NovelToon NovelToon
Anak Seorang Tukang Becak

Anak Seorang Tukang Becak

Status: tamat
Genre:Tamat / Cintapertama / CEO
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aliyah Ramahdani

anak seorang tukang becak

Nisa adalah seorang anak sangat baik, namun sayangnya dia memiliki kehidupan keluarga yang sangat miskin, sehingga keluarga dari ibunya pun tak mau mengakui mereka karena merasa malu jika memiliki keluarga miskin seperti Nisa hingga dia harus di paksa dewasa oleh keadaan di kala usianya menginjak angka sebelas tahun Di usia yang terbilang masih sangat muda itu dia harus di paksa dewasa oleh keadaan di kala usianya menginjak angka sebelas tahun harus mengurus kedua adiknya yang masih kecil, dan merelakan masalah kecilnya yang tak seindah teman-teman yang lain, bapaknya hanyalah seorang pria tua yng bekerja sebagai tukang becak Namun kehidupan Nisa berubah setalah bertemu dengan seorang pria kaya raya tempat Nisa mengikuti sebuah kompetisi, akan kah hubungan mereka mendapat restu dari keluarga sang pria ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliyah Ramahdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Rio yang ke apartemen dan merasa heran karena mendapati Nisa tak ada di sana, Dia mencoba menghubungi nisa dan mengeluarkan ponsel dari sakunya, baru lah dia tersadar jika tadi Nisa menghubunginya dengan adanya panggilan tak terjawab selama lima kali di

ponselnya

Dia takut kalau hal seperti yang dulu kembali terjadi, dengan segera dia menyuruh irfan untuk meminta orang suruhannya untuk melihat di rumah nisa

Dan betapa terkejutnya Rio saat

mendengar rumah nisa telah habis terbakar dan tak ada yang tau kemana perginya satu keluarga itu

Dia tak tau harus mencurigai siapa, orang suruhan Irfan juga tak tau siapa yang melakukan itu, Membuat rio sedikit naik pitam karena merasa kerja mereka tak becus

*****

Dengan menggunakan obat tidur nisa akhirnya bisa di bawa ke tempat tinggal mbak dewi, dengan bantuan kapal laut yang memakan waktu seharian

Kini mereka sampai di pelabuhan namun Nisa masih dalam keadaan tak sadarkan diri, sementara dewi telah menunggu kedatangan aura, bi siska dan juga nisa dengan segera Dewi membawa mereka ke rumahnya yang sangat besar dan mewah

*****

Tak lama nisa pun telah tersadar dan mendapati dirinya berada di dalam kamar yang asing baginya, Dia mencoba keluar dan tak sengaja melihat dan mendengar perbincangan mbak dewi, aura , bi siska dan juga seorang pria yang mungkin usianya sekitar empat puluhan tahun

" Iya pak, anak saya setuju kok menikah dengan bapak" kata bi siska

" Mana anak ibu?" Tanya pria tersebut

" Ada di dalam kamar pak, masih istirahat soalnya kemarin capek perjalanan jauh pak"

" Bapak tenang aja, adik saya itu tidak akan mengecewakan bapak" ucap Dewi

Aura mendapati nisa yang berjalan mengendap-endap ingin masuk kembali ke dalam kamar

" Itu nisaa mah" tunjuk aura pada nisa

" Nisaaaa...!!! Sini kamu" panggil mbak dewi

" Ada apa mbak?" Jawabnya

" Mulai sekarang kamu akan tinggal bersama bapak ini, dia akan menjadi suami kamu"

" Tapi mbak, aku gak mau, aku-"

" Nisa, keputusan mamah sudah bulat" ucap bi siska yang mengaku sebagai mamah nisa

" Bibi..."

" Atau kamu mau bapak dan kedua adikmu itu mengalami hal yang menyedihkan?" Ucap bi siska menggunakan bahasa daerah mereka yang tak mungkin di ketahui oleh pria itu

Nisa sedikit takut dan harus menurut karena tak ingin jika bapanya dan kedua adiknya terluka

" Udah pak, bawa aja dia sekarang" ucap dewi

" Ayo nisa kamu harus ikut dengan saya, karena saya sudah memberi mereka uang yang banyak untuk bisa menikahi mu" ucap pria itu

" Maaf pak tapi saya gak bisa"

" Kamu mau jalan sendiri atau saya akan menyeret mu?" Tanya pria itu

Dengan terpaksa nisa pun ikut bersama pria itu"

" Mbak Dewi coba deh hitung uang nya, kayaknya banyak banget ya" ucap aura melihat uang itu

" Jelas dong, mbak kan udah minta uang yang banyak sebelum meyerahkan Nisa, jadi kita bagi tiga ya uang ini, Ntar mbak ambil mesin penghitung uang dulu" ucapnya segera masuk ke dalam kamarnya

Tak lama dewi datang membawa money counter dan di masukkan segepok demi segepok uang ke dalam mesin itu

Setelah uang terhitung oleh mesin dan hasilnya sungguh di luar perkiraan, uang yang mereka dapatkan hampir mencapai jumlah dua ratus juta

" Wahh mahal juga harga si adikmu itu dewi" ucap bi siska

" Iya ya bi, kenapa gak dari dulu saja aku jual anak itu"

" Asyik, mah kita bisa beli rumah lagi mah, kita gak perlu tinggal di gubuk reyot itu lagi mah" ucap aura bahagia

" Iya dong sayang ntar kita beli rumah"

" Makasih ya mbak Dewi"

" Mbak juga makasih sama kamu aura, berkat ide kamu kita bisa dapat duit" ucap Dewi kemudian mereka pun tertawa di atas penderitaan Nisa

" Jadi uang bagian bibi mana Dewi?" Tanya bibinya

" Buat aku juga mbak jangan lupa" ucap aura juga

" Tenang aja " jawab Dewi membagi uang hasil dari pria tadi

******

" Pak, mbak nisa kok gak ada kabar ya pak?" Tanya arya pada pak yunus

" Bapak juga gak tau nak, ponsel mbak mu gak bisa di hubungi, Mana kita juga hapal nomor ponselnya nak Rio" ucap pak Yunus

Ya, harta benda mereka lenyap semua ketika kebakaran itu terjadi termasuk ponsel milik arya

" Mas, tenang aja nanti kita cari tau kabar nisa melalui Bu haji, siapa tau saja Bu haji bertemu dengan nisa di sana" kata bi Sukma

Ternyata pak yunus dan kedua anaknya tinggal sementara di rumah bi Sukma, mereka kesana dengan bantuan Bu haji, Dan tak ada yang mengetahui keberadaan mereka kecuali Bu haji

" Tapi gimana dengan kuliah arya mas" tanya suami bi Sukma

" Aku gak apa apa paman, selagi aku bisa bersama bapak dan adikku"

" Dan terima kasih karena paman dan bibi mau mengizinkan kami tinggal di sini" ucap arya

" Kamu ini ngomong kayak sama siapa aja Arya, kita ini keluarga nak, jadi sepatutnya kita saling menolong" ucap paman nya lagi

" Ya sudah untuk sekolah aulia biar lanjut di sini aja" Ucap bi Sukma

" Terima kasih ya dek, karena kalian selalu saja membantu mas, dan maaf mas belum bisa membalas kebaikan kalian" ucap pak yunus

" Gak apa apa mas, kami juga gak mengharapkan balasan dari kalian, karena kalian adalah keluarga kami" Ucapan itu yang selalu di ucapkan oleh bibi Sukma dan suaminya

*******

Sudah sebulan Jasmin merasa hidupnya damai karena tak melihat rio bersama Nisa, Dia sangat berterima kasih pada aura dan juga telah memberikan imbalan pada aura

Bahkan videonya pun kini hilang tanpa jejak, Dia berharap nisa benar benar telah menikah seperti yang di katakan oleh aura, dengan begitu dia akan sangat mudah mendekati Rio lagi

Sedangkan Rio masih terus berusaha mencari tau keberadaan nisa serta keluarga nya

Para tetangga nisa mengatakan kalau nisa masih punya keluarga dari pak yunus tapi mereka juga tak tau keluarga adik pak yunus itu tinggal di mana, Kecuali Bu haji yang tahu, namun saat ini Bu haji sedang melaksanakan ibadah umroh

Di tempat lain, sudah sebulan ini aura dan mamahnya tinggal di rumah Dewi, mereka

berencana akan kembali ke kampung seminggu lagi, Mereka sangat menikmati kemewahan yang ada di rumah Dewi

Apalagi mereka tak perlu mengeluarkan uang ataupun tenaga selama tinggal di sana, karena dewi memiliki dua orang pembantu rumah tangga

Dewi sangat sibuk setiap hari, selalu pergi untuk bersenang-senang dengan temannya, Hingga dia tak sadar bahwa dia telah salah menerima tamu di rumahnya

Aura selalu mencari kesempatan untuk menggoda suami dewi. Karena aura tau kalau lelaki itu sering kesepian dan tak di urus oleh Dewi, Maka dari itu dia selalu mencari perhatian dengan melayani makan suami dewi, dan membuatkan teh jika dia pulang kerja, bahkan sampai melayani nya di atas kasur

Suami dewi juga sering memberi aura uang yang tak sedikit, dan aura semakin sering memberikan servis pada pria itu, Bahkan pria itu ingin aura menjadi istri simpanan nya

Bibi siska sangat mendukung perbuatan anaknya yang menurut nya jika anaknya itu benar-benar hebat dalam menggoda pria

1
memby wijaya
Saya suka dengan ceritanya, sangat menyentuh
sukri bas
Buruk
Ayesha Almira
wlu LG kekurang,ttp semangat ..
𝐈𝐬𝐭𝐲
akhirnya semua terbongkar dan semoga rio segera menemukan Nisa ..
𝐈𝐬𝐭𝐲
mereka gak ada berubahnya semoga cpt kena karma. .
DISTYA ANGGRA MELANI
Jangn ada ampun buat mereka, meskipun kluarga hrus ttp masuk penjara..
Mar Briyith ER
Suka banget sama karakter yang kamu buat thor, semoga terus berkembang.
Hikaru Ichijyo
Kalau lagi suntuk atau gabut tinggal buka cerita ini, mood langsung membaik. (❤️)
Aliyah Ramahdani: Terima kasih kak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!