NovelToon NovelToon
Diana Permata Terindah Dari Desa

Diana Permata Terindah Dari Desa

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Balas Dendam / Wanita perkasa / Perubahan Hidup / Balas dendam. / Peningkatan diri -peningkatan kemmapuan / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:77.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: heni

Ivan mengira perjodohan ini hanyalah candaan kakeknya saja, bagaimana dia bisa mengira itu serius, saat kakeknya mengatakan akan menjodohkan dirinya dengan seorang gadis bernama Diana. Dia seorang gadis bisu, tidak berpendidikan. Bahkan kata orang di desanya, gadis itu gila. Hingga dia pun setuju. Ternyata kakeknya benar-benar serius. Seorang gadis dari desa yang bisu, benar-benar datang ke rumahnya dan bertunangan dengannya.

Bagaimana perjodohan mereka? Akankah bisa berlanjut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 Apa Hubunganmu?

Setelah selesai mengantar Yudha, mobil Ivan pun melaju kembali menuju Apartemennya. Sepanjang perjalanan, bahkan sampai di Apartemennya, Diana mau pun Ivan sangat betah saling diam. Ivan langsung menuju kamarnya, sedang Diana bersantai di sofa tamu.

Selesai mandi, Ivan mengenakan setelan santainya, dia segera menemui Diana. Saat sampai di ruang tamu. Terlihat Diana duduk santai di sofa sambil membaca buku.

"Ehm!"

Mendengar deheman, Diana pun menoleh.

"Bisa kita bicara?" Tanya Ivan.

Diana segera menutup bukunya, memasang wajah seriusnya menunggu Ivan ingin bicara apa.

"Apa hubunganmu dengan pengacara Nizam?"

Diana meraih handphonenya, dan mulai mengetik dengan cepat di sana.

...Aku dulu pernah satu Universitas dengannya....

"Kamu jangan geer, karena aku menanyakan siapa Nizam padamu, kamu jangan berpikir aku cemburu, lagian aku tidak peduli kamu punya hubungan atau tidak dengan pengacara Nizam."

Diana menyimak dengan baik perkataan Ivan.

"Ingat Diana, kamu itu sudah bertunagan denganku, dan akan menjadi istriku. Jadi selama kita masih punya ikatan, jangan sampai aku melihatmu punya masalah dengan laki-laki lain. Jika kamu tidak menjaga dirimu, maka kamu tau sendiri akibatnya."

Diana kembali mengetik jawaban di layar handponenya.

"Gampang, kalau dia laki-laki tinggal ganti gendernya saja, maka dia menjadi perempuan."

Ivan mendengus membaca jawaban Diana. "Aku sudah selesai bicara padamu. Ini kunci kamarmu."

Dengan santai Diana menerima kunci kamarnya dari Ivan.

"Kamu jangan kepedean, aku menjemputmu untuk pulang bukan aku merindukanmu, atau apapun itu, karena kampus libur kamu harus kembali ke sini, kalau tidak, kakek akan menerorku terus menerus."

Diana tidak peduli dengan ungkapan Ivan, dia segera menuju kamarnya, begitu pula Ivan, keduanya menghilang dibalik pintu kamar mereka masing-masing.

Setelah masuk kedalam kamarnya, Diana segera merebahkan tubuhnya.

Drtttt …

Drtttt …

Suara getaran handphone membuat Diana harus bangkit lagi, saat dia memeriksa tasnya. Ternyata handphone khusus tugas dokternya bergetar.

Terlihat beberapa pesan dari profesor Hadju, beliau memberi Diana dua nomor asing.

Diana menghela napasnya. Biasanya dia langsung menerima dokumen yang berisi tentang penyakit pasiennya, profesor Hadju yang bertanggung jawab menghubungi pasien atau keluarga pasien.

Drttttt!

Satu pesan baru masuk lagi dari profesor Hajdu.

...Kali ini kamu langsung yang menghubungi pasien, karena mereka telah membayar pada kita 100 kali lipat....

Diana hanya membalas 'Iya' pada profesor Hadju.

Setelah dengan profesor Hadju selesai, Diana memasukkan dua nomor asing itu pada group chat yang dia buat.

Ketiganya larut membahas tentang riwayat penyakit pasien, dan Diana menjabarkan operasi seperti apa yang akan dia lakukan nanti pada calon pasiennya.

Malam semakin larut, namun ketiga orang yang terhubung dalam 1 group itu seakan saling terikat, sehingga mereka terus membahas urusan mereka.

Merasa penjelasannya cukup, Diana pun menyudahi percakapan mereka. Dia pun segera berkelana ke alam mimpinya.

Sedang pada belahan yang lain. Ivan terus memandangi layar handphonenya, dirinya dan Yudha berada 1 group chat yang sama dengan dokter hebat. Balasan chat dokter hebat itu rasanya sesuatu yang istimewa.

Merasa besok tugas menunggunya, Ivan pun segera menyelami alam mimpinya.

Malam seakan berlalu begitu saja, kini matahari perlahan memperlihatkan cahayanya. Diana masih berada di dapur, melihat hal apa yang bisa dia masak. Namun di dalam lemari es Ivan tidak ada apapun. Saat dia kembali ke ruang tamu, dia menoleh kearah kamar Ivan, pintu kamar itu juga masih tertutup rapat. 

Tanpa pikir panjang, Diana pun segera mengorder taksi, dia memilih sarapan di kampus atau di manapun nanti. 

Saat dia keluar dari gedung Apartemen Ivan, taksinya sudah menunggu, Diana pun segera menuju kampus.

Sedikit lagi dia sampai kampus, namun Diana meminta sang supir taksi berhenti, dia ingat ada sebuah warung di dekat area itu. Setelah membayar taksi, dengan santai Diana menuju warung makan yang ada di tepi jalan, dan mulai menikmati sarapannya di pinggir jalan.

Di tengah-tengah menikmati sarapannya, tiba-tiba sebuah mobil berhenti di dekatnya, Diana sangat mengenali mobil tersebut. Perlahan kaca depan pun turun, tampaklah sosok Ivan dengan wajah tampannya.

Diana menatap tajam kearah Ivan, dan menaikkan sebelah alisnya, seolah dia menawarkan sarapan pada Ivan, namun Ivan menaikkan kembali kaca mobilnya, dan melanjutkan perjalanannya.

Diana kembali meneruskan sarapan paginya, setelah menghabiskan dan membayar yang dia nikmati, Diana kembali melanjutkan tujuannya, menunu kampusnya.

Shuttttt!

Tiba-tiba sebuah mobil sport berhenti di depan Diana.

1
Nur Khaya
udah tegang mlh ngakak ma Nizam 🤣
Nur Khaya
na gitu Ivan ya harus tegas
Nur Khaya
Dillah kn nyesel.
Nur Khaya
kasihan Diana ini itu sendiri, Ivan gak pernah ada buat Diana kalo kesusahan.
Nur Khaya
keren 👍
apajalah
👌🤔🍂
apajalah
/Doge//Rose//Ok/
apajalah
🍂🍁👌🤔/Doge/
ARSAD ACHMAD BETHAN
Luar biasa
ARSAD ACHMAD BETHAN
LUAR BIASA
Listiatie Utami
denakin seru bikin penasaranoʻ
Listiatie Utami
d7h semakin rumoy
Efsa Lestari
kapan sih ketauan identitas nya jadi enek sendiri bacanya. yg ada malah menampilkan kejahatan terus
Efsa Lestari
tapi anehnya desy, Rani yg ada di situ diam aja dan tetap menerima aja tuh sih veronika jadi kurang greget aja bacanya kalau yg jahat selalu menang
Efsa Lestari
yg aku heran udah tau veronika yg jahat tapi Ivan pun masih dgn senang hati berbicara dengan veronika
Efsa Lestari
please kapan identitas nya kebongkar
Efsa Lestari
di novel ini tidak dijelaskan dulu awal. mulanya muncul masalah tu gimana jadi kadang agak bingung sendiri
Efsa Lestari
aku masih bingung Diana kuliah S3 kh atau apa sih. kan dia udah jadi dokter bedah yg hebat bahkan satu kampus dgn veronika lagi bearti veronika juga calon dokter....ini yg dari tadi jadi pertanyaan aku
Efsa Lestari
tapi semoga Diana dan yudha bisa membuat Ivan cemburu dan merasa dianana tu berharga pasti lebih seru
Efsa Lestari
pasti si ivan tu terkaget-kaget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!