NovelToon NovelToon
Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita

Ke Dunia Lain Menjadi Seorang Wanita

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Petualangan / Murid Genius / Penyihir / Epik Petualangan / Dikelilingi wanita cantik / Budidaya dan Peningkatan / Barat
Popularitas:170.9k
Nilai: 5
Nama Author: <<ciel>>

"Hah!!!!....Aku jadi seorang Perempuan? "

"Ariel"

Itulah namanya.Seorang Pembunuh ternama di Dunia .

Karena hampir mati dan tubuhnya terluka parah dijebak oleh Pemimpinnya sendiri.

Kekasihnya mengirim Jiwa Ariel ke Dunia Lain dan berjanji untuk bertemu kembali di sana.

Akan tetapi ,kini dia dilahirkan kembali menjadi seorang ' Putri ' Bangsawan yang bernama"Louise".

Bagaimanakah Ariel menjalani kehidupan barunya sebagai seorang Wanita?.

"Ahhhhh. ~~~Di kehidupan sebelumnya aku begitu Keren, dan sekarang aku berubah menjadi seorang Gadis Cantik?... sungguh orang yang berdosa".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon <<ciel>>, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 _ Kumpulan Tiga Pahlawan

"Apakah begitu?. Lalu, apakah Ibu Yukio juga membenciku? "tanya Ariel sambil melirik Yukio.

" Tentu saja aku benci padamu! "

"Eh? "

Arie terkejut setelah Yukio berkata seperti itu.Tidak di sangka atas apa yang telah di dengarnya.

"..., Dan. Itulah yang ingin aku katakan, tetapi itu hanya bercanda...fufufu" tawa Yokio dengan cekikikan, "Mana mungkin aku membencimu?Kamu begitu imut dan pintar seperti ini, hanya orang bodoh yang seperti itu. "ungkap Yukio sambil memeluk Ariel dengan gemas.

" Aaaa... hentikan! Hanya aku yang boleh melakukan itu! "teriak Sharon sambil memisahkan mereka berdua.

Apakah semua ibu di dunia ini seperti ini?

Ariel hanya terdiam menerima keadaan dengan pasrah sambil di perebutkan oleh kedua orangtua ini.

" Anu... para ibu sekalian..."panggil Yukina.

"Ah! Dik Yukina. Apakah kamu mau bergabung ber-"

"Tidak" potong Yukina dengan tegas ,setelah melihat Ariel yang ditarik-tarik lengan nya oleh kedua orang itu dengan ekspresi kasihan, "Daripada itu... bangsawan lain sedang memperhatikan kita... " ucap Yukina sambil melirik sekeliling.

"Ah? "

Mereka baru sadar atas keributan yang mereka buat menimbulkan banyak perhatian seperti itu.

Mereka pun segera melepaskan Ariel dan menjauh dengan canggung.

***

Di suatu tempat.

Yang berada jauh dari Ariel saat ini.

Terdapat dua orang wanita yang sedang menikmati teh bersama sambil mengobrol satu sama lain. Tak lama kemudian, terdengar suara ketukan di pintu dan seorang pria memasuki ruangan dengan santainya.

"Hallo! Aria-san, Xue-chan. Apakah aku mengganggu kalian? " sapa pria itu dengan ramah.

"Bisakah setelah mengetuk pintu, tunggu dulu jawaban sebelum masuk begitu saja? Kau memasuki ruangan yang hanya ada wanita, Kau tahu? " gerutu wanita itu dengan kesal.

"Haha... maaf Aria-san, aku hanya merasa terlalu bersemangat" Pria itu menggaruk kepalanya dengan canggung, merasa bersalah.

"Hah... sudahlah. Untuk apa kau datang kemari? "tanya Aria dengan ketus.

" Tidak ada hal yang penting. Aku hanya ingin bergabung bersama kalian. "jawab pria itu sambil mengambil tempat duduk.

" Hey!! Siapa yang menyuruhmu duduk? Jika tidak ada keperluan, pergilah!! "ucap Aria dengan kesal.

" Sudahlah, sudahlah. Tidak apa-apa kan membiarkan Kakak Yuu untuk bergabung bersama kita. "Dia yang selama ini terdiam, mengemukakan pendapatnya sambil menenangkan Aria.

" Lin Xue, Kamu terlalu baik padanya... "ucap Aria sambil menghela napas dan melirik pria itu yang bernama Yuu dengan tajam, "Mengapa kau tidak berkumpul dengan pria lainnya saja? Dimana tuan Axel dan Asep? " tanya Aria dengan kesal.

"Axel-sama sedang berunding dengan Raja.Dan... jangan panggil dia Asep , nanti dia akan marah loh. Panggil saja dia Arsya seperti yang dia minta. "komentar Yuu, sambil mengingatkan.

" Siapa peduli. Nama dia adalah Asep Syaripudin.Mengapa aku harus repot-repot memenuhi keinginannya? . Lagi pula aku sudah terbiasa memanggilnya Asep. "cibir Aria dengan kesal.

" meskipun begitu... "gumam Yuu dengan tersenyum masam, tak tahu harus berkata apa.

" Omong-omong soal nama. Mengapa Kak Aria tidak memiliki nama panjang? Kita para pahlawan yang lainnya memiliki nama panjang. "Lin Xue bertanya pada Aria yang sedang meminum teh.

"Nama, nama... "ucap Lin Xue sambil mengingat, " Ada Lin Xue, Kak Akihiro Yuu, paman Nicolas Axel, kak Sumeragi Chizuru dan terakhir Kak Asep Sy-... ma-maksud saya kak Arsya"ucap Lin Xue dengan panik ketika akan menyebutkan nama asli Arsya.

"Kamu tak perlu seperti itu ketika menyebut namanya... " komentar Aria, "dan kau belum menjawab pertanyaan ku di mana dia sekarang? "tanya Aria sambil menoleh kepada Yuu.

" Maksudmu As-... Arsya? Mungkin dia lagi berkencan dengan gadis-gadis seperti biasanya"jawab Yuu sambil mendiga-duga.

Yang membuat ekspresi Aria dengan jijik dan berkata"Cih ,dia adalah musuh wanita... Lin Xue, ketika besar nanti, kamu jangan terlalu dekat dengannya. "saran Arie kepada Lin Xue.

" Kamu tak perlu khawatir soal itu. Bahkan setelah lima tahun berlalu, tubuh kita tidak menunjukkan tanda-tanda perubahan sama sekali. Seolah-olah tubuh kita ini abadi. Kecuali jika Asep penyuka gadis kecil, lain cerita"ucap Yuu sambil melihat dada Lin Xue.

"Hey! Kau melirik kemana? " tanya Aria sambil menghalangi antara Yuu dan Lin Xue dengan tangannya, "Dan barusan kau memanggilnya Asep! "ucap Aria.

" Hm? Mungkin hanya perasaan mu saja.... "ucap Yuu sambil mengalihkan pandangannya.

Lin Xue yang menatap bolak-balik antara dada miliknya dan milik Aria ,saling membandingkan dengan muram.

Bagaikan gunung yang menjulang tinggi dengan hamparan padang rumput yang luas.

"Jangan sedih Xue-chan. Tidak semua orang suka yang besa-"

"Apa yang kamu bicarakan Akihiro Yuu" potong Aria, "jangan bilang kau suka yang seperti itu? " tanya Aria dengan kaget.

"Tidak, bukan seperti itu... aku hanya-"

"Jadi bukan? " Aria segera menutupi dadanya dengan kedua tangannya.

"Eh? bukan itu maksudku... yang ku suka hanyalah-... maksudku, anu... argh... terserah lah! . " Yuu menyerah, tak tahu harus berkata apa.

"Oh!Apakah sudah ada kabar kemana perginya Chizuru-san? "tanya Yuu, baru ter ingat akan hal itu.

" Oh? Mencoba mengalihkan pembicaraan? Kamu cukup buruk juga sebagai seorang lelaki"Komentar Aria dengan pedas.

"...,Kita sudah saling kenal cukup lama, pasti kau sudah tahu sifatku, Kan? " ucap Yuu.

"...,Terserah lah. Masalah Chizuru... aku juga tidak tahu tentang keberadaanya. Setelah dia mendapatkan senjata Suci nya, seminggu kemudian dia telah menghilang entah kemana. " komentar Aria dengan santai.

"Begitu... masih belum ditemukan kah... " ucap Yuu sambil menghela nafas, "Tetapi... apakah ini kebetulan? Mengapa Chizuru-san menghilang setelah mendapatkan senjata Suci nya? "

"Entahlah, Senjata Suci nya dapat melihat apapun yang terjadi di Dunia ini, mungkin dia hanya melihat sesuatu dan mendatanginya. " ucap Aria dengan bosan.

"Mungkin seperti itu. Dengan Skill Temperance(kesederhanaan)nya, yang dapat ber teleportasi dengan sekejap, akan sulit untuk mengetahui keberadaannya. Kita hanya bisa berharap tentang keselamatannya. " ucap Yuu sambil memandangi langit-langit dengan khawatir.

"Sekarang tinggal lima Pahlawan yang tersisa di Negara ini. Kita harus segera menemukan Chizuru-san segera! " ucap Yuu dengan bersemangat.

"Hmp"Aria mendengus dan menjawab, "Terserah apa yang mau kau lakukan. Selama itu tak mengganggu ku, aku tak peduli. "

Setelah beberapa saat keheningan berlalu. Lin Xue membuka percakapan kembali.

"Anu... Kak Aria masih belum memberi tahu kita nama keluarga Kakak... " Lin Xue yang selama ini diam, bertanya dengan penasaran.

"Oh? Aku masih belum menjawabnya ya? Yahh... aku tak mempunyai nama keluarga. Namaku hanya pemberian dari organisasi di dunia sebelumnya. " jawab Aria dengan malas.

"Organisasi? " tanya Lin Xue dengan penasaran.

"..., Kamu tak perlu mengetahui tentang itu. Lagipula aku tak menyerah untuk kembali ke Bumi dan menemui saudara laki-laki ku untuk bersama kembali. " ucap Aria dengan nostalgia.

"Oh! Jadi kak Aria mempunyai saudara laki-laki ya? "

"Ya.Dia adalah Saudara laki-laki ku yang paling kusayangi. " Aria menghela nafas dengan kerinduan.

Tetapi... dunia ini sungguh gila. Mengapa seorang pembunuh sepertiku terpanggil menjadi seorang pahlawan?... Itu bahkan tidak lucu sama sekali...

Bersambung....

1
Naira Rizqia
p
Weed25
the power of emak-emak wkwkwkwkw
Weed25
ya kan masalahnya ente sekarang cwe bjrrr
Ally Ally
f
Agen One: mampir kak
total 1 replies
Weed25
Magician Queen itu si Lidya/Shilvia
Weed25
MC jadi iblis?
Cybertech
/Good//Good//Good/
_NOIR_
press "F" To R. I. P
Neko:Yo: "F" R.I.P Icikbos
total 1 replies
Ferdi Anwar
Thor lanjut cerita tanya
Chiyaa
author klo misal ada waktu senggang, apa ini bisa dilanjutin? novel ini masih worth it sih untuk dibaca. 😊😊
𝙆𝙖𝙞𝙨𝙖𝙧 𝙙𝙚𝙬𝙖 𝙠𝙪𝙣𝙤: mungkin karena author tidak mendapatkan penghasilan apa2 jadi wajar
total 2 replies
RoKyuGo
shilvia kah? pacarnya MC di kehidupan sebelumnya?
Ferdi Anwar
cheat parah sumpah
Ferdi Anwar
lucu banget 😂😂😂😂😂
Ferdi Anwar
😅😅😅😅😅😅
Ferdi Anwar
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ferdi Anwar
kasihan
Ferdi Anwar
fix mirip kumo dose ga gani ka ni
Ferdi Anwar
padahal ariel sama sharon
Falah
gak update lagi Thor? 😔
※⋆«▹Ran◃»⋆※: makasih 😅
total 6 replies
ANONIM
👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!