NovelToon NovelToon
Hasrat Terlarang Anak Tiri

Hasrat Terlarang Anak Tiri

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Romantis / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Reni t

Mikaila Anastasia harus menelan takdir buruk, dia harus berpisah dengan kekasih yang telah tujuh tahun dia pacari, hubungan mereka bukan sekedar hubungan biasa, karena waktu yang cukup lama mereka habiskan bersama, mereka sudah sangat saling mencinta dan tak segan melakukan hubungan layaknya suami-istri, bahkan telah berjanji setia sampai mati.

Namun, ternyata takdir berkata lain, Mika harus menerima perjodohan dari mendiang ayahnya sebelum beliau meninggal, dia terpaksa menikahi pria yang umurnya terpaut cukup jauh dengan dirinya, tapi siapa sangka, pria tua yang dia nikahi adalah ayah dari mantan kekasihnya sendiri.

Mampukan Mika menahan hasratnya terhadap mantan kekasih yang kini telah berstatus sebagai anak tiri? Mampukah Mika tetap setia kepada sang suami yang telah sabar dan menyayangi dirinya dengan sepenuh hati, sementara, dia harus serumah dengan mantan kekasihnya yang di cintai deng

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyesal

Menyesal, itulah yang dirasakan oleh Daniel saat ini, seharusnya dia tidak pergi dua tahun yang lalu jika tahu bahwa sang ayah akan mencampakkan Mikaila, dia rela mengalah, pergi jauh, dan mengubur dalam-dalam perasaannya, tapi apa? ayahnya malah menyia-nyiakan wanita yang bernama Mikaila itu, mencampakkannya begitu saja sesaat setelah dirinya pergi.

Jika memang ayahnya tahu semua yang terjadi antara dirinya dengan Mika, kenapa harus menunggu dia pergi dulu baru mencampakkan wanita itu? kenapa tidak dari awal saja dia menyerah dan mengikhlaskan Mika untuk dirinya, mungkin saja, jika hal itu dilakukan dia sudah bahagia dengan wanita itu sekarang. Batin Daniel merasa kesal.

Tut ...

Lift pun berhenti di lantai tiga, dia sengaja mampir terlebih dahulu ke kamarnya karena ingin mengambil sesuatu yang lupa dia bawa waktu itu.

Daniel mulai melangkahkan kakinya, masuk ke dalam kamar dengan mata yang menatap sekeliling, senyum getir pun sedikit mengembang dari kedua sudut bibirnya, karena sebenarnya, dia sangat merindukan kamar itu, kamar luas yang dia desain sendiri sesuai keinginannya, namun, sepertinya, ini adalah kali terakhir dia berada di kamar itu, membuatnya merasa sedih sebenarnya.

Perlahan dia mulai memasuki kamar yang terlihat masih tertata rapi meski pemiliknya sudah tidak ada lagi di sana, dua tahun di tinggalkan, tidak membuat kamar itu berubah, masih tetap sama, dengan seprei yang sama. Dia pun menatap sekeliling kamar, mencari sesuatu.

Ya ... Dia mencari bingkai poto yang waktu itu sempat dia lempar, beharap masih ada di sana dan belum ada yang membuang, namun, harapannya sia-sia, karena benda itu sudah tidak ada lagi di tempatnya.

Akhirnya dia pun hanya duduk di tepi tempat tidur, mengusap wajahnya secara kasar, merasa menyesal karena telah melempar bingkai foto itu sampai hancur, padahal hanya itu satu-satunya kenangan dirinya dengan Mika yang masih dia punya, karena yang lainnya sudah dia singkirkan dua tahun yang lalu saat hubungan mereka berakhir.

Di luar kamar, tiba-tiba saja terdengar suara pelayan yang sedang membersihkan ruangan, Daniel pun keluar dan menyapa pelayan tersebut.

Sang pelayan yang sedang menyapu lantai menggunakan mesin otomatis pun merasa terkejut, karena tiba-tiba saja melihat Tuan mudanya keluar dari dalam kamar.

''Tuan, Daniel. Kapan anda pulang?'' tanya Pelayan dengan sedikit membungkuk.

''Baru saja, Bi. Ini aku mau langsung pergi lagi,'' jawab Daniel, datar.

Dia pun hendak melangkahkan kakinya masuk ke dalam lift, namun, langkahnya terhenti seketika dan kembali menatap Pelayan tersebut.

''O iya, Bi. Apa bibi lihat foto yang di kamar aku? waktu aku tinggalkan bingkainya sudah pecah?''

''Nggak, Tuan. Saya sama sekali tidak pernah melihatnya.''

''Oh, ya sudah, nggak apa-apa ...''

Daniel hendak melangkah, namun lagi-lagi dia mengurungkan niatnya.

''Satu lagi, Bi. Apa bibi tahu kemana Mommy Mika pergi dua tahun yang lalu? Eu ... Maaf, Bi. Seharusnya aku nggak menanyakan hal ini kepada Bibi,'' Daniel pun melanjutkan langkahnya.

''Tunggu, Tuan. Sebenarnya saya tahu tentang kejadian waktu itu, saat Nyonya diseret dan diusir secara paksa oleh Tuan besar.''

''Apa ...? Di seret ...?''

''Iya, Tuan. Sebenarnya, saya merasa sangat kasian melihat Nyonya diperlakukan seperti itu, tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa waktu itu,'' pelayan itu pun menunduk merasa menyesal.

''Daddy sungguh jahat. Ya Tuhan, kamu pasti terluka sekali, Mika,'' Daniel bergumam pelan.

''Tapi, Bi. Apa bibi tahu Mommy dimana sekarang?''

''Tidak, Tuan. Semenjak keluar dari rumah ini, saya tidak pernah bertemu dengan lagi dia.''

''Ya sudah, terima kasih atas informasinya ya, Bi. Aku pergi dulu.''

''Tapi, Tuan muda mau kemana? bukannya Tuan baru saja pulang?''

''Nggak, Bi. Aku hanya mampir sebentar,'' jawab Daniel, lalu benar-benar keluar dari dalam kamar.

🌹🌹

Untuk mengobati rasa sesal yang saat ini terus menggerogoti hatinya, Daniel pun pergi ke sebuah Bar, duduk sendirian di temani segelas minuman beralkohol.

Dia pun menenggak minuman itu, dengan mata yang terpejam. Malam ini, dia ingin mabuk-mabukan agar rasa sesak di dadanya sedikit berkurang.

Daniel melambaikan tangannya kepada Bartender dan meminta dia mengisi penuh gelas miliknya yang sudah terlihat kosong, namun, merasa tidak puas, dia kini meraih botol minuman itu dan menuangkannya sendiri, hingga gelas pun terisi penuh dengan minuman sampai berceceran di atas meja.

''Mas, sudah penuh ...'' ucap Bartender mengingatkan.

''A-pa ...? Penuh ...? O iya ... Aku gak lihat, ha ... ha ... ha ...'' jawab Daniel dengan suara yang meliuk-liuk layaknya orang yang sedang mabuk berat.

Tanpa basa-basi lagi, dia pun segera meminum gelas tersebut hanya dengan sekali tegukan.

''Wah ...! Rasa minuman ini masih tetap sama, manis dan segar ...! ha ... ha ... ha ...''

Dia pun hendak mengisi kembali gelas itu dengan minuman, namun, sepasang tangan tiba-tiba meraih botol tersebut dan segera menyimpannya kembali di atas meja.

''Sudah cukup, kamu sudah terlalu banyak minum,'' ucap seorang wanita cantik, berambut panjang, dia duduk di kursi tepat di samping Daniel.

Daniel pun menoleh dengan perasaan kesal, dia menyipitkan matanya, mencoba menatap wanita tersebut dengan seksama, karena dia sedang dalam keadaan mabuk berat, wajah wanita itu pun terlihat buram dimatanya, samar-samar dia mencoba mengusap kedua mata dengan telapak tangannya berharap bahwa wajah wanita itu akan terlihat jelas dimatanya.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Kalian Ya Readers, terima kasih ❤️❤️❤️

1
Muliati Muliati
Kecewa
Muliati Muliati
Buruk
Titik Novrianti
dasar tua bangka gak ngotak
cocoknya jadi menantu eeehh malah di jadiin istri
Yanti Lalang
Mikha 2
Yanti Lalang
kenapa harus tidur sama ayah xa lagi
Yanti Lalang
menarik
Yanti Lalang
lanjut
Rini Rohmawati
semoga saja happy ending
Brownsugar
ijo matanya mika ini
Dafila Nurul
bagus ceritanya.
Reni: Terima kasih, kak. Sehat selalu buat kaka dan sekeluarga. Apabila berkenan silahkan mampir di karya Othor yang lainnya.❤️
total 1 replies
HERI YANTO
ayah mika begok..anaknya mlh diksh bandot..pdhl sdh sexsm daniel
sweetly topa
Kecewa
Reni: Terima kasih.
total 1 replies
Iin Nurchayati
eeeealaaahhh om Richard kalau sdh dr malper... harusnya mumpung blm diincip y dilepas, ngalah sm anaknya. ini malah berharap sebaliknya, anaknya yg dilupakan... egooiisss
Iin Nurchayati
mika...harusnya jujur dr awal. tp kalau jujur g Bakalan jd cerita y🤣🤣
kisagaaa
ternyata wasiat paksaan to
Rose Winn
jgn2 ibunya mikaaa🤔🤔🤔
Rose Winn
cih..katanya sdh gak mau panggil.jalang ituuu...dasar tua bangkaaa😑😑😑
Rose Winn
mending ksmu tidur dg suami..lha daniel gonta ganti cewekjkkk
Rose Winn
dasar ya danielll...omongannya..hadeeehhh
Rose Winn
semoga ada penyanyi cafe yg bernama mikaaa...ciee ketemu dech jodohnya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!