NovelToon NovelToon
Karena Kamulah Yang Tuhan Takdirkan

Karena Kamulah Yang Tuhan Takdirkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: leni septiani

Lima bulan sebelum pernikahan Rara dan Devan terlaksana, Rara memergoki tunangannya itu tengah berada di rumah saki bersama seorang perempua hamil, awalnya ia mengira itu saudara nya, namun kenyataan pahit harus terpaksa ia telan mengetahui bahwa wanita yabg bersamanya adalah istrinya, wanita yang dinikahi devan satu tahun yang lalu. Dunia Rara seakan berhenti detik itu juga, sakit tentu saja iya rasakan, kecewa apa lagi, Rara tidak tahu harus bagaimana lagi hidupnya tak lagi sma, Rara yang dulu periang kini berubah menjadi pendiam dan berkali kli masuk rumah sakit karena terlalu lelah karena pikirannya. Angga yang kebetulan menjadi dokter yang menangani Rara dan juga seorang sahabat dari Riri, kakak Rara berniat menjodohkan keduanya Angga tentu saja bahagia karena bagaimana pun ia memang sudah diam-diam menyimpan hati pada perempuan cantik pemilik cafe tempat dirinya makan siang di jam istirahatnya. Angga tidak ingin menyerah meskipun gadis itu tidak juga memberikan kepastian meski berkali-kali dirinya mengungkapkan perasaannya. Rara hnya tidak ingin menerima laki-laki itu di saat hatinya masih bersemayam laki-laki masa lalu yang telah menggoreskan luka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon leni septiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 32

Rara bangun dari tidur saat mendengar suara alarm dari ponselnya. Setelah mematikan alarm tersebut Rara berniat beranjak dari ranjang, namun sebuah tangan yang melingkar erat di pinggangnya membuat ia sulit untuk beranjak. Rara kembali membaringkan tubuhnya dan menopang kepalanya dengan tangan kiri menghadap Angga yang kini masih memejamkan matanya.

Rara tersenyum mengingat bahwa ini adalah hari pertamanya menjadi seorang istri . ia tak menyangka akan menjadi istri dari seorang Dokter tampan ini. Allah sangat baik kepadanya tidak membiarkan dirinya larut terlalu lama dalam luka yang diberikan mantan tunangannya dulu.

“Aku tahu, Kakak udah bangun,” ucap Rara pelan sambil mengelus pipi Angga dengan lembut.

Angga tersenyum, namun belum juga membuka matanya, ia malah semakin erat memeluk Rara dan mengarahkan kepala istrinya itu agar bersandar didada bidangnya. Rara tidak menolak ia justru merasa nyaman dalam pelukan suaminya itu.

“Bangun yuk Kak, ini udah siang loh, nanti yang lain malah nunggiin lama untuk sarapan,” ucap Rara dengan suara yang teredam dalam pelukan Angga.

“Aku masih pengen kayak gini sayang, mereka juga gak akan nunggu kita untuk sarapan. kita ini pengantin baru, mereka pasti maklumin kalau kita masih pengen berlama-lama berduaan didalam kamar,” ucap Angga pelan tepat didepan telinga Rara.

Mendengar itu membuat pipi Rara menghangat dan salah tingkah, untung saja ia sedang berada dipelukan Angga sehingga wajahnya yang memerah tidak akan terlihat oleh sang suami, kalau tidak, bisa bayangkan betapa malunya ia.

Rara kembali tertidur dalam hangatnya pelukan Angga, begitupun juga Angga yang kembali melanjutkan tidur nyamannya sambil memeluk erat sang istri. Namanya juga pengantin baru masih hangat-hangatnya dan selalu ingin berdua-duaan karena tak lagi memiliki batasan dan mendapat teguran dari orang lain. Toh sudah halal, sudah sah mau melakukan apa saja.

Angga bangun terlebih dahulu dan menatap wajah polos wanita disampingnya yang telah ia nikahi kemarin. Rasa bahagia masih menyelimutinya. Wanita yang dulu selalu ia perhatikan dari jauh, kini seutuhnya telah menjadi miliknya. Wajah cantik Ini yang akan menjadi pemandangan pertama setiap pagi ia bangun dari tidur dan wajah cantik ini juga yang akan menjadi pemandangan indah menutup harinya saat malam tiba.

“Sayang, bangun udah siang.” Bisik Angga tepat ditelingan Rara lalu mengecup lembut kening sang istri. Rara menggeliat, dan membuka matanya perlahan menyesuaikannya dengan cahaya yang menyilaukan.

“Emang sekarang jam berapa?” Tanya Rara setengah sadar.

“Jam sepuluh lewat.” jawab Angga saat menatap jam diponselnya. Rara membulatkan matanya.

“Pantesan aku udah lapar banget, cacing diperut aku dari tadi udah teriak-teriak minta dikasih makan,” ucap Rara lalu duduk ditepi ranjang. Angga terkekeh geli saat mendengar bunyi kruyuk dari perut istrinya itu.

“Sekarang kamu cepetan cuci muka, lalu kita turun buat sarapan,” ucap Angga lembut.

Rara mengangguk dan berjalan lemas menuju kamar mandi yang berada dikamarnya.

Selagi menunggu Rara cuci muka, Angga merapikan tempat tidur mereka yang berantakan. Untung saja ia masih mempunyai jatah cutinya beberapa hari kedepan, jadi ia bisa mengajak istrinya itu untuk liburan, ya hitung-hitung Honeymoon lah, menghabiskan waktu berdua di tempat yang indah dan sejuk, mencipkatan kenangan indah yang akan selalu ia ingat.

Rara dan Angga berjalan bergandengan menuruni tangga berniat kedapur untuk sarapan, meskipun waktu sarapan sudah terlewat beberapa jam lalu, tapi yang penting mengisi perutnya yang saat ini tengah berdemo minta diisi.

“Mentang-mentang pengantin baru, jam segini baru bangun!” Cibir Riri saat melihat Rara dan Angga yang baru saja tiba didapur.

“Kamu dulu waktu udah nikah sama Ferdi juga gitu Ri, jadi maklumin aja Adik kamu itu,” ucap Risa membela. Rara yang mendengar pembelaan sang Mama menjulurkan lidahnya mengejek sang Kakak.

“Kalian laper?” Tanya Risa pada anak dan menantunya. Rara mengangguk lalu duduk di kursi meja makan diikuti oleh Angga. Riri menyiapkan nasi beserta lauknya dimeja makan untuk Adik dan Adik iparnya itu.

“Rifaldi mana Kak?” Tanya Rara menanyakan keponakannya.

“Di luar sama Papa.” jawab Riri seadanya.

“Ferdi kemana?” Kini giliran Angga yang bertanya.

“Biasa nyari uang buat anak sama istri.” Jawab Riri.

“Kirain masih libur,” ucap Angga, lalu menyuapkan nasi berserta lauknya kepada sang istri.

“Dia Cuma cuti sehari kemarin doang, kerjaannya lagi gak bisa ditinggal.” jawab Riri lemas.

“Kerjaan disamperin, istri ditinggalin.” ledek Rara sambil tertawa. Riri mendelik tajam pada adiknya itu.

“Nanti juga kamu bakal ngerasain , lihat saja,” ucap Riri sinis kepada adiknya itu.

“Apalagi si es batu ini Dokter, harus siap kapan pun dibutuhin pasien. Kakak masih mending ditinggalin gara-gara kertas-kertas Dokumen, Nah kamu ditinggalin karena orang lain, nah gimana kalau nanti pasiennya perempuan? kamu ditinggalinnya karena perempuan lain itu lebih sakit loh dek,” ucap Riri membalas ledekan adiknya itu.

Rara menatap kearah Angga yang akan menyuapkan nasi kedalam mulutnya, Angga yang merasa diperhatikan menatap lembut istrinya itu lalu tersenyum manis dan mengelus lembut puncuk kepalanya.

“Kamu tenang saja, aku gak akan ninggalin kamu karena perempuan lain, meskipun pasien aku perempuan percayalah aku hanya menjalani tugasku membantu menyelamatkan nyawa mereka,” ucap Angga memberi pengertian kepada istrinya itu. Rara tersenyum lalu memeluk Angga dari samping. Sedangkan Risa dan Riri sudah meninggalkan dapur terlebih dulu.

1
Felycia Fernandez
romantis...
paling suka liat matahari terbenam
Tiwik Firdaus
berjuang terus angga
Miss Typo
ikut bahagia
Miss Typo
Dokter cintaku, kau sembuhkan sakit ku dgn resep cintamu
eeeeeaaaa 😁
Miss Typo
semoga Angga bisa secepatnya mengobati luka di hati Rara
Miss Typo
dokter Angga gercep
Miss Typo
semua mendukung Rara dgn Angga
Miss Typo
dokter cinta akan mulai beraksi 😁
Miss Typo
sweet bgt si Angga
Miss Typo
Rara gk pendiam dia gitu karna hatinya terluka
Miss Typo
dah lah Ra ngapain inget sm mantan tunangan kayak gitu, walaupun cinta tp gak tegas dh nikah setahun bahkan istrinya sdh hamil gk ngomong apa", coba kalau gk kepergok sm Rara, sampe hari pernikahan jujur gk tuh
Miss Typo
move on pelan" dan coba buka hati
Miss Typo
semoga Angga bisa mengobati luka di hati Rara
Miss Typo
baru awal dh nangis 😭
tuh ortu Devan gk setuju sm Rara atau gmn sich, kok bisa"nya baru seminggu tunangan mlh di jodohkan sm orang lain, dan Devan jg harusnya tuh bicara sm keluarga Rara dr awal gk jadi cowok pengecut kayak gitu, masak dh nikah setahun msh ada rencana nikah sm Rara 😤
Yanti Anin
dokter cinta yg betul iyakan thor
Yanti Anin
jadian nih kayaknya
Caca Princes Koesyanto
the lounge untuk
Ningsih Abdullah
Pendek amat novelnya
Yayoek Rahayu
kok bisa ya....namanya jg dunia halu....apa aja bisa terjadi
Iyah Permata
pendek amat certa nya seson ke dua harus ada lah di sini juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!