NovelToon NovelToon
ZAUJATI

ZAUJATI

Status: tamat
Genre:Obsesi / CEO / Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:393.3k
Nilai: 5
Nama Author: Puspa Arum

Kalau nggak suka dengan cerita ini langsung skip saja!!


Keyna Az-Zahra gadis cantik berhijab yang hidup dengan keluarga angkatnya dari umur 7th.Keluarga angkatnya begitu menyayangi dirinya sampai beranjak remaja kakak angkat Zahra menyatakan cintanya pada sang adik angkat.Namun,Zahra bingung dengan perasaannya sendiri.

Sampai dimana keluarga angkatnya menjodohkan dia dengan anak dari teman lamanya yang ternyata sudah pernah bertemu sebelumnya.

Bagaimana nasib percintaan Keyna Az-Zahra selanjutnya,apa dia akan menerima perjodohan yang di lakukan keluarga angkatnya atau menerima cinta kakak angkatnya dengan resiko dia di benci keluarga angkatnya sendiri . Sedangkan tanpa sepengetahuan Zahra ada seorang pria di dekatnya juga mencintainya.

Simak selengkapnya disini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Nyaman

"Kenapa ada dia.." batin Darel

"Mah,Pah..." panggil Darel pada kedua orang tuanya.

Darel meraih tangan sang mama dan di lanjut dengan sang papa untuk dia cium dengan takzim.

"Kamu sudah datang nak, Zahra nggak nganter kamu?" tanya Maria pada sang putra.

"Nggak mah, dia ada kelas pagi juga,persiapan ujian juga." jawab Darel.

"Sudah semua ,kita sebentar lagi berangkat." ucap Danu.

Mereka pun langsung melangkah menuju pesawat. Ada rasa tak nyaman saat Darel tahu jika perjalanan nya ke Bali ada Cindy juga.

Tapi, Darel masih ber positif thinking. Memanglah dalam project bangun resort ada saham sebanyak 20% yang papa Cindy tanamkan.

Sampai di Bali langsung ke Hotel milik keluarga Wildarta.

"Kita kamar nya sampingan kan Rel?" tanya Cindy dengan jarak dekat.

"Entahlah, bukan gue yang ngurus soalnya." jawab Darel dengan datar.

Melihat ekspresi Darel yang sepertinya tidak nyaman di dekatnya Cindy pun akhirnya memberanikan diri untuk mengucapkan sesuatu yang membuat Darel heran di buatnya.

"Kenapa lo sekarang berubah sih, apa karena Zahra larang lo buat deket sama gue?" tanya Cindy

Saat Darel akan menjawab tiba-tiba David asisten Darel dan Nina sekertaris nya datang.

"Tuan Darel, maaf ini kartu kamar anda.Silahkan..." ucap David menyerahkan kartu kamar milik Darel.

"Thanks Dav." ucap Darel dengan menerima kartu itu dari tangan David.

"Kartu kamar gue mana?"tanya Cindy dengan wajah tak ramah pada David dan juga Nina.

Karena menurutnya mereka sudah menganggu moment bersama Darel.

"Maaf Bu Cindy, kartu ibu pada saya. Mari saya antar, kebetulan kamar kita berdampingan." ucap Nina dengan nada sopan.

"Hahhh..tapi, kamar gue dekat dengan kamar Darel kan?" tanya Cindy dengan memandang David dan Nina bergantian. Sementara Darel acuh tak acuh dengan sekelilingnya karena sedang sibuk mengirim pesan pas sang istri.

"Masih satu lantai bu, tapi...tidak berdampingan.Mungkin jarak lima kamar." ucap Nina.

"Kok bisa, kenapa kalian ngasih saya ..

"Sudahlah Cin, ngapain di bikin pusing sih,yang jelas kamu dapat kamar yang bagus dan juga fasilitas oke .. selesai. Ayo Dav,saya ingin istirahat." ucap Darel memotong omongan Cindy dan mengajak David untuk segera pergi dari sana.

"Baik tuan, silahkan." ucap David

"Rel, Rel...gue belum kelar ngomong, woiii..!!" teriak Cindy membuat atensi para pengunjung hotel langsung tertuju pada sosok Cindy yang terdengar memanggil Darel namun, Darel sama sekali tak meresponnya.

"Sudahlah, ngapain sih teriak-teriak. Emang lo nggak malu kalau banyak orang yang lihat lo jangan-jangan mereka anggap lo sint*ng lagi." ucap Nina saat ini tidak bicara dengan formal.

"Lo sama David bisanya cuma bikin gue kesel saja.Dasar benalu !" ucap Cindy mengatai Nina dan menghentakkan kakinya lalu dia melangkah pergi meninggalkan Nina yang masih diam tanpa merespon ucapan Cindy.

Nina dan David memang dulu pernah bersekolah di sekolah yang sama dengan Darel dan juga Cindy saat SMA dan juga jangan lupa mereka kenal juga dengan Aditya sampai kuliah pun mereka sama sama kuliah di kampus yang sama.

David dan Nina dua orang kepercayaan Darel. Mereka adalah anak dari karyawan Danu yang sejak dulu mengabdikan diri di perusahaan Danu.

Nina melangkah mengikuti langkah Cindy karena memang posisi kamar mereka bersebelahan.

Sebenarnya awalnya mereka sudah mengatur jika kamar mereka berdekatan namun, atas pertimbangan dari Danu dan Maria, mereka menyarankan jika kamar mereka jangan terlalu berdekatan karena pastinya mereka paham akan karakter dan sifat Cindy yang selalu menempel pada Darel.

...----------------...

"Lemes amat, nggak di kasih makan sama laki lo?" tanya Febry yang duduk di samping Zahra.

"Sssttt..mulut lo,bisa nggak sih pelan-pelan ngomongnya? nanti ada yang dengar lagi.Lemes lagi nggak semangat nih.." ucap Zahra dengan wajah cemberutnya.

"Kenapa sih, coba cerita." ucap Febry.

"Suami lagi ke Bali, lumayan lama. Jadi ya gitu deh.." ucap Zahra dengan lemas.

"Owhhhh..ada yang lagi galau di tinggal suami ke luar kota, gimana kalau pulang kuliah nanti, kita nonton bioskop. Mau nggak?"

"Boleh juga tuh,tapi..gue harus ijin kak Darel dulu." ucap Zahra menyetujui ajakan sahabatnya itu.

"Okelah bucin..!" goda Febry.

"Febry...!!" pekik Zahra dengan siap memukul Febry namun, sebelum itu..terdengar suara bariton yang membuat kedua perempuan yang sedang bercanda itu terkejut.

"Siapa yang lagi bucin nih?" tanya Rama yang tiba-tiba muncul di taman kampus mereka.

"Rama, kamu dari kapan disini?" tanya Zahra tanpa menjawab pertanyaan Rama tadi.

"Baru saja, waktu aku dengar Febry bilang si Bucin." jawab Rama.

"Siapa memangnya yang bucin?" tanya Rama mengulang pertanyaan nya lagi.

"Aisssttt...kepo banget sih jadi cowok. Gue sama Zahra mau nonton bioskop habis kelar kelas. Ceritanya tentang cewek yang lagi bucin sama kekasihnya." ucap Febry dengan melirik ke arah Zahra.

Zahra mendengar karangan Febry pun hanya mendelik tajam ke arah Febry. Namun, Febry tak menggubrisnya sama sekali.

"Wahhh... kebetulan dong, baru saja gue mau ngajak kalian nonton.Tahunya udah punya agenda buat pergi juga." ucap Rama dengan senyum sumringah.

"Terus, maksud dari omongan lo apa? Emang lo off kerjanya?"

"Kalau kalian mau nonton, gue gabung sama kalian.Nanti ada temen gue juga yang gabung sama kita. Nanti gue kenalin deh ke lo Feb, dia jomblo kok.." ucap Rama dengan wajah penuh rasa bahagia.

"Eeehhh... maksudnya apa nih,lo kita mau double date. Jangan mimpi !!" pekik Febry.

"Emmm..bu_bukan gitu maksud gue Feb, lo mah su'udzon Muku bisanya." ucap Rama dengan gelagapan.

"Ya kali, saingan lo berat bro.." ujar Febry.

Zahra yang nggak paham akan pembicaraan mereka berdua akhirnya memilih mengirimkan pesan untuk sang suami. Tak lupa juga meminta ijin untuk pergi bersama Febry.

Mendengar penuturan Febry,Rama pun melirik me arah Zahra yang sedang sibuk dengan ponselnya. Rama mengernyitkan dahinya saat melihat senyum Zahra yang terlihat manis saat melihat ponselnya.

Febry yang sedari tadi fokus dengan obrolan nya, melihat Rama yang menatap ke arah Zahra.

Febry melihat respon Zahra yang terlihat sangat bahagia.

"Sudah dapet ijin?" tanya Febry dengan menyenggol tubuh Zahra.

Zahra meresponnya dengan mengangguk kan kepalanya.

"Tapi, nggak bisa malam-malam pulangnya." ujar Zahra.

"Iya,kita nonton doang kok.Nanti gue anterin baliknya." ucap Febry.

"Tenang saja Za, gue anterin sampe depan kamar kamu juga gue mau." timpal Rama.

Zahra menatap Rama sekilas dan menggelengkan kepalanya.

"Sorry, gue nggak bisa pulang bareng sama Lo Ram,karena ada hati yang harus gue jaga." ucap Zahra.

Deg

Apa maksud dari omongan Zahra tadi, apa Zahra akan jujur juga dengan Rama soal status nya?

Ikuti kisahnya selanjutnya yaa..

Maaf jika dua hari kemarin nggak bisa up date karena memang kesibukan dunia nyata yang harus di utamakan 🙏

Bersambung

1
Dyah Oktina
👍🏻👍🏻😍🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹❤️
Dyah Oktina
jangan2 ibu kandungnya zahra..rama kakaknya yg hilang ..🤭
Dyah Oktina
siapa lagi ini tama???sahabatnya itu bukanya. rama ya namanya
Dyah Oktina
sebetulnya namanya farel atau darrel sih thor..
Dyah Oktina
playboy insaf jd dingin ya..🤭
suyetno
Luar biasa
suyetno
apa karna cewek dimasa putih abu-abu mereka
suyetno
coba mampir ya kk ko penasaran
nana supriyatna
Luar biasa
zeus
Lagian Aneh.. Tuch bekicot knp di bolehin nginep di rumah?Aneh benar nich orang 2.. Ato tolol yah g Bisa jaga perasaan istri..
Untung si Zahra bkn cewex lemah..
zeus
Darel.?farel?
Ini yg bener yg mna?
Heryta Herman
waaah....panjang banget namanya thor sprti kereta api ...susah dan terbelit juga lidahku sebut namanya...hehehe.... /Chuckle/
Erni Fitriana
tertarik untuk mampir
Ruaitoh
Luar biasa
Defi Danny Firmansyah
mantap......👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
Defi Danny Firmansyah
akhirnya tamat jga baca crta ini
crtanya bagus.....keren.....mantap.....Is The Best......💖💞😍😘
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novel Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih. /Joyful/
total 1 replies
Sandisalbiah
keren
Sandisalbiah
bagus banget ceritanya kk Puspa Arum... maksi atas hoburanya.. maaf kalau ada koment yg julid pas ikut emosi krn alur ceritanya.. 🙏🙏
Sandisalbiah
Jalan adalah dalang di balik kekisruhan keluarga Baktiar dan ikhsan.. Jalan yg iri dgn adiknya menghasut sang ayah.. dan bodohnya kesombongan Baktiar mengikuti kemauan putra sulungnya itu...
Sandisalbiah
Anindya itu udah melampaui obsesinya yg sekarang mendekati psikopat...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!