NovelToon NovelToon
Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Penyesalan Suami / Lari Saat Hamil
Popularitas:14.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tientien AQuariuzz Girllzz

Zhafira Nayara Humaira, gadis berparas cantik, namun yatim piatu. Memiliki kepribadian lembut, ramah dan tegas dalam bersikap. Kini sedang berkuliah lewat jalur beasiswa.

Tak sedikit Mahasiswa yang ingin menjadikan pacar tapi selalu ia tolak secara halus, karena ia tak ingin fokusnya terganggu. Hingga ia menerima Bryan, pria yang selalu ada untuknya. Mereka memutuskan untuk menikah siri dan tinggal di aparteman yang sama.

Setelah wisuda selesai, Bryan izin pulang ke Jakarta, Zhafira sering mual dan muntah. Di tengah ketidaknyamanan, Zhafira tak sengaja menyaksikan siaran langsung di TV. Brian, suaminya sedang melangsungkan pertunangan dengan wanita cantik, elegan.

Seketika dadanya seperti tertusuk jarum besar, perih dan menyakitkan. Bersamaan itu ia baru saja mengetahui kalau dirinya sedang hamil.

Bagaimana ia menghadapi kenyataan pahit itu? Mampukah ia bertahan demi nyawa yang dikandungnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21 BUTIK KEMBAR

SELAMAT MEMBACA !!!

Di kediamannya keluarga Danendra, Nyonya Dinda baru saja menyalakan televisi, matanya membelalak kaget melihat saat melihat wajah putranya sedang melakukan konferensi pers di aula perusahaan cabang yang di kelolanya dari masa kuliahnya dulu.

Tatapannya tertuju pada layar televisi, tubunnya menegang kaku. Betapa terkejutnya ia saat melihat tayangan video yang diputar dari layar proyektor itu.

Deg...deg...deg

Jantungnya berdegup kencang sekali seakan mau keluar dari tempatnya, tubuhnya bergetar hebat hingga remot televisi yang berada di tangannya hampir jatuh di lantai.

Tuan Danendra tersenyum sinis melihat layar televisi yang berada di depan istrinya.

Prok! Prok! Prok!

"Wah, calon menantu idaman sekali ya? Lihatlah, dia begitu lihainya berolah raga di atas tubuh seorang pria. Benar-benar luar biasa sekali?!" seru Tuan Danendra menyindir istrinya yang wajahnya sudah pucat pasi.

Tuan Danendra masih menatap televisi, wajah putranya sangat pucat dan matanya sangat sembab. "Apa yang terjadi padanya?" tanyanya dalam hati, kasian melihatnya.

Nyonya Dinda yang mendengar ucapan sindiran dari suaminya, hanya bisa menundukkan kepalanya, air mata menetes.

Penyelesaian pasti datang di belakang, ia tak berani menatap suaminya karena malu. penyesalan terbesarnya adalah memaksakan kehendaknya kepada putra tunggalnya sendiri. 

Ia juga malu… malu pada suaminya, malu pada semua orang yang dulu sudah memperingatkannya agar menjauhi Nyonya Rita. Bukannya mendengarkan, ia justru menutup telinga dan memusuhi mereka.

       ☆☆☆♡♡♡♡☆☆☆☆

Beberapa bulan telah berlalu, kini perut Fira sudah terlihat besar sekali. Hari ini ia dan Amara akan ke rumah sakit untuk check up kehamilannya yang sudah memasuki bulan keempat. 

“Kak Amara, ayo kita berangkat, Kak!” ajak Clara yang sudah rapi.

"Siap, ayo berangkat. Kita akan bertemu dengan si kembar. Kata dokter bulan kemarin hari kita bisa melihat jenis kelaminnya kan, Dek?" tanyanya kepada Fira. Sedangkan Fira hanya menganggukan kepalanya sambil tersenyum.

Mereka melangkah keluar rumah, berangkat menuju ke rumah sakit. Sepuluh menit kemudian mobil yang dikendarai Amara sudah sampai di area parkiran rumah sakit.

"Ayo, Dek. Kita masuk ke dalam, aku sudah tak sabar ingin melihat mereka. Sehat-sehat di sana ya sayangnya Mommy!" serunya sambil mengusap perutnya Fira yang membuncit.

Amara dan Fira mereka sudah sepakat akan memanggil Amara dengan sebutan Mommy dan Haikal Daddy. Sementara Fira ingin dipanggil Mama saja oleh kedua anaknya.

"Terima kasih, Mom...kami sangat sayang dengan Mommy dan Daddy," ujar Fira dengan nada kecil seperti suara anak kecil.

Sampainya di lantai ruang pemeriksaan Dokter Jihan, masih ada pasien lain yang belum dipanggil untuk pemeriksaan. Mereka pun ikut antri dengan pasien yang lain yang menunggu giliran masuk.

Tak lama kemudian nama Fira dipanggil. Mereka berdua beranjak dari kursi tempat duduknya tadi. Lalu masuk ke dalam.

Dokter jihan tersenyum menyambut mereka berdua, "Silahkan duduk Nyonya Amara, Nyonya Fira. Bagaimana kabarnya hari ini?"

"Kami baik dan semangat, Dok. Karena hari ini kami ingin melihat jenis kelamin mereka, Dok," jawab Amara dengan semangat.

Suster membantu untuk mengukur tensi darahnya dulu. Kemudian dilanjutkan Dokter mengoleskan gel dingin di perutnya, lalu menggerakkan alatnya. Mata mereka bertiga tertuju pada layar monitor USG.

"Nah ini, mereka saling berdesakan ingin memperlihatkan jenis kelamin mereka. Wah ini yang satu sudah kelihatan jenis kelamin laki-laki! Ayo kita lihat yang satunya. Ayo! Sayang tunjukan kepada Mommy jenis kelaminnya, katanya Mommy mau membelikan baju untuk kalian. Wah dia perempuan berarti kembar sepasang ya, Nyonya!" seru Dokter Jihan dengan semangat.

Amara, sibuk merekam dengan hapenya, nanti ingin dikirimkan ke grub keluarga. "Dok, boleh minta dicetak. Kami akan mengabadikan setiap pertumbuhannya!" seru Fira.

Dokter Jihan tersenyum, "Tentu saja boleh, Nyonya. Sebentar saya cetak dulu."

Setelah selesai pemeriksaaan kehamilannya, Fira menggandeng tangannya Amara dengan manja, ia seperti menemukan kakak kandungnya sendiri.

"Kita langsung pulang atau mau kemana lagi, Dek?" tanya Amara kepada Fira yang sudah masuk ke dalam mobil.

"Kita ke Butik yuk, Kak. Aku ingin melihat perkembangannya," pintanya penuh semangat.

Fira kini sudah mempunyai Butik impiannya sendiri, dibangun dari uang mahar pernikahannya dan hasil jerih payahnya bekerja lepas selama ini.

Mobil pun melaju menuju Butik Kembar. Fira menatap ke luar jendela dengan mata berbinarnya. Ia tak menyangka bisa mewujudkan impiannya dan itu juga berkat bantuan dari Haikal, Amara, Zafran dan kedua orang tua angkatnya.

Mobil berbelok berhenti di halaman depan Butik Kembar yang tampak ramai sekali oleh pengunjung.

"Alhamdulillah, Butik hari ini sangat ramai, Dek. Orang-orang mulai mengenal Butik Kembar, mungkin karena desain unik desainmu, Dek!" seru Amara melihat banyaknya kendaraan di depan Butik.

Fira menatap bangunan berlantai dua di depannya dengan mata berkaca-kaca, ia belum percaya jika dirinya bisa mempunyai Butik sendiri.

Amara menepuk pundak Fira, "Ayo masuk! Katanya mau lihat perkembangan Butikmu!" ajak Amara.

Mereka berdua melangkah menuju pintu Butik, dengan hati yang bahagia.

"Selamat siang! Lho, Kak Amara, Dek Fira, kalian datang!" sapa orang kepercayaannya Fira untuk membantu Fira mengelola Butik Kembar. Dia bernama Rubi.

"Selamat siang, Kak Rubi. Bagaimana keadaan Butik hari ini, Kak?" tanya Fira dengan ramah kepada orang kepercayaannya untuk menjaga Butik selama dirinya tak masuk kerja.

Rubi tersenyum cerah, "Seperti yang kamu lihat, Dek. Pengunjung hari ini sangat banyak, sampai-sampai karyawan kewalahan melayani para pengunjung."

Fira dan Amara mengamati suasana Butik yang terlihat sangat ramai itu. "Untuk stok, bagaimana, Kak?" tanya Fira kembali, ia tak ingin ada komplen dari para pengunjung atau sampai kekurangan stok barang.

Rubi yang ikut berjalan di belakangnya Fira dan Amara, segera menjawabnya, "Alhamdulillah, Dek masih aman. Semua sudah terkendali."

Fira menganggukan kepalanya, Mereka berkeliling Butik, rupanya yang paling ramai di bagian baju anak-anak.

"Baju anak-anak yang paling diminati, Dek. Mungkin karena desainnya terlihat unik dan lucu. Butik lainnya belum ada yang punya desain unik seperti yang dijual di Butik Kembar ini!" seru Rubi memberitahukan keadaan Butik itu.

Fira dan Amara masuk ke dalam ruangannya yang terletak di lantai dua, ruang pojok sendiri. Sementara Fira membuat desain, Amara mengirimkan video USG ke chat keluarga.

Di saat mereka sedang fokus, pintu di ketuk dari luar, "Masuk!" perintah Fira.

Rubi masuk bersama seorang Wanita yang diperkirakan seumuran Amara sambil menggandeng anak kecil. "Ada apa, Kak Rubi?" tanya Fira kepada asistennya.

"Perkenalkan beliau Nyonya Celine dan putrinya. Beliau ingin memesan gaun ulang tahun untuk putrinya, Dek," jawab Rubi.

Amara yang mendengar nama Celine, mendongakan kepalanya. "Lho, Nyonya Celine!" sapa Amara dengan ramah.

Nyonya Celine yang merasa namanya dipanggil, ia membalikan tubuhnya ke arah orang yang memanggil namanya.

"Astaga, Nyonya Amara ya. Apa Nyonya juga sedang pesan gaun dari Butik Kembar?" tanya Nyonya Celine kepada Nyonya

1
kaylla salsabella
pasti teman" fira dan mama angkat
Sri Supriatin
wah kejutan nich siapa yg datang kira2..lanjut dong thor apa sibuk design baju Prinses 🤭😍😍 ditunggu upnya👍👍
Erna Fkpg
wah jd penasaran kira kira siapa yg tertawa diruang tamu💪💪💪
sunaryati jarum
Semoga sehat selalu Fira dan sukses butiknya
Beanita Binatoro
keren ceritanya.
pojok_kulon: Terima kasih Kak Beanita
total 1 replies
Sri Supriatin
selamat kembar sepasang Fira...semoga ngk lama2 nyembunyiin kembar dr Brian, udah sah kok nikahnya...jd dua2 bakal bikin kejutan 🤭🤭😍😍
pojok_kulon: Terima kasih Kak sri🙏🙏
total 1 replies
Erna Fkpg
doubel up dong kak soalnya ceritanya makin seru 🙏🙏🙏
pojok_kulon: Hehehe Iya Kak
total 1 replies
sunaryati jarum
Baru beberapa bulan sudah punya butik,dan ramai
pojok_kulon: Hehehee iya Kak
total 1 replies
kaylla salsabella
tidak nyonya... tapi ini lagi ngantar adik ku dia kan yang punya ini butik🤭🤭
pojok_kulon: Hehehe wah betul saja
total 1 replies
Enz99
Bagus
pojok_kulon: Terima Kasih Kak Enz99
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
makasih sudah double up,besuk lagi ya thor
pojok_kulon: Sama-sama Kak Dewi
total 1 replies
Sri Supriatin
kapok Ny.Dinda mukanya.mau ditaruh fimana n sdh kn tampar pula🤭🤭
pojok_kulon: Biar tau rasa ya Kak Sri
total 1 replies
Erna Fkpg
wah shock GK tu ny Dinda ternyata calon mantu yg diidamkan seorang jalang😂💪💪💪🙏🙏🙏
pojok_kulon: hehehehe pastinya itu Kak...jadi orang kok pe.maksa
total 1 replies
sunaryati jarum
Bagaimana.Ny Dinda masih mau bermenantukan pelacur? Ibu tak tahu diri dan tidak ingat asalnya.Tertipu dengan rayuan manis untuk menguras hartanya.
pojok_kulon: Mungkin malu ya Kak
total 1 replies
kaylla salsabella
semoga fira dan keluarga nya melihat
pojok_kulon: Iya Kak Kaylla
total 1 replies
kaylla salsabella
yeeee Bryan nanti pulang ke rumah nya si istri nya udah pergi
pojok_kulon: Benar itu Kak Kaylla
total 1 replies
Oma Gavin
makan itu menantu idaman ternyata jalang murahan gimana bu dinda suka sama kejutan anakmu ayo brian kejar firarke belanda tinggalkan keluarga mu
pojok_kulon: Enak kali ya Kak ..jadi orang kok mudah dimanfaatkan
total 1 replies
Sri Supriatin
wah lanjut thor seruuu banget 💪💪💪
pojok_kulon: Siap Kak Sri
total 1 replies
Sri Supriatin
selamat Fira bayi.kembat🙏🙏🙏.iya.Luna kok.blm.up💪💪💪
pojok_kulon: Terima masih
total 1 replies
Rohana Omar
kenapa x up 1 ari 2 bab ke.....x sabar nak tunggu lanjutannya
Rohana Omar: terima kasih 💪💪💪💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!