NovelToon NovelToon
Kalau Memang Serius Lamar Aku Pada Ayahku.

Kalau Memang Serius Lamar Aku Pada Ayahku.

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Murni
Popularitas:145
Nilai: 5
Nama Author: DP aja

perjuangan seorang gadis yang merantau ke kota,dan hampir di lecehkan oleh pacar sendiri,hingga akhirnya dia di selamatkan oleh seorang pemuda. apakah meraka bisa menjalin kasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DP aja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab24

Di bengkel parjo selaku kepala mekanik dan penanggung jawab bengkel sementara masih kerja dan mengawasi para mekanik menservis dan mengerjakan modifikasi mobil customer mereka.

"Tok tu pajero udah kelar kan,soalnya mau di ambil nanti siang." tanya parjo ke totok yang masih di bawah mobil inova.

Totok yang masih di bawah mobil dan mendengar ada yang memanggil namanya, apalagi dia tahu bahwa sekarang yang bertanggung jawab adalah Parjo, salah satu mekanik senior di sana,maka dia segera keluar dari tempatnya dan berdiri.

"Udah kang,kemarin juga udah di tes sama wili,soalnya yang punya agak cerewet,mintanya agak aneh,maunya kenceng tapi irit bbm,gimana konsepnya bang?" keluh Totok kepada Parjo dengan wajah frustasinya

Parjo menatap bingung ke arah Totok.

"Gampang kalau itu,modal 50rb kelar,suruh beli tali tambang lalu ikat di kereta nah bbm 10 liter bisa ndak habis habis." kelakar parno menjawab totok.

Wili yang mendengar percakapan antara Parjo dan juga Totok, akhirnya menyahut, memang semenjak Parjo menjadi kepala mekanik, suasana bengkel menjadi berbeda.

"Bang, bos dani kapan balik sih?kangen juga,tapi kalau ketemu malu juga,dulu pernah gue cengin jangan naksir si siti,eh malah udah nikah duluan,ternyata bos besar pula, bang abang pernah lihat istri bos dani?" tanya wili sembari membuka jerigen oli.

Parjo menatap ke arah Wili.

"Kalau bos dani kesini ndak tahu mungkin jarang,tapi yang akan menggantikan istrinya.istri bos dani itu dibanding siti lebih baik kemana mana,pokoknya spek bidadari." jawab parjo,karena cuman parjo dan giyo yang tahu rencana dani kedepannya mengenai bengkel ini.

*******

Sementara di sebuah kafe lutfi duduk dengan cristin untuk sarapan,mereka membahas tentang rencana untuk mendekati dani,sebenarnya lutfi sudah tidak tertarik untuk itu,karena lutfi mulai tertarik dengan cristin,anak perempuan tunggal,meski janda setidaknya belum punya anak,dan bokapnya tajir juga punya perusahaan sendiri,jadi setidaknya kalau dia bisa mendapatkan cristin,masa depannya tidak perlu di fikirkan lagi.tetapi lutfi tidak tahu bahwa cristin punya rencana lain cristin selain tertarik dengan dani dia juga ingin mengambil kekayaan dani untuk menolong perusahaan papahnya yang terancam gulung tikar,seperti yang di lakukan cristin kapada perusahaan mantan suaminya.

"Cris lo punya rencana lain ndak? Soalnya lo kan udah di blacklist dari kantor dani, lo ndak bisa nemuin dia di kantornya," tanya lutfi.

"Iya sih,bingung gue juga,tapi misi ini harus berhasil." jawab Cristin atas pertanyaan dari Lutfi.

"Sebenarnya apa yang lo cari,bokap lo udah kaya raya." lanjut Lutfi.

Cristin tampak menyeringai, dia menatap ke arah Lutfi lalu menatap jauh ke depan.

"Kekayaan dani lah, dan dani juga ganteng dan spek dewa,meski nanti dia udah duda ndak masalah toh aku juga janda." jawab Cristin dengan senyum mengembang.

Lutfi tampak terdiam sejenak, jujur dalam hati dia merasa sakit, karena ternyata wanita yang mulai dia taksir ternyata malah mengincar laki laki lain yang tentu lebih kaya darinya

"Tapi susah kalau itu, seperti nya dani sangat mencintai istrinya,kecuali mereka berpisah." ucap Lutfi mencoba menyadarkan Cristin.

Cristin tampak terdiam dan melirik ke arah Lutfi sejenak, dia merasa kesal, karena Lutfi malah melemahkan niatnya. Tapi untuk sejenak dia merasa menemukan cara untuk mencaai tujuannya itu.

"Aha,gue ada akal."pekik cristin sambil menjentikkan jarinya di depan muka Lutfi.

Cristin menatap wajah bingung Lutfi dengan segala rencana liciknya.

"Lo dekati istrinya lagi, buat dani ceraikan istrinya baru gue deketin dani saat dia galau.sepertinya cara ini lebih mudah secara istri dani kan mantan lo!" usul Cristin dengan menyeringai licik.

Lutfi saat mendengar perkataan dari Cristin, dia tampak setuju, tapi dia teringat bahwa Asri adalah wanita yang teguh dalam pendiriannya, apalagi yang menyangkut prinsipnya.

"Heh! lo jangan anggap remeh asri, dia bukan cewek yang gampang di deketi,gue hampir setahun ndeketin dia berkali kali nolak,akhirnya dia mau karena gue ajak nikah langsung, nah rencananya minggu pagi mau nemuin bokapnya untuk minta restu,tapi pas malemnya gue ajak keluar makan malam, entah kenapa gue nggak tahan liat dia,gue mau maksa dia di dalam mobil,tapi dia tetep nolak,naas pas dia bisa keluar dari mobil dia di tolong sama dani," jelas lutfi panjang lebar.

mendengar cerita dari Lutfi, membuat Cristin tersenyum sinis ke arah Lutfi.

"Dasar cowok otak mesum,yang ada di otak cuman sl*ngk*ng*n aja." cibir cristin.

"Gue cowok normal,bukannya mesum,kalau lo mau juga gue jabanin." sanggah Lutfi.

Cristin langsung menatap horor ke arah Lutfi.

"Heh ogah! Udah ah yuk pergi anter gue sekalian cari cara buat melancarkan rencana kita." lanjut cristin.

******

Sedangkan dani,asri dan yuni sudah sampai di kos.yuni langsung masuk ke kamar dan bersih bersih kamar,sedang asri dan dani membereskan barang yan akan di bawa pindah semua dipak dalam kardus,karena sebagian baju sudah di bawa asri. Kegiatan mereka terhanti saat yuni masuk.

"Yuhu! Apak kalian tidak merasakan lapar? Apa mungkin orang bisa merasa kenyang hanya dengan mengatakan dan mendengar kata cinta? Aku mau pesan nasi soto di depan kalian nitip ndak?" Tanya yuni di depan pintu yang terbuka asr dan dani saling tatap dan tersenyum mendengar perkataan yuni.

"Mas, mas makan sini ya? Ini udah siang soalnya." ucap Asri menawari suaminya.

Dani sangat senang dan merasa bersyukur, karena istrinya sangat perhatian

"Iya dek sekalian aja." jawab dani menyetujui usulan istrinya.

"Nitip yun nasi soto sama mendoan trus sate usus ya!" ucap Asri kepada Yuni.

"Oke,eh bentar pak bos makan nasi soto juga?nanti ndak sakit tu perut?" Tanya yuni selanjutnya

"Aman yun pak bos itu orangnya elit,tapi makannya jelata,kalau soto,pecel dan sayuran tambah mendoan udah diem dia."terang asri menceritakan kelebihan suaminya tentang makannya kepada Yuni.

"Pantes kaya,makannya irit." jawab yuni sambil berlalu pergi je warung bu parti.dani dan asri hanya terkekeh mendengar ocehan yuni.

sesampainya yuni ke warung bu parti dia langsung memesan pesanannya ke bu parti,bu parti mengatakan akan mengantarkan ke kosannya,karena bu parti ingin menemui asri,dia ingin bilang kalau bobi pulang bulan depan dan dia ingin melamar asri untuk bobi.

"Bu nasi soto 3,es jeruk 3,sama mendoan trus sate usus." pinta yuni ke bu parti,bu parti yang mendengar itu langsung menoleh.

"Eh mbak yuni,beberapa hari ndak keliatan kemana mbak?mudik ya?tinggal aja nanti tak anter." jawab bu parti dengan Raamah.

"Oh,yaudah kalau gitu,kemarin pulkam bu,soale kakak nikah." jawab yuni lalu berbalik dan menuju kos.sesampai kos ternyata asri dan dani sudah selesai bersih bersih.

Yuni yang melihat sepasang suami istri itu sudah santai tampak bingung.

"Udah selesai?" Tanya yuni kepada dani dan asri yang lagi duduk bersender tempat tidur dimana di depan mereka terdapat due kardus sedang.

"Udah yun,ini peralatan makan dan masak aku tinggal ya,kamu pakai aja,soalnya kan ndak mungkin tak bawa." jawab asri.

"Iya sri,gak mungkin lah peralatan kayak gini lo bawa,secara tempat mertua lo pasti komplit." sahut Yuni membenarkan perkataan dari Asri.

"Yang aku ke kamar mandi dulu ya." sahut dani yang di angguki asri dan yuni.

"Eh yun mana sotonya? kasian suamiku kelaparan." tanya Asri kepada Yuni,karena Yuni tidak membawa soto.

"Bentar katanya mau di antar bu parti sendiri." jawab Yuni dengan santai.

"Heh! yang bener, tumben baik?" Tanya asri tak percaya,sebab biasanya tidak mau kalau di suruh nganter ke kos dengan alasan capek dan repot. tak lama bu parti datang membawa pesanan yuni di bantu salah satu karyawannya, setelah meletakkan pesananya yang membantu bu parti langsung kembali tapi tidak bu parti,dan bu parti sedikit heran pasalnya di sana cuma 2 orang tapi pesannya kok 3, tapi bu parti pikir mungkin tetangga kamarnya yang ikut pesan. karena dani sedang di kamar mandi.

setelah sesaat bu Parti baru mengataan tujuannya.

"Eh sri, gini bulan depan bobi anak ku sudah pulang dari berlayar, rencananya aku mau ke kampungmu buat ngelamar kamu untuk bobi. kata bu parti sambil duduk di dekat asri dan yuni, asri dan yuni saling pandang lalu asri yang menjawab.

"Maaf bu parti,tapi saya kan sudah_____" perkataan asri terpotong oleh bu parti.

"Alah sri, sudah laki laki seperti yang kamu kenalkan itu tinggal saja, dia kan cuma montir seberapa sih gaji montir? jauh sama bobi anakku yang kerja di pelayaran,udah tinggal aja. cerocos bu parti tanpa bisa di sela siapapun dani di belakang yang mendengar cerocosan bu parti langsung keluar.

"Ahhem,eh udah datang yang sotonya? tanya dani menghentikan omongan bu parti, dan sontak bu parti berubah warna mukanya.

"Heh kamu laki laki kok masuk ke sini? ini kos perempuan kamu mau kurang ajar ya, biar tak panggil warga," teriak bu parti lalu pergi meninggalkan mereka.

"Hadeh ni ibu kalau ngomong kayak kereta." sahut asri dan yuni.

"Yaudah ayo makan,"lalu mereka makan bertiga dengan khidmat. tetapi belum selesai mereka makan terdengar suara ramai dari depan ternyata pemilik kos, bu parti dan pak rt, juga beberapa orang warga sedang berjalan menuju ke mereka.

"Hah ngapain mereka yang," tanya dani.

"Wah bakal panjang ini mah." yuni yang menjawab.dan asri hanya geleng geleng.

"Heh! kalian bertiga keluar!" teriak bu parti,

Dani yang bingung melihat semua warga di sana tampak bingung.

"Maaf buk, bapak, ada apa ya? Kok rame rame kesini? jawab dani meninggalkan makannya lalu mendekat kemudian di susul asri dan yuni.

"Ini bu, pak rt dia ini tadi keluar dari kamar asri mereka pasti sudah berbuat yang tidak tidak." lapor bu parti kepada ibu pemilik kos dan pak rt.

ibu pemilik kost tampak kecewa menatap ke arah Asri, karena setahunya Asri adalah gadis baik baik yang tidak pernah macam macam.

"Maaf mbak asri selama ini mbak asri tidak pernah macem macem,tapi kenapa mbak membawa laki laki masuk ke kamar,mbak asri kan tau aturannya." cecar ibu pemilik kos ke asri sedang pak rt masih bingung,sebab dia seperti pernah melihat lelaki yang di depannya,tetapi dengan penampilan berbeda.

"Maaf buk,ibu ini apa pemilik kos?" Dani yang bertanya,lalu di jawab anggukan oleh bu parti.

"Oke ibu ibu bapak rt, maaf kalau kedatangan saya membuat ketidak nyamanan semua, maaf sebelumnya kenalkan saya dani suami dari dek asri kami_______" perkataan dani terpotong oleh bu parti.

"Bohong,mana mungkin baru dua minggu di kenalkan sebagai calon suami kok sekarang sudah jadi suami jangan bohong kamu,atau jangan jangan asri sudah bunting duluan" interupsi bu parti tak percaya.lalu seketika emosi dani meninggi mendengar istrinya di hina.

"Stop bu,siapa ibu ini berani merendahkan istriku,dia wanita terhormat yang menolak berhubungan dengan lelaki tanpa status,dia tidak mau berpacaran,dan menurut kami karna umur kami sudah matang maka lebih baik kami menikah saja,dan kedua orang tua kami menyetujuinya,lalu untuk apa kami menunda?kami masih takut dosa bu. kalau masalah kerjaan apa masalahnya kalau saya ini montir?ada masalah, dan ingat kalau ibu tidak meminta maaf pada istri saya maka siap siap pengacara saya akan menuntut ibu, maaf yang tolong ambilkan buku nikah kita,biar mereka tahu." terang dani panjang lebar,dan menyuruh asri mengambil buku nikah sebagai bukti,setelah melihat buku nikah mereka spontan pak rt membolakan mulutnya.

"Masya allah jadi bener mas ini mas dani adik dari kyai ilyas ya?" tanya pak rt dan di angguki dani.

"Yaudah berati ini cuma salah faham, kalau gini saya lebih percaya sama mas dani, maaf bu parti sebaiknya kamu minta maaf sama mbak asri." ucap pak RT memerintahkan bu Parti untuk meminta maaf kepada Asri.

"Ogah siapa dia, mau nuntut saya saya ada bobi yang pasti akan membayar pengacara untuk bela saya secara duit bobi kan banyak dari pada montir ini."tolak bu parti dengan sombongnya membanggakan anak laki lakinya yang bekerja di pelayaran.

"Heh bu parti, kamu ndak usah ngeyel, kalau ngomong masalah duit kejauhan bobi sama mas dani, ndak ada apa apanya, dia itu pengusaha terkenal, adik kyai ilyas, jadi saya percaya dia tidak akan macam macam." jelas pak rt,dan akhirnya dengan raya malu bu parti meminta maaf kepada asri, dan asri juga berpamitan kepada ibu kos dan mengembalikan kuncinya lalu pergi meninggalkan kos dengan dani, bu parti cuma bisa melongo melihat mobil mewah dani meninggalkan are kos.

1
Merpati Putih
jangan pernah memandang sesuatu dari luarnya,pasti tertipu
Merpati Putih
menerima kekurangan masing masing
Merpati Putih
lanjut tor
Merpati Putih
contoh cowok jentle,langsung datangi orang tuanya ,dan minta secara baik baik
Merpati Putih
👍
Merpati Putih
menginspirssi,kehidupan nyata
Merpati Putih
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!