NovelToon NovelToon
Key And Bian

Key And Bian

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:12.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: LaSheira

Selamat Membaca kisah Key And Bian 💖💖

Takdir masa lalu Presdir Adiguna Group dan seorang model bernama Jesika, telah membuat sebuah benang kusut untuk kehidupan anak-anak mereka.

Key dan Bian dua manusia yang mengenal arti cinta dengan cara berbeda. Semua terasa sederhana jikalau itu hanya tentang rasa mereka berdua. Tentang cinta berbeda status, tentang orang ketiga. Namun takdir masa lalu orangtua telah menyeret mereka dalam hubungan rumit tentang penghianatan, tentang ibu yang tersakiti, tentang kebencian yang diwariskan.


Dan bagaimana kalau takdir masa lalu itu memunculkan seseorang, anak yang tak diketahui. Dari situlah rumitnya takdir masa lalu itu akan terurai.

Akankan cinta Key dan Bian bersatu menuju perayaan?

Akan ada banyak tawa dan bahagia, namun juga akan ada airmata.

selamat membaca 🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaSheira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesta (Part 3)

Seorang panitia datang menghampiri

gerai makanan. “ Bagian makanan akan ada breafing lima belas menit lagi.” Hanya

mengatakan itu, lalu ia pindah dari satu gerai ke gerai yang lainnya..

“ Pakai seragamnya Mba.” Basma

sudah memakai celemek putih bertuliskan Adiguna grup dan Grand Mall beserta

logo besar perusahaan mereka. Melingkarkan tanda pengenal di lehernya. Key pun

mengikuti apa yang dilakukan adiknya. Basma membantunya mengikatkan tali

di pinggang. Lagi-lagi dia menahan nafasnya. “ Hari ini Mba terlihat berbeda.”

“ Kenapa? Apa aku tambah cantik.”

Ucapnya girang. Sambil menyeryitkan dahi.

“ Tidak.” Key cemberut. “ Kamu

tetap cantik setiap hari.” Sekarang Key tertawa. Memukul bahu adiknya.

“ Gombal sama Mba sendiri.”

Seruan dari mikrofon di ujung ruangan

membuat semua orang bergerak ke arah suara. Seorang laki-laki muda bicara untuk

meminta staff makanan mendekatinya. Meminta untuk berdiri dengan rapi. Basma

menghalau tubuh seorang laki-laki yang hendak menempel pada tubuh Key. “ Mundur

saja Mba.” Key akhirnya memilih mundur dari kerumunan. Karena kalau ia tetap

berada di posisinya yang sekarang ia hanya akan tengelam di antara lautan

manusia.

“ Selamat sore semuanya. Saya Aji

Ardiansyah dari divisi humas Grand Mall, mohon perhatiannya.”

Kerumunan saling berbisik. Membuat

sekumpulan manusia dewasa diam, sepertinya tidak akan semudah itu wahai manusia

beriman.

“ Lho itukan Kak Aji” Key terlihat

sangat terkejut.

“ Siapa Mba? Mba kenal?” tanya

Basma sambil menundukan kepala berbisik.

“ Langganan somai Mba di Central Park.”

Dia kembali meminta semua orang

untuk diam. Kerumunan staff makanan satu persatu mulai mengunci mulut. Saat

satu tidak ada yang bicara, maka semua ikut diam. Akhirnya tenang.

“ Terimakasih atas kerja samanya.

Saya akan menjelaskan bagaimana tugas staff makanan di sini ya. Seperti yang

sudah di sampaikan dalam surat kerja sama, bahwa pemilik gerai makanan hanya

bertugas berada di gerai makanan, dan yang akan menyajikan kepada para tamu

adalah pelayan tersendiri. Jadi mohon kerja samanya untuk tidak meninggalkan

gerai dan berkeliling di sekitar ruangan. Para tamu akan mulai berdatangan

mungkin nanti sekitar pukul lima. Acara akan dimulai jam tuju malam. Setelah

acara utama, nanti tamu undangan akan dipersilahkan mencicipi makanan yang ada

di setiap gerai. Jadi sebelumnya hanya pelayan yang boleh masuk area makanan.

Baiklah, semua sudah jelaskan.”

Semua sudah paham, karena itu sudah

tertulis di surat perjanjian. Key melirik Basma, dia menyuruh Basma menundukan

kepala. “ Mba tidak tanda tangan surat perjanjian apa pun dengan Kak Anjas.”

“ Mungkin karena kalian berteman Mba.”

Suara Aji Ardiansyah kembali

terdengar. “ Ini bukan pertama kalinya kalian bekerja sama dengan Adiguna Grup,

jadi semua pasti sudah paham bagaimana kami sangat menghargai kerja profesional

dari semuanya. Jadi mohon kerja samanya. Sekian. Terimakasih. Semuanya bisa

kembali melanjutkan pekerjaannya yang tadi tertunda.”

Dia turun dari podium, dan semua

orang yang ada di hadapan Key bubar dengan teratur. Menuju gerai makanan mereka

masing-masing. Key yang ingin menyapa namun pria langganannya itu sudah

menghilang ntah kemana. Akhirnya dia dan Basma berjalan menuju gerai somainya.

“ Mba jadi merasa minder Bas.”

“ Kenapa?”

“ Tadi kamu dengar sendirikan,

orang-orang ini profesional. Mereka sudah bekerja sama dengan Adiguna Grup

cukup lama. “

Basma mulai menghidupkan kompor,

menyalakan api dengan ukuran kecil.

“ Mba juga profesional. Sudah

beberapa tahun mendedikasikan hidup berjualan somai, kurang profesional apa

lagi coba.”

“ Haha, ada-ada aja kamu.”

Semua gerai sibuk dengan urusannya

masing-masing, hingga belum ada yang perlu untuk berbasa-basi saling bertegur

sapa. Setelah beberapa jam melakukan persiapan, semua gerai sudah terlihat siap

di posisinya.

“ Silahkan mengambil makan malam

di luar.” Terdengar suara mikrofon dengan keras lagi. Orang-orang yang sudah

selesai menyiapkan semua gerai mereka satu persatu keluar.

“ Mba mau makan?” Basma

membersihkan uap panas diatas tutup panci.

“ Mba belum lapar Bas.”

“ Tetep harus makan. Ayo. Nanti kita

tidak sempat buat makan.” Basma mendorong tubuh Key untuk berjalan di depannya.

Orang-orang sudah mengantri untuk mendapat jatah makan malam mereka. “Dua pak.”

Basma menunjuk dirinya dan juga Key. Lalu petugas itu menyerahkan dua kotak

nasi dan dua botol air mineral. Basma membawa dua kotak nasi, lalu menyerahkan

minumannya untuk Key. Dia menunjuk deretan kursi di belakang gedung, ada

beberapa orang yang sudah duduk di sana. Namun masih banyak kursi yang kosong.

Akhirnya mereka berjalan ke sana.

“ Selamat makan.” Kata mereka

bersamaan. Lalu tertawa berdua.

Seorang wanita yang duduk di

sebelah mereka memandang tertarik.

“ Kalian pacaran ya.” Katanya

tersenyum renyah. Sok kenal dan sok dekat. Basma diam malas menanggapi, lalu

memilih memakan nasinya.

“ Haha, kami kakak dan adik.”

Terkejut. Biasa aja kali, batin

Basma. Ntahlah, ia selalu merasa tidak senang jika ada orang yang mengalihkan

perhatian Key jika dia ada di dekatnya.

“ Benarkah! Siapa yang kakak dan

siapa yang adik?” makin tambak sok kenal, sok dekat dan sok penasaran.

Tapi Key memang orang yang juga

mudah akrab dengan orang lain, jadi seperti bertemu partner saja kalau sudah

berhadapan dengan orang jenis ini.

“ Menurut Mba siapa yang adik dan

siapa yang kakak.” Dia bertampang imut.

Wanita itu berfikir keras. Lalu dia

menunjuk Basma dan Key bergantian. “ Laki-laki yang Kakak,  dan adik perempuan. Benarkan.”

“ Benar sekali.” Basma membalas

cepat. “ Cepat selesaikan makanmu.” Dia menarik kotak nasi milik Key agar lebih

dekat dengan Key. Key tahu kalau adiknya sedang ada dalam mood yang buruk. Ia

lalu diam dan tidak meralat jawaban wanita yang ada di hadapannya. Ntahlah,

terkadang Key juga mengenali perubahan sikap Basma jika dia sibuk dengan hal

lain sementara adiknya itu sedang ada di dekatnya. Cemburu mungkin disebutnya.

“ Galak bener Mas.” Mbak sok akrab berusaha tetap akrab.

“ Tidak kok Mba. Dia ini laki-laki paling manis sedunia.”

Apaan si Key. Melotot mata Basma.

“ Mba gerai makanan apa?” tanya Key

lebih pelan supaya Basma tidak terusik, sambil mengunyah nasi tentunya.

“ Bakso.”

“ Bakso.” Heran. Wajah key seperti

anak kecil yang supraise.  “Memang bakso

makanan tradisional ya mba.”

“ Gak tau juga. Tapi bakso kami langganan CEO Grand Mall.”

“ Hah, benarkah. “ lebih antusias

dari sebelumnya. “ Mba sudah pernah ketemu sama CEO.” Tanyanya lagi penuh

penasaran.

“ Belum.

Key kecewa. Basma nyengir.

“ Bagaimana tante bisa bilang kalau CEO Grand Mall langganan bakso Tante, Tante saja belum pernah bertemu.”

Wanita itu mendelik saat Basma

bicara. Key yakin bukan pada maksud perkataannya, namun pada panggilan tante

yang ia pilih untuk memanggil wanita itu secara sopan. Tapi di sebut tante oleh

laki-laki  seumur Basma tentu saja membuatnya gusar.

“ Mas, memang aku ini menikah

dengan om kamu apa?

“ Haha, maaf Mba. Basma sebenarnya

adik saya, dia ini masih kelas satu SMU.”

Wanita itu mendelik tidak percaya.

Ia bahkan berdiri dari duduknya dan berada di depan Basma sekarang.

Memperhatikan setiap detail garis wajahnya.

“ Apa?” Basma kesal diperhatikan

seperti itu.

“ Benar, bagaimana aku tidak

melihat garis muda itu. Wajahmu benar-benar masih sangat muda.”

“ Pertanyaan tadi belum dijawab,

bagaimana Tante tahu kalau CEO Grand Mall langganan bakso Tante, sedangkan

pernah bertemu saja tidak.” Basma mengulangi pertanyaannya yang tadi. Dia

melirik Key, yang sekarang fokus ke makanannya.

“ Sekretarisnya.”

“ Kak Anjas.” Key dan Basma

bersamaan.

“ Kalian kenal dengan Mas Anjas? Ia

dia yang sering membelikan untuk CEO.”

“ Tidak terlalu kenal, kami cuma

pernah saling menyapa saja. Sudah ya Mba, kita sudah selesai nih. Ayo Bas.”

Key menarik tangan Basma, dia

sebenarnya belum selesai, namun akhirnya meremas kotak nasinya dan bangun.

“ Kenapa mba?” saat mereka sudah

meninggalkan kursi belakang gedung.

“ Tidak.”

“ Kenapa?”

“ Mba hanya merasa tidak enak saja,

kita mendapat pekerjaan ini hanya karena aku mengenal Kak Anjas. Tidak mau

menyebarkan gosip tentang Kak Anjas, nanti nama baiknya bisa rusak karena

menunjuk kita tidak secara profesional.” Mereka sudah masuk kebdalam gedung

lagi. “ Para tamu sudah ada yang datang ya. ayo kembali ke tempat kita. Lihat, apa mereka selebriti?”

“ Mana kutahu.” Balas Basma malas.

Dia memang kurang suka dengan dunia itu. Walaupun dia tertarik menjadi model

foto untuk butik online milik orang tua temannya, namun untuk dunia gemerlap

itu dia hanya mencibir. Memandang tak suka. Saat anak-anak seumurannya, punya

grup idola atau artis kesukaan, dia lebih sering tengelam dengan adonan somai,

atau lebih suka membaca buku.

Bersambung....

1
Nurma Sadiah
cie yang seneng di posesif🤣
Abizar Alfarizki
hadeeh bian 🫩
Nurma Sadiah
wow ternyata bian dan basma adik kakak😄
Nurma Sadiah
mau bakso🤤 apalagi makannya bareng orang kaya bian
Septi Msi Yogyakarta
halo kak author
aku rindu dgn krya2 mu
Nurma Sadiah
amanda sama anjas aja, cocok👍
Nurma Sadiah
ih sakit banget sih klo jadi manda/Sob/
Nurma Sadiah
happy ending😍
Mahendra Sari Anwar
kak,,ko blm ada lg cerita yg baru?
aku selalu tgu lohhh cerita nya🔥🔥🫶
love love love berkobon² nanas kan🫶
Mahendra Sari Anwar
maui lagiii🔥🫶
Maryam Husain
luar biasa
Putriani
izin mampir yah😍
☠Arin_
aku suka final ending yg bahagia gini
☠Arin_
the end🙏
☠Arin_
waaaah mau pamer🤣🤣🤣
☠Arin_
Senengnya🤣🤣🤣
☠Arin_
Sedih aja
☠Arin_
plong
☠Arin_
wah kena deh🤣🤣🤣
☠Arin_
😭😭😭😭masih berlanjot
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!