Kisah cinta antara Fatimah, seorang gadis cantik yang periang dan ramah, dengan Arshaka, CEO muda tampan yang pendiam tetapi sangat menyayangi seluruh keluarganya. Dan juga kisah cinta sang kakak, Keinan dengan seorang dokter cantik yang memiliki nama yang hampir sama dengan dirinya, Keisha.
Berawal dari sama-sama saling menyukai secara diam-diam, sampai akhirnya Arshaka nekat mengajak Fatimah untuk menikah dengan dirinya, demi keselamatan Fatimah dan juga keluarganya yang lain.
Sementara Keinan yang merasa sedikit minder untuk mengejar cintanya, mengingat status sosial mereka berdua yang berbeda. Tetapi sang gadis justru terus berusaha untuk meyakinkan Keinan bahwa status sosial bukan halangan bagi mereka. Sampai akhirnya Keinan pun berusaha dengan keras untuk membuktikan kepantasan dirinya.
Bagaimanakah perjalanan kisah cinta kedua pasangan adik dan kakak ini? Apakah mereka akhirnya mampu untuk meraih kebahagiaan di dalam kehidupan pernikahan mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iin Nuryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32. Liburan Berakhir
Dugaan Arshaka ternyata benar, ada yang tidak beres dengan kehadiran Farhan di antara mereka saat ini. Itu kenapa Rayyan terlihat tidak senang dan Arnelle juga terlihat tidak nyaman. Arshaka bisa melihat bagaimana Farhan yang terus saja mencuri pandang ke arah Arnelle sedari tadi.
Dan ketika Arnelle izin untuk pergi ke toilet dengan ditemani oleh Clarissa dan Julia, tidak lama kemudian ternyata Farhan pun juga izin untuk pergi ke toilet juga.
"Ray," panggil Arshaka kepada Rayyan, pelan namun tegas.
Rayyan menolehkan kepalanya ke arah Arshaka. Arshaka kemudian memberikan kode kepada Rayyan dengan mengendikkan kepalanya ke arah Farhan yang baru saja pergi tadi. Rayyan menganggukkan kepalanya pelan, mengerti maksud dari kode Arshaka tersebut. Rayyan pun kemudian bangun dari duduknya saat ini.
"Gue pergi dulu sebentar," kata Rayyan.
"Perlu saya temani, Tuan muda?" tanya Jonathan yang langsung ikut berdiri juga.
"Nggak usah, Jo. Lo disini aja," tolak Rayyan.
"Tapi Tuan muda ---"
"Lo tetep disini aja. Gue bisa sendiri," tegas Rayyan.
"Ba-baik, Tuan muda," balas Jonathan pada akhirnya.
Rayyan pun kemudian langsung bergegas untuk menyusul Farhan yang sudah terlebih dahulu berjalan menuju ke arah toilet tadi.
"Hmh, semoga nggak terjadi hal yang buruk nanti. Dan semoga Rayyan juga bisa mengontrol emosinya sendiri," ucap batin Arshaka.
"Kok semuanya pada pergi ke toilet sih? Kayak lagi janjian mau ngapain aja," ucap Fafa tiba-tiba.
"Heh anak kecil, jangan ngomong yang enggak-enggak deh," tegur Keinan.
"Mungkin emang mereka lagi kebelet kali, Fa," kata Keisha kemudian.
"Hmh, iya juga ya, Bu Dokter," balas Fafa seraya menganggukkan kepalanya beberapa kali.
Arshaka mengulum senyum kecil melihat tingkah Fafa yang begitu menggemaskan dalam pandangan Arshaka itu.
Beberapa saat kemudian, Arnelle yang terlebih dahulu kembali dari toilet. Arnelle sempat merasa kebingungan ketika tidak mendapati Rayyan di antara Arshaka dan yang lainnya. Clarissa, Julia, dan Farhan menyusul tidak lama setelah Arnelle kembali.
Dan tidak lama kemudian, Rayyan pun datang dengan membawa satu cup rujak es krim di tangannya. Arnelle tentu saja merasa sangat senang sekali ketika suaminya itu membawakan rujak es krim untuknya. Karena rujak es krim memang adalah makanan kesukaan Arnelle dari dulu.
Arshaka memperhatikan Farhan yang terlihat kesal dan tidak senang ketika melihat kemesraan di antara Arnelle dan Rayyan. Farhan pun kemudian mengajak Julia untuk berpamitan dan kembali lebih awal dengan alasan masih ada urusan lain.
Meski dengan berat hati, akhirnya Julia pun menuruti Farhan dan berpamitan kepada Arnelle dan Clarissa, juga yang lainnya. Farhan dan Julia pun lalu meninggalkan rombongan Arshaka dan yang lainnya tersebut.
Arshaka menoleh ke arah Rayyan, bertanya memalui tatapan matanya. Rayyan yang menyadari arti dari tatapan mata Arshaka pun menganggukkan kepalanya pelan seraya tersenyum sebagai jawaban. Memberitahu kepada Arshaka bahwa semuanya baik-baik saja.
"Ayo semuanya, kita lanjutkan acara kita. Kita nikmati indahnya pemandangan dan juga sejuknya udara pagi hari ini bersama-sama," kata Rayyan kemudian.
Arshaka dan yang lainnya pun menganggukkan kepala mereka masing-masing, mengiyakan perkataan Rayyan tadi. Kesepuluh anak muda itu pun lalu melanjutkan acara mereka pada pagi hari itu di hutan wisata tersebut.
Mereka semua kembali bersantai dengan mengobrol, bercanda, dan tertawa bersama-sama.
🍃🍃🍃
Sore harinya rombongan Rayyan, Arnelle, Arshaka, dan yang lainnya pun hendak meninggalkan villa pribadi milik keluarga Rayyan itu. Mereka semua hendak bertolak kembali ke ibu kota. Karena besok sudah hari Senin, dan mereka semua harus kembali berkutat dengan aktivitas masing-masing.
"Thanks banget ya Ar, Kak Rayyan, udah ngajakin kita semua buat liburan bareng kayak gini. Kita semua happy banget deh pokoknya," kata Keisha sebelum naik ke dalam mobil Arshaka.
"Iya Kei, sama-sama," balas Arnelle dengan tersenyum.
"Iya nih, Ar. Makasih banyak ya, karena Lo dan suami Lo udah ngajakin kita semua liburan bareng. Happy banget deh pokoknya liburan rame-rame kayak gini. Sering-sering aja, ya," ucap Clarissa juga yang diakhiri dengan godaan.
"Dih, itu sih mau Lo, Cla. Seneng banget sih kalau gratisan," cibir Arnelle
"Asem Lo, Ar. Kalau ngomong di-filter dikit napa," gerutu Clarissa.
"Lah, kan emang kenyataan, Non," ucap Arnelle.
"Ya tapi nggak perlu diperjelas juga kali. Bikin malu aja sih Lo itu," balas Clarissa, sewot.
"Cieee, malu sama siapa nih? Malu sama Jonathan ya? Cieee cieee," goda Arnelle kepada Clarissa.
"Ar ... Mulut Lo lama-lama gue plester juga, ya," kesal Clarissa dengan wajah yang sudah memerah.
Dan Arnelle pun justru tertawa dengan keras mendengar gerutuan Clarissa tersebut. Rayyan dan yang lainnya pun ikut mengulum senyum juga. Sementara Jonathan juga sudah terlihat salah tingkah saat ini.
"Udah-udah, jangan debat mulu. Bisa kemaleman kita sampai rumah kalau kalian berdua terus berdebat seperti ini," kata Arshaka melerai.
"Hehe, iya Bang. Sorry deh," ucap Arnelle kemudian.
"Ya udah, ayo kita balik sekarang, biar nggak kemaleman sampai rumah. Rayyan, Arnelle, makasih ya untuk liburan barengnya," kata Arshaka, mengucapkan terima kasih juga.
"Sama-sama, Ka. Jangan merasa sungkan, kita semua kan keluarga," balas Rayyan yang juga diangguki oleh Arnelle.
"Tapi tetep aja, kita semua harus ngucapin makasih sama Lo dan juga Arnelle, Ray. Makasih banyak karena udah ngajakin kita semua buat liburan bareng kayak gini," kata Keinan juga.
"Iya Kei, sama-sama. Ya sudah, ayo kita semua naik ke mobil masing-masing. Kita balik ke rumah sekarang," ucap Rayyan kemudian.
"Oke," balas Arshaka dan yang lainnya bersamaan.
Setelah berpamitan kepada Pak Ujang dan Bik Siti, mereka semua pun kemudian naik ke dalam mobil masing-masing.
Seperti ketika datang kemarin, mereka semua juga menggunakan tiga mobil untuk kembali ke ibu kota. Jonathan yang membawa Rayyan dan Arnelle. Keinan yang membawa Fafa dan Jenni. Serta Arshaka yang membawa Arvin, Keisha, dan Clarissa.
Ketiga mobil itu pun kemudian mulai berjalan dan meninggalkan villa pribadi milik keluarga Rayyan itu dengan diiringi lambaian tangan dari Pak Ujang dan juga Bik Siti.
ternyata papa dan opa nya Darren mengetahui semua apa yang di lakukan Darren dan apa yang Darren lakukan ke shila
Darren bener" gak ada otak ya bisa" nya acara keluarga shila saja dia sampai lupa dan dia lebih mentingin Evelyn
selamat buat kesya dan shila ya
wah wah shila sama Darren udah beneran menjadi suami istri kah ini