Desi adalah seorang guru di sebuah sekolah negeri, saat ini ia memiliki 3 orang anak. Si sulung bernama Bagas, adiknya Rafi dan si bungsu bernama Aqilla. Jarak umur mereka rata-rata 2 tahun. Kehidupan rumah tangga Desi awalnya baik-baik saja. Namun, kebutuhan ekonomi yang kian mendesak membuat suami Desi mencoba mencari pekerjaan di luar kota. Suami Desi bekerja di luar kota demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, siapa sangka ternyata Ridwan menikah lagi diam-diam tanpa sepengetahuan Desi. Akibatnya, Ridwan menjadi abai dengan nafkah untuk anak-anaknya. Bahkan seringkali tidak memberi nafkah sama sekali, sehingga Desi harus berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Ya, anak-anaknya memiliki ayah tapi nasib mereka tak jauh berbeda dari anak yatim yang tidak memiliki ayah. Bahkan terkadang untuk makan pun Desi harus berhutang. Sungguh menyedihkan kehidupannya. Pernikahannya bagai tergantung.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yayuk riyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 31. PPL
Tahapan PPG Desi saat ini sudah masuk ke tahapan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan). Desi sudah menyelesaikan tahapan pembelajaran 14 modul dengan baik. Tahapan selanjutnya adalah tahapan PPL atau biasa kita mengenalnya dengan istilah magang. Karena dilakukan secara online, maka secara otomatis, mahasiswa calon guru pendidik magang di tempat mengajar masing-masing.
Desi magang di sekolah tempat dia mengajar dan muridnya pun murid yang dia ajar supaya tidak repot nanti pas ujian praktek mengajar. Alhamdulillah, murid di kelas Desi anaknya nurut-nurut, hanya beberapa saja yang agak bandel, itupun masih bisa Desi atasi. Bandel nya masih wajar, namanya anak-anak. Bukan bandel sih sebenarnya, cuma agak aktif diatas rata-rata tingkat keaktifannya.
Selama proses PPL , Desi mengerjakan tugas-tugas yang ada dengan baik. Mulai dari membuat Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Capaian Pembelajaran (CP), Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), Program Tahunan (Prota), Program Semester (Promes), Pemetaan Tujuan Pembelajaran dan Modul Ajar.
Desi berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan tugas-tugasnya. Semua tugas-tugas itu nantinya akan digunakan juga pada saat uji kinerja. Tinggal menyesuaikan modul ajarnya aja, materi apa yang akan diajarkan.
Desi sedang membuat program semester. Sebelum dituangkan ke modul ajar harus menyelesaikan program semester dulu. Yang nantinya sudah tertera tanggal pelaksanaannya. Dalam masa PPL ini, kami sebagai mahasiswa PPG diharuskan membuat perangkat pembelajaran.
Desi memilih kelas 3 sebagai siswanya untuk PPL ini. Sebelum diadakan tes ukin, mahasiswa harus sudah terbiasa mengajar. Karenanya, selama PPL berlangsung, di samping membuat perangkat pembelajaran, mahasiswa juga diwajibkan mengajar di kelas yang nantinya juga dijadikan praktek mengajar.
Dalam tahapan PPL ini, masing-masing mahasiswa memiliki guru pamong yang akan memberikan arahan kepada mahasiswa sebelum dan sesudah mengajar di kelas. Sebelum mengajar, guru pamong memeriksa perangkat pembelajaran yang akan dipraktekkan terutama modul ajar nya harus benar. Sesudah mahasiswa praktek juga guru pamong mengoreksi cara mengajar mahasiswa.
Desi sedang membuat perangkat pembelajaran untuk mengajar di kelas. Karena secara online, maka nanti mahasiswa disuruh membuat video yang akan dinilai oleh guru pamong. Demikian juga ketika Ukin (Uji Kinerja) nanti. Mahasiswa harus membuat video pembelajaran.
Masa PPL berlangsung selama 3 minggu. Di minggu pertama dan kedua, mahasiswa membuat perangkat pembelajaran yang akan diperiksa langsung oleh guru pamong.
Desi sudah membuat perangkat pembelajaran matematika untuk kelas 3 SD. Tentang perkalian. Saat ini dia akan praktek mengajar. Dia meminta tolong sahabatnya Mila untuk merekam saat dia mengajar. Anak-anak pun sudah dia nasehati selama bu guru praktek mengajar nanti anak-anak harus senantiasa mengikuti perintah bu guru.
"Mil, minta tolong ya nanti rekamin pas aku ngajar. Lagi buat video pembelajaran untuk nilai PPL ini." , ucap Desi pada Mila.
"Iya Des. Kapan? Mumpung lagi ada jam kosong nie, ada pelajaran Agama di kelasku." , jawab Mila.
"Iya sekarang Mil. Ini lagi nyiapin peralatannya buat infokus." , jawab Desi.
"Ok. Sini aku bantu bawain." , ucap Mila.
"Makasih banyak bu Mila." , ucap Desi sambil tertawa.
"Ditolong malah ketawa, ya udah nie bawa sendiri aja." , ucap Mila pura-pura marah.
"Ngambek nie ye." , jawab Desi lagi.
Kemudian, Desi mengingatkan kembali anak didiknya agar tidak ribut selama dia mengajar juga agar menuruti semua perintah Desi saat mengajar nanti.
Desi memulai pembelajaran dengan mengucapkan salam. Lalu anak-anak menghapalkan perkalian bersama-sama mulai dari perkalian 6 sampai perkalian 10. Lalu dia menjelaskan tentang suatu bilangan yang dikalikan dengan bilangan lain kemudian ditambah dengan bilangan lain juga. Dinamakan operasi perkalian campuran.
Saat Desi menjelaskan, dia menggunakan bantuan infokus melalui laptop nya. Desi menjelaskan tentang perkalian campuran, mana yang lebih dulu dikerjakan.
Mila merekam semua kegitan mengajar yang Desi lakukan. Mulai dari awal sampai selesai. Biar nanti Desi yang mengeditnya.
Semua direkam oleh Mila. Termasum saat anak -anak mengerjakan lembar kerja LKPD. Saat ini anak-anak sedang mengisi LKPD .
Semoga waktunya melebihi dari waktu yang diminta yaitu 1 jam. Desi lanjut berkeliling mengecek LKPD yang sudah dia berikan. Lalu, anak-anak per kelompok maju untuk mempresentasikan jawaban LKPD nya. Setelah semua 8 kelopok maju, Desi menjelaskan kembali materi nya yang dirasa penting. Sebagai penutup, Desi menyimpulkan kembali penjelasannya.
Semua tahapan sudah dilalui. Kemudian Desi menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam.
"Alhamdulilah Mil. Akhirnya selesai juga. Nanti tinggal edit aja." , ucap Desi bahagia.
"Alhamdulillah ya Des. Sudah selesai tahapan PPL nya." , jawab Mila.
"Iya Mil. Aku bahagia banget. Sudah sedikit berkurang beban di pundak ini." , jawab Desi.
Selesai mengajar, anak-anak disuruh istirahat dulu. Karena tadi belun dapat istirahat pas Desi mengajar. Anak-anak pun menurut.
Desi merapikan kembali peralatan mengajarnya, seperti laptop, infokus dan kabel-kabel stop kontak. Kemudian membawanya ke kantor untuk disimpan kembali.
Saat anak-anak sudah pulang semua, barulah Desi mengedit rekaman tadi.
'Alhamdulilah, waktunya melebihi yang ditentukan.' Ucap Desi dalam hati.
Selesai mengedit, Desi langsung mengirim hasilnya ke dosen pembimbinggnya. Setelah itu, barulah Desi merasa lega. Setelah itu dia solat dan makan siang.
Jam pelajaran hari itu pun selesai. Desi bersíap-siap untuk pulang. Dia lalu pulang bersama kedua anaknya. Lalu Desi menjemput Aqilla di rumah mbok Muna. Habis itu barulah pulang ke rumah nya.
Sesampainya di rumah, seperti biasa mereka ganti baju terus istirahat siang atau tidur siang dulu.
Sore pun tiba. Desi dan anak-anaknya baru bangun tidur. Kemudian mereka bergantian untuk mandi. Bagas dan Rafi mandi terlebih dahulu, mereka mandi bersama. Habis itu, barulah Aqilla mandi. Dia minta mandi sendiri. Desi mengijinkannya supaya dia bisa mandi sendiri nanti nya. Terakhir, barulah Desi yang mandi.
Setelah semus rapi, mereka duduk-duduk di teras. Sore ini, Desi tidak memasak. Rencananya, untuk makan malam dia akan membeli nasi goreng yang abang-abang lewat nanti malam. 2 bungkus saja cukup. Desi makan berdua dengan Aqilla sedangkan Rsfi makan berdua dengan Bagas.
Saat azan maghrib, Desi menyuruh anak-anaknya untuk masuk dan solat maghrib berjamaah. Habis itu, anak-anaknya belajar mengaji. Selesai mengaji, anak-anak belajar.
Saat anak-anak sedang belajar, abang nasi goreng lewat. Desi pun segera memanggilnya
Kemudian membeli 2 bungkus nasi goreng spesial pake telor. Hehehe....
Selesai belajar anak-anak segera makan. Mereka menikmati makanan mereka. Walaupun sederhana, namun mereka sangat bersyukur. Setelah selesai makan, mereka duduk-duduk dulu sebentar menurunkan nasi. Habis itu, barulah istirahat tidur malam.
Anak-anak Desi kemudian segera beristirahat. Mereka diajarkan hidup disiplin dan menghargai waktu. Aqilla juga sudah tidur. Kini tinggal Desi yang belum tidur. Tidak lama, Desi pun tidur. Dia beristirahat agar bisa bangun pagi esoknya.
wanita bucin laki pulang cm nyelup gk ngasih uang masih di terima ya mungkin terong nya mantab mkne desi masih mau laki bekasan gundik. 🤣🤣🤣
kl istri ke 2 rizwan pasti lbih cetar, Dan Pinter. gk mau cari duit hidup bagai princes uang Dr rizwan. 🤣. sdng desi wanita bodoh gk di kasih duit saja diam 🤣.
laki nikah lagi gk nuntut cerai alasan laki marah. mbelgedes gk percaya. yg Ada desi bucin ma rizwan. jd walau burung rizwan dah di bagi ma gundik masih mau dia. 😄🤣
cm alasan takut ma suami walau gk di nafkahi. yg aslinya Desi bucin ma rizwan. walau gk di kasih duit Dan hrs Banting tulang masih Cinta asal rizwan pulang Dan kelon ma dia 🤣.
jd biar saja smpe tua Banting tulang sendiri.
kl wanita berkelas mah ogah mnding janda toh sama sama nyari duit sendiri urus anak sendiri.
tp kl wanita kampung gk berkelas ya kayak desi jd babu, keset, ngurus anak masih nyari duit pun mau 🤣🔥 mang gk berharga juga.
kl wanita cerdas berkelas pasti dah cerai tu sm laki model bgitu.
tp desi kn wanita kampung, bucin ma ridwan. mau ridwan gk ngasih duit pun masih mau 😄.