NovelToon NovelToon
Ketika Dia Pergi

Ketika Dia Pergi

Status: tamat
Genre:CEO / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:97.3k
Nilai: 5
Nama Author: ariista

Binar Ayudhisa Daneswara harus terpisah dengan kekasih nya Kenzie Janardana, sepasang kekasih saling mencintai itu harus menjalani LDR karena Kenzie harus mengambil S2 di luar negeri.

Binar tidak tau jika kepergian Kenzie bersama dengan sahabatnya Mozza yang diam-diam mencintai Kenzie dan selalu merasa tau tentang Kenzie kebiasaannya dan hobbynya.

Di karenakan kesibukan mereka perpisahan yang seharusnya masih bisa membuat hubungan mereka tetap terjalin akhirnya tidak pernah kontak lagi, mereka terpisah oleh jarak dan waktu.

Malam sebelum mereka berpisah Binar telah menyerahkan miliknya yang berharga ke Kenzie kekasihnya itu.

Bagaimana kisah cinta segitiga Binar-Kenzie-Mozza.. yuk ikuti ceritanya..

Salam,
ariista
🩷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Janardana Bertemu Binar

Janardana menjadi penasaran seperti apa istri yang di cintai putranya itu. Janardana minta ke pengawalnya untuk di antar ke rumah putranya yang baru yang di tempati oleh istri dan anaknya.

Janardana sampai di rumah putranya pukul 11 siang, putranya sedang berada di kantor.

Binar sedang bermain dengan putranya di ruang tengah, Nini sedang sibuk di dapur menyiapkan makan siang.

Janardana masuk ke rumah dengan gaya angkuh nya, ia berjalan masuk ke rumah yang tidak di kunci pintunya.

"Ehem,"

Binar yang sedang bermain dengan putranya yang di baringkan telentang di kasur kecil kaget.

Binar tidak pernah bertemu langsung dengan papa suaminya, hanya saja feelingnya mengatakan bahwa di belakangnya pasti papa mertuanya.

Binar menoleh, tatapan matanya dengan papa mertuanya bertemu. Binar tersenyum kikuk. Ia bingung memanggilnya apa, papa atau om.

"Om, silahkan duduk,"

"Om?" kening Janardana berkerut.

Sekarang Binar yang berkerut keningnya.

"Panggil saya seperti Kenzie memanggil saya," pandangan mata Janardana ke baby Kenbie.

"Apa dia cucuku?"

"Iy-iya, pa-pa," jawab Binar dengan gugup.

"Bener ini anak Kenzie?" sarkas Janardana.

Binar mengepalkan tangannya. Ia ingin aja membentak jika itu bukan papa mertuanya.

Binar juga bukan wanita lemah, ia menatap ke wajah mertuanya itu.

"Apa maksud pa-pa? Saya menghormati papa seperti menghormati papi saya,"

Janardana kaget ternyata istri putranya ini bukan wanita lemah, pikirnya.

"Kamu tau maksudku, menantuku,"

Binar kaget lagi mertuanya menyebutnya menantu.

'Kenapa? Apa kamu kaget? Bukannya kamu itu menantuku? Hmm,"

"Aku kesini ingin melihat menantu dan cucu ku,"

Binar diam saja ia tak langsung begitu percaya dengan papa mertuanya ini. Mana ada bisa tiba-tiba baik-baik saja, padahal sebelumnya ia memaksa putranya tetap dengan tunangannya.

Binar tetap waspada dengan gerak gerik papa mertuanya.

"Silahkan duduk papa,"

Janardana duduk di sofa, dari tadi ia berdiri memperhatikan cucu nya yang menurut nya tampan seperti wajah putranya hanya bibirnya saja yang seperti bibir menantunya.

"Binar buat kan kopi Pa,"

"Tidak usah, aku hanya sebentar saja, duduk lah ada yang aku ingin sampaikan,"

Dada Binar deg-degan, apa yang akan disampaikan kepadanya, Binar takut sesuatu yang tak sesuai dengan harapannya.

Binar duduk di hadapan mertuanya dengan menggendong putranya di tangannya.

"Bentar Pa, Binar minta pengasuh Kenbie untuk menidurkan Kenbie dulu,"

Papa menganggukkan kepalanya.

Binar berjalan ke tempat Nini yang sudah selesai memotong-motong sayur untuk memasak.

" Ni, tolong tidur kan Kenbie dulu ya, kakak masih ada tamu,"

"Iya kak,"

Nini mengangkat Kenbie dari kasurnya dan membawanya ke kamarnya.

Binar duduk berhadapan dengan papa Janar terhalang oleh meja, perasaan Binar tak menentu.

"Langsung saja, aku tidak tau kenapa putraku menikahimu, kamu sudah tau bukan Kenzie sudah memiliki tunangan, tetapi kamu masih juga mau menikah dengannya, apa kamu yakin Kenzie mencintaimu?"

Binar terdiam, ia tidak mau menjawab pertanyaan papa mertuanya.

"Aku kesini memberikan tawaran ke kamu, tinggalkan Kenzie ia akan menikahi tunangannya, dan biarkan anakmu ikut dengan ayahnya, kamu akan aku berikan kompensasi yang akan membuat kamu bisa hidup nyaman tanpa takut kekurangan,"

Wajah Binar berubah menjadi merah, emosinya terpancing padahal sudah di tahannya agar tidak emosi.

Suasana terasa hening, Janardana masih menunggu jawaban dari menantunya.

"Maaf papa, apa yang papa tawarkan tidak menarik sama sekali buat saya, saya tidak akan pernah meninggalkan putra saya, secara pribadi saya bukan wanita yang bisa di beli, saya bisa hidup meski tanpa putra papa, sebaiknya papa tidak datang untuk memprovokasi saya dan coba mempengaruhi saya,"

"Ternyata kamu keras kepala juga, aku akan tetap menikahkan putraku dengan tunangannya, jangan terlalu percaya diri kamu,"

"Silahkan saja lakukan apa yang ingin papa lakukan, saya tidak tertarik, bagi saya kebahagiaan putra saya yang utama, saya tidak masalah dengan apa yang papa ingin lakukan,"

Binar bicara dengan tegas, ia tau papa mertuanya adalah orang yang keras. Binar sendiri punya prinsip dalam hidupnya, demi untuk putranya ia sudah rela tidak dianggap lagi oleh papinya, ia rela di usir dari rumahnya sendiri.

"Aku tidak akan membiarkan putraku tetap berada disampingmu, putri dari seorang musuh bebuyutan ku, jangan terlalu percaya diri kamu,"

Janardana beranjak dari duduknya, ia sendiri merasakan menantunya ini wanita yang tak mudah untuk di taklukkan. Janardana pergi meninggalkan Binar yang masih duduk di tempatnya. Ia mengepalkan tangannya kuat-kuat air mukanya tampak keruh.

Binar sendiri seorang yang tidak mudah diintimidasi. Darah dari papinya turun ke dirinya. Papinya seorang yang keras juga dengan prinsipnya.

Binar tidak akan mengikuti kemauan papa mertuanya. Baginya yang sudah berjuang mempertahankan bayi Kenbie bukan hal yang mudah yang harus di jalaninya, enak saja dirinya harus melepaskan bayi tampannya itu. Binar akan mempertahankan rumah tangga dan bayinya.

Telpon di ponselnya berdering, nomor suaminya tertera d layar.

Ayah Kenbie is calling..

"Assalamu'alaikum yah,"

"Wa'alaikumsalam, sayang, kamu gak papa? Ayah sudah mendapat kabar dari anggota ayah, papa datang ke rumah,"

"Bunda gak papa kok yah, jangan khawatir,"

"Ayah belum bisa pulang sekarang, ayah masih di luar di proyek, kabari ayah kalo ada apa-apa, nanti ceritakan ke ayah, kenapa papa datang ke rumah, ngomong apa aja papa,"

"Iya yah, nanti aja, bunda gak kenapa-kenapa kok, ayah tenang aja, lanjut aja kerjanya, bunda mau lihat Kenbie dulu tadi sama Nini di bawa ke kamar,"

"Baiklah ayah, tutup dulu, jangan terprovokasi dengan kata-kata papa ya bund,"

"Iya yah,"

Binar menutup telponnya.

Binar berjalan ke kamar Nini melihat keadaan putranya. Binar membuka pintu kamar Nini, di lihatnya Nini dan Kenbie sedang tertidur. Binar menutup pintunya kembali.

Binar ke dapur menyiapkan makan siang buat suaminya. Suaminya tadi pagi bilang akan makan siang di rumah.

Sementara di tempat kerjanya di lapangan Kenzie yang sedang bersama Desta merasa risau dengan keadaan istrinya.

Kenzie akan pulang dan membiarkan Desta yang tetap tinggal di lokasi proyek.

"Des, saya pulang dulu, kamu tetap disini memantau dan mengawasi jika ada apa-apa hubungi saya,"

"Baik tuan, siap tuan,"

"Baiklah saya tinggal dulu,"

Kenzie meninggalkan lokasi proyek menuju ke mobilnya yang di parkir.

Kenzie melajukan mobilnya dengan kencang, ia sudah tidak sabar ingin sampai dirumah menemui istrinya.

Kenzie merasa khawatir dengan istrinya ia tau seperti apa papanya itu. Kenzie takut Binar akan terpengaruh dengan omongan papanya dan akan marah dengan dirinya. Kenzie tidak mau dirinya di abaikan lagi dengan istrinya.

Gara-gara tunangannya yang tidak dianggapnya hidupnya jadi tak tenang. Kenzie khawatir tunangannya atau papanya akan melakukan hal yang tidak diinginkannya.

Sebagai seorang ayah dan suami tentu saja Kenzie tidak ingin terjadi hal yang buruk ke anak dan istrinya.

Papa Janadana dan Clara tunangannya kadang tidak bisa di tebak. Kenzie harus selalu waspada, ia akan memperketat penjagaan dan pengawasan ke anak dan istrinya.

1
cucu rosmalia
belum jg dapat penjelasan detail sudah luluh aja binar.. definisi cewek murahan..
emang murahan sih gituan sebelum nikah.. wajar menderita itu karma..
paling ha suka cerita ceweknya gampangan laki2nya pecundang dan cemen.. gimana bisa bertanggung jawab sama keluarga bertanggung jawab sama keputusan sendiri jg ga bisa.. jd males bacanya
maaf thor
Nurjanah
kok aku berharap sama duda ini aja ya
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Alhamdulillah akhirnya Binar dan Kenzie berbahagia... 🥰😍❤️
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
kok jadi Ezzel ? hihihi 🤭
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘: hehehe... dimaklumi 😀👍
total 2 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Jangan lupa bagi undangannya ya ... 🤭😂
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘: hehehe 🤭😂
total 2 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Alhamdulillah... akhirnya Daneswara menerima Kenzie sebagai menantunya 👍
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘMom Nurrul❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋
kok bau bucuk sih kak ... bau asem kali 😀😀
❤️⃟Wᵃfariista𝐀⃝🥀 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🔵: iya klo disini blngnya ya itu bau bucuk, anak bucuk mama papa gitu kak😁
total 3 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘMom Nurrul❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋
Cieee... Alana sekarang menggantikan posisi Binar di hati pak Richard 😀😂
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Suka banget sama jalan ceritanya 👍🥰
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘: sami-sami 😍🤗
total 2 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Ya ampun, ternyata Kenzi mau dijodohkan... 🥺🥺
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Dari awal kisahnya sangat menarik untuk disimak, dan selalu dinantikan kelanjutan ceritanya setiap hari 👍🥰🤗
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Yang kuat ya Binar ...
❤️⃟Wᵃfariista𝐀⃝🥀 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🔵: Binar cewek mandiri kak
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Wow keren nih awalnya kak author 👍👍
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘: siap komandan 👍👍
total 2 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Akhirnya aku datang ke karyamu ini kak @🇮🇩𝐀⃝🥀❤️⃟Wᵃf ariistaᴳ᯳ᷢ🍁❣️ 🙏👍🥰
❤️⃟Wᵃfariista𝐀⃝🥀 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🔵: waahh terimakasih kak Nurul sdh mampir 🤗🙏🥰
total 1 replies
MaWaRaFie
luar hiasa..membangkitkan gairah pembaca
MaWaRaFie
jaim papi danes
MaWaRaFie
setuju mama wika..cinta itu merelakan
MaWaRaFie
esmosi aja kenzie
MaWaRaFie
paling benci dengan modelan cewek gini..moza
MaWaRaFie
sukaaa bgt bacanya
❤️⃟Wᵃfariista𝐀⃝🥀 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🔵: siip wen.. terimakasih my bff😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!