NovelToon NovelToon
Memang Jodohku

Memang Jodohku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial
Popularitas:79.3k
Nilai: 5
Nama Author: KhaRisma

Rahma gadis yang baru lulus SMA,terpaksa harus menerima tawaran INSEMINASI dari Linda wanita mandul yang tak lain menantu dari keluarga Sudrajat yg kaya raya.
Karena membutuhkan biaya yang sangat banyak untuk operasi ibunya,Rahma pun menyetujui kesepakatan tersebut.


Linda sangat bahagia atas kelahiran Kevin bayi Rahma dari hasil INSEMIMASI dengan suaminya.
Setelah setahun berlalu Linda menghembuskan nafas terakhirnya karena penyakit Kanker yang sudah 2 tahun menggrogoti tubuhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KhaRisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#32 Meluruskan Masalah

Malam harinya Pak Kamal dan istrinya pergi ke rumah Arman, untuk meminta penjelasan maksud dari surat perjanjian tersebut.

Rahma dan Arman sempat bingung akan kedatangan kedua orang tuanya karena tak biasanya mereka datang secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Setelah menyalami kedua orang tuanya Arman langsung duduk disofa sambil tersenyum, namun tak mendapat balasan senyuman dari pak Kamal dan bu Laksmi.

"Yah bu tumben malem-malem kesini.?"Suara Arman menyapa.

Namun bukan mendapat balasan ucapan juga malah memberikan kertas putih pada Arman, Arman pun menerimanya dan membacanya. Wajah Arman berubah panik dan juga sangat terkejut.

"Bisa kamu jelaskan ini.!"

Rahma sangat bingung kenapa wajah suaminya berubah jadi sangat panik. Ia mulai berfikir surat apa yang di baca mas Armam hingga membuat dirinya jadi panik seperti itu.

"Ayah dapet surat ini dari mana.?" Tanya Arman.

"Kemarin Lidya yang memberikan ini pada kami." Jawab Pak kamal jujur, ia memang tak pernah berbohong demi meluruskan masalah.

"Apa Lidya...?"Sentak Arman bingung. Rahma mencoba mengambil surat itu fi tangan Arman dan membacanya. Rahma menangis lirih tak menyangka kalo mertuanya harus mengetahui ini dari orang lain dan bukan darinya.

"Ayah Ibu maafin Rahma.!" suara Rahma dengan isak tangisnya.

"Tidak disini Rahma gak salah Yah Bu, Rahma adalah korban. Seharusnya kita berterima kasih sama Rahma karena telah memberikan kebahagia untuk keluarga kita, Kevin adalah hadiah terindah yang Tuhan berikan untuk keluarga kita."Arman mengelak perkataan Rahma.

Namun diluar dugaan Rahma dan Arman, Bu Laksmi menghampiri Rahma dan memeluknya tak henti pula ia ikut menangis.

"Rahma maafkan Arman dan almarhumah Linda ya. Kalo saja ibu tau kamu ibu kandungnya Kevin pasti ibu gak akan membiarkan kamu jauh dari putra kamu." Tangis mereka berdua pun pecah.

"Mas Arman dan Bu Linda gak salah bu. Ini sudah takdir bu memang harus seperti ini." lirih Rahma.

Diluar dugaan Rahma dan Arman ternyata orang tua mereka malah mengasihani Rahma bukan menyalahkannya. Pak Kamal memang kepala keluarga yang sangat bijak dia tidak pernah melihat masalah dari sisi negative. Semua masalah selalu di selesaikan dengan damai.

Setelah mengetahui bahwa Rahma adalah ibu kandung dari cucunya, Pak Kamal dan bu Laksmi jadi sangat menyayangi menantunya itu.

"Ibu gak nyangka, ternyata kalian berjodoh dan membesarkan anak kalian bersama. Terima kasih ya Allah telah memberi kebahagiaan di dalam keluarga kami."

Pusiiing mungkin karena sudah menangis terlalu lama.

Bruuukkk.

Rahma pingsan.

"Rahma."Suara Arman , Pak Kamal dan bu Laksmi bebarengan. Dengan sigap Arman membopong tubuh Rahma.

"Langsung bawa ke rumah sakit aja. Ibu takut Rahma kenapa napa."Ucap bu Laksmi panik.

Arman langsung membawa Rahma kedalam mobil miliknya. Pak Kamal dan bu Laksmi pun ikut Arman ke rumah sakit, sebelum berangkat ke rumah sakit bu Laksmi menitipkan Kevin kepada pembantu yang ada di rumah untuk menjaga Kevin selama mereka pergi.

Bu Laksmi duduk di belakang menemani Rahma dan masih mencoba membangunkan menantunya itu. Namun entah kenapa Rahma tak kunjung bangun juga.

Sesampainya di rumah sakit Armam segera menempatkan Rahma pada blangkar rumah sakit dan membawanya ke UGD.

"Dok tolong istri saya tadi dia tiba-tiba pingsan dan belum juga sadarka diri bahkan sudah lebih dari satu jam. saya takut istri saya kenapa-kenapa."Tutur Arman pada dokter.

"Baik pak sebaiknya bapak tenang dulu. Biarkan kami memeriksa istri bapak terlebih dahulu."

.

.

.

.

.

Bersambung....

Maaf ya banyak typo. Love you muaccch

1
VERALI
Ko ceritanya gantung gini y???
Hulapao
halooo lanjutt kak, semangattt!
jangan lupa mampir juga di ceritaku 'Save You'
Makasiii ❤
Hulapao
kalo udah gini emang bakal susah hamil sihh
Hulapao
iyaa bener emang bahagia bangett kalo hamil ditemenin suami 🥰
Lizaz
Semangat othor kece
Lizaz
Haii
Aku mampir thor, juga udah ninggalin jejak
Jika berkenan mampir yah ke karya aku
Mari saling mendukung
Dhina ♑
ayo
jangan sungkan tuk komen
semuanya, 🤗🤗🤗
Dhina ♑
ayo promo
ajak reader
teman
dan semua
Dhina ♑
selalu like
komen
dan, boleh vote 🤗🤗
Dhina ♑
ukir prestasi
tuntaskan misi
dengan karya sejati
Dhina ♑
ayo saling support
saling feedback
dan selalu semangat
Dhina ♑
#2
jangan lupa rate ⭐⭐⭐⭐⭐
favorit ♥️
like
komen
kalau ada poin, vote 🤗🤗🤗
Dhina ♑
support full dulu
Sartini Hanapi
lanjut lg seru
ahmad yulianto
next
Hermin Pongdatu
asyik
Nita Ve
Keren ceritanya😍
Semangat update bab barunya thor 🤗
Salam dari
🌹 "Infinity" (romance)
🌹 "Ve" (mystery thriller)
🌹 "Aku (Bukan) Pelakor" (young-adult romance)
Wirdah K 🌹
hallo Kak aku mampir diceritamu, mampir juga diceritaku ya Eyza & Sarah, thank's ya 😊
Heni Rani
jangan sok sibuk lagi ya Thor 😘. segera up lagi 🙏👍
Risma.☆: Terimaksih.
total 3 replies
Ira Riswana
kok lma. up y
Risma.☆: biasalah aku suka so sibuk gtu. wkwkwk
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!