NovelToon NovelToon
Sistem Arsitek

Sistem Arsitek

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / CEO
Popularitas:963
Nilai: 5
Nama Author: Chimoarikashiki

Ari atau yang sering di panggil sama teman kuliahnya dengan nama sam Ari di tengah ke frustasiannya dia mendapatkan berkah sebuah sistem yang membantu Ari menjadi arsitek terkenal bareng dua temannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chimoarikashiki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

persiapan untuk tukang dan bahan bangunan

     Aku melihat sekelilingnya dan tersenyum karena menurut aku ini sangat cocok. Sehabis ini aku nyari kontrakan buat para tukang.

"ayo kita nyari kontrakan buat tukang"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

"ayo pak bos"kata pak Akbar ke aku sambil lihat aku

"aku tahu kontrakan yang murah dan fasilitasnya bagus kak"kata adek ke aku sambil lihat aku

"kasih tahu dek dimana"kata aku ke adek sambil lihat adek

"oke kak"kata adek ke aku sambil lihat aku

     adekku pun mengajak ke kontrakan yang katanya luas dan fasilitasnya gak main-main. Sesampai di kontrakan tersebut aku langsung ketemu pemilik kontrakan.

"mas mau ngontrak"kata pemilik kontrakan ke aku sambil lihat aku

"iya Bu buat tukang yang mau renovasi sekolah"kata aku ke pemilik kontrakan sambil lihat beliau

"wah kebetulan kontrakan sini luas bisa diisi 10 orang"kata pemilik kontrakan ke aku sambil lihat aku

"boleh kami lihat dulu Bu"kata aku ke pemilik kontrakan sambil lihat beliau

"boleh aja mas silahkan ibu antar"kata pemilik kontrakan ke aku sambil lihat aku

     kami pun di antar melihat lihat kontrakan, sampai ada satu rumah yang luas ruangannya dan sudah ada semua.

"hmm ini aja Bu saya DP dulu ya entar pas ngantar tukang saya bayar sisanya"kata aku ke pemilik kontrakan sambil lihat beliau

"oke mas nanti kabari kalau tukangnya sudah siap untuk tepati tempatnya"kata pemilik kontrakan ke aku sambil lihat aku

"siap Bu kalau begitu kami permisi ya"kata aku ke pemilik kontrakan sambil lihat beliau dan mengambil kwintasi

    setelah keluar dari kontrakan baru kami balik ke kantor namun di jalan.

"berhenti"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

"kenapa kak?"tanya adek ke aku sambil lihat aku

"kita ke tempat pengepulan puing dek"jawab aku ke adek sambil lihat adek

       aku pun turun ke tempat tersebut dengan santainya langsung ketemu bosnya

"pak apa disini ada bosnya?"tanya aku ke karyawan situ sambil lihat beliau

"ada mas entar saya panggilkan"jawab karyawan disitu ke aku sambil lihat aku

        gak lama setelahnya bapak tersebut datang dengan pak tua yang pakaiannya agak beda dari yang lain.

"apa bapak bosnya?"tanya aku ke pak tua itu sambil lihat beliau

"iya betul saya bosnya ada apa ya nak"tanya balik pemilik pengumpulan puing ke aku sambil lihat aku

"saya ada proyek sekolah pak nah karena renovasi pasti ada puingnya maka saya mau ngajak bapak kerja sama dalam pengumpulan puing"jawab aku ke pemilik pengumpulan puing sambil lihat beliau

"oke boleh mas satu truk kecil sekitar 10 juta mas"kata bapak pemilik puing ke aku sambil lihat aku

"oke kalau gitu saya DP 5 juta dulu entar kalau udah saya transfer sisanya"kata aku ke bapak pemilik pengumpulan puing sambil lihat beliau

"baik mas kalau gitu"kata bapak pemilik pengumpulan puing ke aku sambil lihat aku

"nah udah saya kirimkan DP nya ya pak"kata aku ke pemilik pengumpulan puing sambil lihat beliau

"oke udah masuk DP-nya"kata bapak pemilik pengumpulan puing ke aku sambil lihat aku

"entar pas mulai pekerjaan akan kami hubungi bapak"kata aku ke bapak pemilik pengumpulan puing sambil lihat beliau

       setelah ketempat pengepulan puing kami kembali ke kantor , di jalan dengan muka santainya aku berucap.

"kalian tahu alasan aku ke tempat pengepulan puing?"tanya aku ke mereka sambil lihat mereka

"adek tahu kak alasannya apa biar pas pengerjaan gak pada ribut soal puing"jawab adek ke aku sambil lihat aku

"ya yang di bilang adekku ada benarnya biar gak ribet"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

"akhirnya kami paham tindakannya bos buat kelancaran proyek biar gak pada menyesal"kata pak Akbar ke aku sambil lihat aku

"nah benar itu pak"kata aku ke pak Akbar sambil lihat beliau

     sesampai kantor aku langsung membuat rapat dengan para tangan kananku.

"oke untuk tempat buat naruh semen pasir dan baja saya sudah tahu begitupun pak Akbar selain itu buat tempat tinggal tukang kernet dan mandor sudah saya DP begitupun buat puing sudah sama trucknya"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

"berarti tinggal bahan bangunan doang ya bos"kata deka ke aku sambil lihat aku

"yups benar jangan di po kan dulu kita pastikan apa saja yang di butuhkan"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

"oke beres bro laksanakan"kata Yoni ke aku sambil lihat aku

     keesokan paginya semua tim sudah kumpul dan aku tahu dari ayah kalau para tukang dan kernet sudah pada otw. Siangnya aku datang sama tim kantor dan kali ini Yusuf aku tugaskan di kepala gudang bersama kepala gudang utama.

"berarti di lapangan gue posisi sebagai wakil kepala gudang ya mas"kata Yusuf ke aku sambil lihat aku

"yups betul sekali"kata aku ke Yusuf sambil lihat Yusuf

     dan ternyata para tukang sudah siap aku langsung mengantarkan mereka ke tempat kontrakan yang ku sewa

"kalian ikut dulu buat naruh barang di kontrakan sekalian aku lunasin dua bulan"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

"siap bos"kata mereka ke aku sambil lihat aku

      mereka pun ikut bawa barang ke kontrakan dan disana ibu kontrakan sudah siap di depan.

"ini tukang sama kernetnya mas?"tanya pemilik kontrakan ke aku sambil lihat aku

"iya betul Bu dan ini saya lunaskan 2 bulan ya Bu buat jaga jaga"jawab aku ke pemilik kontrakan sambil lihat beliau

"oke mas ini kuncinya mari saya antar"kata pemilik kontrakan ke kami sambil lihat kami

      sesampai di kontrakan semua menatap ke aku ketika melihat ruangannya sangat luas

"bos ini gak salah jadi mess luas banget"kata salah satu tukang ke aku sambil lihat aku

"gak salah biar kalian nyaman pas istirahat jadi kesehatan kalian gak ada yang menganggu"kata aku ke para tukang sambil lihat mereka

"ya sudah taruh barang kita balik ke sana dulu ada yang mau saya bicarakan pokoknya kalian akan senang"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

     kami pun kembali ke proyek dan para tukang serta kernet kami kumpulkan di tempat yang belum di ambrukkan.

"oke untuk kasbon dari saya setiap Minggu ganjil saya akan ke proyek dan memberikan kasbon ke kalian"kata aku ke mereka sambil lihat mereka

"wih berarti gaji kita aman bos"kata salah satu tukang ke aku sambil lihat aku

1
Aisyah Suyuti
menarik
Ray
Petik satu karena ini chat bukan percakapan langsung?
Tosari Agung: betul itu chat
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!