NovelToon NovelToon
AFFAIR

AFFAIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan
Popularitas:418.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Priska

⚠️Mature Content (Harap bijak memilih bacaan)
Bryan Adams (24th) & Patricia Robert (26th).
Sebuah kesalahan dimasa lalu yang tak pernah mereka sesali terjadi.

Ternyata tidak mampu, membuat Pat tetap bertahan dengannya. Pada akhirnya takdir membawa Patricia hidup bersama pria lain pilihan dari Diana, ibunya.

Namun lagi-lagi takdir mempertemukan Bryan dan Patricia, meski dengan status yang berbeda. Akankah cinta itu tumbuh lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Priska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

A 32

“Bryan kau harus membawa Cherry ke sini. Kau tidak bisa membuatnya seperti itu. Ibu juga ingin dekat dengannya !.” Paksa Jasmine.

“Bu aku tidak ingin membahas itu sekarang !.” Tukas Bryan.

“Kau ingin menunggu apa lagi nak? Apa kau mau menyesal lagi setelah ini...” Singgung Jasmine, mengingat bagaimana kisah cintai putranya itu

“Itu bukan hal yang akan ku sesali.”

“Kau tahu betapa senangnya aku sekarang. Kehadiran gadis itu membuat ibu lega. Melihatmu akhirnya mau membuka lagi... Jangan sampai kejadian itu terulang lagi, cobalah untuk mengerti Cherry juga.” Saran Jasmine lagi.

“Baiklah... Aku paham maksud mu, tapi---.”

“Stop. Ibu tidak ingin kau memikirkan Patricia lagi. Kau lihat dia sudah bahagia dengan kehidupan barunya !.”

“Dia tidak bahagia Bu... Aku bisa melihatnya.” Sambar Bryan.

“Ya apapun itu, kau tidak ada urusan dengan itu lagi sekarang. Urusanmu sekarang adalah Cherry. Dan aku mau kau membawa gadis itu padaku !.” Rekan Jasmine lagi.

“Kurasa aku perlu waktu untuk itu. Dan Cherry juga memerlukan itu !.”

Beberapa hari ini Bryan banyak menghabiskan waktunya bersama Jasmine, dan itu membuatnya jarang bertemu dengan Cherry. Namun Bryan selalu berharap Pat akan menghubunginya, dan mengatakan bahwa ia sangat merindukan Bryan saat ini.

Kenyataan malah berbalik, Cherry lah yang terus menghubunginya, dan mengatakan sangat merindukannya.

💌 Cherry

Apa kau sedang sibuk? Apa kau ada waktu sekarang?

^^^💌 Bryan^^^

^^^Tidak sibuk, tapi aku sedang ingin menghabiskan waktu bersama ibu ku.^^^

💌 Cherry

Baiklah kalau begitu, katakan pada ibu mu, salam dariku...

^^^💌 Bryan^^^

^^^Tentu saja. Besok aku akan mengunjungimu.^^^

💌 Cherry

Aku tidak sabar untuk besok.

^^^💌 Bryan^^^

^^^Tinggal beberapa jam lagi, sabarlah. Sampai jumpa besok.^^^

💌 Cherry

Ya, sampai jumpa besok ❤️

....

Hari ini Pat merasa sangat tidak enak badan, tubuhnya panas dan kelapanya terasa sangat berat.

“Pat...” Kornel memanggil istrinya itu. Tidak seperti bisanya Patricia masih bermalas-malasan diatas tempat tidur, hingga jam segini.

“Neil...Hari ini kau makan diluar saja ya. Aku sedang tidak enak badan sayang !.” Jawab Pat lesu.

“Kau sakit...” Kornel mendekati istrinya itu, dan benar saja saat tangannya menyentuh dahi Pat, wanita itu memang sedang demam berat sekarang.

“Kau panas sekali sayang ! Kita kerumah sakit sekarang. Aku akan mengantarmu.”

“Neil... Aku baik-baik saja...” Cegah Pat, agar Kornel tidak terlalu mengkhawatirkannya.

“Baik bagaimana? Kau seperti mayat hidup sekarang...” Marah Kornel. Melihat betapa pucat nya wajah Patricia.

“Ayo... Kita harus pergi kerumah sakit sekarang.” Kornel buru-buru membopong tubuh Patricia, keluar dan meninggalkan apartemen.

Selama diperjalanan Pat terus memandangi Kornelius, entah kenapa ada rasa penyesalan dihatinya saat memandangi Kornelius yang begitu peduli dan sangat mengkhawatirkannya.

“Ada apa Pat, apa kau menginginkan sesuatu?.” Tanya Kornel menyadari Pat terus memandanginya.

“Tidak. Aku hanya melihatmu yang sangat mencemaskan ku.”

“Kau istri ku Patricia ! Jika sesuatu terjadi padamu, aku tidak akan memaafkan diriku sendiri. Kau paham.” Ujar Kornel.

“Neil....” Ucap Pat lemah.

“Apa?.”

“Maaf telah meragukan mu. Seharusnya aku tidak berpikir kau sedang menyembunyikan apapun dariku ” Ucap Pat tulus.

“Kau percaya padaku kan ! Berjanjilah kau tidak akan meragukan ku setelah ini lagi.” Kornel memanfaatkan keadaan ini untuk membuat Pat percaya lagi padanya. Hampir beberapa hari ini Kornel tidak bisa berbuat apapun, karena Pat selalu bertanya banyak hal padanya.

“Ya aku berjanji padamu.” Ucap Pat.

Sesampainya di rumah sakit.

Pat langsung di bawa keruangan pemeriksaan, ia masih harus memeriksa darah dan beberapa hal lainnya. Dan dokter menyarankannya untuk opname sampai besok. Jika ia tidak ada keluhan ia akan langsung di pulangkan besok.

“Neil...Kita pulang saja. Bagaimana dengan pekerjaanmu jika kau masih harus mengurusku di sini.”

“Pekerjaanku tidak penting. Yang penting sekarang kesehatan mu Pat. Dan aku mau kau mengikuti saran dokter.”

“Ya...” Pat mengangguk patuh.

Sementara itu Bryan baru saja tiba di kantor Kornelius, untuk rapat hari ini. Namun sayangnya ia baru mendapatkan kabar bahwa Kornel telah membatalkan secara sepihak begitu saja.

“Pak... Kami minta maaf hari ini Tuan Kornelius terpaksa membatalkan acara hari ini.”

“Apa boleh membatalkan sesuatu dengan seenaknya seperti itu ? Aku juga sangat sibuk dan aku bisa meluangkan waktuku hari ini !.” Geram Bryan.

“Telpon bos kalian sekarang ! Atau kerja sama kita sudahi sampai di sini saja.” Ancam Bryan lagi.

“Baik...Baik... Kami mohon maaf Pak...” Hormat sekretaris itu padanya.

Beberapa menit kemudian...

“Pak, bos kami akan datang sebentar lagi. Ada beberapa urusan mendesak, jadi dia sangat meminta maaf untuk kejadian ini.” Sesal nya.

“Bisnis... Tetaplah bisnis. Jika ada urusan yang lebih penting dari itu, dia bukan lah orang yang profesional. Bukan kah begitu nona Rara?.” Singgung Bryan lagi, membaca name tag yang menempel di kemeja wanita itu

Sekretaris itu hanya bisa diam, tanpa membantah ucapan Bryan tentang Bosnya.

“5 menit lagi. Aku akan pergi... Masih ada urusan lebih penting dari ini. Kalian hanya membuang waktu ku saja!.”

“Bos kami akan mengusahakannya Pak... Dia sudah dalam perjalanan dari Rumah Sakit X.” Ucap Rara agar Bryan masih bisa memberi Bosnya waktu. Jika tidak dialah yang akan dihabisi oleh Kornelius setelah ini.

“Apa ada yang terjadi?.” Tanya Bryan.

“Sepertinya nyonya sedang sakit ?.” Jawabnya singkat.

“Nyonya.... Nyonya siapa maksud mu?.”

“Nyonya Patricia Pak. Istri Tuan Kornelius...” Jawabnya lebih memperjelas.

“Damn..” Umpat Bryan dalam hati.

“Aku masih ada urusan... Suru dia menungguku.” Ucap Bryan.

“Tapi pak...Bos sudah dalam perjalanan.”

“Ya aku tahu, suruh dia tetap di sini sampai aku kembali.” Titah Bryan dengan nada penuh tekanan.

“Apa yang terjadi pada mu Pat.... Jika itu semua karenanya, aku bersumpah akan menghabisi pria itu hari ini juga...”

Bersambung....

1
⭐✨
buset ni cerita da lima tahun aja baru diup
Fitra Fitra
halo kak
Mardi Yana
saya suka critanya.,...
Kim
hmm
Karina Naila
udah setahun lebih thor, apa urusannya sudah selesai atau belum?, masih pingin baca kelanjutan ceritanya nih
ajiu jiu
ud setahun lbh ap ujian ny blm selesai jga 🥴🥴
qtine
bagus
Kurota Ainun
sumpah si dari awal kenapa gak minta tolong Bryan ya si Pat ,kenapa mesti si Kornel yang kaya psiko🤬
Kurota Ainun
dari awal kenapa gak minta bantuan Bryan ya si Pat ,ah jadi kesel sendiri 🔥🤬
Darwin Sianturi
lanjut
ajiu jiu
🤦🤦🤦🤦
eonnira
sukses ya bu dokter...
Neng Luthfiyah
mantap
Neng Luthfiyah
baru nongol lg si thor
᪙ͤᵉᶜ✿Veranita
semangat akak💪🏽semoga sukses🥰semoga kita semua selalu diberkahi kesehatan lahir&batin😇

salam cinta online juga buat kak othor🤗😘
dea
Semangat ✊ 🆙 🆙 🆙
ayu nayocy
sukses kakkk
juriah mahakam
Semangattt smoga sukses ujianx biar bs menyambung CRT nvlx ttp setia menanti kelanjutanx
Jilioni MD: KEPEMILIKAN adalah cerita dalam novelku, mampir ya terimakasih 😊
total 1 replies
Yuliadhanty
semoga sukses thor
Sriwati Ika Febriana
sukses ya buat ujiannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!