukan gua. Ya kali gua nembak Cika, sedangkan gua gak suka sama dia!" ucap Reano
"Tapi itu tulisan lo, mungkin aja lo bohong!" ucap Mita, sebelum Reano menjelaskan bukan dia pelakunya, tiba-tiba Cika datang dan langsung memeluk Reano.
"Sayanggg, kamu udah makan? mau aku suapi?" tanya Cika. Mita yang geram pun pergi dari kantin. Kedua sahabat Mita pun menyusul Mita, takut Mita berbuat yang tidak-tidak.
"Apaan sih lu! panggil sayang-sayang! gila lu hah?!" ucap Reano sambil melepaskan pelukan Cika kasar.
"Eh lo jangan main kasar dong sama cewe!" ucap Zizi.
"Dia pantas dapat itu!" ucap Reano
"Dia kan pacar lo! kenapa lo lebih mengebela itu cewe nakal dari pada Cika yang anak baik-baik!" ucap Zizi
"Sebaik-baiknya Lu! Di mata gua masih lebih baik Mita. Paham!" ucap Reano langsung pergi mengejar Mita di ikuti oleh kedua sahabatnya.
Arghh kenapa gagal. Kalau kali ini gagal, gue masih punya banyak kesempatan Mita! Lo tunggu aja! batin Cika.
•••
"Mita, kan tadi Reano bilang itu gak benar kenapa lo malah marah?" ucap Katya lembut.
"Gak bener apa?! Jelas-jelas tadi Cika bilang sayang sama Reano! kurang bukti apa lagi?!" ucap Mita
"Lu cemburu ya?!" ucap Reano dari belakang Mita.
"Enggak! cemburu apaan?! ya kali gue cemburu sama musuh bebuyutan gue!" ucap Mita.
"Masa?" goda Reano.
"Ishhh kok lo ngeselin sihhh!" kesal Mita sambil memukul-mukul pelan dada Reano. Reano pun menangkap tangan Mita dn menggenggamnya.
"Asal lu tau aja. Gua gak bakalan mau pacaran kalau gua punya tanggung jawab kepada seseorang dan itu lu! Selagi lu masih tanggung jawab gua, gua gak bakalan pergi dari tanggung jawab itu!" ucap Reano bijak.
"Dan ya, kebencian seseorang terhadap sesuatu pasti akan berubah dan gua percaya itu. Sekarang lebih baik lu nenangin diri dan pikirkan semua dengan matang!" ucap Reano kemudian pergi.
Mita pun mencerna kata-kata Reano dengan seksama. Ia sangat mengerti apa yang di ucapkan Reano.
Gak mungkin gue yang udah benci tingkat akut sama Reano, malah cinta sama dia? Gak mungkin! batin Mita
•••Bersambung...
Author hari ini up dua yaa! jangan lupa dukungannya terus mengalir 😉😉
Kenzo Mahesa terjebak dalam pernikahan dengan Maureen—perempuan yang menolaknya.
Sementara Kevandra Mahesa harus menanggung akibat yang bukan miliknya, menikahi Ziza yang mencintai orang lain.
Di balik aturan keluarga, luka lama, dan cinta yang salah arah—
mereka dipaksa bertahan dalam hidup yang tak pernah mereka pilih.
Karena di keluarga Mahesa,
cinta bukan tentang memiliki…
melainkan tentang siapa yang paling sanggup bertahan.
Haii haloo, author punya cerita baru nihhh. Ayo di cobain bacaa, mana tau ketagihan🥰🫰🏻🫰🏻