NovelToon NovelToon
Sistem Supir Angkot

Sistem Supir Angkot

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Sistem / Action
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Tri Wahyuni92

Di sudut kota Bogor yang basah oleh hujan, Farrel (22 tahun) hanyalah seorang supir angkot jurusan Baranangsiang–Bubulak yang hidupnya di ujung tanduk.

Setiap hari ia harus menahan lapar, dicaci maki oleh kernet lain, difitnah mencuri uang setoran oleh mandor pangkalan, dan puncaknya: diputuskan oleh kekasihnya karena tidak mampu membelikan kuota internet. Modal hidupnya setiap hari setelah setoran hanyalah sebungkus nasi rames karet dua dan sebatang rokok eceran.

Namun, sebuah insiden pengeroyokan oleh oknum ormas di Terminal Baranangsiang mengubah takdirnya. Saat sekarat, sebuah suara mekanis bergema di otaknya: [Sistem Afeksi Kekayaan Berhasil Diaktifkan].
Sistem ini memberikan Farrel saldo tak terbatas, namun dengan syarat gila: uang tersebut hanya bisa digunakan untuk membiayai atau membelikan barang untuk wanita yang memiliki potensi afeksi (rasa suka) terhadapnya. Setiap kali persentase Favorability (tingkat kesukaan) wanita tersebut naik, saldo pribadi Farrel akan berlipat g

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Wahyuni92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode: 31

Setelah badai yang dibawa oleh Hendra Wijaya dan tim auditor palsunya dari Jakarta berhasil diredam secara mutlak, atmosfer di dalam menara Mandala Group berangsur-angsur kembali normal.

Clarissa Alexandra segera mengerahkan tim hukum terbaiknya untuk mengunci celah-celah administrasi, memastikan Aliansi Jakarta tidak akan bisa menggunakan trik kotor yang sama di kemudian hari.

Sementara itu, Farrel memilih untuk kembali menarik diri dari ketegangan dunia korporat.

Bagi sang predator urban, urusan bisnis dan perebutan kekuasaan adalah makanan sehari-hari, namun menjaga senyuman di wajah para wanitanya adalah sebuah keharusan yang tidak boleh diabaikan.

Siang itu, Farrel mengendarai mobil SUV taktis miliknya membelah jalanan Kota Bogor menuju ke area perumahan elite di kawasan Bogor Timur.

Di sampingnya, Nisa duduk dengan tenang, sesekali merapikan rok kasual bermotif bunga yang dikenakannya.

Gadis polos itu masih belum tahu ke mana Farrel akan membawanya setelah rutinitas belanja mereka dua hari lalu.

"Farrel, kita sebenarnya mau ke mana sih? Ini kan arah ke kompleks perumahan mewah yang sering masuk iklan TV itu,"

tanya Nisa, mata bulatnya menatap deretan rumah-rumah megah bergaya Eropa modern di sepanjang jalan kompleks dengan rasa kagum yang polos.

Farrel hanya tersenyum misterius, satu tangannya tetap santai di atas kemudi sementara tangan lainnya menggenggam jemari lentik Nisa.

"Aku cuma mau nunjukin sesuatu yang bagus buat kamu, Nis."

Mobil sport taktis itu akhirnya berhenti tepat di depan sebuah rumah mewah dua lantai dengan halaman rumput yang luas dan kolam renang pribadi yang berkilauan di bagian samping.

Rumah itu dikelilingi oleh pagar besi tempa hitam yang kokoh, memberikan kesan privat namun sangat elegan.

Farrel turun dari mobil, diikuti oleh Nisa yang tampak kebingungan sekaligus terpukau melihat arsitektur rumah yang begitu indah.

"Rumah siapa ini, Farrel? Bagus banget... Pasti harganya mahal sekali ya,"

bisik Nisa, takut suaranya terdengar oleh pemilik rumah.

Farrel berjalan mendekati Nisa, lalu merengkuh pinggang ramping gadis itu dari belakang, menempelkan dada bidangnya yang hangat pada punggung Nisa.

Ia mengeluarkan sebuah kunci dengan gantungan berlogo Mandala Group dari saku celananya dan meletakkannya di telapak tangan Nisa.

"Ini rumah kamu, Nis," bisik Farrel tepat di telinga Nisa, suaranya berat dan penuh dengan kehangatan posesif.

Nisa seketika membeku. Ia membalikkan tubuhnya dengan cepat di dalam dekapan Farrel, matanya terbelalak lebar dengan tatapan tidak percaya.

"M-Maksud kamu apa, Farrel? Jangan bercanda ah, gak lucu."

"Aku gak pernah bercanda soal kamu, Nisa," Farrel menatap lurus ke dalam manik mata jernih Nisa menggunakan Mata Sang Penguasa yang dipenuhi aura kasih sayang.

"Rumah ini udah atas nama kamu secara hukum. Mulai hari ini, kamu gak perlu lagi tinggal di kontrakan sempit yang sering diincar preman."

"Kamu, ibu mu, dan keluarga kamu bakal tinggal di sini dengan aman. Aku udah sewa sistem keamanan terbaik dari Garuda Hitam buat jagain tempat ini dua puluh empat jam."

Air mata seketika merebak di sudut mata Nisa. Tubuhnya bergetar hebat karena rasa haru dan syok yang teramat dalam.

Seorang gadis miskin yang dulunya harus bekerja paruh waktu dan hidup di bawah bayang-bayang ketakutan akan preman pangkalan, kini tiba-tiba diberikan sebuah istana megah oleh pria yang teramat dicintainya.

【 Ting! Ketulusan dan kemurahan hati Pengguna memicu lonjakan emosional terdalam pada Target Pertama: Nisa! 】

【 Tingkat Kesukaan Nisa mencapai batas maksimal: 95% -> 100% (Cinta Mati / Kesetiaan Absolut yang Tidak Akan Pernah Goyah Seumur Hidup)! 】

【 Hadiah Sistem: Pengguna mendapatkan +10 Poin Atribut Bebas atas keberhasilan mengunci hati Target Pertama sepenuhnya! 】

"Farrel... hiks... ini terlalu banyak buat aku..."

Nisa menangis terisak, menenggelamkan wajah cantiknya di dada bidang Farrel. Kedua tangan kecilnya meremas kemeja Farrel dengan sangat erat, seolah takut semua ini hanyalah mimpi indah yang akan lenyap saat ia terbangun.

"Aku gak butuh rumah mewah, Farrel... Aku cuma butuh kamu di samping aku..."

Farrel tersenyum lembut, mengusap rambut hitam panjang Nisa dengan penuh kasih, lalu mengecup puncak kepala gadis itu dengan penuh perasaan.

 "Kamu pantas mendapatkan semua ini, Nis. kamu adalah wanita yang nemenin aku di saat aku masih jadi supir angkot yang gak punya apa-apa."

"Sekarang, saat dunia ada di genggaman ku, kamu adalah orang pertama yang harus menikmati hasilnya."

Nisa mendongakkan wajahnya yang basah oleh air mata, menatap wajah tampan kekasihnya dengan pandangan penuh pemujaan mutlak.

Perlahan, Nisa berjinjit, memberanikan diri untuk memperkecil jarak dan menyatukan bibirnya dengan bibir Farrel dalam sebuah ciuman yang tulus, manis, dan sarat akan penyerahan jiwa raga sepenuhnya di bawah kehangatan matahari siang Kota Bogor.

Setelah emosi Nisa mereda, Farrel membimbingnya masuk untuk melihat-lihat bagian dalam rumah yang sudah berperabotan lengkap dan mewah.

Suasana slice of life yang santai dan penuh kemesraan kembali menyelimuti mereka berdua, melupakan sejenak bahwa di luar sana, pusaran konflik baru sedang bersiap untuk melibatkan target-target wanita Farrel yang lain.

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai hendra beserta keluarganya bikin hendra menyesal mencari masalah dengan mcnya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai para penguasa itu bikin mcnya ambil alih
eza
apakah ini terinspirasi dari kisahnyata, ehem😙😙
Tri Wahyuni: ya bisa di bilang bgtu.hehe
total 1 replies
eza
100 buat author
Tri Wahyuni: kalau suka sama ceritanya jangan lupa Giftnya ya kak
total 1 replies
eza
buset iklan
Achmad Zaki
terlalu lebay
Aisyah Suyuti
menarik
Fajar Fathur rizky
cepat bantai juga keluarga musuhnya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai musuhnya dan keluarganya dengan cara paling kejam
Herman Tere
lanjuut
Herman Tere
ceritanya menarik walaupun agak berlebihan, tapi ini hiburan
Fajar Fathur rizky
cepat bantai lima puluh Preman itu bawa tubuh mereka ke musuhnya bikin musuhnya ketakutan memohon ampunan jangan libatkan keluarganya bikin mcnya tidak perduli
Fajar Fathur rizky
cepat bantai musuhnya dengan cara paling kejam
Fajar Fathur rizky
cepat bantai orang itu beserta keluarganya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!