Terlahir dari keluarga yang sangat sederhana yang penuh dengan nyanyian luka membuat seorang Aisyah tumbuh menjadi seorang anak yang mandiri, pekerja keras, jujur, dan shalilah.Sehingga saat dewasa banyak pemuda yang ingin menjadikannya pendamping hidup. Namun siapakah yang akhirnya dapat menjadi pendamping hidup Aisyah ? Akan kah Nyanyian Takdir Aisyah berakhir bahagia?
ikuti kisah Novelku ya, dan jangan lupa dibaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
REY DAN HANIF
🌻Terimakasih ya sudah membaca karyaku , jika suka tinggalkan jejakmu berupa like, komen, tip dan vote karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.🌻
Sepanjang jalan kerumah sakit Ais hanya diam, dia membuang pandangnya keluar jendela, dan Maria berusaha memecah keheningan itu.
"Ais... kenapa kami diam saja, apa kamu merasa takut kak Rey bertemu Hanif"Tanya Maria seolah mengerti jalan pikiran Ais.
"Iya.. Mar... aku sangat takut, apa reaksi. kak. Hanif nanti, aku takut ia akan bertambah sakit saja"Ucap Ais khawatir.
"Tenang saja Ais, kakak sudah dewasa nggak akan terjadi bentrokan fisik kok, lagian Hanif kan lagi sakit"Ucap kak Rey
Ais hanya tersenyum kecut, walau sudah mendengar pengakuan kak Rey tetap saja Ais tidak tenang, Ais merasa akan terjadi sesuatu entah apa itu, yang pasti akan menakuti Ais.
Mobil keluarga Hanif...
"Mir... kenapa tiba - tiba kau menjadi baik dan ramah pada Ais, bukannya kamu membenci Ais"Tanya mami Maria penuh selidik
"Kamu benar Rin, tadinya aku sangat membenci Ais tapi melihat Hanifku semakin sakit saat aku menyakiti gadis itu membuatku akhirnya mau mencari tahu apa sebab Hanif mencintai Ais, dan malam ini aku menemukan keistimewaan Ais, jadi pantas saja Hanifku sangat menyukainya"Ucap mama Hanif sambil tersenyum
Mami Maria merasa sangat tidak senang mendengar pengakuan mama Hanif, ia menaggapinya dengan tersenyum sedikit sinis.
"Kalau kalian kenapa kerumah Ais"Tanya papa Hanif yang sebenarnya sudah penasaran dari. awal.
"Kami datang untuk menjengguk Ais saja takutnya Ais masih sakit, karena Reyhan sangat mengkhawatirkan Ais"Ucap Papi
"Jadi intinya kita datang kerumah Ais dengan maksud yang sama yaitu demi anak - Anak kita ya"Ucap papa Hanif tertawa diikuti oleh papi Maria.
Sejurus kemudian kedua nyonya yang duduk dibelakang saling diam, keduanya sibuk dengan pikirannya masing - masing.
*****
Rumah sakit....
Mobil Rey dan papa Hanif sudah memasuki parkiran rumah sakit, mereka segera turun dan menuju ruangan Hanif.
Saat sedang berjalan tiba - tiba Rey menarik tas Ais...
"Ais... berhenti sebentar"Pinta kak Rey
"Ada apa kak"Tanya Ais
"Jagalah hatimu buat kakak"Ucap Rey tersenyum manis
Wajah Ais sudah bersemu merah dan jantungnya berderak lebih cepat.
Ais tak menjawab dengan kata - kata hanya anggukkan yan iya berikan, dan itu cukup membuat Rey melayang sesaat.
"Ais... kak Rey ayo cepat"Ucap Maria
Pintu Kamar Hanif pun terbuka
"Kreittt"Suara pintu
"Mama....papa... mana Aisnya"Tanya Hanif tak sabar
"Tunggu lah sebentar lagi sayang"Ucap mama Hanif
"Cieee yang udah nggak sabaran"Ledek bram
Hanif hanya tersenyum malu dan tak lama terdengar suara orang tang mengucapkan salam.
"Assalamualaikum "Ucap Ais diikuti Maria dan juga kak Rey
"Waalaikumussalam"Ucap Hanif dan Bram bersamaan
Hanif tampak sedikit kecewa pasalnya Ais datang tidak sendirian melainkan bersama Dua orang teman.
"Bagaimana kabarnya kak"Tanya Ais
"Alhamdulillah, udah baikkan Ais"Ucap Hanif
"Kamu datang bersama Maria dan siapa Pria yang bersama Maria itu"Tanya Hanif sedikit cemburu
"Kenalkan saya Reyhan temannya Ais sejak SMP, dan saya kakaknya Maria"Ucap Reyhan sambil memgulurkan tangan.
Hanif menyambut malas tangan Reyhan, ia memyadari seperti nya Reyhan juga menyukai Ais.
"Hanif"Ucap Hanif memperkenalkan diri
Suasana tampak canggung, Rey, Hanif, dan Ais merasa risih dengan keadaan ini.
"Hallo gue Bram teman Hanif "Ucap Bram memecah keheningan karena ia baru masuk ke kamar Hanif
"Hanif... saya tunggu diluar saja ya, sepertinya kamu butuh privasi untuk bicara dengan Ais, tapi izinkan Maria tetap tinggal menemani Ais"Ucap Rey
"Makasih ya, loe udah ngertiin gue"Ucap Hanif tersenyum melihat Rey.
"Ais... Mar... kak Rey tunggu diluar ya"Ucap Rey
Ais dan Maria serentak mengangguk.
"Broo tunggu... gue ikut loe ya"Ucap Bram
Sambil berlari keluar mengikuti Rey.
*****
"Ais ....maaf ya kakak mengganggu waktu mu, dan kamu Maria, maaf juga harus terlibat dalam masalah kakak dengan Ais"Ucap Hanif
"Iya nggak apa - apa kak"Ucap Maria dan Ais bersamaan.
"Kakak sangat senang hari ini Ais, karena mama dan papa kakak sudah merestui perasaan kakak pada Ais"Ucap Hanif
"Apa setelah tamat SMA nanti kamu mau gue lamar Ais"Tanya Hanif
"Maaf kak Ais belum bisa memberi jawaban sekarang, karena Ais tidak tahu apa yang akan terjadi dimasa depan"Ucap Ais sambil. menunduk
"Yang terpenting sekarang kakak sehat dulu biar bisa ujian dengan baik, sehingga kakak bisa lulus dengan baik"Ucap Ais
"Kesampingkan dulu masalah ini kak, ujian itu adalah masa depan kakak yang sekarang, karena kakak adalah haparan kedua orangtua kakak, siapa yang akan mewujudkan cita - cita kedua orangtua kakak, kalau bukan kakak sendiri"Jelas Ais
Hanif tersenyum manis sekali. " Terima kasih Ais, sekarang kakak tidak ragu lagi untuk melangkah ke masa depan, kakak memasrahkan segalanya hanya pada Allah, jika benar nanti kita berjodoh kita pasti akan dipersatukan"Ucap Hanif
Mama Hanif sangat terharu ia tidak menyangka Ais akan menjawab sebijak itu, penilaiannya pada Ais selama ini salah.
Mami Maria juga merasa sangat terharu, ia memjadi makin sayang pada Ais.
Rey dan Bram juga sama - sama tersenyum, semua lega untuk sementara semua masalah terseleasikan dengan baik.
*Ais... tak salah aku memilihmu semoga kau memang jodoh yang Allah kirimkan untukku batin Hanif
Ya Allah aku sangat bangga mencintai hambamu Ais, persatukan rasa yang kami miliki dalam indahnya ikatan pernikahan , batin Rey
Ya Robb penguasa hati... tautkan hatiku pada dia yang menjadi jodohku meski aku lebih memilih kak rey, namun aku juga mendoakan Hanif bisa menemukan seseorang yang lebih menyayanginya selain. aku, biarkan kami semua berbahagia, aamiin batin Ais*
Hayoooo siapa ya yang akan menjadi imam. Ais dimasa. depan... ikuti terus kisahnya ya
To be continue
Makasih ya dah baca karyaku
makasih juga like and komennya
yang kasih vote moga berkah
semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu
salam manis
🤗
Author
Sambil menunggu ceritaku yang ini Up baca juga Novelku Cinta Bersemi Diujung Musim.
Dan karya apik author yang lain :
Fit Fithree Fitri.
Arsitek Cantik. Cinta Untuk Dokter Nisa.
Mengejar Cinta Ariel
Almaira My Secret Wife
My Love My Babysitter
*Sohibul Ikhsan. Putih Abu - Abu
Kembar Tidak Identik
*Ergina Putri
Melawan Rasa Takutku
My Heart Is Only For You
*Sudrun
Penjelah Malam
Samudra
*Putri Tanjung
OB Kerudung Biru
*Envy Yo Wesben.
My Princess OG.
*Sisca Nasty
Mafia in Love
*Cindyelvira
Ketika Muslimah Jatuh Cinta
Istri Sholehah
*Karlina Sulaiman
Mencintaimu Dalam Diam