NovelToon NovelToon
Mukena Merah Muda

Mukena Merah Muda

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Tamat
Popularitas:346.3k
Nilai: 5
Nama Author: Aeni Santi

Berawal dengan merawat Bapaknya yang mengidap gagal ginjal hingga dipertemukan dengan seorang Dokter Spesialis penyakit dalam tidak lain Dokter yang merawat Bapaknya.

Karina harus menerima kenyataan jika ia harus hidup yatim piatu bersama adiknya dan untuk melanjutkan kuliah Ia rela sambil bekerja karena tidak ingin merepotkan saudaranya.

Kesabaran dan keikhlasan Karina menjalani hidup membuat Dokter Gama jatuh cinta padanya.

Akankah Mereka dapat bersatu dengan perbedaan yang ada di antara mereka.
😉😉😉😉


Ikuti kisahnya.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aeni Santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MMM #32

"Hubungan kamu sama Mas Gama gimana Karin."

Tanya Anggun kepada Karina di sela menyantap makanannya.

Karina menatap ke arah Anggun dan menggelengkan kepalanya.

"Kamu masih merasa jika kamu tidak pantas untuk mendampingi Mas Gama."

"Aku minder Gun, aku merasa nggak pantas."

"Tapi Mas Gama mengharapkan kamu."

"Aku harus gimana Gun, Aku sudah meminta Dia untuk memilih yang lain namun Mas Gama masih terus merasa jika aku tanggung jawabnya. Aku sudah bilang jangan terlalu dipikirkan pesan Bapak."

"Karin, ini bukan masalah karena pesan Bapak kepada Mas Gama. Tapi, Mas Gama di sini benar-benar sayang sama kamu. Dia sudah bilang kan sama kamu kalau dia itu sebenarnya sudah jatuh cinta sama kamu sebelum Bapak memberikan pesan kepada dia. Mungkin saja Bapak berpesan seperti itu kepada Mas Gama karena Bapak merasakan kalau Mas Gama itu suka sama kamu."

Karina diam sambil mengaduk minumannya.

"Aku harus gimana."

"Karin, kenapa sih kamu minder. Mas Gama mau menerima kamu apa adanya. Kenapa sih Karin, kamu anggap Mas Gama itu nggak serius sama kamu." Anggun menatap Karina yang membalas menatapnya.

"Nggak tau Gun, aku merasa nggak pantes aja untuk mendampingi Mas Gama. Dia itu terlalu sempurna untukku, Dia Dokter, pinter, cakep belum lagi Dia anak orang kaya sedangkan aku apa Gun. Aku takut ditolak sama keluarganya, hanya anak yatim piatu. Aku takut di cap hanya menginginkan hartanya."

Anggun geleng-geleng nggak menyangka pikiran Karina sampai ke sana.

"Kamu kok mikir sampai ke sana Karin. Mas Gama itu tulus cinta sama kamu."

"Itu Mas Gama, gimana dengan keluarganya."

"Makanya kamu itu harus mengenal dulu keluarga Mas Gama, kamu jangan hanya berspekulasi sendiri."

Anggun emosi sendiri, gimana caranya menyadarkan Karina.

"Aku takut kalau sudah terlanjur mengenalnya nanti aku akan susah melupakannya dan akan kecewa. Aku takut itu Gun."

"Kamu itu egois Karin."

Anggun meluap emosinya dengan Karina.

"Kamu hanya memikirkan dirimu sendiri tanpa memikirkan perasaan Mas Gama sama kamu Karina. Itu hanya ketakutan kamu sendiri yang tak beralasan."

Anggun bicara dengan penuh penekanan agar Karina sadar.

"Kamu nggak lihat pengorbanan yang sudah Mas Gama lakukan untuk kamu. Asal kamu tau Karina, Mas Gama telah melepaskan beasiswa S3 nya ke luar negeri demi kamu. Cuma demi kamu Karina, Mas Gama merelakan cita - citanya dengan alasan tidak tega meninggalkan kamu karena kamu tidak ada yang menjaga."

Anggun akhirnya mengungkapkan apa yang dia sembunyikan dari Karina atas pesan Gama.

Anggun bisa tau kalau Gama melepaskan kesempatan untuk mendapatkan beasiswa S3 di luar negeri setelah mendengar percakapan Kakaknya dengan Gama.

Dari situ Dia tau betapa cintanya Gama kepada Karina, sampai rela melepaskan beasiswanya padahal sudah lama ia nantikan.

Karina tertegun, matanya terlihat nanar mendengar ucapan Anggun. Ada rasa menyesal di dalam dirinya selama ini hanya memikirkan dirinya sendiri.

"Karin... Kamu itu beruntung dicintai sama Mas Gama. Dia sampai bilang sama Kak Lukman kalau dia akan ikhlas melepaskan kamu kalau kamu sudah mendapatkan seorang laki-laki yang cocok dan benar bertanggung jawab menjaga dirimu dan Risa. Sampai segitunya Mas Gama sayang sama kamu, tapi kamu malah mikir dirimu sendiri takut kecewa."

Karin terdiam dan akhirnya air matanya luluh membasahi pipi mulusnya. Anggun berdiri berpindah tempat ke samping Karina lalu memeluknya.

"Kamu beruntung Karina, Mas Gama itu yang awalnya tidak mengenal kamu, bukan siapa-siapa kamu tapi dia tulus sayang sama kamu."

"Hiks..hiks..."

Karina terisak di pelukan Karina tanpa berkata.

Terdengar nada dering di tas Karina.

"Ada telepon kayaknya Karin."

Karina mengambil ponselnya yang masih berada di dalam tas.

"Panjang umur dia telepon."

Ucap Anggun begitu melihat nama Gama berada di layar ponsel milik Karina.

"Aku harus gimana Gun."

"Jawab itu telepon."

Karina menganggukkan kepalanya lalu menggeser tombol hijau yang ada di layar ponselnya.

"Assalamualaikum."

"Waalaikumsalam, Kamu dimana Karin. Aku kirim pesan kok tidak dibalas."

Terdengar suara Gama yang khawatir.

"Karina di kampus Mas, maaf tadi ponselnya di tas."

"Kamu kenapa Karin, sakit. Suara kamu surau gitu."

Padahal Karina sudah berusaha berbicara dengan nada biasa saja untuk menutupi kalau dia baru saja menangis.

"Nggak Mas, Karin baik - baik saja."

"Kamu masih ada kuliah.?"

"Sudah selesai Mas."

"Makan siang yuk, Mas jemput ke kampus sekalian jemput Risa sekolah. Kamu sama siapa ini."

"Sama Anggun Mas, ini di kantin nemenin Anggun makan siang."

"Kamu belum makan kan.?. Mas jemput ya ini otw."

Anggun memberikan kode dengan menganggukkan kepalanya.

"Iya Mas, sepeda motor Karin gimana."

"Gampang nanti biar Mas minta sama orang untuk ambil."

"Iya Mas."

Karina menyudahi pembicaraannya.

"Anggun, aku harus gimana."

Anggun tersenyum.

"Perbaiki semuanya Karin, coba selami bagaimana karakter Mas Gama. Aku yakin dia tulus sayang sama kamu, coba nanti tanya sama Mas Gama soal beasiswanya dan lihat reaksi dia. Kamu bakalan tau seberapa besar sebenarnya cinta Mas Gama sama Kamu."

Karina tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Lalu Mereka berdua keluar dari kantin menuju ke parkiran karena Gama sudah dekat.

😉😉😉😉

1
cahaya
terimakasih sekali lagi terimakasih.
Pembaca setia yang selalu menanti karya baru author..🙏

menulis ini hobi untuk mengeluarkan unek2 di kepala he he..
tapi kalau nyatanya menghibur, author seneng banget..

Masih ada cerita Lia ya, bisa dikepoin 😃😃😃
Nar Sih
ending yg bagus kak ,ahir nya risa hamil ,walau sayang padahal aku blm puas bca cerita romatis ini ,di tunggu cerita terbaru nya ya kakk ,semagat moga kak aeni sehat dan bisa terus berkarya👍🥰🥰💪
Ira Sulastri
Terima kasih ya kak author atas ceritanya sudah selesai dan tidak menggantung, jadi kami pembaca ga penasaran dengan akhir cerita nya

Semangat terus ya dan tetap terus berkarya 🔥🔥😍💐
Nar Sih
akhamdulilah adik kakak dpt suami yg hampir sama sifat nya bucin sama istri masing,,dan romantis nya itu lho bikin pembca seneng
Ira Sulastri
Alhamdulillah....suami bucin drpd nanti ngeliiriknya ke perempuan lain😍🤭
Zera yulfita
novel islami, sopan ramah dan menyenangkan 😂
Nar Sih
semoga bahagia selalu untuk risa dan dr maulana ,juga dr gama dan karin,jgn end dulu kak ,syg baget cerita yg romantis ini berhenti kan risa blm punya beby🙏
eni
next novel new😁
sendy kiki
ya boleh lah Kaka. ceritanya juga akhir bahagia. terlalu panjang takutnya alur jelas ga jelas
Julidarwati
gmn baik nya Thor toh semua bhgia gitu
Julidarwati
romanc bingits Thor...ap kisah anthor ni ye/Smile//Smile//Smile/
Ira Sulastri
Semoga Risa dan Maulana bahagia terus, jangan sampai tergoda pelakor
Nar Sih
ngk bosen,,nya bca cerita cinta dr maulana dan risa yg sangat romantis ini beruntung kmu risa ,punya suami penyaysng dan cinta habis sama kmu ,bahagia selalu untuk kalian 👍🥰🥰
eni
penganten baru mah bikin ir
i si ibu tiri gmn ini😁
jadi sadar apa semakin menjadi?
Nar Sih
sayangg wahh ..romatis nya ,psngan pengantin baruu ,bikin yg bca baper kak thorr
eni
ya sih damai itu indah,tp itu b.siska yakin kapok ga tuh😂
kalau masih iri dengki,perlu d sekolahkan,dan d rumahkan saja😂
Nar Sih
bnr,,marah nih maulana ,lihat istri nya di hina sama si ibu tiri yg julid ,untung nya kmu punya istri yang sabar ya maulana ,lanjut kakk👍
difaq aisyah
Lumayan
eni
di pikir ibu susan syudah baik...eh masih JD ibu tiri jahat 😁
Nar Sih
wahhh ..bnr nih si ibu tiri mu ngajak perang nih maulana ,kasihan istri mu yg ,sabarr risa yaah ..yakin lah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!