NovelToon NovelToon
Pengantin Yang Tertukar

Pengantin Yang Tertukar

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: rizal sinte

Season 1 dan 2 ....

Yang seharusnya suami kini menjadi anaknya, yang seharusnya ayah mertua kini menjadi suaminya. Dan sahabatnya yang kini menikah dengan calon suaminya! Bagimana pernikahan bisa tertukar seperti ini? Apa sebenarnya yang terjadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rizal sinte, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32

"Kamu ke sini sama siapa?" tanya ulang Leo karena tak ada jawaban dari Sera yang sedang menampilkan wajah paniknya itu.

"Aduh gimana nie ... om, jangan udahan dulu ya di WC, lama-lamain gak apa-apa deh!" batin Sera kebingungan menampilkan senyum paksa.

"Kalian kesini mau nonton film apa?" tanya Sera mengalihkan pembicaraan.

"Se..."

"Sayang, kamu udah beli tiketnya belum? tadi aku lupa kasih kamu dompet untuk bayar!"

Leo menghentikan ucapannya karena tiba-tiba saja seseorang dari belakangnya memanggil sayang, dan suara itu begitu sangat ia kenal.

Angga sedang merogoh kantong nya sambil pandangannya menatap layar ponsel yang ada di tangannya sehingga tidak mengetahui jika di hadapannya ada dua orang sedang menatap dirinya.

Deg....

Jantung Sera berdegup langsung dengan kecepatan, cepat atau lambat pada akhirnya ketahuan juga. Namun Sera gugup karena terlalu cepat, tetapi semuanya sudah terjadi, maka sekalian saja mereka mengetahuinya.

"Papah." Leo begitu terkejut.

Angga mendongakkan kepalanya."oh, kalian ada di sini juga."jawabnya santai.

"Huuuuuf, ya sudahlah. Toh sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi ini."batin Sera menghela, mungkin inilah saatnya memberi tahu hubungan antara dirinya dan juga Angga kepada Leo.

"Papah ngapain ada di sini?" tanya Leo.

"Menurut, mu?" saut Angga acuh.

"Nggak, ini gak mungkin 'kan, Pah?" ucap Leo berharap bukan seperti apa yang ia pikirkan.

Angga hanya tersenyum, lalu berjalan melewati Leo dan Keyra begitu saja mendekat kearah Sera kemudian merangkul pinggangnya erat.

"Udah beli tiket, hem?" Angga malah mengajukan pertanyaan pada Sera dengan nada lembut.

"Belum, masih ngantri, terus gak sengaja ketemu sama mereka deh," saut Sera.

Angga tersenyum kemudian mengacak-acak rambut Sera gemes, kemudian menoleh pada Leo dan Keyra yang sedang menatap arahnya.

"Kalian mau nonton film juga? Kebenaran sekali, mau gabung?" tawar Angga pada keduanya.

Leo geram, sambil mengepalkan tangannya." Pah, jelaskan pada Leo. Apa hubungan Papah sama Sera?"

Suara Leo terdengar begitu lantang, hingga pengunjung yang lain menoleh padanya.

"Kecilkan suara kamu itu, Loe. Kalau kamu tidak mau di usir sama satpam," ujar Angga berbicara tegas.

Leo berdecak, bukan jawaban itu yang ia inginkan." Sera, ada hubungan apa kamu sama papah?"

Sera menghela nafasnya lalu melirik pada Angga.

"Dia calon mamah kamu, setelah kamu dan Keyra menikah. Maka, barulah Papah dan Sera menikah juga," jawab Angga menatap Sera lembut.

Leo terhentak, begitu juga dengan Keyra yang sedari tadi hanya diam saja. Leo menggelengkan kepalanya tidak percaya.

"Ini gak mungkin, bagaimana mungkin kalian bisa berhubungan?" bantah Leo tak percaya.

"Kenapa tidak bisa? Papah mencintai Sera dan Sera mau menerima Papah dan mau belajar untuk mencintai Papah. Lalu apa salahnya? Lagi pula kalian sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi, dan ditambah lagi kamu sudah mau menikah!"

"Apa! Tapi bagaimana mungkin? Kami berdua baru memutuskan hubungan 2 hari yang lalu, dan kalian sudah berhubungan sedekat ini? Apa kalian sedang membohongi ku? "

"Percaya atau tidak itu terserah kamu, Leo. Yang pasti kami sudah mengatakan kalau kami akan segera menikah, setelah pernikahan kamu dan Keyra selesai," balas Angga dengan nada dingin.

Dan berlalu meninggalkan Leo dan Keyra untuk membeli tiket film yang akan mereka tonton.

"Kamu yakin mau nonton film ini?" tanya Angga.

"Hem, kayaknya seru deh. Ya udah sana beli nanti gak kebagian kursinya loh." Sera mendorong tubuh Angga untuk mengantri membeli tiket.

Tiba-tiba tangannya di tarik oleh Leo dan membawanya menjauh dari antrian pembelian tiket.

"Aaws, kamu menyakiti ku Leo." Sera menghempaskan tangan Leo hingga terlepas.

Leo melangkah maju, sedangkan Sera melangkah mundur lalu mepet di tembok dan Leo menghimpit kan tubuhnya.

"Aku tau kamu benci sama aku, Sera. Tapi tidak seperti cara nya, mendekati papah ku lalu berpura-pura menikah dengannya?" ucap Leo menatap dalam Sera, beranggapan jika semuanya itu hanyalah tipu muslihat Sera untuk balas dendam padanya.

Sera mendorong tubuh Leo.

"Tidak, aku tidak berpura-pura. Aku serius sama om Angga untuk menikah dengan nya!" balas Sera bersungguh-sungguh.

Leo tersenyum miring." Aku tau kamu sangat mencintai aku, Sera. Kamu sengaja kan mendekati papah agar kamu bisa dekat-dekat sama aku, iya kan?"

"Apa!" Sera tak habis pikir dengan pemikiran Leo.

"Jangan khawatir, sayang. Setelah aku menikah sama Keyra, kita akan tetap berhubungan hingga waktunya tiba aku akan menceraikan Keyra lalu menikah dengan mu," ucap Leo memainkan rambut Sera.

PLAAAAK....

Sera menampar kuat Leo, lelaki macam apa dia ini. Bisa-bisa berkata seperti itu padanya.

"Walaupun kamu dan Keyra bercerai, sampai kapanpun aku tidak akan pernah menikah sama kamu, Leo!" ucap Sera menekan suara dengan nada dingin.

"Tapi aku mencintai kamu, Sera. Aku tidak pernah mencintai Keyra. Aku hanya mau kamu yang menjadi istriku!" Leo mengangkat dagu Sera lalu mendekatkan kepalanya.

"Lepas, Leo!" bentak Sera berontak karena Leo hendak mencium dirinya.

BUG....

Tiba-tiba Angga datang dan langsung melayangkan pukulan pada Leo.

"Om..." Sera memeluk Angga supaya Angga tidak melanjutkan lagi pukulannya pada Leo.

"Papah peringatan sama kamu, Leo. Jangan pernah lagi kamu mengganggu Sera, karena Sera adalah calon istri Papah dan akan menjadi mamah kamu! Papah tidak akan sungkan untuk menghabisi kamu, tidak peduli kamu anak Papah sekalian pun. Ingat itu!" ancam Angga tegas, lalu berlalu meninggalkan Leo yang tersungkur di lantai.

Keyra yang menyaksikan itu, ia berlari mendekati Leo lalu membantunya berdiri.

"Le, kamu gak apa-apa?" tanya Keyra khawatir.

"Enyahlah, ini semua gara-gara kamu," ucap Leo menepis tangan Keyra lalu beranjak pergi dan membiarkan Keyra menangis seorang diri.

Sementara itu, Angga dan Sera sudah berada di dalam mobil. Sera gemetar lalu memeluk Angga dan menangis di sana. Rahang kokoh Angga mengeras, ia menahan amarahnya mendengar suara tangisan kekasihnya yang begitu pilu itu.

"Maafkan aku, aku tidak bisa melindungi mu dengan baik," sesal Angga gusar.

Sera menghapus air matanya lalu mendongakkan kepalanya menatap Angga kemudian menggeleng.

"Tidak, ini bukan salah kamu. Aku nya saja yang tidak waspada."

"Apa, Leo menyentuhnya?" Angga mengusap bibir Sera dengan ibu jempolnya.

Sera menggeleng, karena memang belum sempat Leo menciumnya tadi dan Angga sudah menghantamnya.

Cup ... Angga mengecup nya sekilas.

"Syukurlah, karena ini hanya milikku seorang," ujarnya seraya tersenyum nakal.

"Dasar, mesum banget sih." Sera mencubit dada Angga hingga lelaki itu mengelak kegelian.

"Hahahhaha, udah ah ampun, geli tauk." Angga tertawa kegelian, Sera tidak berhenti, ia semakin mengelitiki Angga.

"Nonton film gak jadi, terus kita mau kemana?" tanya Angga setelah Sera puas membuatnya tertawa kegelian.

"Pulang, mau kemana lagi," jawab Sera.

"Yaaah, kok pulang sih? Kan aku masih pengen berduaan sama kamu," rengek Angga manja tidak ingin berpisah dari Sera.

"Ini udah sore, Om. Lagian apa masih belum puas, kan dari kemaren loh?" heran Sera.

"Mana mungkin merasa puas, lagi pula waktu terasa begitu singkat. Aku maunya berduaan terus sama kamu selamanya dan kamu akan selalu ada di sisi aku dan menemaniku hingga di hari tua," ucap Angga memeluk erat Sera seakan tak ingin lepas lagi.

"Om, tapi kita belum menikah. Mau gak mau ya harus berpisah karena aku masih tinggal di rumah mamah sama papah, kan?" Sera membujuk Angga.

"Ih nyebelin banget sih, kenapa gak besok aja kita nikahnya," gerutu Angga sebel.

"Gak mungkin lah Om, jangan ngada-ngada, deh," saut Sera malas.

"Aku seriusan, tauk. Ayo kita ke KUA aja sekarang."

"Apa! Om, jangan gila dong..."

**********

Selamat tahun baru semuanya, semoga harapan kita di awal tahun baru ini akan segera tercapai dan semoga sukses, dan selalu di berikan kesehatan...😊😊😊

1
Dyah Oktina
wah...sampai 2024... blm ada lanjutnya nih thor... kirain nih cerita dah end... ternyata. .. oh... ternyata masih ngantung.. 😔
Dyah Oktina
bukannya namanya cihko d bab depan.. nicko mah adeknya sherly???
Dyah Oktina
wah... kayaknya ciko anak devan ya.. apa kejebak Ya dara... wah masih d gantung nih sm author.. 🫢🤔🤭
Dyah Oktina
hah... iya.. bukan sableng lagi itu namanya... alex be*o .. kesel bacanya juga.. 🤭✌️✌️
Dyah Oktina
jd beneran ngak ada sesion 2 nih thor..
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Curse//Curse//Curse//Curse//Curse//Scream/
Dyah Oktina
kayaknya suami seperti alex hanya ada d dunia halu.. 🤭
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂
Dyah Oktina
ya Allah. ..kasihan alex dah ngak dapat mp nya semalam.. tambah benjol d.aniaya krn polos... 🤭😂😂
Dyah Oktina
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Curse//Curse//Curse//Curse/
Dyah Oktina
parsel kali... masa pastel.. 🤭
Dyah Oktina
Masya Allah. ..gantengnya visual alex
Dyah Oktina
😂😂😂😂😆😆😆😆kebayang seru nya d sembur téh..
Dyah Oktina
💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻❤️
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂
Dyah Oktina
ooo ternyata memang boby sm dewi punya 2 anak... maaf thor.. baru maksut ✌️✌️🤭
Dyah Oktina
loh ...kan wisnu bukan papa kandungnya.. Kok masih pakai binti wisnu... ngak boleh itu.. ✌️🤭😇
Dyah Oktina
maksutnya vindra kali ya???
Dyah Oktina
terbalik kali thor... adam yg harus panggil aunty ke sheryl.. kan jatuhnya adam ponakan sherly
Dyah Oktina
akhirnya keyra... bahagia.. sesuai dgn keinginannya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!