NovelToon NovelToon
Dia Yang Ku Pilih

Dia Yang Ku Pilih

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir
Popularitas:851
Nilai: 5
Nama Author: Yolanda Fitri

Novel ini menceritakan seorang gadis bernama BIANCA yang masih kebingungan antara BARRA cinta lamanya yang berakhir karena kesalapahaman yang di buat oleh AZA teman kecil dari BARRA , atau LEO orang baru yang membuat DIA bangkit kembali menjalani hari hari dengan ceria. namun bukan kisah cinta mereka saja yang rumit , Bianca juga menjalani hidup yang tidak mudah di mana dia seorang anak yatim piatu .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yolanda Fitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#Kejahatan dan kejujuran

Di sebuah tempat yang agak sepi dan jauh dari keramaian, Aza bertemu dengan Bayu. Wajah Aza tampak cemas namun berusaha tenang, sementara Bayu berdiri di hadapannya dengan sikap hormat.

"Bagaimana? Apakah Lo sudah membereskan semuanya sampai bersih?" tanya Aza kepada Bayu dengan nada rendah namun tegas.

"Sudah, Tuan. Semuanya sudah dirapikan sebersih mungkin dan tidak meninggalkan jejak sedikitpun. Pemilik tempat itu juga sudah sepakat dan akan segera meninggalkan Indonesia malam ini juga," jawab Bayu dengan nada meyakinkan, berusaha memastikan Aza tidak perlu khawatir lagi.

Mendengar laporan itu, napas Aza terasa sangat lega. Ia mengembuskan napas panjang dari mulutnya. Ia teringat betapa kacaunya rencananya beberapa waktu lalu dan betapa nyawanya hampir terancam jika saja ia terlambat sedikit saja mengambil keputusan.

(Kilas Balik Aza)

Saat itu, Bayu belum meninggalkan lokasi tempat Bianca disekap. Ia masih berada di sana untuk mengawasi keadaan. Dari kejauhan, Bayu melihat Barra datang dan terlibat perkelahian sengit dengan para penjaga tempat itu. Ia segera mengambil ponselnya dan memotret kejadian itu, lalu langsung mengirimkan foto-fotonya kepada Aza.

Begitu melihat foto yang dikirimkan Bayu, Aza sontak sangat terkejut dan panik luar biasa. Ia bingung dan ketakutan, bertanya-tanya dalam hati: "Kenapa Barra bisa ada di sana? Bagaimana dia tahu tempat itu?" Aza sangat takut jika Barra sampai mengetahui bahwa dialah dalang di balik semua kejadian mengerikan ini. Dengan cepat, Aza menelepon balik Bayu dan menyuruhnya untuk terus memantau keadaan di sana serta mencari informasi apa pun yang terjadi.

Tak lama kemudian, Bayu menelepon kembali dan melaporkan kabar yang membuat jantung Aza hampir copot. "Tuan, Barra berhasil masuk dan membawa pergi Bianca dari sana. Tapi ada masalah besar... Pemilik tempat itu marah besar dan mengancam akan melaporkan kita ke polisi. Dia takut karena dia tahu kalau Barra adalah putra tunggal pemilik Baskara Rainer Group," lapor Bayu dengan nada cemas.

Wajah Aza seketika pucat pasi. Keringat dingin mengucur deras dari seluruh tubuhnya. Ia sangat ketakutan dan bingung. Jika kasus ini sampai ke tangan polisi, nama baik dan kehormatan keluarganya akan hancur lebur, bahkan bisa berujung pada masalah yang jauh lebih parah lagi.

Aza mencoba menenangkan dirinya sekuat tenaga agar bisa berpikir jernih. Ia harus mencari jalan keluar secepat mungkin. Tiba-tiba, sebuah ide cemerlang muncul di benaknya. Tanpa membuang waktu, Aza segera menelepon Bayu kembali dan memberi perintah tegas.

"Hubungi pemilik itu sekarang juga. Berikan ponsel Lo padanya, biar gue yang bicara langsung dan menanganinya," perintah Aza.

Bayu segera melaksanakan perintah itu. Ia menyerahkan ponselnya kepada pemilik tempat itu. Pemilik itu menerima ponsel dan mulai berbicara dengan nada marah dan mengancam.

Namun, Aza tidak gentar sedikitpun. Ia menjawab dengan nada dingin dan berwibawa, "Dengarkan saya baik-baik. Kalau kamu mau melaporkan saya ke polisi, silakan saja lakukan. Tapi ingat, saya juga tidak akan tinggal diam. saya akan segera melaporkan bisnis kotor anda dan tempat anda yang menjual wanita ke pihak berwajib. Saya juga bukan orang sembarangan yang bisa anda ancam sesuka hati. Apakah anda tahu siapa wanita yang baru saja dibawa pergi itu? Dia adalah calon istri dari Barra Rainer. Kalau anda melawan mereka, percayalah, anda akan mendekam di dalam penjara jauh lebih lama daripada saya. Apalagi kalau anda berurusan dengan Baskara Rainer Group, hidup anda akan berakhir dan anda tidak akan bisa lari ke mana-mana," ancam Aza dengan tenang namun menakutkan.

Mendengar penjelasan itu, pemilik tempat itu terdiam dan berpikir sejenak. Apa yang dikatakan orang di seberang telepon itu memang masuk akal dan benar. Ia sadar betapa bahayanya melawan keluarga Rainer. Akhirnya, nada suaranya melunak.

"Lalu apa yang harus saya lakukan? Ini adalah satu-satunya sumber penghidupan saya selama ini," tanyanya dengan nada pasrah dan khawatir.

"Tutup usaha anda sekarang juga dan rapikan semuanya sebersih mungkin sampai tidak ada jejak yang tersisa. Soal uang, jangan khawatir, saya akan memberi anda ganti rugi yang cukup besar. Tapi satu syarat mutlak, anda harus segera meninggalkan Indonesia malam ini juga dan jangan pernah kembali lagi ke sini," perintah Aza tegas.

Pemilik tempat itu menyetujui usulan dan perintah Aza. Ia sadar itu adalah satu-satunya cara agar ia selamat dan terhindar dari masalah besar.

(Kilas Balik Berakhir)

Kembali ke masa kini di tempat pertemuan mereka. Setelah memastikan semuanya berjalan lancar, Aza kembali berbicara kepada Bayu.

"Untuk sementara waktu, Lo harus segera bersembunyi dan jangan menampakkan wajah Lo di tempat umum. Jangan hubungi siapa pun dan jangan berbuat apa-apa sampai gue sendiri yang menghubungi Lo nanti," perintah Aza dengan wajah serius. Ia tahu betul bahwa Barra tidak akan tinggal diam begitu saja. Barra pasti akan menyelidiki kasus ini sampai ke akar-akarnya.

Bayu mengangguk mengerti dan paham betul bahaya yang mengancam nyawa mereka berdua. Akhirnya, mereka berdua pun berpisah dan pergi meninggalkan tempat itu untuk menjalankan rencana masing-masing.

Di tempat lain, di rumah Bianca, suasana terasa sangat tegang dan mencekam. Ella dan Dinda merasa terdesak dan sadar bahwa mereka tidak bisa lagi menyembunyikan kebenaran dari Barra. Mereka tahu Barra berhak mengetahui semuanya, mengingat ia terlibat dan bahkan telah menyelamatkan nyawa Bianca.

Tiba-tiba, Dinda mengangkat wajahnya dan berkata dengan suara mantap, "Gue yang akan menjelaskan semuanya, Ra. Gue yang akan bicara dari awal sampai akhir."

Ella menatap Dinda dengan wajah khawatir namun penuh dukungan. "Lo yakin, Din? Lo berani?" tanyanya pelan.

Dinda mengangguk mantap ke arah Ella, menandakan bahwa ia sudah siap dan bertekad bulat untuk menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutup-tutupi lagi.

Dinda pun mulai bercerita dengan suara terbata-bata namun jelas. Ia menceritakan segalanya kepada Barra, mulai dari kejadian saat ponselnya dicuri, datangnya pesan-pesan ancaman yang menakutkan, hingga perintah dari si penjahat yang menyuruhnya membawa Bianca ke tempat yang mengerikan itu.

"Maafkan gue, Bar... Maafkan gue,sebesar-besarnya... Semua ini terjadi karena kesalahan gue," ucap Dinda di sela tangisnya, merasa sangat menyesal dan bersalah atas apa yang telah menimpa Bianca.

Mendengar seluruh cerita itu, wajah Barra tampak sangat marah dan dingin. Amarahnya meluap-luap mengetahui betapa kejamnya rencana orang itu. Tanpa banyak bicara lagi, Barra tiba-tiba berbalik badan dan pergi meninggalkan rumah Bianca dengan langkah yang cepat dan berat. Namun sebelum ia benar-benar pergi, ia sempat berhenti sejenak dan berkata dengan nada tegas kepada Dinda dan Ella.

"Kalian tidak perlu menyalahkan diri sendiri. Ini sama sekali bukan kesalahan kalian. Sejak awal gue sudah curiga... Sepertinya memang Bianca adalah target utama orang jahat itu. Semua ini sudah direncanakan dengan matang untuk menjebak dan mencelakakan Bianca," ucap Barra singkat namun penuh makna, lalu ia berlalu pergi menghilang di balik pintu.

Kemanakah Barra akan pergi? Apa maksud dari perkataan Barra bahwa Bianca memang menjadi target sejak awal? Apakah Barra sudah mengetahui siapa dalang sebenarnya di balik semua ini?

1
Yolanda Fitri
oke kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!