Mengejar Cinta Lala
Seorang gadis yang berjuang melupakan masa lalu yang kelam akhirnya jatuh cinta pada seorang pria yang mampu mengembalikan senyumnya.
Namun siapa sangka ternyata pria itu berhubungan dengan masa lalunya dan juga adik dari kekasih yang sangat dia cintai.
Kamu Hanya Milikku
Perjalanan Cinta terkadang tidak semulus yang kita harapkan. Kebersamaan, pertikaian dan perpisahan menyadarkan cinta yang sesungguhnya.
Setiap pertemuan akan ada perpisahan, setiap penderitaan akan ada kebahagiaan. Meski sudah terpisah jarak dan waktu, percayalah! cinta sejati akan selalu menemukan jalannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seindah Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kekasih Chris
Mereka terkejut mendengar suara Julian yang tiba-tiba muncul di waktu yang tidak tepat. Entah tepat atau tidak tepat tapi semua ini harus segera diselesaikan.
"Kau? urusan apa kau kemari hah? dimana istriku?" sergah Julian pada Chris yang sedang duduk tenang
Chris tak menggubris walau sebenarnya jantungnya terasa menendang-nendang. Ingin rasanya menghajar adik yang sekarang ada di hadapannya meluahkan emosinya.
Begitu juga dengan Bima walau belum mengerti permasalahan yang sebenarnya paling tidak saat ini yang ada dalam pikirannya adalah bagaimana menjauhkan Julian agar tidak bertemu dengan Lala. Entah untuk sementara atau selamanya. Namun Papi mencoba menghadapi semua dengan kepala dingin.
"Duduk Julian! hargailah kami sebagai orang tua disini"
Julianpun menurut dan duduk di bagian kosong sofa berseberangan dengan Chris. Mata Chris menatapnya jengkel sedangkan Julian hanya melepaskan senyum sinis. Bima melemparkan sebuah foto pada Julian tanpa melihatnya membuat Julian terbelalak
"Da dari mana kalian dapatkan fo foto ini?" tanya Julian gugup meremas foto tersebut
"Tidak perlu tahu dari mana kami dapatkan yang ingin kami tahu adalah siapa yang ada di foto itu!" tanya Bima
"Ini-ini hanya masa lalu. Aku juga tidak tahu bagaimana ini terjadi"
"Mengapa kau gugup? Katakan saja siapa wanita itu, tidak usah kau tutupi lagi kesalahanmu" cecar Chris
"Diam kau! ini tidak ada urusannya denganmu!" perkataan Julian sontak membuat Chris naik darah dan ingin menghajarnya. Belum sempat melayangkan pukulan sudah dihadang oleh Bima.
"Kita harus menyelesaikan ini dengan tenang. Jangan gunakan emosi dan kau Julian jangan memancing emosi, katakan saja yang sebenarnya!" tutur Bima
"Wanita di foto itu adalah ke-kasihnya Chris tapi aku berani jamin aku tidak sengaja melakukannya. Aku juga tidak tahu kalau itu kekasihnya"
"Dan karena perbuatanmu dia meninggalkanku" ucap Chris lantang
"ku tidak tahu itu akan terjadi. Aku juga sudah mencarinya selama ini karena aku ingin bertanggung jawab"
"Mengapa harus bertanggungjawab, apa kau sengaja?" kata Chris ketus
"Sudah aku katakan aku tidak sengaja. Waktu itu si Vela istrimu yang mengajakku ke club lalu kami bermain tantangan, waktu itu tantangannya aku harus mengambil foto bermain dengan perempuan dan saat aku tahu dia gadis perawan disitulah aku berniat akan bertanggung jawab"
"Berarti kau memperkosanya keparat!" bentak Bima
"Apa itu disebut memperkosa? mereka membawanya ke kamarku dalam keadaan pingsang, aku pikir dia mabuk berat karena bau alkoholnya sangat menyengat"
"Lalu kau lakukan?" tanya Bima kesal dijawab dengan anggukan oleh Julian. Chris memejamkan matanya merasakan kepalanya panas berdenyut-denyut.
Mami tak terima menatap Julian dengan tatapan ingin membunuh. Papi tak habis pikir ternyata Julian orang seperti itu.
"Jangan sebut dia istriku karena aku sudah bercerai dengannya"
"Kapan kalian bercerai sedangkan kalian masih tinggal serumah"
"Bukan hanya tinggal serumah tapi juga tidur sekamar. Asal kau tahu aku tidak pernah menyentuhnya"
"Hah omong kosong. kau tidur sekamar tapi tidak menyentuhnya lalu bagaimana dengan jalang-jalang yang kau tiduri hah?"
"Jaga bicaramu! apa kau pernah melihatnya?"
"Ferdinand yang mengatakannya"
"Aku tidak seperti dirimu. Perlu kau ketahui aku menikahi wanita itu karena dia menjebakku, dia sudah membunuh kekasihnya dan merekayasa bukti agar aku yang terlihat melakukannya karena waktu itu kekasihnya datang marah-marah padaku dan disitulah dia melakukan aksinya dan benar saja dia merekam semua kejadian itu.
Aku Sudah bercerai dengannya hampir 5 bulan yang lalu saat pernikahanmu saat itulah perceraian kami dan aku tetap memberinya tumpangan dan kemewahan dari hartamu" tutur Chris
"Bedebah kau!" umpat Julian
"Wanita itu yang mencekoki Ci maksudku kekasihku dengan beberapa botol minuman keras dengan mata ditutup tangan diikat hingga dia mabuk tak sadarkan diri sebelum dia mengantarnya padamu"
"Apa? kejam sekali, pantas saja" mami belum menyelesaikan kata-katanya Bima menegur menggelengkan kepalanya agar mami tidak sampai keceplosan
"Semua sudah jelas. pergilah dari sini!" usir Chris, Julian tak terima berkata "Kau tidak berhak mengusirku. Aku datang untuk menjemput Istriku"
"Mulai hari ini dia bukan istrimu lagi" sahut Chris. Julian melihat Papi Mami dan Bima bergantian namun mereka hanya diam saja
"Kau harus menceraikannya!"
tbc