NovelToon NovelToon
Sad Girl

Sad Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: Nengjihan

Aleta Quenby Elvina, seorang cewek kuat yang menghadapi kejamnya kehidupan. Dia sering di hina karena ia miskin, dia tidak pernah punya teman karena orang-orang jijik padanya.

Aleta selalu di bully, bahkan di siksa karena dia miskin. Tapi dia tidak pernah membenci orang yang telah melukainya, justru ia ingin terlihat kuat di depan orang-orang melukainya. Dia selalu tersenyum ketika dia tersiksa, dan dia berharap kebahagiaan cepat datang kepadanya.

Kebahagiaan itu datang ketika dia bertemu dengan seorang laki-laki, laki-laki itu mengenalkan kebahagiaan pada Aleta, walaupun kebahagiaan itu hanya sesaat.

Maaf kalau cerita ini terlalu sadis. Tapi, di balik itu semua. Ada pesan moral yang bisa kalian ambil. Contohnya, syukuri apa yang kita punya saat ini. Jangan sombong atas apa yang kita punya. Dan, berbuat baiklah pada sesama manusia.

Jangan sombong ketika memiliki segalanya, Allah bisa saja mengambil segalanya itu kapan saja yang ia mau.

Ini hanya cerita fiksi!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nengjihan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

{Chapter 31}

"Aku tidak siap untuk kehilangan orang yang paling berharga di hidupku."

Happy Reading ❤

Maaf kalau banyak typo ❤

Aku saranin kalian setel lagu sedih deh buat part ini, bacanya pelan-pelan aja biar kalian menghayati ceritanya 😄

🍁

Mia jongkok di samping Aleta, ia menatap Aleta yang sudah nampak tak berdaya. Aleta membalas tatapan Mia. "Ap-a sa-lah ak-u sa-ma ka-mu?" tanya Aleta pelan.

Aleta merasa tak berdaya sekarang, ia tidak bisa bergerak karena rasa sakitnya dan juga ia merasa tersiksa dengan semua ini.

"Karena lo udah rebut Alvaro dari gue," jawab Mia.

Aleta melihat ada kesedihan di mata Mia saat mengatakan itu. "Gue sayang sama Alvaro dari kita masih SMP, tapi Alvaro gak pernah mau nerima gue. Gue udah berusaha ngelakuin segala hal buat Alvaro suka sama gue, tapi itu selalu gagal," jelas Mia.

Kini Mia manatap Aleta tajam. "Dan Alvaro malah suka sama cewek MISKIN! CACAT! JELEK KAYA LO!"

Mia berdiri lalu ia menginjak-injak punggung Aleta kasar. "******* emang lo! *******! *******! *******!" ucap Mia sambil terus menginjak-injak punggung Aleta.

Aleta merintih pelan, baru beberapa menit yang lalu punggungnya dicambuk dan sekarang diinjak-injak. Tapi sekarang ia mengerti kenapa Mia melakukan semua ini padanya, karena Mia mencintai Alvaro.

"Maaf!" ucap Aleta sedikit keras agar Mia mendengarnya. Aleta kini jadi merasa bersalah karena telah merebut Alvaro dari Mia.

Mia tersenyum sinis lalu ia menjambak rambut Aleta kasar. "GAK GUNA *******! GUE GAK BUTUH KATA MAAF LO!" bentak Mia.

Mia mengambil ponselnya di saku celana jeansnya lalu ia menelepon seseorang. "Bunuh Nenek tua jelek itu sekarang!" perintah Mia pada seseorang yang ia telpon.

"Baik Bos," sahut seseorang dari sebrang sana.

Mia jongkok di depan Aleta sambil tersenyum lebar. "Gue bakal bunuh lo setelah gue bunuh keluarga lo. Pertama, gue bakal bunuh Nenek jelek lo itu," terang Mia.

Aleta tersentak, ia menggeleng-gelengkan kepalanya. "Jang-an, aku moh-on Jang-an," pinta Aleta sambil terisak.

"Oma, aku mohon Oma harus hidup, aku belum sukses dan bahagiain Oma," batin Aleta.

Dua laki-laki berbadan besar dan berpakaian serba hitam mengetuk pintu rumah Aleta.

Oma berjalan membuka pintu rumahnya lalu ia tersentak ketika tiba-tiba ia didorong dengan kasar.

Oma melirik dua orang itu, ia bertanya-tanya siapa mereka? Salah satu diantara mereka membawa pisau.

Orang yang membawa pisau itu mendekat ke arah Oma, Oma berusaha menggerakan kakinya tapi ia terlalu takut.

Mia menyambungkan video call dengan salah satu orang yang ia suruh untuk membunuh Oma. Setelah tersambung ia memperlihatkannua pada Aleta.

Aleta melihat Omanya tampak ketakutan. Aleta menatap Mia. "Jangan bunuh Oma, jangan bunuh Oma, aku mohon, jangan bunuh Oma. Bunuh aku aja," pinta Aleta pelan.

Mia tersenyum lebar lalu ia menepuk-nepuk pelan pipi Aleta. "Iya miskin iya, gue pasti bakal bunuh lo kok tenang aja. Tapi nanti ya setelah Nenek dan Adek jelek lo itu gue bunuh, gue bakal bikin lo menderita dengan kehilangan keluarga lo sendiri," ucap Mia.

"Oma!" teriak Aleta ketika salah satu laki-laki berpakaian serba hitam itu menusuk jantung Oma tanpa ragu-ragu, setelah menusuk jantung Oma dia juga menusuk perut Oma.

Aleta menangis dengan keras. Kenapa Mia kejam sekali padanya? Kenapa Mia tega menyuruh seseorang untuk membunuh keluarganya? Kenapa?

"OMA! OMA! OMA!" teriak Aleta terus menerus.

Mia tertawa dengan keras karena rencananya berjalan lancar, ia senang bisa membuat Aleta menderita seperti ini.

Ketika dua laki-laki itu pergi dari rumah Aleta, Reyhan langsung berlari ke arah Omanya yang tergeletak di lantai dengan keadaan yang mengenaskan.

Di baju Oma terdapat becak darah. Omanya tampak sangat pucat, Reyhan memeluk tubuh Oma yang terasa dingin. "Oma, bangun! Bangun Oma! Jangan tidur di lantai, ayok tidur di kamar aja, nanti Oma bisa masuk angin kalau tidur di lantai," oceh Reyhan sambil terisak.

Reyhan berdiri. "Bentar ya Oma, Reyhan mau ambil selimut dulu supaya nanti Oma gak kedinginan," Reyhan berlari ke arah kamarnya lalu ia mengambil selimut di lemari bajunya.

Reyhan menyelimuti tubuh Oma lalu ia kembali memeluk tubuh Oma, "Bangun dulu dong Oma, ayo main sama Reyhan. Jangan tidur terus gini, ayo main sama Reyhan, ayo kita buat kue sama-sama lagi."

Reyhan menangis dengan keras, "JANGAN TINGGALIN REYHAN OMA! Reyhan udah kehilangan Ibu sama Ayah, Reyhan gak mau kehilangan Oma juga, Reyhan gak mau kehilangan Oma. BANGUN OMA BANGUN!"

Reyhan menarik-narik tangan Oma pelan, "Ayo maen sama Reyhan Oma, jangan tinggalin Reyhan, nanti siapa yang jagain Reyhan pas Ka Aleta lagi sekolah kalau bukan Oma. Reyhan gak mau sendirian di rumah Oma. Oma harus bangun!"

Reyhan mengelus pipi Oma, air matanya tanpa sengaja terjatuh di pipi Oma. "Reyhan belum bahagiain Oma, Oma harus ngeliat Reyhan sukses dulu, Reyhan udah pernah janji kalau Reyhan udah sukses Reyhan bakal berangkatin Oma pergi haji, jadi Oma gak boleh pergi sekarang, ayo bangun Oma!"

Reyhan merasa terpukul dengan semua ini, ia bicara apapun Omanya tetap tidak mau bangun. Ia harus bagaimana sekarang?

Reyhan kembali memeluk tubuh dingin Oma. "Oma! Reyhan sayang Oma! Bangun Oma bangun!" ucap Reyhan sambil terisak keras, ia terus menyebut Omanya dan menyuruhnya untuk cepat bangun.

Alvaro sudah tahu dimana keberadaan Aleta karena ada seseorang yang meneleponnya dan memberitahukannya.

Alvaro berlari memasuki rumah yang di dalamnya terdapat Aleta. Langkah Alvaro terhenti ketika melihat Aleta yang tergeletak di lantai dengan keadaan yang mengenaskan. "Aleta," panggil Alvaro.

Aleta membuka matanya perlahan lalu ia melihat Alvaro berlari mendekat ke arahnya, tadi ia sempat pingsan, ia menatap sekelilingnya yang sudah tidak ada Mia. Kemana dia?

Alvaro menghentikan langkahnya ketika sudah berada di depan Aleta. Aleta menatap Alvaro dengan tatapan sendunya. "Al, Oma Al," ucap Aleta pelan.

Alvaro tersentak ketika melihat Aleta tidak sadarkan diri, ia dengan cepat menggendong tubuh Aleta lalu berlari keluar memasukkan Aleta ke dalam mobilnya.

Alvaro tidak peduli dengan pakaian dan mobilnya yang tertempel darah Aleta yang terpenting adalah keadaan Aleta. "Gue mohon bertahan Ta," ucap Alvaro pelan lalu ia melajukan mobilnya.

🍁

Menurut kalian gimana part ini?

Berhasil buat kalian nangis gak? Kayanya gak ya😄

Ada yang mau kalian ucapin ke Reyhan?

Ada yang mau kelian ucapin ke Mia?

Ada yang mau kalian ucapin ke Aleta?

1
LlisKrlna _10
iblis banget tu cewe
LlisKrlna _10
kek nya author emang sengaja ya bikin nangiss baca nya😭
LlisKrlna _10
banjirr ni air mata guee😭😭
teti kurniawati
cwritanya kok menderita terus
teti kurniawati
saya mampir dan sudah ditambahkan ke favorit ya, mampir juga yuk di karya aku
Suami absurd
Suami rupa madu mulut racun
Perjodohan Arini
beautiful songs kiranarukmi
Bisa jadi contoh gak baik meski hanya cerita. Terlalu mengada - ada
theonlyyoya
dikirain happy ending taunya KDI sad ending 😭🥺
theonlyyoya
tersenyum adalah cara terbaik bgi seseorang utk menutupi luka🥺😭
Putri meilani
avv
Putri meilani
keren!!
Vronc
sedihhhhh
Vronc
sedihhhhh
Vronc
sedihhhh bgtttt
Ⴝɑᷟɑᷤ͠ɑ
d
Novianty Koto
masa anak sekolahan sekejam itu,,,
Rahma Nurulfadhila
huh
Isya Asiyah
emang ada ya skolah SMA yg penuh dgn orang2 psikopat, ini msh SMA lho,,,
Isya Asiyah
bukannya nangis malah bosan Thor, gk masuk logika bgt, terlalu halu bikin ceritanya
Jihan: kalau gitu gak usah dilanjut bacanya :)
total 1 replies
Isya Asiyah
makin lama ceritanya mlah makin ngayal aja,jd susah d Terima logika
Isya Asiyah
kok rasa2nya jadi kayal bgt ceritanya,mana ada sekolah se naif itu, gk murid gk guru kok sama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!