NovelToon NovelToon
Kaivalya Putra Sagara

Kaivalya Putra Sagara

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Mata Batin / Mengubah Takdir
Popularitas:18.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Masa lalu dari kedua orang tuanya membuat seorang pemuda berusia dua puluh tahun harus mengalami banyak kejadian buruk dalam hidupnya, dialah Kaivalya Rajasa Danendra yang merupakan putra dari Rajasa Danendra.
"Aku inginkan jadi putra Sagara Danendra"
"Kamu tepatlah putra Rajasa nak..."
"Aku tidak ingin darahnya, darahnya membuatku tak bisa menjadi keturunan murni Sagara, aku hanya terus di sebut sebagai keturunan darah mati!"
Keturunan darah mati, itulah julukan Kaivalya dari para mahluk halus yang dia temui. mampukah dia melepaskan bayangan Rajasa dari dalam darahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hukuman yang pantas

"Ikutlah dengan saya saat pulang nanti, kami akan ke kampung Ciremai untuk menjenguk keluarga kami disana, putra Kiai bisa belajar dan bersekolah juga disana" jawab Adrian yang juga ikut karena James dan Brandon mengatakan kalau ada kasus yang sedang di tangani Kaivalya.

‎"Alhamdulillah.. lihat nak, jika kamu bersungguh sungguh dalam berusaha dan berdo'a, maka apa yang kamu inginkan akan terkabul" ungkap Hamdan mengusap rambut Fikri

‎"Kamu senang dek?" Tanya Aminah

‎"Iya kak, akhirnya Fikri bisa sekolah di tempat Kiai Adrian, beliau sangat terkenal di kalangan pemuda sekolah Fikri" jawab Fikri

‎"Wah...mantan ketua kita terkenal di kalangan anak sekolah, Sari, kamu harus ikat dia" bisik James

‎"Tapi kenapa Kaivalya memilih untuk menyumbang ke pesantren, bukan ke panti asuhan?" Tanya Arthayasa heran.

‎"Kalau ke panti asuhan, orang sudah banyak membantu selain hanya pakaian dan uang, tapi pesantren adalah tempat para anak muda belajar tentang agama kita lebih dalam, tempat dimana calon calon anak Soleh dan Soleha berada, jadi kita lebih baik jika membantu pesantren ini" jawab Adrian

‎"Tapi sekarang banyak pesantren yang malah buat malu agama kita Adrian, mengatas namakan ibadah tapi memperlakukan santrinya dengan seenaknya, banyak kasus di televisi juga yang membahasnya, yang malu malah kita karena tempat yang seharusnya jadi tempat para anak anak itu menuntut ilmu agama, malah membuat mereka jadi tidak percaya dengan tokoh agama dan agama itu sendiri, membuat para orang tua merasa ragu memasukkan anak anaknya ke pesantren" ungkap Brandon panjang lebar membuat semua temannya melongo karena dia yang irit bicara jadi banyak bicara sekarang.

‎"Itu sebabnya, kita sebagai orang tua ada baiknya melihat keadaan pesantren terlebih dahulu, kalau perlu menginap disana agar tahu kegiatan para santri di pesantren itu, atau tanya para santri disana bagaimana perasaan mereka belajar disana" ucap Adrian

‎"Iya kebanyakan orang hanya lihat brosur yang bagus dan terkenal, tapi nggak mau cek lebih detail, yang penting bayar dan anaknya sudah di titipkan ke pihak pondok, tapi tidak di cek dengan teliti terlebih dahulu" ungkap Arthayasa

•••••••••••••••

‎Saat matahari mulai terik keesokan harinya, dukun cabul itu mulai menuju ke hutan tempat Laila dia kubur, dia juga mengajak para komplotannya yang berjumlah lima orang kesana. Orang orang yang sudah melecehkan Laila dia ajak semua karena akan melakukan ritual pembakaran jasad Laila.

‎"Parto! Kenapa harus kesini lagi? Kita sudah sepakat tidak akan kesini lagi!" Kesal mantan kades bernama Mahmud

‎"Dia semalam mengganggu kesenanganku!" Jawab Parto yang tidak tahu kalau jasad Laila sudah di ambil dan di makamkan ulang oleh Hamdan juga keluarganya.

‎"Tapi kami sekarang sudah tenang Parto, kami malas berurusan dengan mayat itu, lagipula dia pasti sudah jadi tulang belulang" ucap seorang pria tua bernama Wandi.

‎"Akan aku hancurkan dia! Sampai sosoknya juga akan terbakar! Sekarang ilmuku sudah bertambah" jawab Parto

‎Tanpa bertanya lagi mereka mengikuti Parto, karena mereka tidak mau berurusan dengan dukun itu yang sering mengancam akan meneluh mereka jika mereka tidak menurutinya. Bahkan Parto sudah meraup banyak uang dari mereka yang sudah menjadi orang orang kaya di kampung itu berkat ilmu yang di miliki Parto.

‎"Tunggu! Kenapa hutannya terasa berbeda?" Tanya Mahmud

‎Mereka melihat sekeliling tempat dimana Laila dulu di kubur, memang berbeda, semak belukar terlihat tidak ada dan seperti ada yang membuat jalan setapak ke arah sana, jalan itu bersih sekarang bahkan seperti baru di babad kemarin, membuat Mahmud sedikit takut kejahatan mereka di masa lalu terbongkar.

‎"Jangan jangan jasad Laila ada yang menggali" ucap Wandi

‎"Tidak mungkin, kuburannya bahkan mungkin sudah bersatu dengan semak belukar itu, ini sudah sangat lama sekali" jawab Parto mulai mendekat.

‎Mereka berjalan kembali ke sana sambil melihat kanan kiri karena takut ada orang atau mungkin binatang yang sedang mengincar mereka, hingga mereka sudah sampai di depan tiga pohon jati yang menjadi patok kuburan Laila.

‎"Lihat! Tanahnya seperti pernah di gali orang!" Pekik Mahmud

‎"Iya ini bekas galian, bagaimana ini Parto" ucap Diki

‎"Kita coba pastikan, mungkin ada yang mengubur mayat lain disini" ucap Parto

‎Mereka mulai menggali tanah itu dengan cangkul dan linggis yang mereka bawa, sampai lubang paling dasar, jasad Laila tidak ada disana, kaki mereka mulai lemas karena mereka yakin jasad Laila sudah di temukan seseorang dan di ambil.

‎"Tidak ada, tulang belulang pun tidak ada!"

‎"Mungkin bukan disini tempatnya, kita kan sudah lama tidak kesini" jawab Parto

‎"Disini Parto! Aku yakin karena kuburannya itu patokannya tiga pohon jati ini yang dulu masih kecil dan juga batu di sisi tebing itu" jawab Wandi

‎"Coba gali lebih lebar" ucap Parto ikut turun dan membantu

‎Saat itulah Baharuddin keluar dari balik pohon jati yang paling besar dan menatap datar pada lima orang yang sedang sibuk mencari jasad Laila, dia menyeringai karena dia akan memberikan hukuman berat untuk ke lima orang itu.

‎Srak. Srak. Srak.

‎"Sial!" Umpat mereka berlima karena di lempar tanah dari arah atas lubang yang mereka gali.

‎"Siapa di atas!" kesal Wandi mendongak tapi tidak melihat siapapun.

‎Tak ada jawaban tapi Baharuddin terus berdiri di pinggir lubang itu. Bahkan Parto yang katanya seorang dukun sakti saja tidak bisa melihat keberadaan Baharuddin yang berdiri di ujung lubang yang mereka gali.

‎"Mungkin tanah yang terkikis karena getaran dari cangkul Kita, ayo lanjut cari jasadnya, aku ingin jadikan dia koleksi di rumahku dalam bentuk abu" ucap Parto kembali menggali hingga mereka tidak sadar sudah membuat lubang yang begitu dalam dan lebar.

‎"Kalian siap mati rupanya, sudah buat lubang sedalam ini" ucap Baharuddin menyeringai

‎"Siapa kamu!" Tanya Parto yang mendengar suara Baharuddin tapi tidak yang lain

‎"Aku adalah kematian kalian!"

‎Bret.

‎Kalung hitam yang di pakai Parto tiba tiba tertarik ke atas seolah ada yang menariknya hingga terputus, Baharudin juga langsung mengambilnya dan dia akan menguburkan itu di tanah kuburan Laila nanti.

‎"Siapa kamu! Kalau berani tunjukkan dirimu setan!" Bentak Parto

‎"Hahaha.... Kalau aku menunjukkan diriku apa kalian akan kuat?" tanya Baharuddin yang suaranya sekarang di dengar juga oleh empat orang yang ada di dalam lubang itu.

‎"Ayo naik, itu mungkin jin penunggu hutan ini" ucap Diki segera bersiap naik tapi...

‎Bruk.

‎Dia di tendang Baharuddin sampai terjatuh ke dalam lubang itu lagi, bahkan ke lima orang itu tidak bisa keluar dari dalam lubang yang sudah begitu dalam dan lebar itu.

‎"Tidak akan ada yang keluar dari lubang ini dalam keadaan hidup!" Bentak Baharuddin

‎Wusss.

‎Tiba tiba saja angin kenceng bertiup dari atas, membuat daun daun kering yang ada di atas masuk ke dalam lubang itu dan membuat lima orang yang ada di dalamnya berteriak ketakutan.

‎

1
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
neni nuraeni
waduh medaaa... gila2 juga abangmu loh, kalau kamu kasih tau abangmu dr awal mungkin skrg kamu ga pusing mikirin tu mslh,, lnjut
Nyai Aksara 👩‍🦯
Kenapa tuh Rajasanya udah nggak jahat lagi, syukurlah
Ridwan01: iya kak, sudah jadi baik dia🙏
total 1 replies
neni nuraeni
modyar kan maneh teh puas siah ah,, lnjut kak
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
neni nuraeni
kamu harus berhati2 kai jgn smpai kau dikelabuinya, jgn sampai kau meninggalkan Diandra istrimu,,, ayah sama BP sama2 bucin akut🤭🤭lnjut kak
Ridwan01: siap kak terima kasih 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
weeeh sadisnya kamu kai tapi itu bagus sih,,, lnjut
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
neni nuraeni
semoga mereka baikan,,, lnjutt
neni nuraeni: ok kak sama2🤗
total 2 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
🤣🤣🤣🤣🤣😝😝😝😝
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
waaaww keren Daddy sagara,,, lnjutt
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
orang hidup tak luput dari cobaan thor😢😢😢😢
Ridwan01: benar sekali kak
total 1 replies
neni nuraeni
untung kakanya ga sama gilanya,,, kalau sama2 gila kaya adiknya udah abis mereka di keroyok warga,,, lnjut
neni nuraeni
wiih bkl rame dong nnti keluarga kecilnya kai,, semoga ibu dan calon bayinya sehat2🤲🤲,lnjut kak
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
neni nuraeni
udah kalian pulang saja biar kalian tidak darting🤭🤭
neni nuraeni
waddduh 2 keluarga sama2 kocak dan absurd tingkahnya 😂😂😂
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
neni nuraeni
kira2 siapa ya🤔🤔,lnjut kak💪
neni nuraeni: org2nya Rajasa kak🤭🤭karena udah baca aku kak🤭🤭
total 2 replies
neni nuraeni
mantaaap
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
neni nuraeni
aduuhh sungguh keluarga yg unik dan kocak abiz🤭🤭🤭
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
Sri rahayu
sadis bener tuh suster
Ridwan01: benar sekali kak
total 1 replies
Sri rahayu
maaf Thor baru mampir 😁😁😁 semoga ada saharanya ya
Ridwan01: iya kak, Sahara nanti di pertengahan 👍
total 1 replies
neni nuraeni
😂😂😂😂😂😂
neni nuraeni: sama2 kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!