NovelToon NovelToon
Cinta Tak Perna Salah (Kisah Cinta Jeanne Dan Jeremy )

Cinta Tak Perna Salah (Kisah Cinta Jeanne Dan Jeremy )

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Seri pertama Cinta Tak Perna Salah mengangkat
Kisah Cinta antara Jeanne dan Jeremy yang berawal cinta itu tumbuh saat mereka usia remaja di sebuah asrama tentara. Kedua orang ini adalah anak tentara ini, Jeanne dan Jeremy sama - sama didik dalam tradisi dan kebiasaan orangtua mereka agar anak - anak ini kuat. Ketika mereka dewasa perpisah terjadi karena tugas dari orangtua mereka. Namun perasaan cinta itu sudah semakin tumbuh. Namun terhalang Karena keakraban orangtua, ditambah orangtua Jeremy menjadikan Jeanne seperti anak perempuan mereka.
Namun takdir berkata lain Jeremy Alexander Purba ditugaskan di Papua, tepatnya di kesatuan yang dulu ditumbuh dan dibesarkan. Dan mereka bertemu kembali setelah Jeanne sudah menjadi dokter, perasaan yang lama tersimpan, kembali bersemi.
Bagaimana kisah cinta Jeanne dan Jeremy ini???
Apakah salah Jeremy mencintai Jeanne yang sudah dia anggap seperti saudaranya sendiri???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siaga Satu

Yang ditemani nonton ternyata tertidur. Serinya belum selesai, Jean sudah tertidur dalam pelukan suaminya. Jemy pun mengangkat istrinya ke tempat tidur. Di atur posisinya dengan baik, diselimuti. Kemudian seri drama korea kesukaan istrinya di padamkan dan dia tidur bersama istrinya. Dia membawa tubuh istrinya ke dalam pelukannya.

Sebagai komandan Yonif delapan satu kopassus, rumah dinasnya di jaga oleh anggotanya. Tengah malam, Jemy mendapat informasi dari bahwa ada rapat malam ini di kantor pusat. Karena di bagian daerah daerah sulawesi ada gerakan teror dari orang - orang luar yang ingin merebut pulau terluarnya. Jemy bangun tanpa gerakan. Meminta anggotanya tetap berjaga. Pintu kamar digital sudah ditutup. Jemy meninggalkan memo disamping meja tempat tidurnya. Tetapi sebelum keluar dia memberi ciuman di kening istrinya.

Dengan diantar sopir dan ajudannya, Jemy menuju markas besar angkatan darat, disana ada pertemuan penting. Ari supirnya dan Leo ajudannya selalu ada disamping komandannya. Pukul lima pagi Jean bagun tidur, dia merasa ada yang berbeda. Ketika dia melihat ke sebelah meja disamping tempat tidur ada memo yang di tulis kekasih hatinya. Yang memberitahukan bahwa bahwa dia ada rapat di markas besar. Jean membersihkan mukanya dan langsung berdoa. Kemudian dia baring - baring sedikit. Pukul tujuh dia bangun. Anggota yang ditempatkan di kediaman sudah mulai menyiapkan sarapan pagi. Biasanya Jean akan membantu masak. Namun pagi ini, dia mau menikmati masakan dari Riki yang sangat pintar masak. Kemarin mereka sudah mengatur semuanya.

Makanan sudah tersedia di meja makan. Jean menikmati sarapan pagi dengan makan buah dan minum susu. Makanan beratnya dia masukan dalam kotak bekalnya untuk makan siang di kantor.

"Makasih ya Riki, ini nikmat sekali."

"Siap, mohon ijin ibu. Sama - sama."

"Riki bantu ibu tolong panasi mesin mobil ibu."

"Mohon ijin ibu, mobilnya sudah siap digunakan ibu."

Riki membantu ibu memasukan bekal dan tas kerjanya di dalam mobil. Jean sudah bersiap mau pergi kerja. Kurang sepuluh menit pukul delapan, Jean sudah tiba di lobi rumah sakit. Sementara antri absen digital, dia mendengar tentang kondisi tanah air yang sedang bergejolak di Indonesia bagian pulau Sulawesi. Jean langsung berpikir bahwa hal ini yang menyebabkan suaminya meninggalkan dia sendiri.

Hasil rapat perwira tinggi dan menengah memutuskan Letnan Kolonel (Kopassus) Jeremy Alexander Purba yang memimpin operasi militer tersebut. Dan rencana malam ini, mereka akan bergerak menuju kapal induk di perairan Sulawesi.

Jean baru saja selesai operasi bagi pasien kedua. Dia sudah bersiap - siap mau pulang, namun ketika keluar ruang operasi menuju ke ruangannya dia bertemu dengan Jemy suaminya yang memang datang khusus untuk bertemu dengannya.

"Sayang, ngapain?? Kamu sakit." Jemy tersenyum. Langsung dia memeluk istrinya dan memberi ciuman di keningnya.

"Abang datang menjemput adek pulang."

"Oooo oke, ayo keruangan adek dulu."

Jean sudah berganti pakaian dan langsung pulang bersama suaminya. Orang - orang di rumah sakit ini staf, dokter maupun ners kenal pasangan suami istri yang ideal ini.

"Pasti ada sesuatu yang membuat abang jemput adek. Abang mau berdinas kan???"

"Kok ade tahu???"

"Ade sudah lihat berita di televisi tadi. Abang mau jatah abangkan??" Jemy tersenyum.

"Itu alasan kedua."

"Alasan pertamanya apa??"

"Abang mau pada saat berangkat berdinas ada doa restu dari istri."

Jean langsung memeluk suaminya. Sampai di rumah, Jemy langsung menghubungi orangtua di Jogja memberitahukan tentang tugasnya.

"Apa perlu kami kesana temani Jean???"

"Ngak usah pi, nanti Jean yang pulang ke Jogja."

"Kalau mau naik kereta hubungi papi biar papi yang jemput boru. Tetapi papi saran mendingan kamu naik pesawat. "

"Iya papi."

Jean tidak bisa kemana - mana, karena ada kegiatan dengan ibu - ibu. Mungkin dia akan meminta papa dan papi membawa kedua anak kembarnya. Namun Jayden Dan Jovan, secara terang - terangan tidak mau lama di Jakarta. Diusia mereka akan lebih senang jika bisa bermain bebas di halaman yang luas.

Jovan yang aktif sampai protes kepada papinya karena punya rumah tidak ada halaman yang luas seperti rumahnya opa dan oma mereka. Makanya waktu di beri pilihan untuk tinggal di Jakarta atai Jogja, langsung di jawab dengan lantang Jogja. Jean dan Jemy terpaksa mendukung keputusan anak - anaknya.

Setoran wajib ke celengan rahim istrinya sudah dilakukan. Jemy masih bermesraan bersama istrinya Jean. Setelah membersihkan diri, Jemy membantu istrinya merapikan seragam yang Jemy bawa. Leo sebagai ajudan Jemy ikut serta bersamanya. Sedangkan Sersan satu Ari ditugaskan mengawal ibu komandan yang tak lain adalah dokter Jeanne Sipora Aritonang bersama anggota yang dinas di kediaman.

Jean dan Jemy sudah hampir tiga minggu tidak bertemu, namun Jemy tetap masih memberi kabar baginya. Jean malah sudah sekali pulang ke kampung Salam bersama Ari dan Riki yang mengawalnya.

"Sayang malam ini abang akan bergerak."

"Abang ikut mengebrak pertahanan musuh juga."

"Iya sayang."

"Abang ....."

"Adek ngak boleh kuatir. Abang janji akan baik - baik saja."

Mereka berdoa secara virtual. Selesai berdoa Jean tidur namun suaminya siap melakukan penggebrakan ke markas musuh. Lokasi sudah di kepung. Pukul sebelas malam waktu Sulawesi, dan pukul sepuluh di Jakarta tim khusus yang di pimpin langsung oleh komandan Yonif delapan satu Letnan Kolonel Jeremy Alexander Purba susah melakukan serangan terhadap markas musuh. Dari daratan, lautan bahkan udara sudah memberi serangan bertubi - tubi, pasukan khusus baik dari angkatan darat, laut dan udara sudah mengepung. Mereka berharap bisa menangkap ketuanya hidup.

Banyak sekali anak - anak kecil dan gadis - gadis dewasa yang di tawan. Mereka membebaskan tawanan. Terjadi aksi tembak menembak antara pihak tentara dan pemberontak. Ketika Jemy selaku komandan regu menangkap musuh, mereka saling melindungi, agar ketuanya dibawa hidup - hidup. Namun naasnya terjadi tembakan beruntun mengenai ketua mereka. Ternyata sengaja di lakukan, biar pihak tentara tidak mempunyai bukti. Lapisan kedua menyisir mencari apakah ada nyawa - nyawa yang bisa tertolong. Jemy mengalami luka tikam di perut dan bahu sebelah kirinya.

Sekarang dia sedang di jahit oleh dokter Rara, Lettingnya yang sudah dua kali mereka melakukan misi bersama. Yang pertama di Papua dan saat ini di Sulawesi.

"Sudah selesai komandan lukanya sudah selesai di jahit."

"Terima kasih Mayor Rara."

Jemy bangun, namun di pegang pundaknya oleh Rara, sehingga mata mereka saling bertemu terlebih muka mereka. Jemy langsung menepis tangan Rara di pundaknya. Jemy kembali pada model introvertnya.

Jemy sudah ada di ruangan khusus punyanya bersama Leo ajudannya. Jemy baru selesai telepon dengan istrinya. Pada malam hari, dokter Rara ke ruangan Jemy membawa perlengkapan medis hendak menganti perban di badan Jemy. Namun Jemy menolaknya.

"Ini tugas saya sebagai dokter Jem."

"Maaf saya mohon maaf, biar ajudan saya saja."

1
Lisa
Bahagia selalu y utk Jean & Jemy..moga adik si kembar segera launching 😊
Lisa
Sukses y utk Jemy..
Lisa: Sama² Kak Ceisye..semangat y Kak 👍
total 2 replies
Lisa
Bahagia selalu y Jean sekeluarga..
Lisa
Puji Tuhan twins baby udh lahir..sehat selalu ya..puji Tuhan juga Jemy udh sadar..sehat² selalu y utk kalian sekeluarga..
Lisa
Puji Tuhan Jean mengandung anak kembar..jaga kesehatan y Jean,debaynya jg sehat sampai HPL nya nanti..
Lisa
Wah ada pengganggu lg nih 🤭
Lisa
Tuhan memberkati kandunganmu y Jean..tetap berharap pada'Nya ya..
Lisa: Sama² Kak Ceisye
total 2 replies
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Ceisye: terima kasih 🙏🙏🙏
total 1 replies
Lisa
Yg sabar & kuat ya Jean..Tuhan pasti memberikan yg kamu harapkan tepat pada waktunya..Amin..
Lisa
Amin..sehat selalu y Jean & debaynya
Ceisye: terima kasih sarannya 🙏🙏🙏😊😊😊
total 1 replies
netha@🏡s⃝ᴿ℘ℯ𝓃𝓪 ♬⃝❤
semoga debay ny sehat dan tdk kekurangan suatu apa pun
netha@🏡s⃝ᴿ℘ℯ𝓃𝓪 ♬⃝❤: sama2 kak
total 2 replies
Lisa
Aku mampir Kak
Lisa: Sama² Kak Ceisye..
total 2 replies
netha@🏡s⃝ᴿ℘ℯ𝓃𝓪 ♬⃝❤
lg🤭🤭🤭🤭
netha@🏡s⃝ᴿ℘ℯ𝓃𝓪 ♬⃝❤
ganas ah abg purba nixh 🤣🤣
Ceisye: terima kasih, masih terus mendukung karyaku.👍👍👍❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
netha@🏡s⃝ᴿ℘ℯ𝓃𝓪 ♬⃝❤
so sweet ito purba meleleh au mah ito
Ceisye: 😊😊😊😊😊😊😊😊
total 1 replies
netha@🏡s⃝ᴿ℘ℯ𝓃𝓪 ♬⃝❤
cieee dpt vitamin
Ceisye: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
netha@🏡s⃝ᴿ℘ℯ𝓃𝓪 ♬⃝❤
kasihan ga jd belah duren 🤣🤣🤣
Ceisye: 😊😊😊😊 nanti usaha lagi
total 1 replies
netha@🏡s⃝ᴿ℘ℯ𝓃𝓪 ♬⃝❤
tanggung
netha@🏡s⃝ᴿ℘ℯ𝓃𝓪 ♬⃝❤
asekkk pelantikan sudah selanjut ny ldr 🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!