NovelToon NovelToon
TUMBAL DARAH PERAWAN

TUMBAL DARAH PERAWAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Horor / Contest / Eksplorasi-misteri dan gaib / Sudah Terbit / Tumbal / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mala Cyphierily BHae

Berawal dari sebuah desa, Seorang ibu telah membuat perjanjian dengan wanita iblis.

Dia meminta kekayaan untuk dirinya yang sudah lelah dihina oleh semua orang yang memandangnya dengan sebelah mata.

Anaknya yang ternyata memiliki rahasiapun sedang diambang kematian.

Dia adalah Sumitri yang membuat perjanjian dengan wanita iblis harus membayarnya dengan tumbal darah perawan di setiap malam bulan purnama.

Sumitri menyanggupinya dan tumbal demi tumbal telah ia berikan pada wanita iblis itu, Sampai di suatu hari wanita iblis itu meminta pada sumitri untuk menumbalkan anaknya.

Lalu bagaimanakah kelanjutan nasib anaknya?? Dan rahasia apa yang dimiliki oleh anaknya??


Cerita ini hanyalah fiktif belaka.
semoga dapat menghibur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mala Cyphierily BHae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SALAH SASARAN.

Ayu memeluk Dinda dan menceritakan semua, Dinda berusaha memberi pengertian pada Ayu. "Mungkin kalau Dita mau berkhianat Dita udh jadian sama Leo. Ini aja Dita menjaga perasaan kamu dengan menolak Leo terus menerus, kamu jangan membenci Dita karena dia nggak salah disini,"

Mendengar penuturan Dinda memang ada benarnya, Ayu mengangguk dan merasa baikan setelah bercerita pada Dinda.

Abi yang sedari tadi berdiri tidak jauh dari kursi meja makan dapat melihat kedekatan Dinda dan Ayu, Abi semakin mengagumi Dinda dari cara Dinda menyikapi masalah Ayu dan Dita.

Setelah itu Abi bergabung di kursi meja makan, "Eehhemm, kalian lagi ngapain?" tanya Abi yang pura-pura tidak tahu.

Ayu langsung melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya.

Abi , Dinda dan Ayu makan malam bersama. Mengingat kejadian siang tadi membuat Abi meminta Dinda untuk tinggal di rumah Abi dan Dinda tidak menolak.

----

Dinda merasa haus setelah menemani Ayu bercerita hingga Ayu tertidur. Dinda keluar dari kamar Ayu dan menuruni anak tangga, Dinda pergi mengambil air minum di dapur.

Dinda menarik kursi meja makan lalu duduk dan meminum air yang sudah dituang ke dalam gelas.

Dinda menuang lagi air dari kettel/teko untuk dibawanya kekamar.

Dinda terkejut saat bangun dari kursi dan berbalik badan Dinda melihat sudah ada Abi yang berdiri sedang menatapnya.

"Mas, kamu belum tidur?" tanya Dinda.

"Mas haus dan ternyata ada kamu disini," ucap Abi yang berjalan terus mendekat pada Dinda.

Dinda merasa canggung karena hanya berdua dengan Abi di ruangan yang sudah gelap dan semua lampu diseluruh ruangan sudah dimatikan, Dinda mundur selangkah demi selangkah, Abi menyadari itu dan tangan kanannya berhasil merengkuh pinggang Dinda.

Dinda sudah terkunci oleh tangan Abi dan tidak bisa menghindar lagi dari Abi, Abi dan Dinda saling menatap hanyut dalam buaian asmara, Dinda merasakan kalau jantungnya kali ini berdetak lebih cepat dari biasanya, tentu saja Abi dapat merasakan hal itu, "Terimakasih," ucap Abi.

"Untuk?"

"Sudah menjadi kaka ipar yang baik untuk Ayu,"

Dinda tersenyum pada Abi, "Sudah seharusnya begitu kan?"

Pandangan Abi kini sudah perbindah dari mata turun ke bibir mungil Dinda membuat Dinda semakin salah tingkah. Abi juga mengambil gelas yang berada di tangan Dinda dan meletakkannya di meja lalu Abi menuntun tangan Dinda untuk berada di dada bidang Abi, Abi mengangkat dagu Dinda dan mendekatkan wajahnya pada wajah Dinda.

Dinda tau apa yang akan terjadi memilih memejamkan matanya, "Cup," Abi mengecup lembut bibir mungil Dinda.

Dinda tersenyum dan membuka matanya lalu Dinda mendorong dada Abi dan berusaha kabur dari Abi tapi sayangnya lengan Dinda sudah ditahan oleh Abi.

Abi menarik Dinda hingga berada dipelukannya lagi, Abi gemas dengan tingkah Dinda yang malu-malu dan kali ini Abi tidak akan melepaskan Dinda.

Abi kembali mengecup benda mungil yang sangat seksi menggoda bagi Abi, tidak cukup bagi Abi untuk mengecupnya saja. Kecupan itu sudah menjadi ******n, Dinda membalas ciuman Abi hingga keduanya saling memagut.

Abi dan Dinda berhenti dari aktivitasnya itu saat mendengar suara teriakan Ayu dan suara orang menutup pintu dengan keras.

Abi dan Dinda segera berlari masuk kedalam kamar Ayu.

"Aaaaaa," Teriak Dinda melihat Ayu yang sudah bersimbah darah.

Abi langsung berlari kearah Ayu dan membopongnya saat abi melangkah disaat itu pula kakinya menginjak belati yang digunakan untuk menusuk Ayu.

Abi tidak mengurus belati itu, Abi meminta Dinda untuk tidak menyentuhnya, "Cepat siapkan mobil," ucap Abi pada Dinda.

Dengan cepat Abi dan Dinda membawa Ayu kerumah sakit.

_________

Seorang wanita cantik dengan tangan penuh darah sedang berjalan dengan terus menatap tangannya itu.

Wanita itu adalah Sarah, Sarah selalu menguntit Abi dan Dinda.

Sarah mengetahui Dinda yang menginap di rumah Abi membuatnya dibakar api cemburu.

Sarah berniat menghabisi nyawa Dinda namun Sarah salah sasaran.

Sarah berhenti dan berjongkok di trotoar dengan terus menatap tangannya, Sarah juga histeris "Aaaaaa, apa yang sudah aku lakukan," teriak Sarah pada dirinya sendiri.

Sarah menangis sejadi-jadinya mengingat dirinya yang salah menusuk orang, bayangan wajah Ayu tidak mau pergi dari ingatan Sarah.

Sarah bangun dari berjongkoknya dan berlari menyebrangi jalan dan "Brruukkk," Sarah tertabrak mobil.

Pengemudi yang seorang pria itu turun dari mobil dan terlihat sangat kesal, "Sialan, aaarrgghhh," umpatnya.

Pria itu tidak mau repot membawa sarah kerumah sakit dan akhirnya meninggalkan Sarah begitu saja.

Kemudian Sarah bangun dari pingsannya dan melanjutkan langkah kakinya yang sempat tertunda.

Sarah kembali pulang keapartemennya Sarah mandi untuk menghilangkan jejak darah yang berada di badannya setelah itu lalu Sarah menjatuhkan dirinya di atas sofa panjang didepan televisi mengistirahatkan badannya.

________

Di rumah panti, Yuda sedang kesal.

Yuda takut kalau dirinya akan dikejar polisi dengan kasus tabrak lari.

Yuda kemudian melampiaskan kekesalannya pada para lansia yang tidak mau menyusui tuyul tuyulnya.

Malam ini Salimah berpura-pura mengikuti perintah Yuda sehingga dirinya bebas dari hukuman.

Salimah tidak membuang waktu lagi, Salimah mengetahui keadaan rumah sedang sepi, Yuda sibuk melampiaskan amarahnya pada lansia dan Monic masih berada di rumah sakit.

Salimah mengambil kesempatan untuk melarikan diri, Salimah berlari terus berlari dan melihat ada rumah londry Salimah mengingat ucapan Lastri yang untuk meminta bantuan dan membebaskan semua lansia yang berada di rumah panti jompo itu, Salimah mengelilingi rumah itu dan ternyata ada satu jendela yang tidak terkunci Salimah masuk kedalam rumah londy itu.

_________

Mirna sedang memasukkan semua uang dan perhiasan Roby yang berada di ruang kerjanya kedalam tas, Mirna akan kabur setelah Reza berhasil menghabisi nyawa Roby.

Roby sedang tertidur pulas di ranjang empuknya, Roby terbangun di kagetkan dengan vas bunga yang terjatuh dari nakas.

Roby melihat bayangan yang sedang beridiri dibelakangnya lalu Roby berbalik badan melihat bayangan siapa itu.

Roby terkejut melihat seseorang yang menggunakan topeng sedang mengayunkan pisau kearahnya.

Roby menghindar sehingga hanya ranjangnya yang terkena pisau, Roby membuka salah satu laci teringat dirinya menyimpan pistol disana dan ternyata pistol itu sudah tidak ada karena Mirna sudah mengambil dan menyembunyikannya.

terjadilah perkelahian antara Roby dan orang yang menggunakan topeng.

Roby terus menangkis serangan demi serangan dan Roby berhasil membuka topeng itu, "Reza," ucap Roby.

Reza mengambil kesempatan untuk menyerang Roby, Roby keluar dari kamar dan berlari menuju ruang kerjanya, Roby masih menyimpan senjata tajam disana.

Mirna mendengar suara langkah kaki yang mendekat keruangan tersebut lalu Mirna bersembunyi dibalik pintu.

Mirna keluar dari ruangan itu saat Roby sedang sibuk mencari senjata tajamnya.

Lalu Roby menghentikan aktivitas mencari senjata tajam itu, Roby mendengar suara orang tertusuk, Roby melihat kearah itu dan "Mirna," teriak Roby yang melihat Mirna sudah tertusuk pisau.

≠≠≠≠≠≠≠≠≠≠≠≠≠≠≠≠

Yuk kak. Tinggalkan jejak like rate dan komen. Vote juga ya kak hehe.

Maaf kalau typo ada dimana-mana dan penulisannya yang amburadul.

Terimakasih buat yang sudah membaca dan memberi dukungannya ya.

1
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
mampir aku kak
💜⃞⃟𝓛 ☘𝓡𝓳❤️⃟Wᵃf•§͜¢•🍒⃞⃟🦅
ternyata gadis adalah manusia ttp skrg jd iblis lahalah.. kok yo gono to2
💜⃞⃟𝓛 ☘𝓡𝓳❤️⃟Wᵃf•§͜¢•🍒⃞⃟🦅
lah lak tenan toooooo
💜⃞⃟𝓛 ☘𝓡𝓳❤️⃟Wᵃf•§͜¢•🍒⃞⃟🦅
apa jangan2 mereka dah di jodohkan yah?.. jd penasaran deh
💜⃞⃟𝓛 ☘𝓡𝓳❤️⃟Wᵃf•§͜¢•🍒⃞⃟🦅
oalah gono
💜⃞⃟𝓛 ☘𝓡𝓳❤️⃟Wᵃf•§͜¢•🍒⃞⃟🦅
kejam skli
💜⃞⃟𝓛 ☘𝓡𝓳❤️⃟Wᵃf•§͜¢•🍒⃞⃟🦅
lho2.. ni siapa kk
💜⃞⃟𝓛 ☘𝓡𝓳❤️⃟Wᵃf•§͜¢•🍒⃞⃟🦅
lah kok gitu ya... hahhhhh jaka2 nasib mu
💜⃞⃟𝓛 ☘𝓡𝓳❤️⃟Wᵃf•§͜¢•🍒⃞⃟🦅
wah baru baca dah mrinding
tumbal lagi dan lagi... iblis2
💜⃞⃟𝓛 ☘𝓡𝓳❤️⃟Wᵃf•§͜¢•🍒⃞⃟🦅
hadir kk thor...
Mala–Bell: Silahkan kk 😇
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛 ☘𝓡𝓳❤️⃟Wᵃf•§͜¢•🍒⃞⃟🦅
hai kk thor aq ikut nyimak ya...
Poetri Ammor
deg deg an bacanya
Anonymous
Thour udah 4x aku Baca cerita nya sangat seru sekali 🥰🥰
Mala–Bell: Terima kasih banyak, Kak. 🥰
total 1 replies
Sari Pahrudin
ceritanya menarik
Mala–Bell: Terima kasih, kak. 🙏😊
total 1 replies
denita damay
Suka genre horor, jadi ceritanya lumayan
denita damay
ternyata mereka sudah di jodohkan
༄𝑓𝑠𝑝⍟🥀⃞🕊️⃝ᥴͨᏼᷛtrisak⃟K⃠👏
Dari judul yang lain tertarik yang horor, apakah ibu tua itu bisa merubah hidupnya??? apa kah si pohon bakal mengabulkan dengan syarat?
⍣⃝ꉣ M𝒂𝒕𝒂 P𝒆𝒏𝒂_✒️
laanjut
Mala–Bell: Terima kasih, kak 🤗🤗
total 1 replies
⍣⃝ꉣ M𝒂𝒕𝒂 P𝒆𝒏𝒂_✒️
konsep/storyboard ceritany cukup menarik, tpi aliran cerita & tatanan bahasany trll baku...
⍣⃝ꉣ M𝒂𝒕𝒂 P𝒆𝒏𝒂_✒️
bru mulai baca & lumayan seram jga..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!