Empat tahun lamanya Arunika mengalah dan hidup sebagai istri pajangan, demi menghormati amanah almarhum ayahnya. Namun, segalanya hancur saat ia mendengar rencana kejam Saka. Pria itu berniat menikah lagi dengan kekasihnya, namun menolak menceraikan Arunika hanya karena butuh statusnya demi warisan keluarga Daniswara. Saka mengira Arunika wanita lemah yang akan pasrah dipoligami.
Kekecewaan mendalam itu justru membangkitkan sisi cerdas yang selama ini Arunika sembunyikan. Tanpa labrakan histeris, Arunika menyusun skenario skakmat dalam senyap. Tepat di hari pernikahan megah Saka, ia melangkah pergi membawa dokumen cerai dan menayangkan video perselingkuhan suaminya di gedung pesta. Sebuah langkah sunyi yang tidak hanya menyelamatkan harga dirinya, tetapi juga menjadi awal runtuhnya seluruh takhta palsu yang Saka banggakan.
Ingin tahu kisah selengkapnya? Yuk ikuti cerita Langkah Sunyi Arunika hanya di NovelToon
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26 Tersandera
Langkah kaki Saka melangkah gontai menyusuri koridor lobi lantai tertinggi gedung pencakar langit Daniswara Group di kawasan SCBD Jakarta hari ini. Penampilannya yang rapi setelah membersihkan diri tidak mampu menutupi gurat kelelahan mental dan kerapuhan jiwa yang teramat dalam di wajahnya.
Setelah dipaksa kembali dari Yogyakarta akibat gertakan dingin dari pria asing bermasker di rumah sakit ibu dan anak kemarin sore, Saka harus menerima pil pahit bahwa dia kembali ke ibu kota dengan tangan kosong, membawa kekalahannya yang tidak bisa menemukan keberadaan Arunika. Entah dia dan anak buahnya yang tidak kompeten atau Arunika yang terlalu pandai bersembunyi. Mengenai wanita kemarin sore yang dia kira Arunika, di dalam benak Saka masih sangat yakin bahwa wanita hamil itu bukan Arunika, karena tameng memori obat pencegah kehamilan di masa lalu masih di pertahankan demi membentengi egonya yang hancur. Saka juga berkaca dari Valerie yang tidak hamil selama menjadi selingkuhannya karena obat dosis tinggi tersebut.
Namun ada satu rahasia yang Saka tidak ketahui tentang istrinya yang sekarang, Valerie, istri yang dia harapkan memberikannya keturunan. Rahasia yang membuatnya akan semakin menyesal telah menyia-nyiakan istri baik yang selalu menjaga marwah dan martabatnya sebagai seorang istri. Istri yang telah dipilihkan oleh pria yang tulus menyayanginya meskipun tidak memiliki darah yang sama.
Ketenangan semu yang Saka yakini itu langsung hancur berantakan begitu pintu ruang kerjanya didorong terbuka tanpa ketukan yang sopan. Pak Baskoro melangkah memimpin di depan dengan setelan jas hukumnya yang formal. Di belakang pengacara senior itu, jajaran dewan komisaris utama, perwakilan investor mayoritas Singapura, serta jajaran direksi Daniswara Group melangkah masuk dengan wajah yang mengeras laksana batu. Atmosfer di dalam ruangan mewah berlantai marmer itu seketika berubah menjadi sedingin es.
"Pak Baskoro? Rapat komite audit baru dijadwalkan besok siang!" seru Saka, mencoba menegakkan punggungnya di balik meja kerja jati kebesarannya.
Pak Baskoro tidak membalas ucapan Saka dengan emosi. Beliau hanya meletakkan sebuah map tebal bersampul hitam resmi di atas meja, lalu menatap pria muda itu dengan pandangan yang tajam. "Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa baru saja selesai dilaksanakan di lantai bawah, Tuan Saka."
Mendengar jawaban Pak Baskoro, Saka melirik jam tangannya yang sudah menunjukkan waktu pukul sebelas siang kurang lima belas menit. Wajar saja Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa sudah selesai dijalankan. Dia terlambat datang hari ini karena pesawat yang harusnya membawa dia pulang kemarin malam baru bisa terbang di pagi dini hari. Tubuh dan pikiran yang lelah membuat Saka ketiduran begitu dia tiba di rumah orangtuanya. Saka tidak pulang ke rumah yang selama empat tahun ini dia tinggali bersama Arunika. Pihak pengacara mantan istrinya sudah sepenuhnya mengambil alih rumah tersebut dan di luar dugaan Saka, Arunika menjadikan rumah mewah itu sebagai rumah singgah untuk orang-orang luar Jakarta yang membutuhkan tempat tinggal selama keluarga mereka mendapatkan perawatan di rumah sakit yang ada di Jakarta. Yang lebih mengagumkan, Arunika tetap mempekerjakan para pelayan untuk melayani tamu-tamu mereka yang tinggal di rumah itu.
"Dan kehadiran kami di sini adalah untuk menyampaikan mosi tidak percaya serta rentetan tuntutan hukum dari seluruh pemegang saham."
Suara Pak Baskoro menarik kembali perhatian Saka yang langsung menyambar berkas tersebut, membaca baris demi baris tulisan di dalamnya dengan rahang yang mengeras. Keringat dingin seketika bercucuran membasahi pelipisnya.
"Kalian ingin menurunkan jabatanku karena masalah saham?!" bentak Saka, urat-urat di lehernya menegang dengan mata merah memendam amarah. "Satu bulan lebih lalu saham kita sudah mulai stabil! Kalian tidak punya hak mengklaim kepemimpinanku tidak layak!"
Perwakilan komisaris senior Singapura melangkah maju, menatap Saka dengan pandangan mata yang dipenuhi rasa muak. "Itu sebelum Anda melakukan tindakan kelalaian tugas berat dengan menghilang tanpa pesan selama dua minggu terakhir, Saka!"
Komisaris itu memukul tumpukan berkas dokumen operasional di atas meja hingga menimbulkan suara gebrakan yang keras. "Selama dua minggu ini Anda tidak berada di tempat, menghilang untuk urusan pribadi, puluhan proyek strategis nasional, manifes pengapalan logistik, hingga persetujuan likuiditas bank tertunda karena membutuhkan keputusan pimpinan dan tanda tangan resmi dari Anda sebagai CEO! Tindakan tidak bertanggung jawab Anda telah membuat Daniswara Group kembali goyah di pasar modal. Investor asing mulai menarik modal mereka karena merasa dipimpin oleh seorang pria labil yang merusak citra korporasi akibat perselingkuhan yang Anda lakukan."
Saka membeku, seluruh pasokan kata-kata di tenggorokannya mendadak tercekat. Hantaman parameter bisnis itu terlalu akurat untuk ia bantah. Jajaran direksi Jakarta tidak menyinggung masalah dia bukan anak kandung Raditya Daniswara, rahasia itu tetap terkunci rapat demi menjaga martabat Kakek Agung. Mereka menyerang Saka murni menggunakan instrumen kegagalan profesionalitas kerja yang fatal.
Saka merosot di kursi kerjanya, mencoba mencari celah hukuman terakhirnya. "Kalau begitu, pecat aku sekarang! Copot jabatanku jika kalian menganggap aku tidak layak!" tantang Saka yang sudah putus asa.
Pak Baskoro tersenyum miring, sebuah senyuman dingin yang sangat mematikan. "Kami tidak akan memecat Anda hari ini. Di dalam tata kelola korporasi, kekosongan kekuasaan tanpa adanya serah-terima jabatan yang sah hanya akan membuat harga saham perusahaan ini terjun bebas dan memicu kepanikan pasar modal yang lebih hancur."
Pak Baskoro memajukan tubuhnya, menatap lurus ke arah sepasang mata Saka. "Sesuai keputusan RUPS Luar Biasa, Anda akan TETAP menduduki kursi CEO Daniswara Group untuk sementara waktu. Mulai detik ini, Anda diwajibkan masuk kantor setiap hari untuk menandatangani dan menyelesaikan seluruh tumpukan dokumen operasional yang tertunda akibat kelalaian Anda selama dua minggu ini, di bawah pengawasan ketat dari tim audit eksternal yang akan memeriksa setiap aliran dana yang Anda sentuh. Anda dilarang mengambil kebijakan strategis baru atau meninggalkan kota Jakarta tanpa izin tertulis dari dewan komisaris. Untuk modal yang ditarik oleh investor asing, Pak Mahendra, saudara jauh Anda bersedia membantu menanamkan modalnya untuk menggantikan modal yang ditarik oleh investor asing."
Mendengar nama Mahendra, Saka menaikan alisnya. Sudah lama dia tidak bertemu sepupu jauhnya itu, lebih tepatnya setelah dia menikah dengan Arunika. Hubungan mereka tidak terlalu dekat, dan hanya bertemu di acara keluarga saja. Namun selama empat tahun ini yang Saka ketahui Mahendra melanjutkan pendidikannya keluar negeri. Sekarang nama saudara sepupu jauhnya itu disebut sebagi orang yang membantu dengan menanamkan modalnya, entah mengapa ada yang mengusik benak Saka. Belum sempat Saka mengajukan pertanyaan mengenai Mahendra, Pak Baskoro sudah kembali bicara.
Pak Baskoro membalik halaman dokumen poin final dari berkas bersampul hitam di tangannya. "Wasiat lanjutan almarhum Tuan Raditya telah dibuka secara sah, dan hukum menyatakan Ibu Arunika Wiranata kini resmi menjadi pemilik saham terbesar Daniswara Group. Berdasarkan hak suara mutlak tersebut, dewan direksi hari ini secara resmi telah mengajukan nama Ibu Arunika Wiranata sebagai pengganti Anda untuk memimpin jalannya korporasi ini secara penuh di masa depan. Anda hanya perlu duduk di kursi itu, menyelesaikan tugas Anda, sampai Ibu Arunika melangkah masuk mengambil alih takhta kekuasaan ini dari tangan Anda."
Mendengar nama Arunika diajukan sebagai pengganti posisinya oleh seluruh dewan direksi dan investor, dada Saka mendadak terasa sesak seperti dihantam oleh palu godam raksasa. Rasa terhina, syok, dan penyesalan yang luar biasa parah berpadu merajam jantungnya hingga remuk. Wanita bersahaja yang selama empat tahun ini dia kucilkan di kamar ujung rumah mewah pemberian Raditya, kini namanya diagungkan di ruang rapat sebagai sang penguasa masa depan yang sesungguhnya.
Saka merosot kembali bersandar pada kursi kerjanya dengan pandangan mata yang sepenuhnya kosong bak mayat hidup. Tim hukum Arunika bersama dewan komisaris telah mengunci seluruh ruang gerak fisiknya secara legal di Jakarta. Dia tersandera di atas takhtanya sendiri, dipaksa menjadi budak dokumen korporasi, tanpa menyadari bahwa dari balik sunyinya kota Yogyakarta, Arunika telah bersiap mengambil alih Daniswara Group, sebagai satu-satunya keturunan Daniswara.
Saka berdiri menatap gedung-gedung tinggi dari balik jendela ruang kerjanya setelah Pak Baskoro dan yang lainnya meninggalkan ruangannya. Ruangan yang dia tempati setelah Raditya wafat. Yang Saka tidak tahu, semua itu terjadi karena ada campur tangan Lina yang bermain.
gtu jg yg arunika rsakan dlu...jd trima nsib aja,hkum krma udh dtang.......
udh msuk rak kk,tp aku glau bcanya....sedih.....😭😭😭
skrng pawangnya bnyak,pd galak pula...sklinya ngusik,abis d bntai....😁😁😁
sorryyyy yeee.....😛😛😛
apakh kluarga bsar mahen dn kevin bkln mrestui????
emng sih skrng blm rsmi,tp kl suatu saat nnti mreka srius....bsakh mnerima arunika dgn statusnya????🤔🤔🤔