NovelToon NovelToon
Sistem Gacha: Jaminan 100%

Sistem Gacha: Jaminan 100%

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: UrLeonard

Tak memiliki apa pun selain namanya, Kenzo bertahan hidup di dunia yang kejam. Bagi orang lain, mimpi adalah sesuatu yang bisa dikejar. Baginya, mimpi hanyalah kemewahan yang selalu direnggut oleh kenyataan.

Hingga suatu hari, sebuah antarmuka emas muncul di hadapannya.

Sistem Gacha.

Jaminan 100%.

Setiap putaran selalu menghadiahkan sesuatu yang nyata. Kemampuan, artefak, teknik, bahkan kekuatan yang sanggup mengubah takdir. Dengan sistem itu, Kenzo tak lagi sekadar bermimpi. Ia akan menapaki jalan menuju puncak dan menyingkirkan siapa pun yang berani menghalangi langkahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UrLeonard, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32

Kilatan perak mengalir lambat. Seperti benang sutra yang merayap di atas permukaan basal hitam, menambal setiap retakan kuno tanpa suara sedikit pun.

Dari kegelapan, Mystrul menurunkan tongkat peraknya yang berkilau.

Ia menghentakkan ujung bawah tongkat itu ke lantai. Pola lingkaran geometris menyala redup sebelum akhirnya tenggelam ke dalam batu.

"Pertahanan telah aktif, Tuan Kenzo," lapor Mystrul. Nada suaranya sedatar es. "Semua gelombang radar, pemindai energi, hingga deteksi visual tidak akan bisa menembus tempat ini."

Ia kembali mundur ke sudut pilar, melebur bersama bayang-bayang malam.

Kenzo berdiri dari duduknya, melangkah perlahan mendekati pola sihir yang baru saja meredup di lantai batu basal. "Bagaimana dengan lingkaran di tengah ini, Mystrul?"

"Itu gerbang teleportasi," jawab Mystrul singkat. "Saya telah menyelaraskan koordinatnya dengan beberapa titik aman di luar kota."

Sebuah tawa renyah tiba-tiba terdengar dari atas kepala mereka.

Atas salah satu balok kayu atap yang lapuk, Azzy berayun santai dengan kaki kecilnya yang berbalut gaun monokrom.

"Kaku sekali sihirmu itu, Kakek Penyihir," ejek Azzy sambil melompat turun. Kakinya menyentuh lantai tanpa menghasilkan suara sedikit pun. "Robekan ruang milikku jauh lebih praktis dan cepat."

Mendengar itu, Errinth yang sedang merapikan beberapa berkas di meja batu hanya mendengus halus.

Layar holografis berwarna emas di tangan Errinth meredup sesaat saat ia melirik tajam ke arah Azzy.

"Kepraktisanmu selalu menyisakan lubang ketiadaan yang berisik, Ketiadaan," cibir Errinth tenang. "Bagi pergerakan senyap dari kejaran Sinode, kehati-hatian Mystrul jauh lebih masuk akal."

"Siapa yang kau sebut Ketiadaan, Kadal Merah?!" teriak Azzy kesal, menggembungkan pipinya yang mungil.

Kenzo mendaratkan telapak tangan di atas kepala Azzy sebelum pertengkaran mereka membesar, mengusap rambut gadis kecil itu dengan lembut.

'Dasar kalian ...,' pikirnya geli.

Namun, sebuah pertanyaan lama kembali mengusik benak Kenzo sejak pertempuran di gedung kemarin.

"Mystrul, Errinth," panggil Kenzo, suaranya berubah sedikit berat.

Suasana di dalam aula seketika menjadi hening. Azzy urung menarik bayangan hitamnya.

"Saat kalian bertarung kemarin, aku merasa ada sesuatu yang menahan kalian. Seberapa besar kekuatan asli kalian jika dilepaskan sepenuhnya?" tanya Kenzo ingin tahu.

Sepasang mata reptil emas Errinth menatap Kenzo dengan takzim.

"Tuan," tutur Errinth dengan nada lembut namun sarat wibawa naga kuno. "Jika saya melepas seratus persen energi naga saya, panas yang dihasilkan akan langsung menguapkan laut terdekat dan melelehkan benua ini menjadi magma."

Mystrul menyahut dari kegelapan pilar, "Dan jika saya membuka batas kemampuan saya, gravitasi dan materi planet ini akan tersedot ke dalam lubang hitam kecil. Dunia ini terlalu rapuh untuk menahan kami."

Kenzo terdiam. Napasnya tertahan selama beberapa detik mendengar penjelasan itu.

Melihat reaksi terkejut tuannya, Errinth tersenyum tipis.

"Karena itulah, Sistem membatasi pengeluaran kekuatan kami hingga batas maksimal dua puluh persen saja," jelas Errinth hangat. "Semua demi menjaga agar tempat Anda berpijak tidak hancur berantakan."

Kenzo mengangguk pelan, mencerna informasi berharga tersebut. 'Keputusan yang sangat bijaksana dari Sistem.'

Fakta itu juga menyadarkannya bahwa ia tidak bisa terus-menerus mengandalkan pelayannya sebagai tameng perusak. Ia sendiri harus menjadi lebih kuat dan cerdas untuk menghadapi tantangan ke depan.

Dan ia sadar akan satu hal lagi, kalau misal ia membiarkan Azzy membuka batas kekuatannya waktu dia dikurung. Apa yang akan terjadi?

Kenzo menggelengkan kepalanya. 'Pasti situasinya tidak jauh beda dari mereka berdua, yah untung aku memilih tidak memakainya.'

Sambil bersandar di pilar basal, Kenzo memanggil layar antarmuka miliknya yang tak kasat mata bagi orang lain.

Cahaya emas lembut berpendar di depan matanya, menampilkan beberapa deret tulisan mekanis.

[Sistem Diaktifkan.]

[Fungsi Utama: Gacha & Penyimpanan Tak Terbatas.]

[Jaminan Seratus Persen Hari Ini: Dua dari Tiga kali.]

Kenzo menatap sisa token jaminan itu dengan saksama. Ia telah menggunakan satu token tadi malam untuk memanggil Errinth.

Dua token tersisa terlalu berharga untuk dipakai sekarang. Ia memutuskan menggunakan keberuntungan murni untuk mengisi kembali tas perbekalannya yang kosong setelah pertarungan di bawah tanah kemarin.

"Sistem, lakukan sepuluh tarikan acak," perintah Kenzo dalam hati.

Layar emas di depannya berputar cepat tanpa mengeluarkan suara.

Cahaya perunggu mendominasi sebanyak 75 persen, disusul pendaran perak sebesar 24,9 persen.

[Gacha Selesai.]

[Kualitas Perunggu. Item diperoleh: Amunisi Udara Padat sebanyak 30 butir.]

[Kualitas Perunggu. Item diperoleh: Kapsul Asap Termal sebanyak dua buah.]

[Kualitas Perak. Item diperoleh: Esensi Pemulih Stamina sebanyak satu botol.]

[Kualitas Perunggu. Item diperoleh: Perban Koagulan Darurat sebanyak tiga buah.]

[Kualitas Perunggu. Item diperoleh: Ransum Berkalori Tinggi Sintetis sebanyak lima bungkus.]

Semua barang taktis itu langsung mengalir masuk ke dalam Penyimpanan Tak Terbatas miliknya.

Namun, pada tarikan terakhir, sebuah kilatan perak kusam muncul dengan lambat.

Sebuah kepingan logam pipih berwarna abu-abu kini berada di telapak tangan Kenzo. Benda itu terasa dingin, tidak tajam, dan tidak memiliki aura magis sama sekali.

[Jangkar Pengikat Realitas.]

Sebuah nama berkedip di layar emas. Namun, sebelum sempat membaca alat hasil Gachanya itu...

Sebuah cangkir keramik mengepul hangat tiba-tiba disodorkan ke hadapannya.

Errinth berdiri di sana dengan senyum manisnya yang menawan, merapikan kerah jaket Kenzo yang sedikit miring terkena embusan angin malam.

"Silakan diminum, Tuan. Teh ini akan membantu Anda beristirahat," tawar Errinth lembut.

Kenzo menerima cangkir itu, menyesap kehangatan yang menjalar di tenggorokannya. Rasa manis teh berpadu dengan kehangatan malam yang sunyi.

Suasana malam di tengah hutan ini terasa begitu tenang dan damai.

Kenzo menaruh cangkirnya di atas batu, menatap kabut malam yang semakin pekat di ujung hutan.

1
Hadi Hadi
up up🤭🤭
Hadi Hadi
lanjut
Hadi Hadi
semangat
Hadi Hadi
bunuh
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
Hadi Hadi
mantap😄😄
Hadi Hadi
mantap💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪💪
Hadi Hadi
up up💪
Yui
aku tunggu insectnya kak/Determined//Determined//Determined/
Ironside: Tidak ada hal seperti itu Kak /Scare/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!