NovelToon NovelToon
Tak Ada Kata Sayang

Tak Ada Kata Sayang

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:244.3k
Nilai: 5
Nama Author: Gelsanu Sahra

Apa kata sayang itu penting? Apa perlu diucapkan jika dia sayang? Tapi bagaimana, jika pasangan tidak pernah bilang sayang. Jangankan manggil sayang. Manggil namnya saja, jarang. Terus bagaimana, kisahnya ya?.




Tak pernah bertemu, tepi saling berkaitan. Bahkan saling menyakiti, satu sama lain. Kisah cinta yang aneh, karena saat mereka mencintai, salah satunya memilih untuk pergi.

Kisah cinta dalam diam, yang saling mencintai, tapi tak pernah tahu tentang kenyataan jika cintanya itu terbalaskan.

Saat seorang sahabat, jatuh cinta dengan sahabatnya tapi sang sahabat malah menjauh.

Saat mereka dipertemukan namun tidak lama mereka terpisah karena yang satu memutuskan untuk pergi.

Dia menunggu, beberapa tahun berharap cintanya terbalas. Dan disaat itu pula, Tuhan memperlihatkan Kekuasaan-Nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gelsanu Sahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Disuapi Mas Langit

Malam itu adalah malam pertama bagi keduanya, tidur satu ranjang. Pintu kamar mandi terbuka. Pemuda itu mengenakan handuk yang terlilit di pinggang.

"Mana bajuku?"

Cahaya berjalan kearah lemari, dan mengambilkan baju yang diminta suaminya. Dahi pemuda itu terlipat, saat melihat warna baju itu.

"Kau tak salah?" tanya suaminya, dengan suara malas.

"Tidak, lihat saja masih ada mereknya."

Langit berdecak sebal karena istrinya itu.

"Bukanya kau tahu, aku tidak pernah memakai kemeja warna-warni, lalu mengapa kau membelikan warna merah muda?" Intonasi suara itu semakin kesal.

Entah mengapa Cahaya selalu membuat suaminya kesal.

"Emang kenapa, haram pakai merah muda, enggak kan?" tanyanya dengan nada halus, sambil melewati suaminya. Langkahnya terhenti tatkala suaminya menarik baju belakangnya. Perlahan Langit melepaskan tangannya. Di saat dia melepaskan tangannya ada bunyi.

Plakkkk. Cahaya berbalik menghadap suaminya karena gregetan. Kenapa suaminya itu menarik b*a nya.

"His," Cahaya menghentak-hentakkan kakinya.

Sedangkan wajah pemuda itu tak ada ekspresi sedikitpun.

"Terlalu pendek," ujar Langit pelan, sambil mengalihkan matanya kearah lain.

Cahaya bisa mendengar apa yang suaminya ucapkan. Tapi dia tak mau berdebat dengan suaminya itu.

...***...

Malam harinya di rumah Brian, masih ramai. Tapi dikamar Cahaya, terdengar suara orang mengaji. Langit melakukan apa yang Cahaya minta saat di kafe. Dia membaca surah Ar-Rahman. Setelah magrib berjamaah, bersama istrinya. Cahaya mendengar dengan baik.

.

"Mas, aku ambilkan makan atau mau makan diluar?" tanya Cahaya, yang sudah mengembalikan mushaf Al-quran.

"Dikamar."

"Mau makan apa, mumpung ada beberapa makanan loh?"

"Mi instan,"

Cahaya kembali ke kamarnya sambil membawa nampan.

"Makan dahulu, Mas! " ucap Cahaya, yang meletakkan makanan itu dilantai. Langit berdiri dari ranjang dan berjalan kearah istrinya itu.

Langit memulai makan mie instan buatan istrinya, yang di kasih irisan cabai.

"Sama nasinya jangan mienya saja," ucap Cahaya, karena wanita itu, juga mengambilkan nasi di piring yang berbeda. Cahaya menelan ludahnya, saat melihat suaminya makan mie dengan nasi, sepertinya enak pikir wanita itu. Terakhir makan mie instan, sebulan yang lalu.

Karena Cahaya memang membatasi makan mie instan, toh juga tak baik jika dikonsumsi setiap hari.

Langit melirik kearah istrinya yang sepertinya inggin makan mie. Cahaya sangat tertegun saat sendok itu, ada didepan mulutnya. Sendok berisi mie instan dan nasi. Perlahan dia menerima suapan dari suaminya itu. Pemuda itu benar-benar tidak bisa ditebak, kenapa dia mau menyuapi istrinya yang selalu membuat dia sebal. Tapi itu bukan adegan yang romantis, karena Cahaya tersedak. Sepertinya wanita itu, memakan cabai.

"Hahhahhh."

"Makanlah, nanti aku akan membuatnya lagi, tanpa cabai," ujarnya, kepada suaminya.

Langit menghabiskan makan itu, setelah itu dia minum air putih yang tinggal setengah, karena diminum istrinya.

"Apa kau tahu? Aku tidak minum kopi!" tanya Langit, karena istrinya itu membuatkan kopi untuknya.

"Kenapa?" Cahaya masih menunggu jawaban suaminya. Berapa menit pemuda itu baru menjawab.

"Karena aku tidak terlalu suka, dan saat aku meminum kopi aku akan susah tidur," ucapnya, sambil mau meminum kopi buatan istrinya. Saat cangkir itu sudah mau menempel bibirnya. Istrinya menariknya dan berkata. "Kenapa diminum, jika itu, membuat Mas, tidak bisa tidur?" tanya Cahaya.

.

Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Mereka sudah melaksanakan tugasnya sebagai umat Islam. Mereka mengenakan piyama samaan. Karena Langit tidak bisa tidur dengan kemeja panjang yang membuat gerah. Mereka saling membelakangi satu sama lain. Cahaya belum bisa tidur, sama halnya Cahaya. Suaminya juga masih belum memejamkan matanya. Jam sudah menunjukkan pukul sebelas, wanita itu sudah tidur. Berbeda dengan sang istri, suaminya itu tidak bisa tidur jika lampu kamar masih menyala. Pemuda itu mematikan lampu kamar itu, sedetik kemudian dia mengubah posisinya, menghadap kearah istrinya itu.

Pemuda itu melihat tangan istrinya, sedang mencari sesuatu di laci. Istrinya mengambil baterei dan menghidupkannya, kemudian duduk.

"Mas, apa lampunya padam?" tanya Cahaya, yang sudah sadar.

Langit menghidupkan lampu dan kamar itu menjadi terang.

"Kenapa dimatiin, aku akan sesak nafas jika lampu itu mati disaat aku sedang tidur." Cahaya kembali berbaring.

"Apa?" Langit sangat kaget, kenapa dia dan istrinya itu tidak memiliki kesamaan dalam hal apa pun.

"Emang kenapa?" tanya Cahaya, yang sudah berbaring lagi dan mendongak agar melihat wajah suaminya itu.

"Aku tidak bisa tidur jika lampu tidak dimatiin."

"Baiklah, coba matikan lampunya, aku akan mencoba tidur dengan kondisi gelap." Cahaya rela mengalah dengan suaminya itu.

Langit mulai mematikan lampu itu, dia melihat punggung istrinya. Cahaya mulai memejamkan matanya, dia sebenarnya tidak bisa tidur dengan kondisi gelap, tepi dia akan mencobanya. Jarum jam menunjukkan pukul tiga dinihari. Pasangan baru itu mulai tertidur lelap.

Hujan datang guntur dan petir mereka juga datang. Cahaya yang sangat takut dengan suara guntur yang sangat nyaring, di telinganya itu. Wanita berambut sebahu itu, membalikkan badannya untuk melihat suaminya. Ternyata suaminya itu tidur menghadapnya. Saat guntur itu datang dengan suara yang lebih nyaring. Wanita itu tanpa pikir panjang langsung memeluk suaminya dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya itu. Sambil menutup telinganya. Langit yang tertidur pulas, dia terbangun. Karena ada orang yang memeluknya. Matanya menangkap sosok wanita yang seperti ketakutan sambil menutup telinga. Perlahan tangannya mulai mendekap tubuh istrinya itu.

1
Nayla Nurul Aini
mumet ma cerita nya,kebanyakan anggota bingung bacanya Thor ...🙏 terpaksa aq berhenti bacanya, terlalu banyak nama
Ana Wiwid
apakah mike thor ayahnya gibril
Ana Wiwid
aduuuh thor sampai ikut mewek ni mudah mudahan gak batal puasanya
Ana Wiwid
nyesek banget thor
Ana Wiwid
asya kah itu thor yg di balik tembok
Ana Wiwid
mangka nya black jangan sok sok an... 😀😀
Ana Wiwid
bawaan orok kali ya..... 😀😀
Ana Wiwid
periksakan ke dokter pasti positif..... 😀😀
Ana Wiwid
mungkin cahaya hamil ya thor
Ana Wiwid
apakah laki laki itu senja temannya cahaya
Ana Wiwid
jangan jangan gibril anak nya mike
Ana Wiwid
partner di atas ranjang...... 😀😀
Ana Wiwid
gimana mau hamil langit aja blom menyentuhnya....
Yunita Simanjuntak
dasar ibu2 ganjen....bisa2nya suka Ama suami orang lain🤦
Yunita Simanjuntak
dasar eyang jadul...lht baik tdknya orang cuman dr luar....
🐰Far Choinice🐰
mampiirr lagii kakakkk
Yunita Simanjuntak
Thor....siapa pengarang cerita ibu kelinci dan anak kelincinya ya?😀
GelsanuSahra: Cahyono dong🤣
total 1 replies
Cici Kartini
aku maraton bacanya..tiap eps ada pelajaran semua.apalagi yg sdh berkeluarga .makasih author....gk smpet komen tiap eps..karna pngen cpet2
GelsanuSahra: makasih 🙏🏻
total 1 replies
Diah
asyiap, meluncurrrr...
🤔namanya unik harjunot🙄
Diah
hmmm..g jujur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!