NovelToon NovelToon
Obsesi Mr.Mafia

Obsesi Mr.Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Four

Satu malam dengan seorang Mafia sama dengan maut?

Myra Mahira tak pernah menyangka liburan singkat di Bali akan mempertemukannya kembali dengan Al—anak laki-laki menyebalkan yang dulu menghilangkan cincin peninggalan ibunya.

Namun Al bukan lagi bocah badung yang ia kenal. Kini ia adalah Silas Al Wolfe, pria tampan, dingin, dan penuh rahasia yang mampu membeli apa pun dengan kekuasaan dan uang.

Saat hidup Myra hancur karena hutang 500 juta, Silas menawarkan jalan keluar yang tak pernah ia bayangkan.

Sebuah kesepakatan yang seharusnya berakhir dalam semalam berubah menjadi pernikahan yang tak pernah Myra inginkan. Dibawa ke New York membuatnya tahu siapa Silas Al Wolfe sebenarnya.

Bagi Silas, Myra bukan sekadar istri. Dia adalah obsesi yang tak akan pernah ia lepaskan.

°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°~°
Mohon dukungannya ✧⁠◝⁠(⁠⁰⁠▿⁠⁰⁠)⁠◜⁠✧

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Four, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

OMM — BAB 09

SEORANG DON?

Asap rokok mengepul di udara malam. Seorang pria duduk dengan cerutu diantara jari tengah dan jari telunjuk. Topi koboi terpasang di kepalanya, setelan jas rapi warna cokelat.

“Berapa?” tanya pria dengan tato di punggung tangannya itu menatap datar ke anak buahnya.

“Di atas rata-rata, Tuan. Kita menang talak, lagi.” kata anak buahnya seraya tersenyum kecil.

Sementara pria bernama Valen Moreau (30th) itu menyeringai kecil. Tapi seringaian itu tak bertahan lama saat ia menghisap cerutunya. “Belum.”

“Kita belum menang, Ronan.” kata Valen sembari meletakkan segepok uang di satu titik tertentu— wilayah Silas Al Wolfe.

Ronan si asistennya itu mengernyit menatap bosnya yang kembali bersandar santai.

“Si bajingan itu sudah menangkap umpan yang cocok. Jika saja kita lebih dulu mendapatkannya— ”

“Maka kita bisa langsung berhadapan dan menentukan— ”

Plakk!!

Satu tamparan keras dan kasar berhasil mendarat ke pipi Ronan sampai sudut bibirnya berdarah. Sementara Valen menatap marah saat cerutu ia apit di sudut bibirnya.

“Jangan pernah memotong ucapan ku, Ronan.” tegasnya.

Pria bernama Ronan itu menunduk. “Maafkan saya, Tuan.”

Tak ada lagi perdebatan panjang. Valen kembali bersandar tenang, dan Ronan sibuk menyelesaikan perhitungan kemenangan mereka di kasino bersama dua anak buah Valen lainnya.

“Cari tahu keberadaan Silas. Aku ingin besok pagi sudah mendapatkan kabar baru tentangnya.” pinta pria berjas cokelat itu beranjak dari sofanya.

“Saya mengerti, Tuan.” Balas Ronan dengan penuh kepatuhan tanpa banyak bicara.

...***...

Beberapa jam berlalu cukup cepat ketika langit hampir menjelang pagi, namun kegelapan masih mengisi ruang kosong di Miami.

Silas duduk di sofa singel sembari menunggu istrinya mendatanginya sendiri. Meski perlu waktu yang panjang dan keputusan itu benar, karena Myra keluar kamar setelah berpikir panjang penuh tanya dalam benaknya.

Kini... Wanita itu berdiri tepat di depan Silas duduk. 3 langkah adalah jarak antara mereka berdua.

“Jangan membohongi ku.” ucap Myra menatap datar dengan mata sedikit sembab dan rambut panjangnya sepinggan yang tergerai sedikit berantakan.

Pria itu berdiri dari duduknya. Kemeja hitamnya masih sama seperti semalam. Namun aromanya masih belum berubah dan masih segar.

Sementara Myra hanya diam menatap tajam ke Silas yang berjalan maju sampai jarak mereka hanya tinggal satu langkah kecil. Sebisa mungkin Myra menahan air matanya.

“Kenapa kau menikahi ku?”

Pertanyaan itu membuat Silas masih diam menatap tanpa berpaling.

“Karena aku menginginkanmu.” jawab Silas terus terang sehingga Myra mengernyit bingung.

Pria itu melangkah ke kiri, menatap aksesoris di meja panjang. “Aku tidak bisa memilikimu 18 tahun yang lalu. Dan sekarang aku ingin melakukannya. Itu adalah alasan kotorku.” jelas pria itu menoleh ke Myra. “Seseorang menjadikan mu pancingan untuk melemahkan Silas Al Wolfe. Itu sebabnya aku menarik mu karena aku tahu ini akan terjadi.”

“Who are you?” itu pertanyaan simpel yang ingin Myra dengar jawabannya. Setiap kalimatnya terasa ditekan.

Seperti sebuah pertanyaan yang begitu berat. Silas menatap lurus membelakangi Myra yang kini berdiri di belakangnya.

“Siapa orang itu huh? Kenapa harus aku? Aku tidak kenal siapapun.”

“Di dunia kami ada persaingan berdarah, Myra. Dia berpikir kau begitu dekat denganku karena dia mengetahui masa lalu ku.”

Myra menatap angkuh. “Dan sekarang... Keluarga ku yang menjadi korban?”

Rahang pria itu berdenyut tegas ketika Myra mengatakannya dengan ketidakberdayaan hingga tersenyum miris. “Sekarang apa? Sekarang aku harus apa? Bertingkah dan bersikap layaknya seorang istri?”

Silas masih diam, ia berjalan mendekat ke Myra yang masih mengoceh.

Mata cokelat itu menyusuri wajah Myra yang nampak marah.

“Ya.” balas Silas yang benar-benar membuat wanita itu terheran. “Karena tidak ada yang seperti mu. Dan kau partner yang cocok untukku.” kata Silas yang kali ini matanya begitu tajam.

Myra diam mencoba mencerna ucapan itu, tapi amarahnya menguasainya.

Ia menoleh saat Silas berjalan melewatinya tanpa menyentuhnya. Hingga ia berbalik dan melihat anak buahnya sudah menunggu di halaman mansion.

Dari belakang, Myra mengikutinya dan hanya berdiri di dalam ruangan menatap ke arah pintu yang terbuka lebar. Di sana Silas berdiri membelakanginya, menatap Kael beserta anak buahnya yang lain.

“Cari tahu siapa pelakunya. Jangan kirim umpan balik, aku hanya ingin tahu siapa dia.” kata Silas ke Kael.

“Bagaimana jika itu dari Valen Moreau, Tuan? Dia yang paling mencolok dari para bedebah pengacau.”

Kepala Silas mengangguk-angguk kecil. “Ya...”

“... Tapi masih ada bedebah lain yang lebih parah. Dan aku harus segera menyingkirkan mereka.” ucapnya sembari menatap lurus.

Melihat mereka semua yang patuh dengan perintah Silas dan bergegas tak sampai 3 detik, membuat Myra begitu curiga.

Ia berkerut alis. Lalu bergegas ke dapur, menghampiri seorang pelayan di sana dengan tergesa-gesa.

“Berapa tahun kau kerja di sini?”

Tentu saja pelayan itu terlihat kaget dan tegang. “Ma-maaf?”

“Aku tidak menyuruhmu minta maaf. Berapa lama kau bekerja di sini? Siapa Silas Al Wolfe? Siapa pria itu huh?” cecar Myra yang terus mendesaknya sehingga pelayan lain mendekatinya.

“Maaf, Nyonya, tapi kami tidak tahu apa-apa. Tuan Silas hanyalah seorang bos dan majikan bagi kami.” tegas pelayan itu dengan kepala mendongak tegas.

Alis Myra semakin berkerut, tatapannya penuh kekesalan.

Tanpa pikir panjang dia bergerak meraih pisau dan menggores lengan tangannya sehingga darah mengalir seperti air dan kedua pelayan itu terkejut bukan main.

“Apa yang anda lakukan?”

“Aku hanya mencoba mencaritahu.”

Kedua wanita itu saling beradu pandang. Namun tak bertahan lama ketika sebuah peluru langsung mendarat ke kening pelayan tadi sehingga kedua mata Myra terbuka lebar.

Dan pelayan lainnya ikut terkejut menahan tangis serta teriaknya.

Myra langsung menoleh dan melihat dengan tubuh gemetar ketika Silas membuang pistolnya begitu saja dan menatap dingin ke pelayan yang tergeletak.

“Ap-apa yang kau— ” nafasnya tercekat, darahnya menetes ke lantai sehingga Silas beralih melirik ke luka itu.

Ya. Walaupun harus mengorbankan nyawa seseorang, kini Myra semakin yakin dan tahu kalau Silas bukan sembarangan pria.

Saat pria itu melangkah maju hendak meraihnya.

Myra melangkah mundur dengan tangan gemetar ia mencoba meraih pisau dapur yang sama dan menodongkannya ke arah suaminya. “Katakan siapa kau sebenarnya? Kenapa bagimu nyawa tidak ada artinya?”

Silas tak mengelak. Ia masih berjalan maju dengan langkah pelan tapi mantap.

“Seseorang yang bekerja di dunia gelap. Pemilik Kasino, PUB, Club, peredaran senjata dan seseorang yang memiliki bisnis properti untuk menutupi pekerjaan gelapnya.” jelas pria itu membuat Myra semakin tertegun hingga pisau yang dia bawa rasanya begitu berat saat matanya terpaku oleh mata Silas dan penjelasan itu.

Pinggang Myra terpojok ke meja makan dan pisau masih ia jadikan tameng.

“Dan kau tidak lagi melihat seorang Al, Myra. Aku menjadikan mu istriku karena aku membutuhkan mu.”

Dada Myra langsung mengembang begitu sesak. Ia tak tahu apakah tebakannya benar atau salah, tapi pria di depannya saat ini benar-benar seorang pembunuh.

“Don?” tebak Myra dengan gemetar tanpa bisa berkedip.

Silas tak menjawabnya, namun tatapan matanya menjawab semuanya kalau tebakan itu, benar.

1
Tiara Bella
okey gpp Thor ....ada kita baca gk ada ya is okey....😍
Tiara Bella
oh begono ceritanya markie....
Four.: ho,oh begono
total 1 replies
vnablu
ayoo Thor semangat uppo nyaa 😄😄😄
Four.: wokayyy😁
total 1 replies
vnablu
jadii Silas sama Markie itu iparr tapi siapa sihh suaminya Markie apakah suaminya Markie itu kakak kandung Silas atauu hanya kayak sebatas mengganggap bahwa saudara.... banyak banget teka-teki nihh🤔🤔🤔
Four.: suami Markie itu Cassian
total 1 replies
Eci Rahmayati
banyakkkk bgt musuhnya 🤔
Four.: sedikit kok /Chuckle/
total 1 replies
vnablu
semangat terusss upp kak author
Four.: wokayyyyy
total 1 replies
vnablu
siapa lagii sihh dalang di balik kejadian yang terjadi pada Elion... kasihan tauu padahal Elion anak kecil yang nggak berdosa 😔😔
Four.: ho,oh/Sweat/
total 1 replies
Kinara Widya
Pedro kah
Four.: 😱😱 mungkin aja, tapi.... emang iye
total 1 replies
Tiara Bella
ceritanya bagus aku suka
Four.: tancuuuu 😘
total 1 replies
Tiara Bella
giliran anak nya udh mati elion markie ibu kandungnya br datang dia....dan siapa yg bunuh elion klu bukan Valen....
Four.: yakinnn Valennnn /Chuckle/
total 1 replies
vnablu
selalu semangat yaaa thorr berkarya nyaa ak selalu support kamuu dehh untuk setiap cerita.... apalagi kalau tentang mafiaa tambah sukaaa akuuu 😄😄😄... pokoknya semangat terusss yaa dan jagaaa kesehatan buat othor
Four.: tancuuuu 😘
total 1 replies
vnablu
bisa-bisanya orang itu menjadikan seorang anak kecil korban yang untuk cuma menjadi alat balas dendam pastii nihh orangnya yang kemarin kannn ... tunggu ajaaa ya kamu nanti pokoknya jangan kasih ampun tuhh orang.. padahal kan Elion nggak salah apaa" 😭😭
Four.: iya, gimana Elina nyaaaa pasti kena mental /Sweat/
total 1 replies
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
biad444p bisa bisanya anak tidak berdosa di bunuh mana di depan adeknya lagi
Four.: tau tuh
total 1 replies
Tiara Bella
kasian Elion meledak.... kejam bngt anak kecil dijadiin sasaran....
Four.: ho,oh/Toasted/
total 1 replies
Eci Rahmayati
ngeriiii ny
Four.: /Panic//Panic//Panic//Sweat/
total 1 replies
Eci Rahmayati
itu lah mengapa silassss memilih kamu myra.. karna kamu seperti singa 🦁 betina segoll bacokk🤣🤭
Four.: ah bisa aja
total 1 replies
Tiara Bella
gk ada takutnya km myra....
Four.: dibuat santai saja 😌
total 1 replies
Eci Rahmayati
aku kamu mah bangg suka isenggg GK di kasih tau wanitanya tua 🤣🤭
Four.: hahaha iye juga 😁
total 1 replies
Tiara Bella
wah silas km manas² myra ya....
Four.: tau tuh
total 1 replies
Eci Rahmayati
🤣🤣🤣🤣lucu ikh kamu myra
Four.: rasanya ingin kucubit ginjalnya /Proud/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!