NovelToon NovelToon
I WILL GET YOU

I WILL GET YOU

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Idola sekolah
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Citra_marbun

sebuah perjanjian muda antara sepasangan sahabat yaitu Gavin dan Morgan yang melibatkan anak mereka untuk menjalankan sebuah hubungan tak terduga yaitu perjodohan
bagaimana cerita selanjutnya ayok baca disini..... 😄😄😄

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra_marbun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

~•

Zayn langsung bergegas berlari keluar restoran itu dan mencoba mencari keberadaan cella.

Tak berselang lama Zayn melihat cella yang sedang duduk kedinginan di samping mobil Zayn

Zayn berjalan perlahan sembari memandangi cella tanpa henti.

"cella?" ucap Zayn pelan

"eh Lo udah siap ngobrol nya" ucap cella

"itu ga kayak yang Lo pikirin kok, gue bisa jelasin" ucap Zayn mencoba menjelaskan situasi tadi

"bdw ngapain Lo disini, sana masuk pacar Lo nungguin tuh" ucap cella

"pacar?tanya Zayn heran

" iya udah sana, nanti dianya ngambek loh" ucap cella mengerutkan keningnya

" Lo cemburu?"tanya Zayn

" idih buat apa gue cemburu kocak" jawab cella langsung bangkit dari duduknya

" udah yok balik" ucap Zayn

"eh itu pacar Lo" cegat cella

" dia bukan pacar gue, puas" jawab Zayn langsung menarik tangan cella dan membukakan pintu untuknya.

" gapapa kok kalo Lo ga ngakuin dia, tapi awas dia marah entar sama Lo" ucap cella memperbaiki rambutnya yang terlihat sedikit acak acakan.

"masih ngeyel? " tanya Zayn

"ngeye-" tak sempat cella menyelesaikan ucapannya Zayn dengan sigap langsung menarik leher cella dan mendekatkan cella tepat di depannya.

" Lo mau ngapain?" tanya cella panik

"karena Lo ngeyel ini hukuman buat Lo" Zayn langsung m*ncium lembur b*bir cella.

Cella sontak kaget hingga ekspresi nya tak bisa bohong

"ekh em lepasin" ucap cella langsung mendorong tubuh Zayn menjauh darinya.

"apa apaan sih Lo" cella mengusap bibirnya kasar.

" makanya jangan pernah ngelawan gue lagi" ucap Zayn langsung membuka jas nya dan mengenakan jas itu ke tubuh mungil cella.

tak berselang lama mereka segera beranjak pulang, di sepanjang perjalanan cella hanya diam memandang lurus ke depan dengan wajah cemberut.

" Lo marah sama gue?" tanya Zayn membuka pembicaraan sembari sesekali melirik ke arah cella

cella masih sama dengan wajah cemberutnya dan sama sekali tidak merespon Zayn yang sedari tadi bertanya ke arahnya.

Zayn hanya tertawa kecil melihat cella.

tak lama kemudian mereka sampai di kediaman keluarga Mourch, jam sudah menunjukkan pukul 10:25.

" udah nyampe nih" ucap Zayn masih sibuk dengan setir mobilnya

Zayn yang tak kunjung mendengar jawaban cella sontak melirik ke arah cella yang ternyata sudah tertidur pulas sedari tadi.

"tidur?" gumam Zayn membelai pelan rambut cella

Zayn dengan sigap turun dari mobil dan segera membopong cella masuk ke dalam rumah.

Setelah pintu dibukakan oleh pelayan, Zayn langsung masuk ke dalam.

Zayn bingung harus membawa cella kemana, akhirnya Zayn bertanya kepada pelayan yang ada di sana.

" kamar nya dimana?" tanya Zayn

"di lantai 2 paling ujung tuan" jawab pelayan itu ramah

Zayn langsung membawa cella ke kamarnya. Dan alangkah terkejutnya Zayn melihat kamar cella yang semuanya serba pink.

"oh god, untung bukan kamar gue" gumam Zayn menelan salivanya kasar.

Zayn meletakkan tubuh cella perlahan di kasur empuk itu dan segera beranjak pergi. Namun, sebelum pergi Zayn mengecup pelan kening cella.

Keesokan harinya

"hoammm, eghhh, hah, aaaa hari yang mantap" teriak cella dari kamarnya

"eh kok gue masih pake baju yang semalam?" gumam cella melihat pakaiannya

cella yang tak mau ambil pusing langsung beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

10 menit kemudian cella keluar dengan handuk yang menggantung di tubuh mungilnya itu tiba tiba ponsel nya berdering kencang

"buset dah, siapa nih yang nelpon" cella bergegas mengambil ponselnya.

"hallo" jawab cella

"buruan turun gue udah dibawah" ucap Zayn santai

"omg, apa apaan, ga usah gue bisa ke sekolah sendiri, duluan aja sana" ucap cella menolak mentah mentah

" buruan turun atau ngelakuin kayak semalam" ucap Zayn langsung memutuskan sambungan telepon itu.

Cella langsung mengingat kejadian pada malam hari itu dan sontak seluruh badannya merinding sepenuhnya. cella menggeleng gelengkan kepalanya tak mau hal itu terjadi.

cella langsung bergegas mengenakan pakaiannya dan langsung menuruni anak tangga satu per satu hingga sampai di depan meja makan di dapur.

Cella kaget melihat Zayn yang sudah duduk disana bersama Gavin dan Xaviera.

"eh ngapain Lo masuk, emang gue izinin" ucap cella menghampiri Zayn dengan kesal.

"eh sayang ga boleh gitu, nak Zayn udah baik datang berkunjung ke rumah kita" ucap Xaviera

"udah sini duduk dulu" ucap Gavin

cella langsung duduk, menyilangkan kedua tangannya dan menatap dingin ke depan.

"kayaknya cella ga suka sama kehadiran saya deh om,Tante" ucap Zayn tiba tiba

"dih si kocak, malah sok asik sama bokap nyokap gue" gumam cella menatap Zayn sinis

Zayn melirik ke arah cella dengan ekspresi yang cukup untuk membuat seseorang kesal melihatnya.

" ga mungkin lah nak Zayn, cella ga mungkin kayak gitu iyakan sayang" ucap Gavin memeluk punggung cella

"hehe iya dad" jawab cella terpaksa

" yaudah Daddy, ini udah mau terlambat sekolah, kami mau pergi dulu" ucap cella langsung menarik tangan Zayn

"duluan ya om, Tante" ucap Zayn menyempatkan untuk berpamitan kepada Gavin dan Xaviera.

Setelah cella dan Zayn berangkat bersama, Xaviera dan gavin hanya bisa senyum senyum melihat tingkah kedua anak itu.

" baguslah pa, semoga cella nyaman bersama Zayn" ucap Xaviera

"iya ma, baguslah jika mereka sudah mulai saling mengenal dengan baik" ucap Gavin memeluk erat pundak Xaviera

15 menit kemudian cella dan Zayn memasuki area sekolah, cella langsung bergegas keluar dari mobil dan langsung beranjak ke gedung sekolah.

" bentar!"teriak Zayn langsung menghampiri cella

"kenapa lagi?" tanya cella memutar bola matanya malas

"nih" Zayn melepaskan jas sekolahnya dan memberikannya ke cella

"buat apa?" tanya cella bingung

"Zayn langsung memasangkan jas sekolahnya itu ke pinggang mungil cella dan mengikatnya dengan lembut.

"sorry, Lo period ya hari ini?" tanya Zayn menggaruk garuk kepalanya.

"hah beneran, aduh gimana dong" ucap cella panik.

"Lo sekarang ke kelas simpan tas Lo nanti gue datang" ucap Zayn langsung berlari ke luar sekolah

" NGAPAIN WOI!!"teriak cella melihat kepergian Zayn

" yaudah deh gue ke kelas dulu aja, lagian gue sih masa lupa jadwal period gue" cella berjalan ke dalam dengan gusar, ia mengacak acak rambutnya malas.

tiba tiba Sean datang dari belakang cella, ia menepuk pundak cella pelan.

"eh kak Sean" sapa cella langsung semangat

" eh kok Lo pakai jas seragam cowok, rok Lo kenapa emang?" tanya Sean

"ah enggak kok kak, tadi kepeleset di parkiran jadinya rok gue kotor deh hehe" ucap cella mencoba membantah isi pikiran Sean.

" jadi ini punya siapa?Zayn?tanya Sean datar.

Lanjut Episode 33~•

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!