NovelToon NovelToon
ALVARO

ALVARO

Status: tamat
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: sofy adisty

Alvaro idaman para wanita.

Alvaro penakluk hati wanita.

Alvaro pemusnah hati wanita.

Dan Alvaro malaikat tampan yang mematikan,sekali melihat kau akan jatuh cinta padanya.

Bercerita tentang Alvaro tidak akan ada habisnya,Alvaro yang sangat tampan,Alvaro yang dingin,Alvaro pemilik mulut berbisa.

Alvaro Tristan Antony putra pertama dari trilionaire kaya dan selalu menjadi rebutan para wanita.

Hati yang dingin dan beku tidak peduli seberapa cantik dan menggoda wanita di hadapan Alvaro,baginya semua wanita sama saja.

Alvaro sang badboy dengan wajah seperti titisan malaikat yang turun dari langit dengan sifat brutal dan liar.

Dan inilah kisahnya
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sofy adisty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31

"Hana,berikan ini pada Kevin"ucap Lani.

"Aku ada urusan"sambung Lani ,ia langsung pergi dari hadapan Hana.

Hana menghela nafas pelan lalu berjalan menuju tenda dimana Kevin berada.

"Kevin"panggil Hana.

"Ya."sahut Kevin dari dalam tenda lalu ia keluar.

"Ada apa?"tanya Kevin.

"Ini,Lani menyuruhku memberikan ini padamu"ucap Hana sambil memberikan buku bersampul warna hitam.

"Ah,buku catatan ku yang hilang. Bilang terima kasih pada Lani karena sudah menemukan buku catatan ku"ucap Kevin sambil tersenyum.

Hana tersenyum tipis lalu ia mengangguk dan berbalik badan untuk kembali menuju tenda miliknya.

"Hana,kau sudah sarapan?"tanya Kevin.

Hana menoleh"aku belum sarapan, kenapa?"tanya nya.

"Kebetulan aku ada dua bungkus roti kalau kau mau satu ambil lah"ucap Kevin sambil memberikan sebungkus roti untuk Hana.

Hana tersenyum"terima kasih"ucapnya di balas anggukan Kevin.

"Aku pergi dulu ya"ucap Kevin sambil melambaikan tangan kearah Hana lalu ia berjalan untuk menemui teman-teman nya.

Hana duduk di pohon yang tumbang dekat tendanya lalu ia membuka bungkus roti tersebut namun belum sampai ia makan roti tersebut sudah pindah tangan.

"Dasar murahan,setelah kau mendekati Alvaro sekarang kau mendekati Kevin"ucap Resti.

"Apa maksudmu?"tanya Hana bingung.

Resti mendecih kesal"ck! Apa segitu murahnya dirimu,semua laki-laki kau dekati"ucapnya.

"Apa kau menjual tubuhmu juga?"tanya Resti remeh.

"Jaga mulutmu!!"ucap Hana marah.

Resti tertawa kecil"aku benar kan,kau menjual tubuhmu--"

"Kekasihku tidak semurah harga dirimu"ucap Alvaro dingin.

Resti tersentak kecil lalu menoleh kebelakang tampak Alvaro menatap tajam dirinya.

"Al-Alvaro"cicit Resti.

"Kembalikan rotinya dan pergilah,sebelum aku mematahkan tangan mu"ucap Alvaro dingin.

Resti langsung memberikan roti milik Hana kembali lalu ia berjalan menjauhi Alvaro dan Hana.

Saat akan memakan rotinya,Alvaro langsung membuang roti tersebut membuat Hana melongo di buatnya.

"Varo!! Itu roti--"

"Ini"Alvaro memberikan satu bungkus roti kepada Hana.

"Roti tadi sudah kotor nanti kau bisa sakit perut karena kuman yang menempel"ucap Alvaro .

Hana melongo lalu Alvaro mengikatkan jaketnya pada tubuh Hana.

"Sudah ku bilang berapa kali,jangan memakai baju seperti itu"ucap Alvaro dingin.

Lalu ia melepaskan topi yang ia kenakan dan menaruhnya di kepala Hana.

"Makan dan istirahat lah."ucap Alvaro,ia langsung pergi dari hadapan Hana yang masih terdiam.

Alvaro tertawa kecil"sebenarnya bukan karena roti itu di pegang Resti,tapi karena itu pemberian pria lain. Aku tidak suka"batin nya.

∆∆∆

Hana duduk berdekatan dengan Lani ia tidak ingin melihat Alvaro setelah apa yang terjadi membuat nya jadi salah tingkah sendiri.

Alvaro memegang gitar sambil sesekali bernyanyi membuat beberapa gadis menoleh padanya dengan pandangan memuja.

Kali ini mereka semua berkumpul mengitari api unggun sambil menyantap makanan yang tadi mereka buat bersama-sama.

Hana berdecak kagum,Alvaro terlalu berbakat semua bisa ia lakukan. Hana memandang iri kearah Alvaro.

"Hey,kau sendiri saja"ucap Kevin yang tiba-tiba duduk di samping Hana.

"Aku dengan---dimana dia?"tanya Hana saat melihat Lani tidak ada di sampingnya.

"Teman mu sudah pergi dari 15 menit yang lalu tapi kau fokus melihat kekasih mu sendiri"Kevin terkekeh geli membuat wajah Hana merah merona.

Hana memukul pundak Kevin"jangan menggodaku"ucapnya.

"Ok-ok,Lani sudah duduk di samping Fadhel"tunjuk Kevin.

Hana langsung menatap kearah yang di tunjuk Kevin"woahh...dia cepat tanggap"ucap Hana.

Kevin mengacak rambut Hana dengan gemas"kenapa kau tidak berdekatan dengan kekasihmu?"ucapnya.

Hana gelagapan"ah tidak usah"ucapnya.

"Sedang bertengkar?"tanya Kevin di balas gelengan kepala Hana.

Kevin membenarkan letak anak rambut Hana"jujur saja padaku"ucapnya sambil terkekeh kecil.

Pandangan interaksi Kevin dan Hana tak luput dari penglihatan Alvaro ia mengepalkan kedua tangannya.

Hanya interaksi biasa entah kenapa ia jadi tidak suka melihat Hana dekat dengan pria lain.

"Shit!! Dia berani menyentuh rambut Hana"umpat Alvaro.

"Sepertinya aku salah duduk di samping mu"ucap Kevin sambil tertawa kecil.

Hana menatap bingung"kenapa?"tanya nya.

"Kau tidak lihat? Tatapan kekasihmu seperti ini menerjang ku"celetuk Kevin .

Hana menatap kearah Alvaro dan benar saja Alvaro sedang menatapnya dengan tajam membuat Hana bergidik ngeri.

"Aku mau buang air kecil dulu"ucap Hana,lalu ia berdiri.

"Perlu aku temani?"tanya Kevin dengan nada humor.

Hana tertawa kecil"aku bisa sendiri"ucapnya.

Hana bersandar di pohon besar agak jauh dari kerumunan,lalu ia duduk sambil memandang sungai di depannya.

"Berdekatan dengan pria di depan ku bagus sekali"ucap seseorang dari belakang membuat Hana langsung menoleh dan itu adalah Alvaro.

Ia menatap tajam Hana lalu mengurung tubuh Hana dengan kedua tangannya.

"Apa aku harus mengikatmu menjadi istriku lebih dulu agar kau tetap bersamaku?"bisik Alvaro.

"Al-Alvaro,ini terlalu dekat"ucap Hana dengan suara yang kecil.

"Lalu?"tanya Alvaro,ia mendekatkan wajahnya ke wajah Hana.

"Na-nanti mereka salah paham"ucap Hana sambil mendorong tubuh Alvaro agar menjauh darinya namun ia tetap pada posisinya.

"Ayo"Alvaro menarik tangan Hana membawanya untuk menjauhi kerumunan orang tersebut.

"Alvaro,kita terlalu jauh dari mereka"ucap Hana sambil menoleh ke belakang.

Alvaro menghentikan langkahnya membuat Hana bingung lalu Alvaro menarik tengkuk Hana dan menciumnya.

Alvaro melepaskan ciumannya lalu menyatukan kening mereka sambil tersenyum tipis.

"Bisakah kau menungguku,setelah ini selesai?"bisik Alvaro.

Hana terdiam lalu Alvaro kembali mencium bibir nya.

"I miss you"

∆∆∆

TBC

1
Anita Juwita
bagus menari ceritanya tidak bertele-tele singkat padat dan jelas saya suka
Femmy Femmy
main kucing kucingan🤦
Femmy Femmy
Alvaro kan ada saudara kembarnya yaitu Alvano....kakeknya sama namanya Alfred tapi ibu dan ayahnya beda namanya
Femmy Femmy
aku bingung apakah ini cerita Alvaro si kembar dengan Alvano??atau ini cerita Alvaro lain???🤭🙏
sofy: cerita alvaro yang lain beb
total 1 replies
Femmy Femmy
apakah Alvaro ada yang jadikan anak angkat? soalnya nama bapaknya kok jadi Ervin bukannya nama bapaknya Vender
Femmy Femmy
nama bapaknya Alvaro sudah berubah kah
Dilan Hapsari
akhirnya ku menemukan mu
ingin baca lagi
namia khira
Luar biasa
Dilan Hapsari: akhirnya ketemu juga
total 1 replies
Anisah Nisah
terlalu lebay dalam menanggapi omongan orang
yuning
luar biasa
yuning
🤣🤣🤣🤣
Delvia Sari
otor, knp hana gbsa apa2 sdgkn awal2 dy sangat berani melawan alvaro, ini cm devina cwe pl...
Delvia Sari
rasanya kenapa hana gtw diri ya, kan cuma seminggu, ortunya udh plg jg, kok gda niatan mw plg, emg sih mrk udh pcrn, tp kok gda crt pmbhasan plg nya
pink biru
aq baru heran thor. . . awal part hana itu terlihat lebih garang kok sekarang malah jadi temennya si lani yg pemberani bisa nendang devina. . .
TaygogoLS
🤣😻
TaygogoLS
hhhh
Tatik 05
cinta merubah segalanya...
Tatik 05
cinta merubah segalanya...
Tatik 05
dah tau lg trauma.. malah d sosor.. to kog hana gk menjerit ea..
Atun Sutirah
wmknl123456790
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!