NovelToon NovelToon
WHEN NPC Fallin Love

WHEN NPC Fallin Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Menjadi NPC
Popularitas:999
Nilai: 5
Nama Author: Sapiluv Mprits

_


When npc fallin love?

Gadis remaja cantik kini terduduk menggaruk keningnya yang tak gatal, pikirannya selalu berkhayal jika npc seperti dia jatuh cinta pada pemain utama di dunia nyata?

Ah, pasti seru!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sapiluv Mprits, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nanya kabar ayya.

Bukan syok yang ayya alami sekarang, ia tertegun setelah menelaah maksud ucapan Galih tadi.

" Kak Galih marah karena aku ga ada kabar?" Tanya ayya balik.

Dari balik telfon Galih berdehem.

Galih: " Minta maaf gak?!"

Terkesan maksa, namun sangat lucu dibenak ayya.

Ia pun menahan senyum sembari membalas telepon dan berucap.

" Mianhae-mianhae hajima.."

Galin pun mengerjap heran karena ayya mulai becanda sekarang.

Galih: " Yang serius, ayya.."

Ayya: " Aku serius, kaak.."

Galih: " yang serius aja begitu? gimana becandanya lagi? kayaknya bakal lebih lawak dari willy sama roy."

Ayya: " Hahaha, maybe.. But, no.. Sekarang aku serius buat minta maaf sama kak Galih atas hilangnya kabar selama beberapa hari terakhir.."

Galih: " Ya, aku maafin.."

Ayya: " Thankyou.."

Galih: " Kabar om tante gimana?"

Ayya: " Hmm, kabar ayah sama bunda baik, sama-sama baiknya. Ya, puji syukur.."

Galih: " Puji tuhan, sekarang lagi apa om tante?"

Ayya: " Lagi tuh, kerjain pekerjaan masing-masing.."

Galih: " Oh, jangan lupa kasih vitamin buat ga tumbang, pekerja keras jangan sampe sakit gara-gara terlalu keras bekerja.."

Ayya: " Hmmm, yeah.. makasih pengingatnya."

Galih: " Iya, sama-sama.. em, kalo boleh tau.. Gimana cara Om radit sama tante sela bertemu dalam kesibukan masing-masing, aku liat mereka sering keluar kota hampir cukup lama.."

Ayya: " Ga tau, nanti aku tanyain.."

Galih: " Loh? kok ga tau? anak biasanya tau sih.."

Ayya: " Kak Galih sadar ga? Kamu nanya kabar ayah bundaku ke aku? kenapa ga tanya mereka sendiri? Giliran aku ada kabar sekarang kamu malah tanya kabar yang lain?"

Galih terdiam sejenak, jujur sejak awal ia memang sengaja memainkan perasaan ayya untuk menghidupkan pembicaraan telpon di sore ini.

Namun ayya sudah dibuat kesal sehingga Galih langsung meminta maaf sembari kelepasan tertawa.

" Hahahah, maaf ya.. maaf, mau maafin gak? maafin juga atas segala yang udah sengaja atau nggak sengaja aku lakuin ke kamu..

Seperti pas aku ngebut pas nemuin kamu di halte bus waktu itu.."

Ayya sontak terkerjap. ' kak Galih masih inget?' Gumamnya.

Galih: " Kenapa ga bilang kakimu sakit gara-gara waktu itu? ditambah lagi lari-lari pas nolongin aku du UKS..

Harusnya aku ga bersikap dingin sama kamu ayy, cuma itu semua sifat jelek ku yang ga suka berinteraksi dekat sama orang yang ga ku izinin masuk dalam ranah hidupku.."

Ayya terdiam tak menjawab, ayya tak menjawab karena sejak tadi ia menganga, melotot, menggigit jari jemarinya karena tak tahan untuk berteriak saat itu juga.

" Aku udah lama mau minta maaf sekaligus bilang makasih banyak atas tindakan baikmu ke aku selama ini, cuma baru kesampaian sekarang karena aku yang kesulitan banget buat ngelawan gengsi ku yang segede harapan orang tua."

" Pfft..."

Mendengar ayya menahan tawanya, Galih pun turut terkekeh lirih.

" Maaf ya, kamu jadi harus kenal lebih dulu sama sifat burukku ini, bahkan kamu terpaksa memakluminya.. Tapi sebelum terlambat aku harus memperbaiki hubungan kita.."

Hah?! Hubungan kita? ayya mengernyit heran, Galih pun kembali meralat.

" Maksudku pertemanan kita, maaf kalo sewaktu-waktu aku acuhin kamu, aku ga tau dan bingung kenapa sifatku sekejam itu dan aku akui banyak juga yang bilang gitu..

So, aku harap kamu ga nyesel jadi temen deket ku.."

Ouh, ayya menjadi terharu mendengarnya.

" Ga mungkin nyesel sih, aku juga pengen punya kakak karena jadi anak tunggal itu sangatlah kesepian.."

Galih: " Kalo gitu, anggep aja aku kakakmu.."

Ayya mengerjap lagi, the hell bro? jelas ayya mau tapi malu lah!

Telpon pun hening satu menit lamanya, hingga akhirnya Galih kembali menyeletuk kesal.

" Kenapa diem aja ayya?"

Ayya: " Bingung mau ngapain.."

Galih: " Ngomong terserah ajalah, bebas. aku dengerin kok.."

Ayya: " Em, aku bingung.."

Astaga banget gak sih? Galih menggaruk kening menyikapinya.

" Kapan pulang?" Tanyanya tiba-tiba.

Ayya: " Besok, kak Galih ga liburan?"

Galih: " Semingguan ini fokus promosi lagi sama Louis, roy, willy.."

Ayya: " Oh, semangat ya!"

Galih tersenyum sejenak, lalu membalasnya.

" Siap, jangan cuma semangatin lewat telpon.." Ucapnya sinis.

Ayya pun mengerutkan alisnya berpikir.

" Ya, maunya semangatin langsung gitu?"

Galih sontak mengangguk, meski ayya tak bisa melihat karena telfon biasa, namun jelas Galih antusias menanggapinya.

" Kalo udah pulang, dateng ke rumah.."

 Hah? Apa maksudnya? Ayya pun terbangun dari tidurnya, melihat pada ponsel yang masih menyala dengan memutar musik terbaru milik band LNGSHOT yang baru tiga hari kemarin rilis.

Ayya langsung memijit keningnya.

" Ah cuma mimpi.. Hm, yeah.. Just a dream.. ga mungkin kak Galih ngomong kayak gitu."

Mengusap kasar wajahnya setelah tertidur sejak satu jam yang lalu, ayya pun kembali melihat ponselnya dimana satu jam yang lalu ia sempat telfonan dengan Galih.

" Heh, ternyata ga mimpi? tapi, bagian kak Galih nyuruh semangatin kayaknya enggak ada deh.."

Pusing sekali mengingat point ucapan Galih sewaktu ditelfon tadi, begitu mengingat dengan keras barulah ayya ingat ucapan sebelum telpon berakhir.

" Diminum obatnya.."

Itulah kalimat terakhir sebelum telfonny berakhir, ah sangat aneh mengapa ayya lupa? apa dia ketiduran sampe telfonnya lanjut di mimpi?

" Sial, mana udah baper lagi.. Hiks, kebanyakan halu sih, ngarep banget jadi MC."

Ah, tidak ingin berkelanjutan dalam merutuki mimpinya itu ayya langsung bergegas mandi malam sebelum waktunya dinner dengan ayah bundanya.

_

Sementara itu-

Perilisan lagu baru band nya, Galih cukup puas mendapat respon positif dari para netizen, bahkan penggemar mereka mulai menanyakan marchandise yang bisa mereka beli dari band LNGSHOT sendiri.

Bersama roy, willy, Louis dan beberapa manajemen produser musik di studio milik pamannya willy.

Mereka merayakan sekaligus membicarakan promosi berbayar dan pengiriman secara berkala pada marchandise band mereka.

" Sukses buat semua produksi marchand nya, dan inget udah ada beberapa brand ternama menekan kontrak sama kita.

Semalam kita udah membicarakan ini dengan tim fotografer untuk mulai take besok, kalian harus kosongin jadwal buat besok, pagi kita promosi ke salah satu acara dan siangnya langsung foto shoot di studio."

Yeah! Galih dan ketiga anggotanya itu serempak merayakan kemajuan band mereka.

Namun, sepulangnya dari sana Galih malah merasa ada yang kosong.

Melihat ranjangnya yang masih rapih, Galih langsung melipat tidur di atasnya, melampiaskan rasa lelahnya setelah disibukkan dengan padatnya aktifitas band nya.

Kembali meraih ponselnya, Galih pun menggeser layar untuk memastikan chat masuk di pesannya.

Awalnya kesal saat ayya masih dengan sengaja tak mengacuhkan chatt nya.

Namun kesabaran Galih tak sebesar itu sehingga dia mulai tantrum merasakan betapa sulitnya menghubungi ayya, jangankan membalas.. Dibaca aja udah cukup bagi Galih.

10 menit kemudian Galih merasa alay dengan spam yang ia kirim pada ayya.

" Bukan aku banget spam chat beginian, mantan-mantan ku ga pernah aku giniin.. Alay banget, hapus mumpung belum kebaca.."

" Jangan lagi-lagi aku ngemis perhatian kayak tadi, berasa sini yang ngejar-ngejar. Argh.. untungnya udah kehapus, jadi ga malu-maluin banget lah.."

Hapus selesai, Galih menjadi lega karena sikap impulsif nya tadi tak jadi menambah beban pikirnya

Namun sayangnya tidak, karena ayya sudah terlebih dahulu mengambil gambar layarnya.

" Mulai bawel ya? cowok sejutek kak Galih bisa alay juga, xixixix.."

1
Firamissyu
coba aja dibaca, pasti seru!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!