AK 47, senjata laras panjang yang kini diarahkannya pada leher suaminya.
"Tambah satu wanita lagi, bangunlah Harem hingga kamu kenyang oleh darah." Sebuah sindiran dari wanita yang tersenyum menyeringai.
Dirinya bereinkarnasi sebagai istri jahat dalam novel pria bertema sistem dan kiamat. Dengan ending kematian tragis.
Sedangkan suaminya hidup bahagia dengan 9 wanita cantik di haremnya.
Berusaha bersikap baik, tidak seperti dalam alur cerita novel. Berharap suaminya tidak akan membangun harem seperti dalam cerita novel.
Tapi tetap saja susu besar membuat pria ini tertarik, paha mulus menggetarkan hatinya.
Daripada menunggu kematian, lebih baik, dirinya menggunakan rudal balistik untuk menghancurkan suaminya.
Dalam dunia kiamat diantara hidup dan mati, dimana makanan adalah lebih berharga daripada emas. Hukum tidak berlaku lagi.
Dunia dimana dirinya dapat membantai pria ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 31
"Sarah bagian dari kelompok kalian?" Kelvin mengerutkan keningnya.
"Tentu saja, pecundang sepertimu yang hanya dapat menyia-nyiakan nona Sarah, benar-benar seperti sampah." Louis tersenyum ke arahnya, pria sombong yang menunjukkan kemampuannya, bola api masih terlihat melayang di salah satu tangannya.
"Kamu hanya orang rendahan yang meninggalkan Nona Sarah. Hanya seorang pria lemah pecundang." Kali ini Gilbert ikut-ikutan, bagaimanapun Sarah sudah menjadi bagian dari anggota kelompok mereka. Sekaligus seseorang yang paling memiliki banyak sumber makanan.
Sarah mengangkat sebelah alisnya, ini mirip seperti adegan pembullyan terhadap tokoh utama pria.
"Bagaimana jika kita melakukan duel? Aku melawan kalian berlima." Kalimat dari Kelvin penuh senyuman.
"Kamu memiliki kemampuan apa berani menantang kami?" Gilbert menertawakannya.
"Kita lihat saja..." Kelvin berani mendekat penuh percaya diri.
Sudah pasti kemampuan Kelvin melebihi mereka berlima. Sarah mengetahuinya dengan pasti. Dirinya memang pernah membaca novel ini, semuanya dipenuhi dengan adegan pembullyan di mana Kelvin dianggap lemah.
Tapi, sudah setahun lebih berlalu sejak Kelvin memiliki sistem. Kemampuan dan daya tempurnya sudah pasti tinggi.
"Zero hentikan mereka." perintah Sarah pada akhirnya.
"Kenapa?" tanya Zero tidak mengerti.
"Karena dengan kemampuanku yang sekarang. Aku pun tidak yakin dapat mengalahkan Kelvin." Sarah menggigit bagian bawah bibirnya sendiri.
Zero hanya terdiam sejenak, hanya menghadapi satu orang. Tapi jika memang kemampuannya setinggi itu, mereka pasti kesulitan untuk menghadapi.
"Louis! Gilbert! Hentikan!" perintah Zero pada akhirnya. Pria yang selalu berpikiran dingin itu merapikan letak kacamatanya."Tuan Kelvin, Maaf sebelumnya atas ketidaksopanan kami." itulah yang diucapkan oleh Zero penuh senyuman.
Kelvin terdiam sejenak."Sistem berikan data tentang mereka."
Layar transparan yang hanya dapat dilihat oleh Kelvin terbuka. Semua orang yang berada di tempat ini terpindai secara otomatis.
Matanya menatap ke arah orang yang paling sombong Louis.
Nama: Louis Miller
Power: 15.634 poin
Speed : 34.678 poin
Shield: 5.364 poin
Technical: Spesialis bertarung jarak jauh.
Kemampuan Khusus: Pengendalian api.
Kelvin menahan senyumannya, kemampuan orang ini bahkan jauh di bawah kemampuannya, mungkin sekitar 100 kali lipat lebih rendah dari kemampuannya. Tapi berani-beraninya begitu sombong.
Melirik ke arah lain, orang yang ada di sampingnya mungkin memiliki kemampuan lebih.
Nama: Fred Holton
Power: 75.546 poin
Speed : 23.000 poin
Shield: 547.000 poin
Technical: Spesialis petarung jarak dekat.
Kemampuan Khusus: Pengendali Es.
"Orang ini lumayan, walaupun aku dapat membunuhnya dengan mudah." Gumam Kelvin dengan suara kecil.
Selebihnya kala dirinya memindai Gilbert dan Tony, kemampuan mereka setara dengan tentara pasukan khusus. Sama sekali tidak istimewa, tapi mungkin memiliki daya tarung yang sedikit lebih kuat dari Sarah.
Dirinya hendak menghentikan pemindaian, tapi kalah tertuju pada Zero, pria yang terlihat paling lemah diantara mereka berlima. Hal yang aneh muncul.
Nama: Zero Hiroyuki
Power: 345.234 poin
Speed : 584.672 poin
Shield: 767. 382 poin
Technical: Teknik menyerang jarak dekat maupun jauh.
Kemampuan Khusus: Pengendalian.
Dirinya mencoba untuk tenang, apa ada kerusakan pada sistem, tapi jelas-jelas semuanya dapat dipindai seperti biasanya. Menghela napas, orang ini lumayan mengerikan, tapi tidak se mengerikan pria bertopeng yang dapat mengalahkannya dengan mudah.
Pria bertopeng yang sampai saat ini tidak dapat diprediksi berapa sebenarnya kemampuannya. Pasalnya Kelvin yakin orang itu masih menyembunyikan kemampuan aslinya.
Lagi pula kemampuannya saat ini, 10 kali lipat dari kemampuan pria bernama Louis ini. Segalanya tidak perlu ditakutkan olehnya.
Tapi.
Kala pandangan matanya melewati Sarah hal yang aneh terlihat.
Nama: Sarah Clara Adelin
Power: 784.569 poin
Speed : 437.967 poin
Shield: 834.964 poin
Technical: Spesialis serangan jarak dekat.
Kemampuan Khusus: Rantai Kematian.
Membaca semuanya yang tertulis di jendela sistem, membuat Kelvin mengerutkan keningnya. Apa mungkin ada kerusakan di sistemnya? Kenapa kemampuan bertarung Sarah tiba-tiba menjadi setengah dari kemampuannya.
Dalam artian, dirinya dapat mengalahkan Sarah. Tapi tetap saja akan mengalami kerugian saat pertarungan. Bagaimana bisa kemampuan cara berkembang secepat ini? Apa dia juga memiliki sistem?
Kelvin mundur selangkah. Kembali menghela nafas berusaha untuk tenang, lagi pula dirinya memiliki poin. Jika terjadi sesuatu segalanya dapat ditukarkan dengan poin, termasuk kemampuan penyembuhan yang cepat. Walaupun mereka bertujuh menyerangnya sekaligus, sama sekali tidak mungkin dapat menang.
Tapi apa yang dimaksud dengan kemampuan khusus pengendalian yang dimiliki Louis? Apa pula yang dimaksud dengan kemampuan khusus rantai kematian yang dimiliki Sarah?
Pada akhirnya, Kelvin menghela napas, menutup jendela sistem. Di antara semua orang yang ada di tempat ini, hanya dirinya, Sarah, Louis, Zero dan Fred, yang dapat diandalkan. Gilbert dan Tony memang memiliki kemampuan bertarung di atas rata-rata, tapi tidak terlalu dapat diandalkan.
Sementara Ren, jangan ditanyakan lagi kemampuan yang hanya sedikit lebih baik daripada para wanita ini.
Pria teh hijau yang selalu bersembunyi di belakang Sarah.
"Sarah kamu memiliki kemampuan baru? Apa itu rantai kematian?" pertanyaan yang pada akhirnya diucapkan oleh Kelvin.
Sarah mengerutkan keningnya tidak mengerti, dirinya memiliki kemampuan baru? Apa final bos yang memberikannya? Tapi kemampuan apa? Sudah pasti Kelvin hanya sembarang memindai menggunakan sistemnya.
Wanita yang gugup setengah mati, mencoba untuk percaya diri."Rahasia..." ucapnya tersenyum mengedipkan sebelah matanya, berpura-pura tetap tenang.
"Ra... rahasia?" Kelvin berusaha keras untuk tersenyum, pasalnya sistem tidak akan menjelaskan kemampuan bertarung lebih lanjut.
"Benar! Ra...ha...si...a..." Kalimat yang diucapkan oleh Sarah penuh senyuman mengejek.
Kenapa wanita ini menjadi begitu kurang ajar dan... menggoda?
Entah kenapa, atau memang karena terlalu sering bersama. Dirinya selalu menganggap Sarah hanya wanita cerewet yang tomboy selama ini.
Tapi jika diperhatikan saat ini, bukan wanita tomboy, tapi wanita mandiri yang berkelas.
Kelvin mengeluarkan sekaleng ikan sarden yang muncul dari ruang penyimpanan sistem, kini berada di telapak tangannya.
Keempat orang pria yang terkejut, sementara Zero mengamati. Dirinya sudah menduga pria ini tidak memiliki kemampuan yang biasa.
Pria yang berprofesi sebagai dokter itu, kemudian melirik ke arah Sarah. Jadi ini tujuan wanita ini membawanya ke tempat ini, sudah pasti untuk menyelidiki kemampuan Kelvin. Mencari kelemahan pria ini.
Wanita yang pintar... bolehkah dirinya sedikit terpesona?
"Jika kamu kembali padaku, aku berjanji jatah makananmu tidak akan sesulit dulu. Aku akan berikan 10 kali lipat." itulah yang diucapkan oleh Kelvin penuh senyuman. Tentu saja entah berapa kontainer makanan yang ada dalam sistem ruang penyimpanannya.
"Pejantan yang dapat memberikan betina makanan. Apa betina musim kawin ini akan menerimanya? Atau lebih menyukai pejantan yang terlihat lemah. Betina ini akan kawin dengan yang mana?" kucing putih kecil yang melirik ke arah Kelvin, majikannya, dan Sarah secara bergantian.
Hayu Miau...terus provokasi Ren biar panas
up nya udah ada aja nih,thor.
Kamu kalau menilai suka sesukamu aja sih,Miau
Lempar nih...