NovelToon NovelToon
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Penyesalan Suami / Pelakor jahat
Popularitas:17.9k
Nilai: 5
Nama Author: hantari

"Kamu di diagnosa kanker otak stadium 3,tapi masih gejala awal jadi tingkat kesembuhan masih ada 75 % lagi,asal secepatnya operasi"

"Jika aku tidak operasi?"

"Jangan gila,kau bahkan tidak akan bertahan sampai 5 bulan"

"Kalau begitu biarkan saja"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hantari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diagnosa kanker

Sampai di rumah sakit, Adeline menyuruh supir untuk kembali saja tidak perlu menunggu nya.

Saat ini Ia telah duduk di depan dokter yang beberapa waktu lalu sudah memeriksa nya,dan setelah Ia mengatakan semua gejala yang Ia alami akhir-akhir ini.

Dokter itu terlihat ragu melihat hasil pemeriksaan nya dan diagnosanya setelah mendengar keluhannya.Kemudian Ia menatapnya dengan beberapa saat."Saya masih kurang yakin dengan hasilnya,kita harus melakukan tes darah untuk memastikan lebih lanjut"

"Apakah ada sesuatu yang serius dok?,kenapa saya harus melakukan tes darah?".Entah kenapa Ia merasa dokter itu terlalu cemas.

"Nona,saya sudah mengatakan saya masih belum yakin dengan pemeriksaan saya ini.Saya akan meminta perawat untuk membantu anda melakukan tes darah", dengan sedikit terburu-buru dokter itu bangkit membawa hasil pemeriksaan nya.

"Dokter anda akan pergi kemana?",Ia ikut bangkit dan sedikit mempercepat langkahnya mengejar sang dokter.

"Saya akan memanggil dokter yang seharusnya menangani kasus ini,tolong tunggu di sebentar di sini"

Setelah mengatakan nya,dokter itu langsung keluar dengan seorang suster yang masuk setelah nya.

Sementara Adeline menjadi merasa takut,dokter itu terlalu serius untuk tidak membuat nya khawatir seperti sekarang.

"Nona mari ikut saya,lakukan tes darah"

Ia tidak banyak bertanya,dan mengikuti suster untuk melakukan tes darah.

Tak berapa lama setelah melakukan tes darah, suster itu pergi membawa sampel darahnya keluar hingga lebih dari 30 menit suster itu kembali dan meminta nya untuk mengikuti nya.

Ia tidak banyak bertanya dan ikut saja dengan suster,namun Ia yakin dengan satu hal kalau sesuatu yang serius sudah terjadi padanya.

Ia di bawa ke lantai 3 gedung rumah sakit itu,hingga jantung nya beberapa saat rasanya berhenti sejenak setelah melihat pada pintu masuk ruang utama gedung lantai tiga itu.

Lantai 3 pada rumah sakit itu adalah tempat khusus pengidap kanker dan tumor, pasien-pasien di lantai 3 itu adalah orang-orang yang mengidap kanker atau tumor.

Ia memperhatikan sekeliling nya dan orang-orang yang Ia lewati di ruang tunggu,atau di lorong rumah sakit itu beberapa orang tampak bahagia dan berteriak senang karena sembuh dan beberapa lainnya tampak sedih hingga ada satu pasien di sana yang hari ini tak bisa lagi melawan kanker nya.

Hingga ruangan yang Ia lewati itu pecah suara tangis beberapa orang,Ia memperlambat langkahnya untuk melihat ke dalam dimana seorang anak di atas ranjang terkapar dan orang-orang mengelilingi nya dengan penuh Isak tangis.

Hatinya ikut teriris sampai Ia berhenti di depan ruangan itu, menyaksikan betapa putus asanya orang-orang yang di tinggalkan anak itu.

Namun Ia tersadar saat seseorang menepuk-nepuk pundak nya."Nyonya ruangan nya ada di sini mari, dokter sudah menunggu"

"Baik sus",dengan perasaan campur aduk Ia mengikuti suster itu hingga masuk ke sebuah ruangan yang bertuliskan Dr.Aland

"Silahkan duduk"

Seorang dokter pria yang tampaknya sudah paruh baya sudah menunggu nya di sana dan langsung menyuruh nya duduk.

"Perkenalkan saya dokter Aland,saya dokter spesialis kanker",sapa sang dokter dengan senyum profesional.

Adeline hanya terdiam dengan senyum kaku, rasanya Ia masih tidak sanggup untuk mendengarkan apa yang sebenarnya terjadi padanya hingga berhadapan dengan dokter spesialis kanker.

"Atas nama nyonya Adeline Pradipta?"

"Benar dok"

Sejenak sang dokter menatap wanita muda di hadapannya dengan seksama,hampir 1 menit yang membuat Adeline merasa di intimidasi.Make-up tak bisa menyembunyikan wajah pucatnya yang sudah lesu dan pucat seperti kertas,tubuhnya kurus dan terlihat lemah.

Dokter itu kemudian menatap hasil tes di tangannya dan menghela nafas panjang."Kenapa baru datang sekarang?.Sudah separah ini,apa kau tidak merawatnya?,atau tidak tau sebelumnya"

"Dokter aku tidak tau maksud anda,bisa katakan saja apa yang terjadi dengan ku?"

Dokter itu kembali menghela nafas berat, sambil menggeleng Ia memberikan kertas putih dimana tulisan-tulisan medis di dalamnya yang sejak tadi menjadi bahan perhatiannya.

"Saya sangat berat mengatakan ini,anda di diagnosa kanker otak stadium 3"

Dokter itu tampak benar-benar berat mengatakan nya, terlihat dari raut wajah dan suaranya yang pelan.

Kedua bahu Adeline yang sejak tadi tegap dan menegang,perlahan mengendur.

Hening,Ia terus menatap kertas itu lebih 15 menit.Dokter juga terlihat sengaja memberikan nya ruang untuk menangis,memang itu bukanlah hal yang mudah di terima oleh siapapun.

"Tapi ini masih gejala awal jadi tingkat keberhasilan operasi dan pengobatan masih ada 75% keselamatan.Asal secepatnya di tangani dan segera di operasi"

Saat mengatakan nya,sang dokter tidak menemukan kesedihan di wajah wanita muda itu dan juga tidak menemukan kebahagiaan setelah mendengar tingkat keberhasilan sembuh, tatapannya kosong,hampa dan dalam seperti lautan yang gelap dingin tiada ujung, senyum nya tampak menyakitkan.

"Jika tidak operasi?"

"Jangan gila nak,kamu masih sangat muda untuk menyerah,kalau tidak operasi kau bahkan tidak akan bertahan sampai 5 bulan"

"Kalau begitu biarkan saja dok"

"Hei nak,ini bukan main-main kanker tidak bisa di anggap remeh.Ingat hidup hanya sekali,dan kau masih mempunyai kesempatan untuk sembuh jangan pesimis begini"

"kalau hidup hanya untuk menderita untuk apa dok?,mati juga bukanlah pilihan yang buruk", ucapnya tersenyum menggenggam kertas berisi hasil diagnosa kanker nya.

"Akan jauh lebih baik untuk ku dan untuk semua orang", ucapnya bergumam pada dirinya sendiri hampir tak terdengar oleh sang dokter.

"Tapi..."

"Terimakasih dokter"

***

1
rose lilian
author kemana plis
Agunk Setyawan
ceritanya sebenarnya bagus tapi syg jarang up tolong thor jangan buat muter ceritanya
Noveni Lawasti Munte
hadeuhhhh salam paham semua...damar sok sok minta cerai pdahal pengen dipertahanin...Adeline udah cere tp ga jujur sama Tristan...Tristan cinta dr kecil sama Adeline tp ga berani ngungkapin...pretttt dah ruwet Thor...ga kebayang sebesar apa nanti penyesalan damar dan Tristan gt tahu kalo Adeline kena tumor😤🙃
kucing kawai: thorrr mana nih kok gk up lagi sih thorrr 🤧🤧😭😭
total 2 replies
Rohmi Yatun
iihh dikit banget sih Thor.. nunggunya lama loo.. double up please🙏
Wahyuningsih
klau up jgn lma2 thor tk iiiiinaaaaak menunggu sehat sellu jga keshtn tetp 💪💪💪💪💪 n makacih tuk upnya
Rohmi Yatun
double up dong Thor.. semakin menarik cerita nya👍🙏
Rohmi Yatun
iya ni.. Q baru aja mau komen gitu juga..
Agunk Setyawan
kenapa up nya lama dan jarang up thor padahal ceritanya bagus pake banget
Anonim
Ceritanya bagus.. Tapi sangat di sayangkan..kk othornya terlalu lama untuk update ..
Semangat kk..
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
nanti juga mereka akan menyesali semua yang telah mereka perbuat padamu
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
bener2 plot twist si kak othornya bisa aja... pantesan mudah banget bagi Damar menemukan Adeline 🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️🤭🤭
Melinda Cen
lanjutkan perbyk dong eps nya, semangat💪
Inarrr Ulfah
KLO up nya sedikit bgt,mana lama lagi
Yuliana Tunru
knp damar jd marah gitu pdhl kan mmg mau x adel hilang dr hidup x
Inarrr Ulfah
kenapa hidup BPK nya bahagia bgt,,gak ada karma kah buat Bpk nya benci bgt sama BPK nya Adeline,,,KLO Ema nya masih hidup apa bakal jahat juga,,KLO iya fix Adeline biar koma dulu bikin menyesal orang2 yg buat jahat sama dia
Rizky Manik
semoga Adel segera bertemu mamanya. btw mamanya jangan jahat² ya thor🤭
Deasy Suryandari
ceritanya seru
Deasy Suryandari
mantap thor ceritanya seru
pengen lihat adel bangkit dan melihat karma si dua perempua jahat itu
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
jadi pelakor dan keturunan pelakor kok bangga sih....
Rizky Manik
iya bagus itu del, jngan mau kalah lagi sama mereka. tunjukkan bahwa kau bisa. buat mereka menyesal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!