NovelToon NovelToon
AURORA [TRANSMIGRASI ISTRI YANG TERBUANG]

AURORA [TRANSMIGRASI ISTRI YANG TERBUANG]

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Transmigrasi
Popularitas:804
Nilai: 5
Nama Author: An_cin

Update setiap hari!
No copy, cerita saya!
Selamat membaca semua, semoga suka...

Sinopsis :
Maudy, Seorang Sekertaris di Perusahaan besar mendadak tewas setelah Mobilnya tertabrak oleh Mobil pengendara lain. Namun bukannya pergi ke alam baka ia malah bersinggah di tubuh Wanita lain. Ia bahkan kini harus menghadapi kesulitan lantaran ia kembali ke 2 tahun yang lalu dalam tubuh wanita itu, yang bernama Aurora. Saat ia berpikir untuk menyerah dan kembali mati ia pun bertemu dengan wanita di alam mimpinya.

"Tolong aku, Tolong rubah masa depanku yang hancur" Ucapan itu membuat Maudy ketakutan. Ia bahkan tak kenal wanita ini atau siapa dia. Ia mencoba beberapa kali percoba bunuh diri namun selalu gagal dan hingga akhirnya ia menyerah dan memilih untuk tetap bertahan sebagai Aurora.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon An_cin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Aurora berjalan memasuki lorong mansion besar itu, di hadapannya sudah ada Natalia yang menunjukkan jalan. Sedangkan Jordan, pria itu berdiri di samping Aurora.

Natalia membawa mereka masuk ke ruangan paling ujung, saat Aurora mengira bahwa tempat itulah yang akan mereka datangi. Ternyata ia salah, ruangan itu adalah sebuah ruang baca. Terdapat banyak buku yang tersusun di dalam rak, Natalia menarik salah buku ke depan. Buku itu terlihat berbeda dengan yang lain, Aurora kagum saat itu juga, lantaran buku itu ternyata merupakan sebuah tombol.

"Keren." Ucap Aurora dalam hati.

Sudah seperti di cerita-cerita saja, rak buku itu terbuka. Terlihat sebuah tangga menuju ruang bawah tanah. Aurora seketika melongo, wanita sedikit merasa takut setelah melihat ruangan itu. Ia menggenggam jas milik Jordan, dan pria itu seketika sadar. Pria itu menatap Aurora, dan setelahnya langsung menggenggam lengan tangannya. Mencoba membuat wanita itu merasa lebih tenang.

"Tidak apa-apa, ayo masuk!" Ujar Jordan, pria itu kini menuntun Aurora masuk.

Natalia berjalan di depan, ia berjalan dengan santai. Jelas, wanita sudah terbiasa.

Kini mereka berada di ruangan bawah tanah, terlihat beberapa orang yang duduk di depan komputer, ada banyak perlengkapan seperti senjata api. Tempat itu juga terlihat tidak menyerangkan sama sekali.

Justru kini Aurora takjub melihat sebuah televisi besar, Aurora tak bisa menghentikan dirinya sendiri untuk berhenti. Hal ini terlalu menarik, dan terlalu rahasia untuk di anggap sebagai ruang bawah tanah biasa.

"Jordan, tempat apa ini sebenarnya?" Aurora melongo, pasalnya tempat itu benar-benar aneh.

"Selamat datang, dia IC." Jordan membentangkan tangannya, ia mengenalkan anggota tim hebatnya kepada Aurora.

Nata terkekeh melihat respons Aurora yang seperti itu, dia tak habis pikir dengan apa yang ia lihat.

"Santai saja Aurora, biar aku perkenalkan padamu secara resmi. Aku Natalia browzen. Aku adalah pimpinan tim anggota 7 agen IC."

Aurora semakin tidak paham akan hal itu, entah apa itu IC, lalu apa pula anggota tim. Selama ini yang tahu hanyalah soal laporan, proposal, semua hal yang menyangkut pekerjaannya.

"Kau pasti kebingungan bukan?" Seseorang berbadan tegap menghampiri mereka. Pakaiannya serba hitam, dengan baju anti peluru di dadanya.

"Max, dari mana saja kau?" Jordan memeluk pria itu, ia bernama Max.

"Seperti biasa, hai Jordan kau akhirnya punya pacar juga ya. Cantik lagi." Ledeknya kepada Jordan.

"Hai, diamlah!"

Max kini mengulurkan tangannya, dan Aurora membalas jabat tangan itu.

"Saya Max, pimpinan IC. Kami adalah sebuah agen yang bergerak di bawah kepolisian dan militer. Lalu kau sendiri kesini untuk apa?" Tanya Max, dan Aurora seketika langsung menoleh kepada Jordan.

Jordan bersedekap, ia mengangguk, membalas tatapan Aurora. Hingga akhirnya wanita itu yakin pada pilihannya.

"Saya Aurora, Manager Darren Grub. Saya memerlukan bantuanmu Pak untuk melakukan sesuatu."

Aurora kini terlihat yakin, ia kini sudah bertekat. "Aku benar-benar sangat terkejut, ada tempat seperti ini di sini. Bahkan di negara ini, ternyata masih ada yang namanya mata-mata. Jika di fikir, ini keren juga." Batin Aurora sebari tersenyum lebar.

IC (Intelligence Covert), sebuah organisasi atau unit intelijen khusus yang berada di bawah kepemimpinan militer. Organisasi ini bergerak secara rahasia dan senyap. Mereka semua yang ada di sini, di tugaskan untuk mencari para penjahat dengan level yang bisa di bilang cukup tinggi. Misalnya, para teroris, pembunuhan berantai, dan semacamnya. Kasus yang berat, dan memerlukan kolaborasi dari banyak pihak.

***

Di pelabuhan, sebuah kapal kargo datang. Beberapa mobil, kini masuk ke dalam kapal kargo itu.

Salah seorang pria paruh baya, kini tengah berjabat tangan dengan Hanzo. Pria itu kemudian memberikannya sekoper tas sedang.

Pria itu membukanya, tas itu berisikan banyak uang yang penuh satu tas. Pria itu langsung gelap mata, Hanzo yang melihat hal itupun kini langsung menyeringai.

"Di koper itu sudah sesuai jumlah yang kau inginkan."

"Tuan Hanzo, senang sekali bekerja sama denganmu. Apakah semua sudah di dalam kapal?" Tanya pria itu dan Hanzo kini menunjukkan sebuah kargo besar di belakangnya.

"Tolong pindahkan ini!" Ucap Hanzo.

Pria paruh baya itu menatap kargo misterius itu dengan heran, "Apa ini?" Tanya pria itu, namun Hanzo tidak menjawab.

"Bawa saja, cepat!"

"Ya baiklah."

Dengan bantuan alat berat, kini kargo itu telah di pindahkan ke kapal. Tak berselang lama setelah itu, kapal itu berjalan pergi dari pelabuhan.

Hanzo mengambil ponsel miliknya, mencoba menelepon Zico.

Di kapal, Zico masih terus mengutak-atik laptop miliknya. Hingga akhirnya sebuah telepon masuk dan menghentikan aktivitasnya.

"Hanzo? Ada apa lagi dia?" Tanya Zico kepada dirinya sendiri. Tak mau bertanya-tanya pada pikirannya sendiri. Pria itu pun memilih mengangkat telepon itu.

"Ada apa?" Ketus Zico.

"Ayolah, tidak baik marah-marah seperti itu." Ujar Hanzo menanggapinya melalui telepon.

"Cepatlah, kau mau apa?"

"Berikan kepadaku data lengkap mengenai pacar Kris, semua kesukaannya. Lalu kebiasaannya." Hanzo berucap secara terang-terangan. Bahkan Zico pun sampai tak percaya akan hal itu.

"Kau serius, kau mau menikung Kris?" Zico kini tampak cemas. Bagaimana tidak, wanita yang di maksud oleh Hanzo adalah pacar dari teman baiknya sendiri.

"Cih, menikung katanya. Sudahlah, lakukan saja perintahku. Aku harus kembali ke apartement. O iya, jangan lupa. Saat kau sampai di pelabuhan tanjung timur. Kirimkan pesanan itu."

"Ya baiklah, baiklah, sudah dulu. Aku harus menghapus jejak kita. CCTV di sana sangat sulit untuk di retas." Ujar Zico, tangan pria itu terus mengetik di atas keyboard tanpa henti.

"Ya, ya, ya." Hanzo menutup panggilan telepon. Pria itu seharusnya kini ikut bersama mereka, namun entah apa yang akan ia lakukan di sana. Pria itu tetap tinggal.

Hanzo kini berjalan keluar dari pelabuhan, pria itu berdiri di pinggir jalan. Menghentikan sebuah taxi yang melintas.

Taxi itu berhenti saat Hanzo melambaikan tangan, Taxi itu menepi dan Hanzo pun masuk ke dalam taxi itu. Ia duduk di kursi penumpang.

"Antar Aku pergi ke Jakarta pusat!" Ujar Hanzo kepada pengemudi Taxi itu.

"Baik mas, nanti bisa tolong di arahkan saja ya." Ujar pengemudi itu, Hanzo tak mengatakan apa pun. Pria itu hanya mengangguk.

Mobil taxi itu, kini pergi meninggalkan area pelabuhan. Hanzo menatap dari jendela, terlihat kapal kargo yang telah pergi menjauh dari pelabuhan.

***

Di taman hiburan, keramaian manusia terlihat seperti lautan. Rumero menggendong Luna, sedangkan Amel. Wanita itu memegang Luna agar tidak jatuh. Mereka salah tempat kali ini, keramaian terjadi setelah seorang selebgram datang ke sana.

Membuat pasar malam itu menjadi ramai di serbu orang-orang.

"Rumero, kita pergi saja dari sini!" Ucap Amel, namun Rumero tak mendengar ucapannya.

"Hah, kau mengatakan apa?"

"Dasar Rumero congek" Batin Amel dengan tatapan wajah yang datar.

BERSAMBUNG

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!