NovelToon NovelToon
IMMORTAL TRANSMIGRATION

IMMORTAL TRANSMIGRATION

Status: tamat
Genre:Fantasi Wanita / TimeTravel / Fanfic / Tamat
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

Wanita modern yang bertransmigrasi ke dalam sebuah novel kuno. Berjuang dari nol sampai akhirnya menjadi immortal, bagaimana kisahnya? Ikuti terus perjalanannya!!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Waktu

Bai dan Zhao sibuk menghangatkan bekal mereka. Juan diam mengamati, sebenarnya dia ingin ikut tapi karena tidak diajak dia jadi enggan mendekat. Sepertinya tipe orang yang sulit bersosialisasi karena wataknya yang sulit di terima orang lain.

“Juan kemarilah, aku menggoreng 10 sosis untuk kita bertiga.” Zhao mau mengajak.

“Eh.. aku tidak perlu.” Juan jual mahal.

“Turun lah, aku juga sudah menghangatkan daging asap cukup banyak. Kau tidak membawa perbekalan?.” Tanya Bai.

“Aku membawa koin emas.” Jawab Juan kikuk.

“Emas tidak bisa dimakan, itu bukan makanan manusia. Makan ini saja supaya tidak sakit perut.” Ucap Zhao dengan polos mengira Juan akan memakan emas.

Juan merasa itu lucu, dia turun dan mendekat dengan canggung. Terkadang ucapan Zhao itu aneh tapi ternyata dia baik, mungkin berteman dengan kasta bawah tidak masalah untuk kali ini. Seperti itu lah isi pikiran Juan, dia ini perfectionis.

Akkkhhhhhh

Bai berteriak saat dia menggigit sosis keluar kejunya. Zhao hanya tertawa lucu, persis saat dia pertama kali makan sosis buatan Ibunya ini. Juan mendesah lesu karena miliknya tidak mengeluarkan keju.

“Ini daging? rasanya berbeda tapi enak sekali ya.” Bai makan sosis dengan lahap, padahal masih panas.

“Aku tidak tahu cara membuatnya karena pabrik selalu di tutup rapat demi kebersihan. Tapi setiap pagi paman cacing selalu memotong sapi ternak untuk di giling, jadi sosis ini terbuat dari daging giling.” Ucap Zhao.

“Paman cacing?.” Juan dan Bai saling pandang.

“Itu maksudku Paman Ocong, aku selalu memanggilnya Paman cacing sebagai ejekan.” Zhao menggaruk pipinya.

“Ocong????.” Juan dan Bai semakin heran karena namanya aneh sekali.

Untunglah teman sekamar Zhao meskipun tidak terlalu baik setidaknya bukan anak-anak licik. Zhao pasti bisa beradaptasi dengan baik, karena soal latihan fisik maupun materi dia tidak akan tertinggal dari siapapun.

Dua tahun sudah berlalu dengan cukup cepat tapi juga lambat. Zhao sudah menyelesaikan kelas dasar dan siap memasuki kelas atas untuk mencapai kelulusan, usia Zhao saat ini sudah 12 tahun dan dia sudah tinggi dengan sedikit otot yang terbentuk.

Zhao tumbuh paling tinggi diantara teman sekamarnya, padahal dulu dia yang paling pendek dan imut. Zhao merasa puas dengan pertumbuhan nya, karena dia sudah ingin cepat-cepat kembali ke umur 14 tahun dimana dia merasa sangat tampan dan keren.

Sedangkan Jessy kini sudah di kenal sebagai pengusaha kaya dan sukses. Berkat Sosis buatannya kini banyak orang yang terinspirasi, meskipun rasanya tidak sama tapi makanan ini berhasil di lestarikan dengan baik.

Jessy mendapatkan banyak pelanggan baik dari kios maupun pesanan sosis beku, pelanggan kebanyakan dari keluarga bangsawan. Berkat penjualan yang naik drastis, Jessy membuka banyak cabang di berbagai kota dan bisnisnya semakin di kenal banyak orang.

Ziang sudah berhasil mendirikan guild besar yang di kenal sebagai Guild Hantu, alasan di berinama Guild Hantu karena Ziang tidak pernah menampakan dirinya pada siapapun. Guild ini beroperasi saat malam hari dengan senyap, cara bekerja sama dengan guild juga tidak bisa bertatap muka mereka harus di halangi sebuah tirai dan pengawalan ketat.

Sejauh ini Guild hantu mendapatkan banyak pelanggan dengan bayaran mahal, Ziang memiliki pendapatan yang banyak dan dia sudah berhasil membantu Jessy memperlebar jangkauan pasar nya.

Zhang, bayi lucu itu kini sudah tumbuh dengan sangat baik dan mirip dengan Jessy. Anak itu memiliki warna mata Ziang tapi tingkah laku dan bentuk wajahnya persis Jessy.

Dia anak yang ceria dan suka makan, manja kepada siapapun tanpa pandang bulu. Bahkan pada sapi ternak pun dia sangat manja, meski begitu Zhang tetap belajar bela diri dan teknik kultivasi di bawah bimbingan Ziang.

“Ibuuuu… Ibuku.” Suara Zhang terdengar menggema di lorong.

“Ada apa?.” Jessy sedang bersantai minum teh di gazebo taman.

“Ibu, cemu Ayah.” Ucap Zhang, dia masih cadel.

“Bertemu Ayah? lalu kenapa malah menemui Ibu?.” Heran Jessy.

“Hehehehe.” Zhang hanya tertawa lalu berbalik berlari pergi.

Terkadang Zhang memang sangat over sharing. Apapun yang dia lakukan maka seisi rumah harus tau. Jessy ingin marah tapi dulu dia juga seperti itu saat bosan, dia hanya bisa tertawa karena seperti sedang melihat dirinya sendiri.

“Ayaahhhhhhhhh.” Teriak Zhang keras, setelah mendorong pintu ruang kerja Ziang.

“Ada apa? apa hari ini kau mengganggu sapi ternak lagi?.” Ziang menebak.

“Idak.” Zhang menggeleng.

“Lalu ada apa?.” Ziang curiga.

“Ayah.. cong cemu Akak.” Ucap Zhang sambil menggoyangkan kakinya.

“Huh? siapa yang bertemu Kakak?.” Ziang masih sulit paham bahasa Zhang.

“Cong!.” Pekik Zhang.

“Maksudmu Ocong?.” Ziang tertawa.

“Hu’um, Akak! Zhang cemu Akak Ayah.” Rengek Zhang menggoyangkan kaki Ziang.

“Zhang ingin bertemu Kakak bersama Ayah? Ohh Ocong yang memberitahumu jika Ayah minggu depan akan menjenguk Kakakmu di akademi?.” Ziang akhirnya mengerti.

“Hu’um, cemu Akak.” Zhang mengangguk antusias, bocah dua tahun yang pintar.

“Tidak boleh.” Tolak Ziang tegas.

hikss

huweeeeeee

Zhang menangis dengan sedih, dia selalu mendengar cerita tentang Kakaknya yang sedang bersekolah di akademi. Dia ingin bertemu Kakak yang katanya ingin memberikan bulan untuk dia makan.

“Zhang akan ulan!!! hiks Ayah!!!!.” Zhang berteriak sambil menangis.

“Kau tidak bisa makan bulan. Astaga\~.” Ziang sakit kepala.

“Berhanti menangis, dengar Zhang Kakakmu sangat menyayangimu dan akan mengusahakan banyak hal untukmu. Tapi itu nanti, Ayah tidak bisa membawamu pergi karena kau masih kecil dan bisa sakit karena kelelahan. Perjalanannya sangat jauh, Ibu juga tidak ikut karena tidak bisa membawamu. Dua tahun lagi Ayah berjanji akan membawamu, kita jemput Kakakmu pulang bersama-sama.” Ziang menggendong Zhang, sambil memberikan pengertian.

Ziang mengelus punggung kecil Zhang yang terus menangis dengan sedih, andai saja jarak perjalanan tidak terlalu jauh pasti Ziang akan membawa Zhang. Jessy bahkan tidak ikut pergi karena menemani Zhang, Ziang pergi sendiri untuk kunjungan kali ini.

“Padahal kalian belum pernah berinteraksi, tapi kau sangat menyayangi Kakakmu ya. Apa kau ingat gendongan Kakakmu saat kau masih bayi dulu? itu mustahil kan, seharusnya kau tidak ingat apapun saat itu. Tapi Ayah merasa bersyukur kau menyayangi Kakakmu, dia sangat baik padamu bahkan ingin memberikan bulan untuk kau makan. Tapi sayang sekali, seluruh alam semesta ini sudah Ayah berikan pada Ibu.” Ziang bicara seperti sedang mendongeng.

Ziang mendengar dengkuran halus di sela sesegukan yang mulai memudar, ternyata Zhang ketiduran saat sedang menangis. Sepertinya cerita Ziang tadi memang sangat membosankan sampai bisa menjadi dongeng pengantar tidur.

Ziang terkekeh dan membawa Zhang kepada Jessy. Jessy sudah tau jika Zhang menangis pasti karena merengek minta sesuatu, Jessy akan memarahi Ocong yang terlalu banyak bicara.

1
ClarissWu
semangat A'thor💪💪
Season 2 aku tunggu❤
Dewiendahsetiowati
ditunggu season ke 2 nya
Chauli Maulidiah
mosok ziang mati Thor..?

mosok ceritane Podo Karo Yuwen biyen? reinkarnasi maneh .
Wiecipa Wicipha
suka ...../Rose//Heart//Good/
aria
lanjut
ClarissWu
suka Zhao😭❤
Dewiendahsetiowati
cerita menikahi sistem sesi 2 kok dihapus ya thor
Dewiendahsetiowati
terima kasih untuk ceritanya dan ditunggu sesi ke 2
Astrid Fera
kak ini SMA kyg sebelah ya
Astrid Fera: dif''zo
total 2 replies
Eka Haslinda
wo ow.. kamu ketahuaannn 🤣🤣
Wiwin Ma Vinha
hemmm🤭
Mellisa Gottardo: hehehe
total 1 replies
Wahyuningsih
💪💪💪💪 thor dlm upnya
Mellisa Gottardo: iyaaa hiks
total 1 replies
Eka Haslinda
jadi itu dia tabib betina yg diceritakan jessy d awal kisah novel ini.. apa namanya thor.. tabib sasimo kah 🤣🤣
Mellisa Gottardo: Wakakakakak iyaaa😭
total 1 replies
Eka Haslinda
ocong terfitnah 🤣🤣🤣
Mellisa Gottardo: hahahaha iya lagi
total 1 replies
Marsya
wah tuch tabib mw digeprek sama jessy kyaknya🤔🤔🤔🤔
Mellisa Gottardo: Jessy : tunggu tanggal mainnya🤟🏻
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hadehh zhao dari ocong jadi cacing 🤣🤣🤣🤣
Mellisa Gottardo: Wkwkwkwk
total 1 replies
Eka Haslinda
ponakan ku panggilannya ocong thor 🤣🤣🤣
Eka Haslinda: cuman fana thor 🤣🤣🤣
total 2 replies
ClarissWu
semangatttt thor💪💪
Mellisa Gottardo: hehehehe
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
nama yg unik ocong
Mellisa Gottardo: #izinnnn😭
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
titisan anak monyet mulai beraksi 🤣
Mellisa Gottardo: HAHAHAHAHAHA
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!