NovelToon NovelToon
LADY GAGAL YANG DIAM-DIAM BERBAHAYA

LADY GAGAL YANG DIAM-DIAM BERBAHAYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: ꧁Diajeng rini꧂

Elara Safira Nirmala hanyalah gadis yatim piatu biasa di dunia modern, ia ditinggal oleh orang tuanya sejak kecil dan dia tinggal di kos-kos an sederhana di salah satu kota. Pagi itu Elara hanya ingin pergi ke sekolahnya tetapi ada suatu yang terjadi padanya, ada sebuah tragedi membuatnya terbangun sebagai Elara Mirabel Astoria, lady terbuang dan tak berguna di kerajaan kuno, dengan kemampuan modern yang canggung dan komentar sarkastiknya Elara harus bertahan di tengah drama keluarga bangsawan, intrik politik, dan mungkin sedikit cinta yang tak terduga. Langsung baca aja yuk ceritanya daripada penasaran!!!!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ꧁Diajeng rini꧂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Suasana di ruang makan kediaman Astoria pagi itu terasa sangat tegang, kontras dengan harum teh hangat yang mengepul di meja. Lilian yang baru saja menghirup udara bebas sudah tidak tahan dikurung di dalam rumah.

​"Ayah aku mohon, biarkan aku keluar sebentar saja, aku ingin ke butik, aku ingin melihat koleksi perhiasan terbaru. Aku bisa gila kalau hanya menatap dinding kamar terus-menerus!" rengek Lilian sambil menghentakkan kakinya ke lantai.

​Duke Alaric memijat pangkal hidungnya yang berdenyut "Lilian, Raja sudah menjatuhkan status pengawasan padamu. Kau dilarang muncul di ruang publik untuk sementara, kau ingin kembali ke sel itu?"

​"Tapi kan tidak akan ada yang tahu kalau kita diam-diam Ayah" Lilian terus mendesak.

​Julian, yang sedari tadi menyimak sambil melipat tangannya di depan dada, akhirnya angkat bicara karena merasa kasihan pada Adik kesayangannya "Kalau kau memang bersikeras ingin keluar, pakailah baju biasa. Gunakan pakaian rakyat jelata dan tutup wajahmu dengan tudung. Dengan begitu intelijen kerajaan tidak akan mengenalimu oke?"

​Mendengar itu, wajah Lilian langsung memerah padam "Apa?! Kakak menyuruhku memakai kain kasar seperti gembel itu? Tidak mungkin, aku ini Lilian Astoria! Bagaimana kalau ada yang melihatku memakai baju seharga harga roti itu? Aku mau tetap memakai gaun sutraku, kalaupun ketahuan Ayah kan bisa bicara lagi pada Raja, Ayah tinggal minta ampun lagi seperti kemarin kan?"

​BRAK!!!!!

​Duke Alaric menggebrak meja hingga cangkir porselen di atasnya berdenting keras. Kesabarannya habis sudah "Minta ampun lagi katamu?!" suara Duke menggelegar membuat Lilian tersentak mundur dan terkejut karena jarang sekali bahkan tidak pernah Ayahnya marah kepadanya

​"Kau tahu berapa harga yang harus aku bayar untuk mengeluarkanmu?! Aku harus sujud di lantai marmer dingin itu! Aku, seorang Duke Astoria harus merangkak dan memohon-mohon di depan Raja hanya agar putrinya yang tidak tahu diri ini tidak membusuk di penjara!" napas Duke memburu, matanya berkilat penuh amarah "Sekarang seluruh ibu kota membicarakan bagaimana keluarga kita kehilangan harga diri! Kau pikir itu mudah?!"

​Duchess Beatrice segera memegang lengan suaminya mencoba meredam emosi yang meluap. "Tenang Alaric... ingat kesehatanmu" bisiknya lembut sebelum menatap Lilian dengan tatapan tegas yang jarang ia tunjukkan.

​"Lilian dengarkan ibu. Jika kau ingin keluar kau harus mengikuti saran Kakakmu, pakai baju rakyat biasa. Ini bukan soal harga diri lagi tapi soal keselamatan namamu. Ibu tidak mau kau dilaporkan ke istana dan dianggap membangkang perintah Raja"

​Lilian mengerucutkan bibirnya dan matanya berkaca-kaca karena kesal "Ibu mau menemaniku kan?"

​Duchess Beatrice langsung menggeleng mantap "Tentu saja tidak, ibu tidak mungkin memakai pakaian rendah seperti itu. Itu menghina kulitku"

​Lilian merasa dikhianati oleh ibunya sendiri. Akhirnya setelah perdebatan panjang yang melelahkan diputuskanlah bahwa Julian yang akan menemani adiknya. Tanpa pengawal, tanpa kereta mewah dan tanpa kemegahan.

​Lilian hanya bisa menggerutu dalam hati membayangkan betapa menyedihkannya ia hari ini. Seorang Lady Astoria yang harus menyamar jadi rakyat jelata hanya demi bisa menghirup udara segar sementara Elara si sampah yang ia benci mungkin sedang dilayani dengan mewah di lingkungan istana. Kebenciannya pun makin memuncak di balik tudung kain kasarnya.

___

Ibukota sedang ramai-ramainya hari itu, namun Lilian tidak bisa menikmati sedikit pun keriuhan tersebut. Dia berjalan di samping Julian dengan langkah yang dihentak-hentakkan sementara tudung kain kasarnya terasa sangat gatal di kulit halusnya.

Julian berkali-kali harus menarik lengan adiknya agar tidak berjalan terlalu angkuh, cara berjalan Lilian yang seperti burung merak itu benar-benar tidak cocok dengan pakaian rakyat jelata yang ia kenakan.

​Saat melewati sebuah butik perhiasan paling mewah di pusat kota langkah Lilian mendadak berhenti. Matanya tertuju pada sebuah kalung emas putih dengan permata ungu ametis yang berkilau indah di balik etalase kaca.

​"Kak lihat itu!" bisik Lilian dengan nada menuntut "Kalung itu... permatanya ungu, aku mau itu!!!Belikan untukku sekarang!"

​Julian menghela napas. Dia tahu ini berisiko tapi melihat binar di mata adik kesayangannya yang belakangan ini hanya berisi air mata penderitaan ia pun luluh "Baiklah tapi ingat, jangan banyak bicara, biar aku yang mengurusnya"

​Mereka melangkah masuk ke dalam toko. Aroma parfum mahal langsung menyambut mereka namun sambutan dari manusia di dalamnya justru sebaliknya. Seorang pelayan wanita dengan seragam rapi melihat mereka dari ujung kaki hingga ujung kepala. Tatapannya penuh penghinaan saat melihat kain kusam yang menempel di tubuh Lilian dan Julian.

​"Maaf" potong pelayan itu dengan nada ketus sebelum mereka sempat mendekat ke etalase "Toko ini hanya melayani pelanggan dari kalangan bangsawan dan saudagar kaya. Jika kalian mencari aksesori kuningan ada pasar loak di ujung jalan sana"

​Darah Lilian langsung mendidih. Dia yang biasanya disambut dengan karpet merah dan bungkukan hormat baru saja diusir seperti pengemis!

​"Apa kau bilang?!" Lilian maju selangkah, suaranya naik beberapa oktav "Kau tidak tahu siapa aku?! Aku adalah Lili—"

​HMPHH!!!!

​Julian dengan sigap membekap mulut adiknya dan menariknya mundur. Keringat dingin mengucur di pelipis Julian. Jika identitas mereka terbongkar di sini, besok Lilian kesayangan mereka bisa-bisa beneran berakhir di penjara lagi.

​"Maafkan adik saya, dia sedang sakit gigi jadi bicaranya meracau" ucap Julian berbohong sambil menyeret Lilian keluar toko di bawah tatapan sinis pelayan dan tawa ejekan pelanggan lain.

​Lilian menyentak tangan Julian begitu mereka sampai di trotoar. Wajahnya merah padam dan nafasnya tersengal karena murka "Berani-beraninya gembel itu mengusirku! Kakak kenapa diam saja?! Kita harus menghancurkan toko itu!"

​"Diam Lilian! Kau ingin kita tertangkap?!" bentak Julian rendah.

​Untuk meredakan suasana hati Lilian yang hancur Julian mengajaknya ke sebuah toko kue kecil yang cukup tenang. Mereka duduk di sudut ruangan mencoba menghabiskan waktu dengan tenang. Namun, ketenangan itu hancur saat tiga orang Lady berpakaian mewah duduk di meja tepat di samping mereka. Lilian mengenali mereka, mereka adalah anak-anak dari Viscount dan Baron yang biasanya selalu mengekor dan memujinya setinggi langit. Mereka adalah Lady Sarah, Lady Clara dan Lady Jane...

1
Pa Muhsid
linggis itu linggis
Diajeng rini: hai kakk jangan lupa tunggu kelanjutannya yaa
total 1 replies
aku
sumpahmu basi li 😌 krn yg kluar dr mulutmu cm bau jigong 🤣
Diajeng rini: hai kakkk jangan lupa baca kelanjutannya yaaa
total 1 replies
aku
beneran iq ndlosor kluarga siji ki. udh kyk gt loh pdhl sifate 😌 msh d blg kesayangan 🙄 😌
aku: kan yg nulis anda autooooorr 😭😭 napa jd ikut heran 🤣🤣🤣
total 2 replies
Pa Muhsid
awokawok
Pa Muhsid
jangan sampai ada plot cinta segi tiga
Pa Muhsid
Xander tor chemistry nya dapat di Xander kalo kaelen dari awal seperti,,,, teman👯👯👯 asik aja gak ada feel nya
Diajeng rini: YAKANNNNNNN, tunggu aja kelanjutannya gimana, kira2 xander atau kaelen😍
total 1 replies
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
⊂_ヽ
\\
\( ͡° ͜ʖ ͡°)
> ⌒ヽ
/ へ\
/ / \\
レ ノ ヽ_つ
/ /
/ /|
( (ヽ
| |、\
| 丿 \ ⌒)
| | ) /
ノ ) Lノ
(_/
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* 🗿
Diajeng rini
makasiiii🫶🫶🫶🫶
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* moga-moga nggak ada genre haramnya
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* hancurkan dan bumi hanguskan wanita murahan itu
Diajeng rini: ahahahah😭😭
total 1 replies
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* 👍
McBos
pilih Kaisar Udin aja thor
Diajeng rini: haha udin
total 1 replies
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* up
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* /Smile/
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* 🙂
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°* /Shy/
McBos
°* (\(\ ⠀(\ /)
⊹.(๑´³`(⁎˃ᴗ˂⁎)˚. ⊹
°* /⌒つ ⊹O )⊹.°⊹.°*
McBos
⊂_ヽ
\\
\( ͡° ͜ʖ ͡°)
> ⌒ヽ
/ へ\
/ / \\
レ ノ ヽ_つ
/ /
/ /|
( (ヽ
| |、\
| 丿 \ ⌒)
| | ) /
ノ ) Lノ
(_/
McBos
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
McBos
ingat komen ya kalau suka~
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!