NovelToon NovelToon
Mantan Suami, Lihatlah Aku Sekarang!

Mantan Suami, Lihatlah Aku Sekarang!

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / CEO / Penyesalan Suami
Popularitas:919
Nilai: 5
Nama Author: Vyyy ink

Diceraikan saat hamil dan dibiarkan mati, Clarissa bangkit dalam tubuh Elena—gadis bangsawan super kaya.

Kini Clarissa menguasai dunia, membuang status wanita tertindas, dan naik ke puncak tertinggi. Saat sang mantan suami datang merangkak memohon ampun di kakinya, Elena tersenyum sinis:

"Mantan suami, lihatlah aku sekarang! Kamu bahkan tidak pantas menyentuh ujung gaunku!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vyyy ink, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Takhta Baru di Pusat Moneter

Gema runtuhnya Mahkamah Adat Tertinggi di Istana Tua Obsidian langsung menjadi gempa tektonik yang meratakan seluruh sisa perlawanan faksi bangsawan kuno di Ibu Kota Imperial. Hanya dalam hitungan jam setelah Nyonya Besar Victoria dan para tetua diusir secara memalukan dari tanah leluhur mereka, berita mengenai kepemilikan mutlak Elena atas aset istana dan surat utang sentral menjadi tajuk utama di setiap ruang rapat dewan direksi nasional. Di mata para konglomerat pusat, Elena bukan lagi sekadar nama dari kota seberang; dia adalah penguasa moneter baru yang memegang sakelar hidup dan mati seluruh sistem perbankan negara.

Sore itu, suasana di dalam kantor kerja eksekutif tertinggi gedung Obsidian Tower cabang Ibu Kota terasa begitu damai dan mewah. Dinding kaca setinggi lima meter menyuguhkan bentang pemandangan kota metropolitan pusat yang mulai diselimuti oleh bias cahaya senja keemasan. Di atas meja kerja marmer hitam yang luas, layar proyektor holografik melayang tenang, menampilkan grafik kepatuhan dari tiga bank utama faksi kuno yang kini telah resmi melebur di bawah bendera aliansi Aethelgard Holdings.

Elena von Obsidian duduk bersandar dengan sangat anggun di kursi kulit putih gadingnya. Dia mengenakan gaun kerja formal berbahan sutra sutra berwarna hijau zamrud (emerald green) yang dipadukan dengan mantel kasmir tipis di pundaknya. Jari-jemarinya yang lentik bergerak dengan ketelitian tingkat tinggi di atas papan ketik virtual, melakukan audit akhir atas pengalihan aset konsorsium pusat yang baru saja selesai dieksekusi oleh tim hukumnya.

Sret...

Sesosok pria jangkung melangkah masuk dari arah pintu masuk pribadi dengan derap langkah kaki yang tegas, berat, dan penuh wibawa. Duke Xavier von Obsidian hadir dengan setelan kemeja sutra hitam kasual yang bagian lengannya digulung hingga ke siku, menampilkan guratan otot lengannya yang kokoh dan sempurna. Sepasang mata abu-abu gelapnya yang biasa memancarkan aura membunuh sedingin es kutub di hadapan para spekulan bursa efek, seketika mencair penuh dengan kelembutan yang teramat dalam saat pandangannya mengunci wajah cantik sang istri.

Xavier berjalan tegak mendekati meja kerja, lalu dengan gerakan yang sangat lembut dan sarat akan sifat posesif yang mutlak, kedua lengan kokohnya melingkar di pundak Elena dari arah belakang. Pria itu menundukkan kepala, mengecup lembut puncak kepala Elena sejenak, menghirup aroma harum lavender pekat yang selalu menjadi candu baginya sebelum menyandarkan dagunya di bahu halus Elena.

"Seluruh proses kliring saham dan likuidasi sisa aset milik faksi Lord Malakai di bursa efek pusat telah selesai seratus persen, Elena," bisik Xavier dengan suara baritonnya yang berat, dalam, dan bergetar rendah tepat di dekat telinga Elena, menyalurkan rasa aman yang mutlak. "Mereka telah menyerahkan seluruh dokumen penyerahan hak kelola operasional maritim distrik barat secara sukarela sore tadi. Mulai hari ini, tidak akan ada lagi satu pun manusia di Ibu Kota ini yang memiliki kekuatan untuk mempertanyakan statusmu sebagai permaisuri tunggal di samping takhtaku."

Elena mengulas senyuman sinis yang teramat tipis namun sangat memukau di bibir merahnya, membiarkan tubuh rampingnya bersandar rileks pada dada bidang Xavier yang terasa sangat hangat dan kokoh. Dia mengusap pelan cincin pernikahan berlian hitam berbentuk mahkota kecil di jari manis tangan kanannya.

"Faksi bangsawan kuno itu terlalu lemah untuk bertahan di dalam arus modal modern, Xavier," ucap Elena, suaranya terdengar merdu namun penuh penekanan yang berwibawa. "Mereka mengandalkan hukum adat masa lalu untuk mengintimidasi kita, tanpa pernah menyadari bahwa di dunia bisnis nyata... siapa yang memegang kendali atas rantai likuiditas paling dasar... dialah yang berhak mendikte jalan hidup orang lain. Sekarang, dengan dikuasainya bursa pusat ini... jalan kita menuju ekspansi pasar sekunder global internasional telah terbuka lebar."

Xavier terkekeh rendah, sebuah suara tawa bariton yang begitu seksi dan sarat akan kepuasan yang mendalam pada ketajaman insting bisnis istrinya. Pria penguasa bayangan itu memutar kursi kerja Elena agar wanita berambut perak itu menghadap penuh ke arahnya. Xavier berlutut dengan satu kaki di hadapan Elena, menggenggam erat kedua belah tangan lentik istrinya dengan kehangatan yang tulus.

"Lakukanlah sesukamu, Elena," bisik Xavier dengan binar mata abu-abu gelap yang penuh dengan komitmen mutlak yang tak akan pernah bisa digoyahkan oleh apa pun seumur hidupnya. "Beli seluruh bursa efek di benua seberang, kuasai pelabuhan internasional, lakukan apa pun yang membuatmu bahagia. Selama aku masih berdiri tegak memegang takhta kekuasaan di kota ini... seluruh jaringan militer dan finansial Obsidian Group akan selalu menjadi perisai pertamamu yang tak tertembus dan pedang terakhirmu yang akan menebas siapa pun yang berani menghalangi jalarmu."

Elena merasakan kehangatan yang luar biasa meresap ke dalam lubuk hatinya. Di kehidupan lalunya sebagai Clarissa, dia selalu menjadi pihak yang dikorbankan, diabaikan, dan akhirnya dibuang bagai sampah saat tubuhnya digerogoti sel kanker di ranjang rumah sakit yang dingin dan sepi akibat kekejaman Arsenio. Namun di dunia baru ini, di dalam tubuh Elena, dia menemukan seorang pria perkasa yang tidak pernah menuntut pengorbanannya; Xavier justru menyerahkan seluruh hidup dan kekuasaannya secara sukarela hanya untuk menjadi pelindung setianya.

Pintu ruang kerja eksekutif tiba-tiba diketuk dengan sangat sopan sebelum Sekretaris Lin melangkah masuk dengan raut wajah yang dipenuhi oleh kebahagiaan yang luar biasa dan tak bisa disembunyikan lagi. Di tangannya, terdapat sebuah dokumen hasil pemeriksaan medis resmi berstempel rumah sakit internasional pusat Ibu Kota.

"M-Maaf mengganggu momen pribadi Anda, Duke Xavier, Nona Elena," ucap Lin sembari membungkuk hormat dengan sangat dalam, suaranya sedikit bergetar karena bersemangat. "Tim dokter spesialis baru saja mengirimkan hasil analisis pemeriksaan kesehatan rutin Nona Elena yang dilakukan kemarin sore setelah sidang mahkamah adat. Dan... hasilnya sangat luar biasa, Tuan."

Lin menyerahkan dokumen tersebut kepada Xavier dengan tangan yang sedikit gemetar. Xavier merebut berkas itu dengan cepat, sepasang mata abu-abu gelapnya langsung membaca barisan kalimat medis di lembar pertama dokumen tersebut. Detak jantung sang Duke mendadak berhenti seketika, dan seluruh ekspresi dingin di wajah tampannya seketika runtuh, digantikan oleh syok yang luar biasa bercampur dengan rasa bahagia yang teramat sangat dahsyat.

"Elena..." bisik Xavier, suaranya mendadak parau, serak, dan bergetar hebat—sebuah reaksi emosional yang sangat langka dari seorang penguasa bayangan yang biasanya selalu bersikap sedingin es di depan dunia. Pria itu menatap Elena dengan pandangan mata yang berkaca-kaca penuh kelembutan yang mendalam.

Elena mengerutkan keningnya lembut, merasa bingung melihat perubahan drastis pada raut wajah suaminya. "Ada apa, Xavier? Apakah ada masalah dengan hasil pemeriksaan kesehatanku?"

Xavier tidak menjawab dengan kata-kata. Dia langsung menjatuhkan dokumen medis itu ke atas meja kerja, lalu dengan gerakan yang sangat hati-hati dan penuh rasa protektif yang luar biasa posesif, dia merangkul tubuh ramping Elena ke dalam pelukan hangatnya yang kokoh. Tangan kanannya yang besar perlahan turun, menangkup dengan sangat lembut dan penuh kehangatan bagian perut bawah Elena yang masih tampak rata di balik gaun sutra emerald-nya.

"Kamu hamil, Elena..." bisik Xavier dengan nada suara yang bergetar menahan buncahan emosi kebahagiaan yang teramat dalam di dekat telinga istrinya. "Dokter menyatakan bahwa usianya sudah memasuki minggu keempat. Kita... kita akan memiliki pewaris baru untuk memegang takhta tertinggi dari seluruh dinasti keuangan keluarga Obsidian."

Mendengar kalimat sakral itu keluar dari bibir Xavier, Elena mendadak membeku di tempat. Air mata kebahagiaan yang sangat tulus yang tidak pernah ia duga akan tumpah sepanjang dua kehidupannya perlahan menetes membasahi pipi cantiknya yang pucat. Jiwa Clarissa yang dulu harus meratapi kematian janinnya dalam kesendirian yang sepi di bawah penderitaan rumah sakit usang, kini akhirnya telah mendapatkan penebusan yang paling indah dan paling sempurna dari Tuhan.

Janin baru itu tumbuh di dalam tubuhnya yang mewah, dikelilingi oleh cinta sejati yang tak terbatas dan perlindungan mutlak dari pria paling perkasa di seluruh negara. Elena tersenyum sangat manis, melingkarkan kedua lengan halusnya di leher jenjang Xavier, membiarkan kebahagiaan seutuhnya menyelimuti masa depan gemilang mereka di atas menara tertinggi takhta moneter nasional, siap menutup lembaran lama dan memulai kejayaan dinasti baru mereka yang tak tertandingi seumur hidup.

1
Noey Aprilia
Waahhhh....
Slmt buat klian brdua....ga mst nunggu lma,clon pewaris udh hdir....
xavier pst mkin posesif.....
Noey Aprilia
Wooowww.....
Elena slalu luarrrrr biasa....mreka pnts jd raja dn ratu brkuasa,scra spa pun yg mau mnjtuhkn mreka pst akan kalh...
yg 1 pnya kuasa,yg 1 otaknya emng jenius....
btw...slmt jd gembel buat mreka yg awlnya songong.....😛😛😛
Noey Aprilia
Hai kk...
aku udh mmpir...slm knal....
btw,aku ngebut bcanya krna pgn cpt komen.....😁😁😁....
brskap songonglh slagi klian bsa,abs tu siap2 mmhon sm orng yg klian hina....🙄🙄🙄
Noey Aprilia: Sama2....smngttt....😘😘😘
total 2 replies
Raisha Mieyka
terbaik kk.. tolong up scptnyaaa episodny
VyyInk: diusahakan kka🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!