NovelToon NovelToon
Gadis Kecil Om Dokter

Gadis Kecil Om Dokter

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Dokter / Tamat
Popularitas:17.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: ntaamelia

SQUEL "GAIRAH SANG CASANOVA"

SERI KETIGA.

Karena perebutan harta dan kekuasaan, Cyara Pavita Ramsey harus menerima penderitaan. Di saat bersamaan, dia harus melihat sang ayah terbaring koma di rumah sakit, akibat dendam dari pamannya sendiri.

Namun, secercah harapan hadir begitu saja. Pertemuan tanpa kesengajaan antara dirinya dengan dokter tampan—pemilik rumah sakit—membawa dirinya terjerat dengan pria bermata tajam itu.

Follow Ig @nitamelia05

Salam Anu👑

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Takut

Tubuh Cyara seolah menggigil, dia terus mengepalkan tangannya kuat-kuat. Sementara dalam hati dia terus berdoa, agar Tuhan senantiasa menjaganya. Ketakutan itu semakin menjadi saat Cyara melihat bayangan tubuh seseorang di sekitarnya.

Bayangan itu berhenti dengan kepala yang bergerak ke sana ke mari. Cyara semakin merapatkan tubuhnya ke dinding, dengan tarikan nafas yang tertahan.

Takut sekali dia akan ketahuan. Perlahan Cyara melangkahkan kakinya ke arah kiri untuk semakin menjauh dari bayangan itu. Namun, sebuah tarikan tangan berhasil membuatnya terkejut.

Hampir saja Cyara berteriak, tetapi detik selanjutnya dia terdiam dengan air matanya yang sudah meluncur deras. Dia menatap De dengan tatapan memohon, sementara mulutnya sudah dibungkam oleh pria berjambang lebat itu.

"Diam dan ikut denganku," bisik De dengan pelan. Cyara tak bisa apa-apa selain mengangguk patuh. Tubuhnya yang bergetar, mengikuti langkah kaki De menuju salah satu sudut rumah sakit.

Sementara kedua orang itu berdecak keras, karena gagal menjalankan misi. Sebab orang yang mereka cari berhasil kabur. Namun, mereka sangat yakin. Cyara masih berada tak jauh dari sini, akhirnya mereka memutuskan untuk berpencar dan mencari keberadaan Cyara lagi.

De baru saja melepaskan tangannya dari tangan Cyara saat mereka berhenti di depan sebuah ruangan yang jarang dikunjungi, tepat pada saat itu Cyara langsung bernafas dengan lega. Dan detik selanjutnya dia menangis sejadi-jadinya.

Dia menumpahkan ketakutannya di depan De. Sebab ia tidak tahu sampai kapan dia harus seperti ini, keluar dengan kucing-kucingan dan selalu merasa was-was. Sedangkan ia tidak bertemu dengan sang ayah. Jangankan bertemu, untuk menanyakan kabarnya saja dia sangat takut.

De memerhatikan Cyara yang menangis tersedu-sedu di depannya. Bahu gadis itu naik turun dengan kepala yang menunduk dalam. De melihat ke bawah, lalu kembali menatap Cyara yang terlihat sangat menyedihkan.

"Hei, kenapa menangis? Bukankah aku tidak menginjak kakimu?" tanya De, mencoba mencairkan suasana. Sebab kini dia bisa melihat ketakutan yang meliputi hati gadis manis itu. Perlahan De percaya bahwa ada seseorang yang mengejar-ngejar Cyara.

Mendengar itu, Cyara membuka maskernya dan menatap De sekilas. Dia terus sesenggukan dengan air mata yang tak berhenti untuk turun. "Ini beda, Om. Cia takut." Ujarnya lalu memeluk tubuhnya sendiri, dia tergugu lalu kembali menatap jalan raya yang masih sedikit terlihat. Meski orang-orang itu sudah pergi, tidak bisa dipungkiri bahwa mereka pasti akan kembali lagi.

"Memangnya siapa mereka?" Tanya De dengan suara memelan. Dia mulai menunjukkan rasa simpatinya. Entah itu karena dia melihat langsung kejadian tersebut, atau karena dia melihat Cyara yang begitu ketakutan.

"Mereka ...." Suara Cyara tertahan, De melihat seseorang melintas, karena tidak ingin ada gosip aneh yang menyebar, De tak mengizinkan Cyara bicara terlebih dahulu.

De menarik tangan Cyara dan membawa gadis itu ke ruangannya. Dan hal tersebut membuat Alana memicing tak suka, dia yang baru saja melihat keduanya berada di tempat sepi hendak menguping pembicaraan mereka. Namun, sepertinya De menyadari keberadaannya.

Ck, sial! umpat wanita itu dengan memasang wajah masam.

Sementara De tidak sadar, di sepanjang lorong ia berjalan sambil menggandeng tangan Cyara hingga masuk ke dalam ruangannya. Di sana De memilih sofa untuk menjadi tempat mereka bicara.

De menghela nafas dengan berat. "Sekarang katakan, siapa mereka."

Cyara sedikit mengangkat kepalanya, mata gadis itu senantiasa berkaca-kaca, hingga wajah De terlihat buram. "Kali ini Om benar-benar akan percaya padaku?"

De menghindari tatapan mata Cyara, dengan gerakan sedikit ragu akhirnya dia mengangguk. "Hem. Bicaralah."

"Aku sudah bercerita sebelumnya, bahwa itu semua ulah pamanku. Aku yakin mereka orang-orang suruhan Paman, tapi sepertinya mereka orang baru. Paman tidak akan mengampuni para pekerjanya yang melakukan kesalahan. Mereka akan langsung mendapatkan hukuman. Maka dari itu, Kakek tidak pernah percaya padanya. Sebagian besar aset yang kakek punya jatuh ke tangan Daddy Cia. Makanya setelah Kakek meninggal, Paman mulai membalaskan dendamnya. Bukan hanya pada Daddy, tapi juga pada Cia, " jelas Cyara lalu dia kembali tergugu, air matanya mengucur deras dengan kepala yang terus menunduk dalam.

"Cia, takut," adu gadis itu dengan bibir yang terus bergetar hebat.

Melihat itu, batin pria yang ada di hadapannya kembali terusik. De menggerakkan tangan dengan perlahan. Hingga jemari pria itu menyentuh ujung topi yang Cyara kenakan.

Cyara terus terdiam. Dia hanya fokus dengan rasa takut yang mendera hatinya. Sementara De dengan pelan membuka topi Cyara, lalu mengusap puncak kepala gadis itu dengan lembut.

"Jangan takut, ada aku di sini."

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hhmmm udah tamat aja, Thor.🤭
tapiAku suka happy ending dan konfliknya ga berat.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
akhirnya calon baby hadir juga.👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Biar makin rame lagi ya Ken.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Owh ga jadi hamil toh... ga apa² nunda dulu biar terus berasa jadi penganten baru.😁😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
El sama Caka padahal lama kosong hamilnya tapi sekalinya hamil langsung di kasih babby kembar 4 sekaligus.👍😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
emang kalau kehamilan 4minggu bisa kedeteksi ya, karna usia 8 minggu aja 2 garis berbeda, yang satu jelas merah dan yang satu agak buram kecuali masuk 10minggu.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Miaaawww.🐱🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
De otakmu perlu di sapu sama di pel sekalian sedot debu biar Cling ga ngeress mulu.😂😂😂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ya lelah karna ulahmu De.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bakalan gempor itu mah Cia.🤭🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Wkwkkk... kamu di kerjain kakak²mu makanya Panaass.😂😂😂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
😂😂😂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sodara absurd semua.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Akhirnya halal juga, selamat PoMo di tunggu versi sachetnya.👏🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
So sweett.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kejutaaann...👍👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sudah sekarat juga masih saja ga kapok Austin.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bener² keturunan Uler Ken.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gimanaaa... gimana Hama, kaget ga denger kalau Cia bukan perempuan sembarang seperti yang kamu remehkan selama ini.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
salah paham kan jadinya, mending cepetan di halalin deh biar lebih bebas.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!