NovelToon NovelToon
Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Anak Genius / CEO / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: LYTIE

Penyakit eating disorder membuat Jackson tidak bisa mencicipi rasa makanan selama 20 tahun. Masakan Rossy, koki pribadi baru berhasil membuat pria itu memakannya dan secara perlahan mencoba mengatasi trauma masa lalu.
Terkuak misteri Rossy adalah ibu kandung dari bayi tabung IVF yang dibeli oleh Jackson lima tahun yang lalu. Berhasilkah Jackson mengatasi trauma masa lalu yang merupakan pemicu penyakitnya serta bersatu dengan Rossy dan putra kembarnya Chandra&Kelvin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LYTIE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30. Bangkrut *Up 2 BAB *

Selamat siang Para Pembaca Setia Novel Anak Genius : CEO & His Private Chef.

Happy weekend ya. Hari ini Author LYTIE akan up 2 bab untuk menemani weekend para pembaca setia Jackson, Rossy dan si Kembar Chandra+Kelvin.

Jangan lupa dukung novel ini dengan menekan favorit, like di setiap bab ^~^ , vote dan komentar positif ya

Thank You

***Hotel S***

Chandra sengaja menelepon Rossy karena ingin membuat ibu kandungnya meninggalkan ballroom pesta wine.

Dari cctv yang di hackernya, Chandra melihat Joko dan kedua bodyguardnya sedang berjalan menuju ballroom setelah tidak berhasil menemukan Rossy.

Selain itu Chandra ingin menghalangi Rossy mendekati Felix.

Chandra yakin Rossy pasti akan meninggalkan ballroom untuk menerima telepon darinya.

"Kenapa Vin Vin meneleponku? Apakah penyakitnya kambuh lagi? Aku harus mengangkat teleponnya," kata hati Rossy.

"Felix! Aku permisi ke toilet sebentar," kata Rossy sambil berdiri dari tempat duduknya serta berjalan terburu-buru keluar dari ballroom .

Felix hanya menatap punggung Rossy dengan wajah kebingungan.

Jackson pun mengalihkan pandangan matanya dari ipadnya ke arah punggung Rossy yang berlari meninggalkan ballroom pesta wine.

***

Joko dan kedua bodyguardnya berjalan masuk ke dalam ballroom.

"Wanita murahan itu berhasil melarikan diri!" kata Joko dengan marah.

Salah satu tamu di pesta wine yang merupakan kolega bisnis Joko berjalan mendekatinya dan berbisik di telinga Joko.

"Wanita bergaun pink itu baru saja meninggalkan ballroom ini menuju ke arah sana," kata tamu itu.

"Apa?" teriak Joko dengan kesal dan ingin berlari keluar untuk mengejar Rossy bersama kedua bodyguardnya.

Joko mengurungkan niatnya untuk keluar dari ballroom karena bunyi pesan masuk yang bertubi-tubi dan terus menerus ke handphonenya.

Bukan hanya handphone Joko saja, semua tamu yang berada di ballroom pesta wine termasuk Jackson dan Felix, bunyi pesan masuk ke dalam handphone mereka semua secara bersamaan dan serentak. Semua orang saling berpandangan dan membuka handphone masing-masing untuk membaca pesan yang masuk.

Felix yang merasa aneh pun segera membuka pesan di handphonenya.

Semuanya adalah foto-foto Joko yang sedang melakukan perbuatan kotornya dalam berbisnis baik berupa penyuapan, memanipulasi data, dan juga mengirim cewek panggilan untuk kolega bisnisnya.

Wajah Joko menjadi pucat sambil memegang handphonenya  dan semakin marah ketika kedua bodyguardnya menunjukkan foto-foto yang sama dari handphone mereka.

Joko melihat sekelilingnya. Semua orang menatap ke arahnya sambil memegang handphone dan berbisik-bisik mempergunjingkannya.

"Sial! Aku akan membunuh orang yang menyebarkan foto-foto itu!" teriak Joko .

Belum hilang rasa malu dan marah yang dialaminya, Joko menerima panggilan telepon dari sekretarisnya yang memberitahukannya proyek besar yang berhasil diambilnya membatalkan kesepakatan kerjasama serta masih banyak lagi proyek-proyek kecil lainnya juga membatalkan kesepakatan kerjasama.

Dalam sekejap perusahaan Joko mengalami kerugian besar dan memiliki hutang yang banyak. Perusahaan Joko dinyatakan bangkrut dalam waktu yang singkat.

Joko meninggalkan pesta wine dengan frustasi bersama kedua bodyguardnya.

Semua itu adalah usaha dari Chandra Wijaya untuk membalas dendam terhadap Joko yang sudah berniat melecehkan mommy kesayangannya.

Rossy, si mommy kesayangan Chandra, sama sekali tidak mengetahui kejadian yang terjadi di dalam ballroom pesta wine .

Rossy berada di lobi hotel dan  sedang panik karena panggilan telepon ke handphonenya terputus dan dia tidak dapat menghubungi kembali nomor handphone Chandra sama sekali.

Sewaktu Rossy ingin mencoba menelepon Michelle,  handphonenya berbunyi lagi dan ternyata dari Michelle.

Rossy Hartono mengangkat teleponnya dengan perasaan was-was

"Halo."

"Halo Rossy," kata Michelle.

"Apakah Kelvin baik-baik saja?" tanya Rossy dengan khawatir.

"Kelvin sedang bermain handphone di tempat bermain anak. Aku baru melihatnya dari jendela tempat bermain anak ," jawab Michelle.

Setelah membaca pesan LINE dari Rossy yang memberitahukannya bahwa Kelvin sudah berada di tempat bermain anak, Michelle menyempatkan diri ke tempat bermain anak untuk melihat keadaan Kelvin.

"Syukurlah! Aku tidak bisa menghubungi handphonenya. Mungkin karena handphonenya di pakai untuk bermain game. Aku akan menegurnya nanti,"  jawab Rossy.

Rossy merasa lega mendengar jawaban Michelle m.

"Rossy! Aku meneleponmu untuk memberitahukanmu informasi penting. Aku rasa kita salah menduga Felix sebagai Mister W," kata Michelle

"Felix bukan Mister W?" tanya Rossy.

"Kakak seniorku menghubungiku dan memberitahukan bahwa lima tahun yang lalu Felix  tidak berada di Bali. Tommy Wilson, ayah Felix melakukan operasi katup jantung dan pemulihan di Singapura selama enam bulan. Felix menemani ayahnya di sana," kata Michelle.

Selama ini Rossy dan Michelle mengira Felix adalah orang dari Healing Hands Hospital yang menghubungi rumah sakit bersalin untuk program bayi tabung IVF dan karena nama lengkap Felix adalah Felix Wilson, membuat Rossy dan Michelle langsung menebak Felix Wilson adalah Mister W.

Rossy pun menyesali keteledorannya dan bersyukur dirinya belum sempat berhubungan mesra dengan Felix yang akan membuatnya menyesal seumur hidup nantinya karena menyerahkan dirinya ke orang yang salah.

Michelle yang merasa bersalah karena memberikan informasi yang salah, berusaha menebus kesalahannya.

"Rossy! Sekarang aku membantu Felix merawat Dokter Erik sehingga bisa mendekati Felix dan mencoba mengambil sehelai rambutnya untuk dilakukan tes DNA dengan Kelvin," kata Michelle.

"Benar juga ya. Kita bisa melakukan tes DNA untuk memastikan apakah Felix adalah Mister W. Terima kasih Michelle," jawab Rossy.

Michelle senang dan merasa lega karena bisa membantu Rossy Hartono.

"Baiklah. Aku kerja dulu ya," kata Michelle.

"Okay bestieku," kata Rossy sambil melayangkan beberapa kecupan mesra sebelum menutup teleponnya.

"Sekarang masih belum pasti bahwa Felix adalah Mister W. Aku harus menunggu hasil tes DNA terlebih dahulu setelah Michelle berhasil mengambil rambut Felix. Sekarang aku harus pulang ke Mansion Wijaya sebelum tuan Jackson curiga,' kata hati Rossy.

Rossy mengambil tas ukuran sedang yang di titipnya di lobi hotel dan mengganti pakaiannya di dalam toilet.

Rossy pulang ke Mansion Wijaya dengan taxi online setelah mengubah penampilannya menjadi Rossy yang jelek, mempunyai banyak flek hitam di wajah, dan memakai kacamata besar.

 

***Ballroom Hotel S***

Felix sedang menunggu Rossy yang belum kembali ke ballroom setelah berpamitan ke toilet.

Felix mengira Rossy malu karena penolakannya dan menggunakan alasan ke toilet untuk meninggalkan ballroom.

"Jackson! Kamu tidak khawatir dengan Rose yang belum kembali?" tanya Felix.

"Dia bukan orang terdekatku. Untuk apa aku mengkhawatirkannya? Kamulah yang mengobrol dengan akrab dengannya selama berada di ballroom," jawab Jackson dengan santai.

Felix memegang hidungnya yang tidak gatal sambil nyengir.

"Pak Jackson! Pak Felix!" sapa seorang pria yang berjalan menghampiri Jackson dan Felix sambil membungkukkan badan.

Pria itu adalah kolega bisnis Joko yang sebelumnya berbisik di telinga Joko memberitahukannya tentang Rossy.

"Ada apa?" tanya Felix.

"Aku meminta maaf! Aku sama sekali tidak mengenal dekat dengan Joko. Aku mohon jangan menghukumku," kata pria itu sambil berlutut di depan Jackson dan Felix.

Pria itu  mengira Jackson lah yang menyebarkan foto-foto Joko ke semua orang karena Joko berniat melecehkan wanita bergaun pink itu.

Pria itu takut dirinya akan mengalami nasib yang sama seperti Joko karena memberitahukan keberadaan wanita bergaun pink itu ke Joko.

"Apa maksudmu?" tanya Jackson dengan suara datar.

"Sebelum Pak Jackson dan Pak Felix datang, Joko ingin melecehkan nona bergaun pink itu di ballroom ini sehingga nona itu menyiramnya dengan segelas anggur merah. Joko dan kedua bodyguardnya mengejar nona itu. Aku baru tahu nona itu adalah kenalan Pak Jackson dan Pak Felix ketika melihatnya ke ballroom lagi bersama Pak Jackson dan Pak Felix."  Pria itu menjelaskan panjang lebar kejadian yang terjadi  di dalam ballroom sebelum  Jackson dan Felix datang.

#Penampilan Jackson Wijaya di ballroom pesta wine#

#Penampilan Felix Wilson di ballroom pesta wine

1
Winny Anpooh
Luar biasa
Trissiyanah
pengen tahu kelanjutannya , JD penasaran
Trissiyanah
bagus ceritanya , suka
Oke Banget
Luar biasa
Oke Banget
Lumayan
Sumiati 32
Thomas kenapa ngasih tau mau dinner dengan Rosi
Fuziie_aN
Luar biasa
Sri Tanjung
jackson malu2 kucing.d bllakang meong2😍😍😍😍😍
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
ya Tuhanku 🤣🤣🤣🤣🤣🙈
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
😂😂😂😂😂😂😂🙈
Sri Mulyaningsih
Luar biasa
Sri Mulyaningsih
lah....yg kesamber petir u tong 🤣🤣🤣🤣🤣
Mohd Nor Kasih
senjata makan tuan..😁
Mohd Nor Kasih
PD amat lu bang Jackson...😂
Mohd Nor Kasih
pertemuan yg mengharukan dan membahagiakan.. mantap Thor cerita mu
Mohd Nor Kasih
waduh GK bahaya ta...😁
Mohd Nor Kasih
awal cerita yg bagus... semangat Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!